;

Malaysia Ancam Boikot Jet Tempur UE

Leo Putra 25 Mar 2019 Investor Daily

Malaysia menyatakan akan membalas rencana Uni Eropa untuk membatasi minyak kelapa sawit. Caranya dengan membeli pesawat tempur dari Tiongkok, alih-alih dari perusahaa Eropa. Malaysia mengancam akan membatalkan rencana pembelian Jet Tempur Rafale dari Perancis atau Eurofighter dai Rusia. Selain itu Malaysia mengancam akan membawa kasus pelarangan ekspor CPO di Eropa ke WTO.

Pensiunkan Boeing 747, Lion Datangkan 10 Airbus 330 NEO

Leo Putra 25 Mar 2019 Investor Daily

Maskapai swasta nasional Lion Air resmi mengakhiri pengoperasioan Boeing 747-400 registrasi PK-LHG setelah pesawat tersebut melayani para penumpang airline di bawah bendera Lion Air Group sekitar 10 tahun. Pesawat berbadan lebar Airbus 330-900 NEO akan dikirimkan secara bertahap pada Mei 2019. Tahun ini, Lion Air akan menerima dua pesawat dan sisanya akan didatangkan secara bertahap pada tahun 2019 dan 2020.

Pemerintah Dapat Rp 105 Miliar dari Cukai Vape

Leo Putra 25 Mar 2019 Investor Daily

Kepala Seksi Tarif Cukai dan Harga Dasar II Ditjen Bea Cukai, Agus Wibisono mengatakan, pemerintah meraih pendapatan sebesar Rp 105 Miliar dari cukai rokok elektronik di tahun 2018. Cukai Vape diberlakukan sejak 1 Juli 2018. Rokok elektronik (Vape) mendapat cukai 57% sedangkan cukai untuk rokok bukan elektronik sebesar 10%.

2021, Fintech Wajib Terapkan Program APU-PPT

Leo Putra 25 Mar 2019 Investor Daily

OJK mengimbau agar industri fintech bersiap untuk menerapkan program anti pencucian uang dan anti pendanaan terorisme (APU-PPT) yang diwajibkan pada tahun 2021. Hal ini dilakukan karena perkembangan industri fintech di Indonesia membuka potensi terjadinya kriminalisasi finansial, diantaranya kasus pencucian uang, pendanaan terorisme, pencurian dan sebagainya. Ada sanksi penghapusan aplikasi dan pencabutan izin dari OJK jika fintech tidak mematuhi program APU-PPT.

Laporan Dari Singapura, Pembeli Asal RI Menciut di Negeri Singa

B. Wiyono 25 Mar 2019 Bisnis Indonesia

Sempat merajai pasar properti Singapura dari segi pembeli asing, jumlah pembeli properti asal Indonesia di Negeri SInga secara keseluruhan telah menurun dalam 3 tahun terakhir. Berdasarkan data Urban Redevelopment Authority Singapura, pada 2016, jumlah pembeli properti asal Indonesia di pasar Singapura menurun cukup signifikan sebesar 5% menjadi 10% dari tahun sebelumnya sebesar 15%. Penurunan tersebut berlanjut pada 2017 yang kembali menurun sebanyak 5% sehingga hanya menjadi 5%. Kemudian pada 2018, kontribusi pembeli asal Indonesia untuk properti Singapura berhasil naik, hanya saja tidak signifikan sebesar 1% menjadi 6% dari total keseluruhan pembeli asing properti SIngapura. Walaupun begitu, Indonesia masih menjadi tiga negara terbesar untuk pembeli properti di Singapura. Menurut Vice President Coldwell Banker Dani Indra Bhatara, penurunan jumlah pembeli porperti asal Indonesia di Singapura bisa disebabkan oleh adanya aturan pengampunan pajak (tax amnesty) oleh Pemerintah Indonesia yang mulai berlaku pada 2016.

Kebijakan Bank Sentral, Bank Tunggu Standardisasi QR Code

B. Wiyono 25 Mar 2019 Bisnis Indonesia

Industri perbankan menyambut positif kebijakan Bank Indonesia yang tengah menyusun standardisasi pembayaran berbasis quick response (QR) untuk mendukung ekosistem keuangan digital. Dengan QR Code terstandardisasi, memungkinkan interoperabilitas antarplatform pembayaran. Tidak hanya antarbank, tetapi juga antara bank dan perusahaan  teknologi finansial. QR yang terstandardisasi juga akan memberikan kenyamanan bagi konsumen. Standardisasi tersebut akan membuat pengembangan transaksi pembayaran yang menggunakan QR Code akan makin efisien dan terintegrasi. Selain itu, standardisasi ini akanmemperluas interkoneksi antaroperator. QR Indonesia Standard (QRIS) akan diperluas tidak hanya ke merchant tetapi juga ke masyarakat luas.

Mengembangkan Mobil Listrik

Ayu Dewi 25 Mar 2019 Republika

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menyebut mobil listrik mampu melihat energi hingga 80%. Merealisasikan mobil listrik memiliki tantangan tersendiri, yaitu :

  • kesiapan industri otomotif dalam memproduksi massal mobil listrik
  • harga jual mobil listrik yang kompetitif perlu diperhitungkan agar bisa dijangkau oleh masyarakat dan menjadi sarana penumbuhan kesadaran masyarakat untuk bisa beralih LCEV
  • ketersediaan dan ketahanan energi pengampu listrik
Terkait kesiapan industri, Airlangga mengklaim gaung industri mobil listrik yang akan dikembangkan pemerintah telah menarik minat produsen kendaraan. Hyundai Motor Company dan Volkswagen AG sebelumnya menyatakan telah siap berinvestasi membangun pabrik mobil listrik di Indonesia. Hyundai siap menggelontorkan 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14,1 triliun untuk merealisasikan komitmen investasinya. 

Realisasi PNBP Tergerus Tembaga dan Migas

Budi Suyanto 25 Mar 2019 Kontan

Realisasi PNBP Februari 2019 jauh dari harapan. Penyebabnya adalah rendahnya ekspor tembaga dan aktivitas eksplorasi migas. Terlebih harga komoditas SDA juga sedang rendah. Pantauan data kepabeanan menunjukkan dua bulan ini aktivitas migas dari Freeport dan Newmont mengalami penurunan. Lemahnya aktivitas Freeport ditengarai karena izin eksport yang habis masa berlakunya pada 15 Februari 2019 dan baru diperpanjang pada 8 Maret 2019.

[Tajuk] Pajak Perlu Trust

Budi Suyanto 25 Mar 2019 Kontan

Maret tahun ini petugas pajak terlihat selow. Boleh jadi momen pemilu menjadi pertimbangan untuk tidak mengusik wajib pajak. Urusan pajak dianggap hal sensitif yang mudah memantik kehebohan. Isu pajak sendiri tidak bisa dilepaskan dari Pemilu. Kedua paslon menawarkan program pajak dalam janji kampanye. Namun, gagasan keduanya masih sebatas retorika populis. Secara umum, problem utama pajak adalah rendahnya kepatuhan. Ihwal kepatuhan berkaitan erat dengan kepercayaan (trust). Tax is all about trust. Kepercayaan terbangun jika manfaat yang diterima sepadan dengan nilai pajak yang disetorkan ke negara. Nah, membangun kepercayaan inilah yang menjadi tantangan terbesar dan paling mendesak. Apalagi dalam waktu dekat masa tahan (holding period) dana repatriasi tax amnesty sebesar Rp 140 triliun akan berakhir tahun ini. Alhasil, siapapun presiden terpilih harus mampu meyakinkan bahwa negara ini rumah yang menarik. Dana repatriasi niscaya kembali hengkang jika tidak mampu membangun kepercayaan tersebut.

PLN Mengencangkan Ikat Pinggang

Budi Suyanto 25 Mar 2019 Kontan

PLN masih mampu membukukan laba meski tantangan nilai tukar rupiah menekan kinerja perusahaan sepanjang tahun lalu. Meskipun cuan, PLN menyatakan target utamanya bukan mengejar untung, melainkan menekan kenaikan tarif listrik, meningkatkan rasio elektrifikasi, dan membangun pembangkit listrik. Untuk itu, selain menahan kenaikan tarif, PLN juga berupaya mati-matian menghemat biaya. Salah satunya dengan strategi coal switching alias mengganti konsumsi batubara.

Pilihan Editor