;

Stagflasi dan Arah Ekonomi

Yoga 24 May 2022 Kompas (H)

Fenomena ekonomi belakangan ini ditandai dengan merosotnya pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan inflasi tinggi atau dikenal sebagai stagflasi. erbitan berkala  Dana Moneter Internasional, World Economic Outlook, edisi April 2022 menunjukkan penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia 2022 yang tadinya diperkirakan 4,4 %, pada Januari menjadi 3,6 %. Sementara inflasi diperkirakan mencapai 5,7 % di negara maju dan 8,7 persen di negara berkembang atau lebih tinggi daripada kalkulasi  sebelumnya. Pecahnya perang Rusia-Ukrania telah menimbulkan implikasi luas, seperti kenaikan harga minyak, pangan, dan biaya distribusi. Meski stagflasi dipastikan terjadi, faktor penentu dan dinamikanya berbeda sehingga mitigasinya tak bisa sama.

BPS melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 sebesar 5,01 % secara tahunan. Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya di mana pertumbuhan 5,02 %, terjadi penurunan 0,9 %. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal I-2021 yang masih terkontraksi 0,70, bisa dikatakan sudah terjadi pemulihan ekonomi. Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2019 sebesar 5,07 %. Masalahnya, situasi tahun ini sama sekali berbeda dengan situasi sebelum pandemi. Untuk itu, tak ada kemewahan untuk berpuas diri dengan kinerja ekonomi kuartal I-2022. Inflasi bulan April sebesar 0,95% mendorong inflasi tahunan 3,47 % dengan inflasi makanan dan minuman sudah mencapai 5,20 %. Tekanan inflasi sama sekali tak bisa diremehkan. Moderasi ekonomi akibat stagflasi global harus dimanfaatkan untuk melakukan transformasi guna mengatasi ketertinggalan kita selama ini. (Yoga)


Serbia Siap Pasok Gandum ke Indonesia

Yoga 24 May 2022 Kompas

Indonesia menjajaki kemungkinan Serbia menjadi pemasok gandum untuk kebutuhan industri dan konsumsi. Pembicaraan kedua negara melibatkan badan usaha milik negara PT Berdikari dengan mitranya dari Serbia. Peluang impor gandum dari Serbia ke Indonesia diumumkan Menlu RI Retno LP Marsudi saat bertemu Menlu Serbia Nikola Selakovic di Jakarta, Senin (23/5). (Yoga)

Momen Davos Sangat Berarti

Yoga 24 May 2022 Kompas

Pandemi Covid-19 berefek inflatoir karena stimulus mengucur deras saat penguncian wilayah. Peredaan pandemi mendorong kenaikan output dan bisa menekan inflasi. Namun, peredaan pandemi  disambut invasi Rusia ke Ukraina. Efeknya adalah kenaikan harga gandum, pupuk, minyak goreng, bahan bakar minyak, dan gas akibat pasokan yang terganggu. Menambah runyam keadaan, sejumlah negara mengamankan pasokan domestik dengan menghentikan ekspor, hal yang juga pernah dilakukan Indonesia lewat sawit. Belum ada solusi atas kemelut itu. Amerika Serikat dan Eropa yang sudah berutang banyak sedang terancam inflasi pula. Pilihan mengetatkan jumlah uang beredar, termasuk lewat kenaikan suku bunga oleh bank sentral, terpaksa dilakukan. Langkah ini bukan tanpa efek dan berpotensi mengganggu aliran investasi portofolio.Kawasan Asia Tenggara sekalipun, yang disebut penggerak aliran investasi langsung global, terimbas penurunan aliran investasi portofolio. ”Ancaman bagi dunia sekarang adalah inflasi tinggi, suku bunga tinggi, dan pertumbuhan ekonomi yang rendah,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, Senin (23/5). Jika pandemi adalah aspek force majeur, aspek nonpandemi seperti ketegangan geopolitik, invasi, dan kebijakan moneter zig-zag negara Barat, seperti Indonesia yang sempat zig-zag soal sawit, adalah warna nasionalistik yang mengacaukan globalisasi. ”…. Tren ini mencuatkan kekhawatiran tentang dunia yang terpecah,” kata Jose Manuel Barroso, Ketua Goldman Sachs International dan mantan Presiden Komisi Uni Eropa (The Financial Times, 22 Mei).

Tak heran jika Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos kali ini mengambil tema ”bekerja sama, memulihkan rasa saling percaya”. Presiden WEF Borge Brende mengatakan, ”Pertemuan Davos kali ini berlangsung di tengah gejolak geopolitik paling berkecamuk dalam lima dekade terakhir.” Perlu waktu untuk memulihkan semua kisruh itu. Efek kisruh itu adalah potensi terjerembapnya 263 juta warga dunia ke dalam kemiskinan akut dan makin banyaknya warga dunia yang terpukul inflasi. Solusi bagi korban itu adalah subsidi makanan dan bahan bakar di banyak negara, kata Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva. Tidak semua negara mengalami situasi akut. Asia,termasuk ASEAN dan Indonesia, relatif aman walau terganggu. Kelanjutan reformasi ekonomi untuk memaksimalkan manfaat bonus demografi, termasuk kemudahan berbisnis, adalah hal urgen yang bisa dilakukan Indonesia. Kebetulan sedang tumpah ruah pula delegasi Indonesia pada pertemuan Davos 2022. Menjual potensi ekonomi dan berbenah diri adalah cara mencegah kemiskinan. (Yoga)


Kredit dan Pemulihan

Yoga 24 May 2022 Kompas

Pada triwulan pertama tahun ini sebagian besar bank mencatat pertumbuhan laba bersih puluhan persen. Bahkan, tiga bank berstatus BUMN, yakni BRI, Bank Mandiri, dan BNI, mencatat pertumbuhan laba bersih di atas 50 % dibandingkan periode sama tahun lalu. BRI mencatat pertumbuhan laba bersih 78,13 % menjadi Rp 12,22 triliun, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan laba bersih 69,52 % menjadi  Rp 10,03 triliun, dan BNI mencatat pertumbuhan laba bersih 63,11 % menjadi Rp 3,96 triliun. Sementara bank BUMN lainnya, yakni BTN, mencatat pertumbuhan laba bersih 23,89 % menjadi Rp 774 miliar. Pertumbuhan laba yang signifikan juga dicatat bank-bank swasta. Bank swasta terbesar di Tanah Air, BCA, mencatat pertumbuhan laba bersih pada triwulan pertama tahun ini sebesar 14,56 % menjadi Rp 8,06 triliun. Lonjakan laba perbankan tersebut ditopang oleh berbagai faktor, diantaranya penyaluran kredit perbankan yang mulai pulih selama triwulan I-2022. Data OJK menyebutkan, sampai Maret 2022, penyaluran kredit industri perbankan bertumbuh 6,65 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan likuiditas perbankan yang melimpah berkat pelonggaran moneter oleh BI selama pandemi Covid19, perbankan dengan leluasa melakukan ekspansi kredit saat aktivitas perekonomian kembali menggeliat.

Kinclongnya bisnis bank juga tak terlepas dari makin pulihnya perekonomian nasional. Seperti halnya cermin, penyaluran kredit perbankan adalah refleksi dari menggeliatnya dunia usaha dan konsumsi masyarakat yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi. Kalaupun BI akhirnya menaikkan suku bunga acuan, penyaluran kredit juga masih bisa tumbuh sepanjang perbankan tidak menaikkan suku bunga dana dan suku bunga kredit. Melimpahnya likuiditas memungkinkan perbankan tidak menaikkan suku bunga dana seperti deposito. Jika bunga dana tidak naik, maka bunga kredit kemungkinan juga tidak akan naik. Menaikkan suku bunga kredit saat ini tentu akan menjadi kontra produktif bagi upaya pemulihan ekonomi. Untuk mendorong pertumbuhan, perekonomian nasional masih membutuhkan bunga kredit yang rendah. (Yoga)


Penerapan Bantuan Iuran Jamsostek Bisa Dipercepat

Yoga 24 May 2022 Kompas

Jamsostek bagi pekerja informal rentan dibutuhkan untuk memutus rantai kemiskinan dan melindungi pekerja ketika mengalami kecelakaan kerja. Implementasi skema Penerima Bantuan Iuran Jamsostek pun didesak lebih cepat, antara akhir tahun ini atau awal tahun depan. Selama ini, skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) baru tersedia untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ada total 43,83 juta pekerja dengan status miskin dan tidak mampu yang sudah terdaftar sebagai peserta PBI JKN, tetapi belum terlindungi dalam program Jamsostek. Sejak tahun 2021, pemerintah mulai menggodok revisi PP No 76 Tahun 2015 tentang PBI JKN agar skema PBI turut diperluas ke skema Jamsostek lewat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Subiyanto, mengatakan, revisi PP No 76 Tahun 2015 sudah rampung dan kini sudah mencapai tahap harmonisasi regulasi. Kendati demikian, masih ada perbedaan pendapat lintas kementerian/lembaga mengenai waktu implementasi yang tepat.

Berdasarkan kajian opsi skenario dan dampak fiskal yang disusun DJSN, mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), ada 20 juta pekerja miskin dan tidak mampu yang ditargetkan mendapat PBI. Dengan besaran iuran bulanan program JKK dan JKM sebesar Rp 16.800 per orang, anggaran yang harus disiapkan untuk membayarkan iuran kepesertaan Jamsostek para peserta PBI selama satu tahun adalah Rp 4,032 triliun. Agar tidak memberatkan APBN, muncul opsi untuk menerapkan realisasi PBI Jamsostek secara bertahap. Untuk tahap awal, PBI diberikan kepada 5 juta peserta, disusul 15 juta orang sisanya pada tahun 2024. Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menilai, pemerintah seharusnya tidak perlu menunggu sampai 1 Januari 2024 untuk menerapkan skema PBI Jamsostek. Pengalaman selama ini menunjukkan, skema PBI JKN saja tidak cukup untuk melindungi para pekerja informal rentan yang jatuh sakit atau mengalami kecelakaan saat bekerja. BPJS Kesehatan kerap menolak menanggung biaya pengobatan atau operasi untuk kecelakaan yang terjadi saat jam kerja karena menilai itu seharusnya menjadi urusan BP Jamsostek. (Yoga)


Pemerintah Integrasikan Hulu-Hilir Sawit Berbasis Sistem Digital

Yoga 24 May 2022 Kompas

Pemerintah akan mengintegrasikan sektor hulu-hilir industri sawit berbasis sistem digital, guna mempermudah pengawasan dan mendorong transparansi penerapan kebijakan kewajiban DMO minyak kelapa sawit mentah dan produk turunan, serta distribusi minyak goreng curah. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah membuka kembali ekspor CPO; refined, bleached, and deodorized (RBD) palm oil; RBD palm olein, dan used cooking oil (UCO) mulai Senin (23/5). Bersamaan dengan relaksasi itu, pemerintah akan menerapkan DMO 20 % dan harga patokan DMO keempat komoditas yang mencakup 12 pos tarif (HS). Kebijakan itu diatur dalam Permendag No 30 Tahun 2022 tentang Ketentuan Ekspor CPO, RBD palm oil, RBD palmolein, dan UCO. Mendag Muhammad Lutfi, Senin, mengatakan, kebijakan DMO itu bertujuan menjaga pasokan 10 juta ton minyak goreng selama setahun bagi rumah tangga serta usaha mikro dan usaha kecil. Pemenuhan DMO akan dicatat secara digital di Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah) yang akan dikoneksikan dengan Indonesia National Single Window (INSW) dan Inatrade atau sistem layanan perizinan terpadu Kemendag.

Dalam permendag itu disebutkan, persetujuan ekspor hanya berlaku enam bulan. Eksportir yang diizinkan mengekspor adalah mereka yang memiliki bukti pelaksanaan distribusi DMO CPO dengan harga patokan DMO ke produsen minyak goreng curah. Hal itu juga berlaku bagi eksportir yang memiliki bukti pelaksanaan distribusi DMO minyak goreng curah dengan harga patokan DMO ke pelaku usaha jasa logistik eceran dan membeli CPO dengan tidak menggunakan harga patokan DMO. Begitu juga dengan eksportir yang telah bermitra dengan produsen pelaksana distribusi DMO, wajib punya bukti pelaksanaan distribusi DMO dengan produsen tersebut. (Yoga)


Literasi Keuangan Naikkan Kapasitas UMKM

Yoga 24 May 2022 Kompas

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, Senin (23/5), di  Jakarta, mengatakan, literasi keuangan penting dipahami UMKM untuk menaikkan kapasitasnya. Dengan memahami produk jasa keuangan, UMKM bisa membuka berbagai alternatif layanan pembiayaan dan permodalan yang kini sangat beragam. (Yoga)

IHSG Bakal kembali ke Atas Level 7.000

Yuniati Turjandini 24 May 2022 Investor Daily (H)

Setelah meningkat 5,02% pada kuartal pertama 2022, ekonomi Indonesia akan terus melaju pada tiga kuartal berikutnya. Para pengamat memperkirakan pertumbuhan  ekonomi kuartal kedua 2022 akan tembus 5,5%. Bersama dengan pemulihan ekonomi, indeks harga saham gabungan (IHSG) yang sempat anjlok  tajam usai  Lebaran dan ini berada di posisi 6.840, akan terdongkrak keatas level  7.000 pada Mei akhir Juni 2022. Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2022 sebesar 5,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu year on year (yoy), tetapi terkontraksi 0,96% dibandingkan kuartal IV-2021. Tingginya pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2022 secara tahunan disebabkan oleh low based effect atau pertumbuhan yang rendah pada kuartal I-2021, terkontraksi 0,7% selain juga karena pulihnya aktivitas masyarakat. Di sisi lain Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, semua indikator, baik dari sisi konsumsi maupun produksi masih menunjukkan tren pemulihan yang baik. (Yetede)

Tower Bersama Siapkan Capex Rp 3 Triliun

Yuniati Turjandini 24 May 2022 Investor Daily (H)

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menganggarkan  belanja modal atau capital expenditure (capex) antara Rp2-3 triliun pada 2022 yang utamanya untuk mendanai pembangunan menara  baru, kolokasi,  dan fiber optik. Ini akan menyokong strategi bisnis perseroan yang lebih menekankan pada pertumbuhan organik dengan menambah sekitar 3.500 tenant sepanjang tahun ini. "Jadi (ada) tiga hal itu yang akan menjadi  mayoritas  spending capex  kami ditahun 2022 dengan 3.500 tenant, yang jika dirinci terdiri atas  sekitar 1.200 tower baru dan 2.300 kolokasi," ujar Direktur keuangan Tower Bersama  Infrastucture Helmi Yusman Santoso dalam paparan publik, Senin (23/5). Adapun dari sisi nilai kontrak, menurut Helmi, TBIG sudah mengantongi Rp 29,5 triliun untuk jangka waktu sekitar lima tahun terhitung dari sisa masa kontrak. Sejalan dengan rencana bisnis yang agresif pada 2022 dan nilai kontrak jumbo yang sudah digenggam itu, emiten infrastruktur telekomunikasi Group Saratoga  ini menyatakan, hal ini bakal berdampak positif terhadap pendapatan perseroan. (Yetede)

Charoen Pokphad Bagikan Dividen Rp 1,77 Triliun

Yuniati Turjandini 24 May 2022 Investor Daily (H)

PT Chareon Pokphand Tbk (CPN) akan membagikan dividen tunai  senilai Rp1,77 triliun atau setara 49,91% dari laba tahun berjalan 2021. Rencana pembagian dividen sebesar Rp108 per saham tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham  Tahunan (RUPST) perseroan pada Senin (23/5). Dia menerangkan, jadwal dan tata cara pembagian dividen akan diumumkan perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia. Selain pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan laporan keuangan perusahaan yang berakhir 31 Desember 2021. Pada 2021, perusahaan bergerak dibidang usaha produksi pakan ternak, peternakan unggas, dan makanan olahan ini membukukan penjualan senilai Rp51,7 triliun, baik 21,6% dibandingkan 2022. Namun seiring kenaikan harga saham bahan  baku, laba kotor perseroan  tahun lalu justru menurun  1,4% menjadi Rp 8,13 triliun  dari sebelumnya Rp8,25 triliun. (Yetede)

Pilihan Editor