Pertumbuhan Melambat Seiring Larangan Ekspor
Pertumbuhan ekspor Indonesia Januari 2022 melambat seiring penurunan ekspor batubara dan CPO. Pola permintaan musiman, kebijakan larangan ekspor batubara, serta mulai berimbasnya larangan terbatas ekspor CPO dan olein menjadi faktor penyebab. Menurut data BPS, Selasa (15/22), total nilai ekpor migas dan nonmigas Indonesia Januari 2022 mencapai 19,16 miliar USD, naik 25,31 % secara tahunan atau turun 14,29 % secara bulanan.
”Penurunan itu mungkin tidak semata-mata akibat larangan ekspor. Ada faktor eksternal, seperti pola musiman peralihan tahun atau gejolak harga,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam telekonferensi pers di Jakarta. Analis makroekonomi PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Irman Faiz menilai, pertumbuhan ekspor awal tahun ini melambat. Ekspor Januari 2022 tumbuh 25,31 % secara tahunan, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekspor Desember 2021 yang 35,2 %. (Yoga)
Tags :
#EksporPostingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023