Simalakama Jika Minyak Goreng Disubsidi
Per 1 Februari 2022, berdasarkan Permendag No 6 Tahun 2022 tentang Penetapan HET Minyak Goreng Sawit, HET minyak goreng curah Rp 11.500 per liter, sementara HET untuk minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium seharga Rp 14.000 per liter. Sebelumnya berdasarkan Permendag No 3 Tahun 2022 tentang Penyediaan Minyak Goreng Kemasan untuk Kebutuhan Masyarakat dalam Kerangka Pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), harga minyak goreng ditetapkan Rp 14.000 per liter untuk semua jenis minyak goreng dari curah hingga premium, dengan 1 harga, subsidi kepada produsen minyak goreng Rp 3.000 per liter yang merupakan selisih antara harga keekonomian minyak goreng Rp 17.000 per liter dan HET minyak goreng kemasan premium.
Dana BPDPKS bersumber dari pelaku usaha perkebunan kelapa sawit, dana lembaga pembiayaan, dana masyarakat, serta sumber dana lain yang sah, meliputi pungutan atas ekspor komoditas perkebunan kelapa sawit dan/atau turunannya. Tahun 2020, dana yang diperoleh BPDPKS Rp 24 triliun, meningkat dibandingkan sebelumnya Rp 1,49 triliunr, dalam APBN masuk dalam PNBP. BPDPKS menyalurkan dana tersebut kepada masyarakat sawit dalam bentuk layanan program pengembangan perkebunan kelapa sawit. BPDPKS, ikut memberikan dukungan finansial berbagai program pemerintah, seperti penyaluran dana dukungan program biodiesel guna mengurangi ketergantungan terhadap impor solar dan minyak mentah, juga sebagai alat kebijakan pemerintah untuk menciptakan stabilitas harga tandan buah segar di dalam negeri. BPDPKS juga mendukung pendanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), penelitian dan pengembangan kelapa sawit nasional, serta promosi kelapa sawit nasional. Dengan dikeluarkannya Permendag No 3/2022, berarti bertambah satu lagi tugas BPDPKS, yaitu mendukung kebijakan pemerintah menstabilkan harga minyak goreng dalam negeri.
Dengan keterkaitan yang sangat tinggi dari hulu ke hilir, kebijakan yang diambil pemerintah terkait subsidi harus dengan kehati-hatian agar tidak menjadi simalakama. Jika subsidi diberikan (diikuti dengan kebijakan DMO), petani sawit bisa menjerit, namun jika tidak diberikan konsumen yang kesusahan.Dalam mengambil kebijakan, baik konsumen maupun produsen tidak boleh ada yang lebih dirugikan. Oleh sebab itu, perlu ada pertimbangan yang kuat mengenai golongan penerima subsidi. Mana yang menjadi prioritas agar subsidi tepat sasaran. Termasuk juga perlunya menata rantai distribusi minyak goreng agar harga di tingkat konsumen tidak tinggi
Digitalisasi, Data Akurat Lahirkan Kebijakan Tepat
Senior President Representatives for Indonesia IMF James P Walsh pada webinar ”Casual Talks: Exploring New Data for Better Policy Making”, Selasa (15/2), rangkaian pertemuan pertama tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Presidensi G-20, pada 14-19 Februari 2022 di Jakarta, mengatakan, sudah saatnya para pengambil kebijakan khususnya pejabat negara, memutuskan sesuatu berdasarkan data dan bukti-bukti di lapangan. Keputusan jangan lagi diambil berdasarkan sentimen ataupun berbagai dorongan tak rasional yang malah bisa merugikan semua pihak. ”Data yang akurat membantu pemerintah menentukan kebijakan moneter, fiskal, dan merumuskan kerangka kerja komprehensif untuk menanggulangi pandemi,” ujar James.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman mengatakan, saat pandemi banyak hal yang harus diperhatikan, mulai dari penyebaran varian Omicron, disrupsi rantai pasok global, hingga keputusan geopolitik negara-negara dunia. Belum lagi adanya digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, pengumpulan, pemrosesan, hingga analisis data yang akurat bisa mendorong lahirnya kebijakan yang tepat. Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk David Sumual mengatakan, di era banjir informasi seperti ini, data yang bermakna menjadi komoditas baru yang bernilai, ”Data is the new oil”. (Yoga)
Dapat Modal Baru, Mahaka Kembangkan Noice
RANS Entertainment, usaha milik pesohor Raffi Ahmad, menyuntikkan modal Rp 35,75 miliar kepada emiten pengelola radio, PT Mahaka Radio Integra Tbk. Direktur Keuangan Mahaka Natalina Sindhikara, kepada BEI, Selasa (15/2/2022), menyatakan, tambahan modal itu akan digunakan untuk mengembangkan Noice, aplikasi konten audio milik Mahaka. (Yoga)
Pertumbuhan Melambat Seiring Larangan Ekspor
Pertumbuhan ekspor Indonesia Januari 2022 melambat seiring penurunan ekspor batubara dan CPO. Pola permintaan musiman, kebijakan larangan ekspor batubara, serta mulai berimbasnya larangan terbatas ekspor CPO dan olein menjadi faktor penyebab. Menurut data BPS, Selasa (15/22), total nilai ekpor migas dan nonmigas Indonesia Januari 2022 mencapai 19,16 miliar USD, naik 25,31 % secara tahunan atau turun 14,29 % secara bulanan.
”Penurunan itu mungkin tidak semata-mata akibat larangan ekspor. Ada faktor eksternal, seperti pola musiman peralihan tahun atau gejolak harga,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam telekonferensi pers di Jakarta. Analis makroekonomi PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Irman Faiz menilai, pertumbuhan ekspor awal tahun ini melambat. Ekspor Januari 2022 tumbuh 25,31 % secara tahunan, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekspor Desember 2021 yang 35,2 %. (Yoga)
Dampak Harga Minyak Mentah Dunia
Analis memprediksi disrupsi pasok sedikit saja bisa memicu harga minyak mentah menembus 100 USD per barel. JP Morgan memprediksi harga bisa menyentuh 120 USD per barel jika perang Rusia-Ukraina pecah. Selain faktor geopolitis, kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina, kenaikan harga juga dipicu faktor fundamental, yakni ketatnya pasokan dbandingkan dengan permintaan dunia. Meskipun kenaikan harga terjadi pada minyak mentah Indonesia (ICP), sebagai importir neto minyak, lonjakan harga minyak mentah dunia bisa berdampak ganda, terutama di tengah produksi minyak mentah dalam negeri yang terus merosot 6 tahun terakhir. Sementara 50 % kebutuhan BBM dan 70 % elpiji masih harus impor.
Naiknya harga minyak mentah dunia meningkatkan pendapatan negara dari sektor hulu migas, namun kenaikan harga minyak mentah akan membengkakkan pula beban subsidi energi: BBM, listrik, dan elpiji, yang harus dipikul APBN. Lonjakan harga minyak mentah dunia juga meningkatkan risiko inflasi. Strategi dan respons kita dalam hal ini menjadi penting dalam menjaga stabilitas perekonomian makro 2022. Secara global, lonjakan harga minyak mentah bisa mengganggu prospek pemulihan ekonomi dunia pascapandemi, kian meningkatkan inflasi, dan menurunkan kepercayaan konsumen. Tren harga minyak mentah jangka pendek tergantung perkembangan di Ukraina dan pasar minyak. (Yoga)
Pasar Keuangan Menerawang The Fed
Kombinasi pergerakan inflasi, arah kebijakan The Fed, dan dinamika mutakhir soal krisis antara Rusia dan Ukraina-NATO membuat pelaku pasar melepas aset-aset mereka di pasar keuangan. Setelah mengalami kenaikan sepanjang 2021, saham-saham teknologi, perusahaan kripto, hingga produsen kendaraan listrik melemah per Januari 2022. The Fed akan menggelar pertemuan pada 15-16 Maret 2022 saat kondisi mutakhir tak semulus proyeksi. Salah satunya inflasi yang masih tinggi. Pasar keuangan tengah menerawang kebijakan The Fed. (Yoga)
Kesejahteraan Buruh Jangan Dipertaruhkan
Langkah pemerintah mengembalikan program Jaminan Hari Tua (JHT) ke fungsi awal dinilai akan mempertaruhkan kesejahteraan buruh. Selama program Jaminan Kehilangan Pekerjaan belum teruji efektif, manfaat JHT untuk buruh yang kehilangan pekerjaan perlu dipertahankan. Kinerja dan tata kelola investasi dana program Jamsostek menjadi sorotan setelah Permenaker No 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat JHT diterbitkan Februari 2022. Mantan Dewan Pengawas BP Jamsostek Periode 2016-2021, Poempida Hidayatullah, menduga permenaker itu diterbitkan untuk membenahi tata kelola dana investasi program JHT. Langkah itu dinilai membebani pekerja yang kini terdampak pandemi Covid-19.
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat meminta pemerintah mencabut Permenaker No 2/2022 dan mengembalikan manfaat JHT kepada buruh yang membayar iuran. Staf Khusus Kemenaker Dita Indah Sari mengatakan, Permenaker No 2/2022 diterbitkan untuk mengembalikan fungsi JHT pada khitahnya sesuai UU Sistem Jaminan Sosial Nasional, bukan karena ketahanan dana BP Jamsostek bermasalah. Dirut BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo menyampaikan, program JHT perlu dikembalikan ke fungsi awal agar BP Jamsostek dapat menempatkan dana JHT ke instrumen yang lebih baik. (Yoga)
Anggaran Subsidi Energi Membengkak
Tingginya harga sejumlah komoditas energi, berdampak pada lonjakan harga jual energi, baik bahan bakar minyak (BBM), gas, maupun listrik. Padahal pemerintah harus mempertahankan harga energi agar tidak menyulut inflasi dan menggerus daya beli. Tapi hal ini membawa konsekuensi pada keuangan negara, yakni membengkaknya anggaran subsidi energi. Pada saat yang bersamaan, pemerintah juga berupaya untuk mengendalikan defisit anggaran menuju ke bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun depan.
Berdasarkan analisis sensitivitas APBN 2022 terhadap perubahan asumsi dasar ekonomi makro, setiap kenaikan US$ 1 per barel belanja negara bertambah Rp 2,6 triliun. Artinya, selisih rerata ICP Januari dengan asumsi APBN, mencapai US$ 22,89 per barel. Dari perhitungan KONTAN, anggaran subsidi energi pada bulan Januari 2022 saja, bertambah Rp 59,91 triliun. Adapun target anggaran subsidi energi sepanjang 2022 mencapai Rp 134 triliun. Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Wahyu Utomo menegaskan pemerintah terus memantau selisih harga dengan harga keekonomian.Daya Beli Buruh Perkotaan Makin Tergerus Inflasi
Daya beli buruh perkotaan menurun pada bulan Januari 2022. Hal ini tercermin dari menurunnya upah rill buruh bangunan pada bulan lalu. Penyebabnya, inflasi nasional yang meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, upah nominal harian buruh bangunan Januari 2022 naik 0,38% dibandingkan dengan upah Desember 2021, yaitu dari Rp 91.335 per hari menjadi Rp 91.682 per hari. Namun, kenaikan ini belum mampu mengangkat daya beli buruh bangunan.
Penjualan Mobil Masih Bisa Menanjak
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data realisasi penjualan mobil nasional teranyar. Sepanjang Januari 2022, penjualan mobil wholesales (pabrikan ke dealer) tercatat sebesar 84.062 unit. Jumlah ini lebih rendah 13,04% (mom) dibandingkan penjualan mobil wholesales di Desember 2021 sebesar 96.673 unit. Namun, angka ini lebih tinggi 58,88% (yoy) dibandingkan penjualan mobil wholesales Januari 2021 sebesar 52.909 unit.
Sementara itu, penjualan mobil retail (dealer ke konsumen) nasional mencapai 78.568 unit di Januari 2022 atau lebih rendah 22,56% (mom) dibandingkan penjualan di Desember 2021 sebesar 101.468 unit. Di sisi lain, capaian tersebut lebih tinggi 45,50% (yoy) dibandingkan penjualan mobil retail di Januari 2021 sebesar 53.997 unit.









