;

Kompetisi Vs Kolaborasi Agen Perjalanan

Yoga 04 May 2022 Kompas

Sekretaris Perusahaan PT Panorama Sentrawisata Tbk AB Sadewa, Senin (18/4) menuturkan, Ketika OTA berkembang, perusahaan konvensional sempat memandang mereka sebagai kompetitor, terutama pada penjualan tiket pesawat. Namun, belakangan, perusahaan itu malah berkolaborasi dengan sejumlah OTA nasional, seperti Tiket.com dan Traveloka. Bentuk kolaborasi ini berupa suplai paket tur perjalanan, hotel, dan transportasi yang dibutuhkan wisatawan. ”Kami masih optimistis pasar pariwisata akan selalu terdiri dua jenis. Ada wisatawan yang menyukai cara pemenuhan kebutuhan perjalanan secara mandiri sehingga OTA akan lebih cocok untuknya. Ada juga pelaku perjalanan dengan kebutuhan kompleks, seperti korporasi. Mereka akan selalu butuh agen perjalanan konvensional untuk memenuhi segala keperluannya,” ujar Sadewa.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno berpendapat, kemunculan OTA ataupun lokapasar yang menjual tiket perjalanan adalah disrupsi bagi agen perjalanan konvensional. Pangsa pasar mereka khususnya pada tiket perjalanan telah mencapai 40 %. Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menegaskan, hal yang menjadi nomor satu pada industri pariwisata adalah pelayanan. Digitalisasi hanya memudahkan pemasaran produk, tetapi tidak akan mampu menggantikan interaksi luring pelayanan kepada wisatawan. Oleh karena itu, agen perjalanan konvensional akan tetap memiliki pangsa pasar, terutama dari pelaku perjalanan dengan kebutuhan kompleks. Sementara OTA memperoleh konsumen yang lebih suka menangani keperluan perjalanan mandiri. (Yoga)


Kisah Sri Mulyani Soal "Walk Out"

Yoga 04 May 2022 Kompas

Pertemuan kedua menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 di Washington DC, 20 April 2022, menjadi barometer kegiatan G20 pasca perang Rusia-Ukraina. Awalnya, banyak ancaman boikot. Namun, pada saat pelaksanaan kegiatan, mayoritas undangan utama hadir. Kebanyakan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 hadir secara fisik. Beberapa undangan hadir secara virtual. Ada aksi walk out dari AS dan sekutu saat Rusia menyampaikan pemikirannya pada sesi pertama. Namun, setelah itu, semua masuk kembali ke ruangan untuk melanjutkan pembahasan. Dalam sesi pertama, yaitu mengenai pemulihan ekonomi global, membahas krisis energi, krisis pangan, kenaikan inflasi dunia, kemungkinan terjadi kebijakan moneter dan segala hal. Sesi kedua, tentang keuangan dan kesehatan serta kesiapan dan pembiayaan pandemi, semua sudah duduk bersama dan bicara sangat substantif dengan banyak kemajuan, terutama pada fasilitas keuangan.

Menkeu Sri Mulyani (22/4) bercerita, “awalnya, perhatian AS dan sekutu lebih kepada PBB. Berikutnya, perhatian G7 plus bergeser ke forum-forum lain yang dijadikan alat untuk menekan Rusia mengakhiri perang. Sanksi ekonomi, misalnya, lalu merambat pada forum-forum ekonomi karena sanksi itu menimbulkan dampak ekonomi, forum ekonomi yang paling besar dan nyata dan paling dekat adalah G20 di mana April akan ada forum yang high profile, yaitu menteri keuangan dan gubernur bank sentral. Di situlah muncul tekanan atau permintaan. Tadinya posisinya Rusia harus dikeluarkan dari keanggotaan G20. Presiden Biden sudah menyampaikan secara publik. Menkeu AS Janet Yellen juga sudah menyampaikan secara publik. Saya bicara dengan semua anggota G20, tidak hanya G7, sebagai presidensi, tanggung jawab Indonesia menjaga forum ini tetap berjalan sebagai suatu forum membangun consensus untuk kerja sama, kerja sama ekonomi, untuk menyelamatkan dunia. Jadi, waktu mulai ada keinginan Rusia tidak diundang atau Rusia dikeluarkan dari G20, ini menimbulkan suatu pertanyaan mendasar, kalau Indonesia sebagai presidensi memutuskan negara A tidak diundang atau negara B kemudian dikeluarkan dari G20, berarti nanti presiden yang akan datang bisa melakukan hal serupa ke negara yang dia tidak suka. Akhirnya ini tidak menjadi G20, bisa pecah menjadi G19. Bisa jadi G19, akan ada solidaritas terhadap satu negara itu. Nanti menjadi G18 dan seterusnya. Hal itu semuanya kemudian bisa berakhir dengan, G10, yaitu G7 plus plus. Waktu semua tekanan dan masukan masuk, saya bicara dengan semua menteri keuangan G20, satu demi satu. Saya Tanya, kamu kepengin G20 tetap ada atau dihancurin? Mereka mengatakan, G20 harus ada karena dunia makin bahaya. Terus, G7 plus bilang bahwa mereka enggak bisa kalau Rusia diundang. Mereka bilang enggak bisa di dalam satu ruangan sama Rusia. Mereka ingin menunjukkan tidak satu paham atau bahwa menentang apa yang dilakukan Rusia. Lalu saya bilang, ya sudah, kalau Anda membutuhkan ekspresi politik kayak gitu, bisa saja bahwa waktu Rusia bicara kalian walk out aja. Tapi habis itu, kalian (G7 plus) ngomong lagi, balik lagi, saat forum ngomongin substansi.” (Yoga)


Sukacita Menyambut Kembalinya Kemeriahan Silaturahmi Lebaran

Yoga 04 May 2022 Kompas (H)

Setelah dua tahun dihadang pandemi Covid-19, kemeriahan silaturahmi saat Idul Fitri kembali terasa tahun ini. Warga berbahagia karena bisa berkumpul bersama sanak saudara. Aneka jenis makanan, termasuk kuliner khas daerah tertentu, juga kembali tersaji untuk menemani kegembiraan saat Lebaran. Suasana hangat menyelimuti rumah Noval Syahrial (38) di Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakpus, Senin (2/5) siang. Di garasi mobil yang disulap jadi ruang tamu, belasan laki-laki dan perempuan beragam usia berkumpul dan bercengkerama. Di hadapan mereka terhidang beragam makanan khas Lebaran, seperti nastar, kacang bawang, sagu keju, dan lidah kucing. Hari itu, seusai shalat Idul Fitri, keluarga besar Noval dari berbagai penjuru Jakarta dan sekitarnya berdatangan ke rumahnya untuk melakukan silaturahmi. Menurut Noval, suasana kehangatan dan kemeriahan  silaturahmi Lebaran itu sangat kontras disbanding kondisi Idul Fitri tahun 2020 dan 2021. Pada masa itu, acara silaturahmi Lebaran digelar dengan sangat terbatas karena kasus Covid-19 masih tinggi. Akibatnya, tidak semua anggota keluarga besar Noval bisa datang.

Semarak silaturahmi Idul Fitri juga terasa di rumah Erni (54), warga RT 006 RW 003 Petamburan. Sejak sekitar pukul 08.00, puluhan tetangga dan anggota keluarga silih berganti  dating bersilaturahmi. Kebahagiaan Erni semakin terasa dengan kehadiran cucu pertamanya. ”Bersyukur sekali akhirnya silaturahmi Lebaran ini kembali ramai. Suasananya kembali seperti kondisi sebelum pandemi Covid-19,” kata Erni. Di rumah Halifah (97), warga Kelurahan Gandaria Selatan, JakSel, kemeriahan silaturahmi Lebaran juga terasa. Saat Idul Fitri lalu, sanak saudara, cucu, dan para tetangga silih berganti datang untuk bersilaturahmi. Anak-anak yang hadir saat itu pun sangat gembira karena mendapat uang Lebaran dari orang-orang yang lebih tua. (Yoga)


Indonesia-Jepang, Kerja Sama Upayakan Perdamaian

Yoga 30 Apr 2022 Kompas (H)

Pertemuan Presiden Jokowi dan PM Jepang Fumio Kishida, Jumat (29/4) di Istana Bogor, Jabar, membahas agenda penting dalam sejumlah isu global, regional, dan bilateral. Kepada PM Kishida, Presiden menegaskan posisi Indonesia yang mengajak semua negara menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lain secara konsisten. Presiden mengatakan, perang Ukraina harus segera dihentikan. ”Kita sepakat untuk menciptakan situasi kondusif agar perundingan dan solusi damai dapat segera tercapai,” kata Presiden dalam pernyataan pers seusai pertemuan dengan Kishida. Kishida menyebut Indonesia merupakan mitra strategis Jepang di tingkat regional ataupun global. Ia juga menegaskan,  invasi Rusia ke Ukraina merupakan pelanggaran hukum internasional yang tidak dapat diterima.

Terkait dengan kawasan Asia Tenggara, Presiden Jokowi dan PM Kishida secara khusus juga membahas masalah Myanmar. Presiden menekankan pentingnya kerja sama ASEAN-Jepang untuk memastikan pelaksanaan lima poin konsensus. Indonesia dan Jepang memegang posisi penting dalam kerja sama multilateral. Tahun ini Indonesia menjadi Ketua G20. Tahun depan Indonesia menjadi Ketua ASEAN, bersamaan dengan Jepang yang menjadi Ketua G7. Menurut Presiden, keketuaan Indonesia di G20 akan dimanfaatkan sebagai katalisator penanganan krisis kemanusiaan dan pemulihan ekonomi dunia. Sementara Sekretaris Kabinet untuk Urusan Publik Jepang Noriyuki Shikata mengatakan, pertemuan Kishida dan Presiden Jokowi akan memberikan perspektif Asia dalam KTT G7 pada Juni. (Yoga)


Peringkat RI Membaik

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Kebijakan pemerintah yang efektif dan kredibel dalam menjaga stabilias ekonomi makro membuat lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) mempertahankan peringkat layak investasi Indonesia dan merevisi outlook dari sebelumnya negatif menjadi stabil. Perbaikan outlook diharapkan membuat Indonesia menjadi lebih kompetitif dalam penarikan pembiayaan. S&P merevisi peringkat utang Indonesia dari BBB/outlook negative menjadi BBB/outlook stabil pada 28 April 2022. Dengan demikian, Indonesia sudah mendapatkan peringkat BBB atau Baa2 dengan outlook stabil dari tiga lembaga pemeringkat dunia, yakni Fitch Rating, Moody’s, dan S&P. Adapun peringkat utang Indonesia dari JCRA dan R&I tercatat berada di level yang lebih tinggi, yakni BBB+/outlook stabil. Dalam ukuran lembaga pemeringkat efek, peringkat BBB atau Baa2 berarti surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Indonesia berada dalam kategori risiko kredit moderat dan berada dalam medium grade. Adapun proyeksi stabil menggambarkan posisi peringkat yang akan stabil dalam beberapa waktu ke depan sekaligus menunjukkan risiko yang berimbang.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman (29/4) berharap peringkat kredit Indonesia di posisi BBB dapat membawa angina segar bagi perekonomian Indonesia ke depannya terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sempat terdampak pandemi Covid-19. Di sisi lain, peningkatan outlook Indonesia dari negatif menjadi stabil merupakan pengakuan atas arah perbaikan ekonomi makro yang kuat, khu- susnya laju pemulihan ekonomi yang relatif cepat serta penguatan signifikan pada sisi fiskal. Dalam keterangan resminya, S&P menyebut bahwa fleksibilitas kebijakan fiskal dalam merespons gejolak pandemi Covid-19 telah mampu memitigasi dampak yang lebih dalam pada perekonomian serta mendorong akselerasi pemulihan ekonomi. Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, menilai kenaikan outlook rating Indonesia dari negatif menjadi stabil oleh S&P didorong oleh sejumlah faktor, utamanya kenaikan harga komoditas yang mendukung surplus pada neraca transaksi berjalan pada triwulan III-2021 dan triwulan IV-2021. (Yoga)


Kinclongnya Kinerja Perbankan

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Sebagian besar bank mencatat pertumbuhan kinerja yang signifikan pada triwulan pertama tahun 2022 ini. Fenomena ini menandakan perbankan telah kembali pulih setelah dua tahun tertekan akibat pandemi Covid-19. Bank-bank berstatus BUMN, yakni BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN, mencatat pertumbuhan laba bersih hingga dua digit. BRI mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 78,13 % secara tahunan menjadi Rp 12,22 triliun, sementara laba bersih Bank Mandiri tumbuh 69,52 % menjadi Rp 10,03 triliun. Adapun BNI mencatat pertumbuhan laba bersih 63,11 % secara tahunan menjadi Rp 3,96 triliun dan laba bersih BTN tumbuh 23,89 % menjadi Rp 774 miliar. Selain bank BUMN, bank-bank swasta besar juga mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan. Bank swasta terbesar di Tanah Air, BCA, mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada triwulan pertama tahun ini sebesar 14,56 % secara tahunan menjadi Rp 8,06 triliun. Sementara bank CIMB Niaga mencatatkan pertumbuhan laba bersih 19,9 % sebesar Rp 1,2 triliun.

Berdasarkan data OJK, penyaluran kredit industri perbankan sampai dengan akhir Maret 2022 mencapai Rp 5.863 triliun, atau bertumbuh 6,67 % dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sejak Juni 2021, pertumbuhan kredit cenderung naik semakin cepat. Seluruh segmen kredit bertumbuh, termasuk sektor UMKM yang naik 14,89 % secara tahunan. Di sisi lain, operasional perbankan juga semakin efisien seiring dengan pengembangan berbagai inisiatif layanan digital. Ini tak hanya meningkatkan efisiensi, digitalisasi juga mendorong pendapatan nonbunga dari berbagai layanan transaksi perbankan. Selain itu, layanan digital juga memperluas cakupan terhadap para debitor baru yang sebelumnya tidak terjangkau lembaga perbankan tradisional (unbank) atau (underbank). Kinerja bank yang positif juga didorong lewat kebijakan otoritas, baik OJK maupun BI. Kebijakan moneter BI yang tetap mempertahankan suku bunga acuan rendah di tengah ketidakpastian perekonomian global telah membawa tingkat suku bunga bank, baik simpanan maupun kredit, ke level yang relatif moderat. Per Maret 2022, rata-rata suku bunga kredit tertimbang dari kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi pada Maret 2022 tercatat sebesar 9,07 % atau menurun dibandingkan dengan periode sebelumnya, begitu pun dengan suku bunga dasar kredit yang menurun menjadi 7,38 %. (Yoga)


Badan Pangan Nasional Manfaatkan Tol Laut

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Badan Pangan Nasional melalui induk BUMN pangan, ID Food, memanfaatkan kapal Tol Laut untuk mengirim gula dan minyak goreng curah dari Belawan ke Kupang. Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi melalui akun lembaga, Jumat (29/4), menyatakan, kerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN itu ditempuh dalam rangka menekan biaya logistik. (Yoga)

Pendapatan dan Laba Unilever Tumbuh

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Emiten produsen barang konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk membukukan penjualan bersih Rp 10,84 triliun pada triwulan I-2022 atau tumbuh 5,4 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara laba bersih tumbuh 18,8 % menjadi Rp 2 triliun. Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti, Kamis (28/4), menyatakan, sejumlah strategi menopang kinerja tersebut. (Yoga)

Anggaran Mudik Gratis Pemprov DKI Rp 3,9 Miliar

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp 3,9 miliar untuk rangkaian pelayanan mudik gratis Lebaran 2022. Mereka memastikan anggaran itu tidak digunakan untuk seremonial semata atau pengeluaran tidak terkait lainnya. ”Ini anggaran mudik gratis 2020 dan 2021 yang tidak dilaksanakan. Baru di 2022 dilaksanakan dengan anggaran yang tetap Rp 3,9 miliar,” kata Kadis Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Jumat (29/4). (Yoga)

Tips Membagi THR yang Aman Melalui Transaksi Digital

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Hadirnya layanan transaksi digital memberikan solusi agar masyarakat tetap dapat berkirim THR Lebaran untuk keluarga di mana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan ponsel di genggaman tangan. Sejumlah lembaga jasa keuangan menawarkan promosi yang menguntungkan, di antaranya bebas biaya admin dalam transaksi hingga dalam bentuk pengumpulan poin dan atau kembalian tunai (cashback). Salah satu tren perkembangan menuju digitalisasi perbankan dilakukan melalui pengembangan layanan mobile atau  internet banking yang terintegrasi dengan sistem pembayaran penyelenggara lainnya sehingga dapat memudahkan transaksi nasabah melalui telepon pintar. Meski demikian, masyarakat harus tetap memastikan keamanan saat melakukan transaksi digital agar terhindar dari berbagai macam risiko kejahatan siber.

Aspek yang perlu diperhatikan dalam keamanan layanan transaksi, di antaranya:  1. Set kata sandi (password) dengan kombinasi yang unik dan secara berkala. Kata sandi yang kuat adalah salah satu cara mempertahankan akun dan informasi pribadi dari peretas.  2. Pastikan data diri penerima sesuai. Sebelum mengirimkan THR melalui aplikasi lembaga keuangan, cek dan konfirmasi kembali nomor rekening yang dituju dan nama pemilik akun untuk meminimalisir salah kirim ke akun lain.  3. Jangan bagikan kode one time password (OTP). OTP adalah kode berupa kombinasi angka yang hanya dapat digunakan sekali dalam jangka waktu terbatas, misalnya dalam melakukan verifikasi transaksi.  4. Cek riwayat transaksi dan saldo rekening secara berkala. Cek kembali riwayat transaksi setelah melakukan transfer uang secara digital untuk terhindar dari kesalahan sistem (error system) yang disebabkan oleh sistem atau koneksi internet yang buruk dan memastikan uang yang dikirim sudah diterima oleh pemilik akun yang dituju.

Agar lebih kekinian, memberikan modal investasi akan menjadi semakin berarti bagi penerima THR. Jumlah yang diberikan pun tidak perlu besar karena hanya dengan modal Rp 10.000 hingga Rp 100.000, siapa pun sudah bisa mulai berinvestasi. THR ini juga mengenalkan pentingnya berinvestasi kepada sanak keluarga, khususnya kepada anak, ponakan, ataupun adik sejak dini. Memberikan voucher digital kepada sanak keluarga tentu dapat menggantikan kepuasan saat menerima THR berupa uang cetak, karena dengan memberi THR voucher digital, penerima dapat dengan bebas menukarkan voucher tersebut dengan berbagai benda atau keperluan lainnya yang dibutuhkan. Kemudahan dalam memesan makanan dan minuman dapat dijadikan opsi untuk menjadikannya sebagai THR bagi sanak keluarga. (Yoga)


Pilihan Editor