IMF: Pemulihan Ekonomi Indonesia Berada di Jalur yang Tepat
IMF meyakini kebijakan ekonomi makro Indonesia berada di jalur yang tepat untuk mencapai pemulihan ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan fiskal dinilai kredibel untuk menghadapi tren pemulihan. BI juga dipandang siap menghadapi normalisasi kebijakan moneter global. Hal tersebut disampaikan Senior Resident Representative IMF untuk Indonesia James P Walsh dalam wawancara dengan harian Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Rabu (8/6). Menurut Walsh terdapat tiga hal penting yang dilakukan pemerintah Indonesia selama pandemi. Pertama, meningkatkan anggaran belanja untuk sektor kesehatan sehingga layanan untuk menguji, menelusuri, dan perawatan akibat Covid-19 semakin mudah diakses masyarakat. Tidak cuma anggaran belanja kesehatan saja yang ditambah, tetapi belanja untuk sektor kesehatan juga dilakukan secara tepat sasaran.
Kedua adalah keputusan untuk memperlebar defisit fiskal, karena masyarakat juga memerlukan insentif fiskal berupa pemotongan pajak di tengah situasi ekonomi yang tak menentu akibat pandemi. Dalam hal ini, pemerintah sangat mendukung UMKM sebagai tulang punggung perekonomian. Imbasnya, konsumsi rumah tangga terjaga. Ketiga adalah kebijakan moneter BI yang pintar dan suportif dalam mendukung sektor keuangan melewati krisis akibat pandemi Covid-19. Kalau kita lihat, deflasi terjadi di banyak negara, termasuk Indonesia, di awal-awal pandemi. Akan tetapi, nilai tukar rupiah bisa tetap stabil. BI telah membangun kredibilitasnya di mata internasional dalam 10-20 tahun terakhir dengan mampu menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar. (Yoga)
KERAJINAN TANGAN, Lakon ”Pomanduno” Terakhir di Buton
Wa Aji (70) khusyuk mengolah sebongkah tanah liat di Balai 2 x 2 meter di belakang kediamannya, di Kelurahan Lipu, Betoambari, Baubau, Sulteng. Geraknya lentur seiring pengalaman puluhan tahun membuat gerabah. Nenek dengan cucu yang tak mampu ia hitung ini bertahan hidup dengan gerabah, sekaligus menjadi segelintir pomanduno terakhir di tanah Buton. Perlahan, tanah liat telah berbentuk serupa parabola mini. Gerabah ini disebut kabubu atau peralatan membuat kue. Fungsinya serupa oven yang menyimpan panas. Setelah memasang pegangan, kabubu telah tuntas. Kabubu ini dijual Rp 20.000 per buah. Lima hingga 10 gerabah berbagai bentuk dibuatnya sehari. Meski tergantung kecepatan produksi dan permintaan dari pelanggan, dalam seminggu ia biasa mendapat Rp 100.000. Wa Aji belajar dari orang tuanya, yang ilmunya diwariskan turun-temurun. Pembuatan gerabah dilakukan oleh perempuan sejak dahulu. Selain tak ada generasi penerus, Wa Aji juga menghadapi kendala lain. Sumber tanah liat membuat gerabah berjarak 40 menit berkendara. Bersama rekan-rekannya sesama pembuat gerabah, mereka biasa menyewa kendaraan untuk mengambil tanah liat.
Wa Ana, pomanduno lainnya, menuturkan hal serupa. Anak perempuannya tidak lagi mengetahui cara pembuatan gerabah. Padahal, ia bertahan hidup dan membesarkan empat anak dari pembuatan gerabah. Gerabah ini dijual di pasar di Baubau atau memenuhi pesanan khusus. Namun, semakin hari, pembuat gerabah atau pomanduno ini semakin berkurang. Di Kelurahan Lipu, kini tersisa segelintir pomanduno. Herlin (28), pemuda Lipu dan penggerak kerajinan gerabah, menceritakan, kini hanya tersisa 10 pembuat gerabah. Dua orang di antaranya sakit-sakitan dan beristirahat beberapa waktu terakhir. Padahal, kata Herlin, saat ia kecil, wilayah ini adalah sentra pembuatan gerabah. Berbagai bentuk gerabah, dari kabubu, palama, nu’ua (periuk), kaecunu’a (dupa), hingga bulusa (tempat menyimpan beras), dihasilkan masyarakat. Saat ini, pembuat gerabah adalah para warga lansia tanpa generasi penerus. ”Selain tempat mengambil bahan baku tanah liat yang semakin jauh, hampir satu jam dari Lipu, pembuatan gerabah dianggap bukan pekerjaan yang baik. Ditambah lagi orang sekarang jarang pakai peralatan gerabah. (Yoga)
BABAK BARU EKOSISTEM EV
Pengembangan ekosistem kendaraan listrik menapaki jalan baru. Kemarin, Rabu (8/6), Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan industri baterai listrik terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah yang diklaim sebagai fasilitas terintegrasi hulu hingga hilir pertama di dunia. Kendati demikian, sejumlah kalangan menilai pemerintah perlu terobosan baru guna mengakselerasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) nasional. Masih banyak problem yang harus diatasi jika tak ingin pengembangan kendaraan listrik jalan di tempat. Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa investasi industri baterai listrik terintegrasi di Batang tersebut mencapai Rp142 triliun.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa perusahaan asal Korea Selatan, LG, sepakat untuk membangun industri baterai mobil listrik di Indonesia sejak 2020. Dia meramal investasi hilirisasi yang dilakukan LG akan memberikan nilai tambah kepada perekonomian Indonesia hingga US$5,18 miliar. Bahlil menjelaskan, dari 450 hektare lahan KITB yang dikembangkan di tahap pertama, seluruhnya telah diambil investor. Adapun saat ini, proyek KIT Batang tengah memasuki pembangunan tahap kedua dengan luas lahan 1.000 hektare.
Mari Memilah Right Issue Emiten BUMN yang Menarik
Enam perusahaan plat merah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menggelar rights issue di tahun ini. Emiten yang akan menggelar penerbitan saham baru ini yaitu PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).
Sejumlah emiten menggunakan rights issue sebagai jalan masuk penyertaan modal negara (PMN), seperti Bank BTN, Waskita, dan Adhi Karya. Waskita, setelah mendapat PMN, akan menggelar rights issue juga untuk publik dengan target Rp 1 triliun, sehingga total aksi korporasinya akan menurunkan porsi pemerintah. Emiten-emiten ini akan menggunakan dana segar dari right issue untuk memperkuat modal dan ekspansi.
Nilai Tambah Baterai Listrik US$ 5,18 Miliar
Investasi industri baterai listrik di Indonesia, akan segera terealisasi. Hilirisasi mineral ini juga diharapkan akan semakin memutar roda perekonomian dalam negeri.
Pada Rabu (8/6) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, meresmikan implementasi rencana tahap kedua baterai listrik terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT), Batang, Jawa Tengah. Sementara itu, Bahlil menjelaskan, total lahan yang akan digunakan dalam implementasi tahap kedua industri baterai listrik terintegrasi tersebut, mencapai 1.000 hektar (ha). Dari luas lahan tersebut, perusahaan asal Korea Selatan LG Energy Solution akan menempati lahan seluas 275 ha dengan nilai investasi US$ 9,8 miliar atau setara sekitar Rp 142 triliun. Ia menyebut, investasi hirilisasi oleh LG bakal memberikan nilai tambah sebesar US$ 5,18 miliar untuk Indonesia.
World Bank Pangkas Proyeksi Ekonomi RI
Bank Dunia (World Bank) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022. Lembaga ini memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 sebesar 5,1%, turun 0,1% poin dari sebelumnya 5,2%.
Dalam laporan bertajuk Global Economic Prospects edisi Juni 2022, World Bank menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini cukup stabil. Hal ini didorong oleh kondisi Covid-19 yang mulai membaik, serta ada berkah dari peningkatan harga komoditas global.
INDUSTRI BATERAI LISTRIK TERINTEGRASI
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Presiden LG Energy Solution Lee Bang Soo dan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Tae-sung, menghadiri peresmian tahapan pembangunan industri baterai listrik terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (8/6). Total nilai proyek tersebut mencapai US$9,8 miliar atau setara Rp142 triliun.
AKSI KORPORASI BUMN : TRANSFORMASI 2 BANK DILANJUTKAN
Kementerian Badan Usaha Milik Negara melanjutkan transformasi dua entitas bank yakni PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Kedua bank itu akan menggelar aksi korporasi jelang akhir tahun ini. Saat rapat dengan Komisi VI DPR pada Selasa (7/6), Kementerian BUMN akan menambah permodalan bagi Bank Tabungan Negara (BTN) guna meningkatkan rasio permodalan bank itu menjadi 19%. Skema penambahan modal dilakukan melalui penawaran saham terbatas (rights issue). Sebelumnya, Kementerian BUMN juga berencana menjadikan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai entitas pelat merah. BSI disiapkan untuk menggelar rights issue senilai Rp5 triliun yang waktunya akan dilakukan pada kuartal III atau kuartal IV tahun ini. Dengan permodalan yang kuat, baik BTN dan BSI nantinya akan menjadi entitas yang kuat untuk menopang perekonomian nasional. Di satu sisi, kementerian BUMN juga berencana melakukan integrasi unit usaha syariah (UUS) BTN ke dalam entitas BSI. Dengan demikian, seluruh layanan syariah perbankan milik pemerintah seluruhnya berada dalam naungan BSI.
Pengunjung Datang, Kinerja Emiten Hiburan Semringah
Kembalinya mobilitas masyarakat saat Covid melandai menggairahkan kembali sektor hiburan dan pariwisata. Kinerja pendapatan emiten bidang ini membaik di kuartal pertama 2022 lalu.
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) salah satunya, yang membukukan pendapatan usaha senilai Rp 152,34 miliar atau tumbuh 70,25% dari pendapatan Rp 89,48 miliar pada kuartal pertama tahun lalu. Ancol memang masih membukukan rugi, tetapi berhasil memangkas rugi sebanyak 35,11%, menjadi Rp 37,04 miliar.
Kemudian PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE), emiten yang mengoperasikan wahana liburan Jungleland Adventure Themepark juga mencetak perbaikan kinerja pendapatannya. JGLE meraih pendapatan Rp 30,72 miliar, naik 79,12% dibandingkan pendapatan pada kuartal pertama tahun 2021 lalu yang hanya Rp 17,15 miliar.
Emiten yang bergerak di sektor jasa rekreasi dan hiburan lainnya ada PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) yang menorehkan pendapatan bersih Rp 133,84 miliar atau melonjak 389,72% dari pendapatan pada periode yang sama tahu lalu Rp 27,33 miliar.
Sejalan dengan kenaikan pendapatan, emiten pengelola jaringan bioskop CGV ini juga berhasil menekan rugi bersih 39,36% dari Rp 83,34 miliar menjadi Rp 50,53 miliar.
Pertumbuhan Ekonomi 2022 Melambat
Perekonomian dunia harus membayar mahal akibat invasi Rusia ke Ukraina. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan melambat, sementara inflasi bakal lebih tinggi. Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), Rabu (8/6) menyebutkan, produk domestik bruto (PDB) global akan tumbuh 3 % pada 2022, turun tajam dari perkiraan pada Desember 2021 sebesar 4,5 %. (Yoga)









