Cari Tambahan Modal, MDLN Akan Jual Aset
PT. Modernland Realty Tbk (MDLN) optimistis bisa menjaga laju kinerja tahun ini. Katalis positif di harap datang dan berlanjutnya pemulihan ekonomi. Manajemen MDLN akan melanjutkan ekspansi usaha di tahun ini. Direktur Modernland Realty David Iman Santoso menyebut, MDLN berencana menjual aset yang bersifat non-operasional untuk membantu meningkatkan modal kerja. Selain itu, emiten ini akan mencari mitra strategis untuk pengembangan kawasan resiensialnya.
Industri Terpukul Kenaikan Harga BBM
Harga minyak mentah dunia yang terus naik membuat pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menaikkan harga jual. Pada awal Juli ini, sejumlah SPBU terpantau menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan kadar oktan (RON) 92. Jika semua SPBU menaikkan harga jual, tentu bakal memukul kalangan industri. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi), Adhi S. Lukman mengatakan, penggunaan BBM dalam industri mamin terbagi dalam dua fungsi, yakni bahan bakar untuk keperluan produksi di pabrik dan bahan bakar untuk keperluan distribusi dan penjualan. Keduanya tentu tidak bisa terpisahkan dalam rantai pasok industri mamin dari hulu hingga hilir. Adhi pun mengakui, kenaikan harga BBM non-subsidi memberatkan para pelaku industri mamin.
MCAS & PT POS Operasikan Mobil Listrik
Volta-MCAS Group dan PT POS Logistik Indonesia, anak perusahaan PT POS Indonesia (Persero) bekerjasama dalam mendorong penerapan kendaraan listrik di wilayah Jakarta. Berdasarkan keterbukaan informasi pada Jumat (1/7), kolaborasi tersebut mencakup pengoperasian motor listrik di lingkungan tempat wisata di wilayah ibu kota, seperti Kota Tua, dan lingkungan religi, seperti Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.
MyPertamina Efektif Cegah Penyimpanan Subsidi BBM
Aplikasi MyPertamina akan efektif cegah penyimpangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi beban subsidi dalam APBN. MyPertamina harus segera diimplementasikan karena kuota solar bersubsidi dan Pertalite tahun ini bakal habis pada September atau Oktober mendatang jika tidak ada langkah-langkah antisipasi. Di sisi lain, PT Pertamina (persero) harus mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) berupa verifikasi, dan penyelarasan data, sehingga data MyPertamina sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik pemerintah. Kecuali itu, pemerintah harus seegera mereivisi Peraturan Presiden No.191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM. Pertamina akan menggunakan platform MyPertamina agar penjualan BBM bersubsidi tepat sasaran. Untuk itu, PT Pertamina Patra Niaga, anak Perusahaan Pertamina , mulai 1 Juli ini melakukan pendataan terhadap pengguna BBM jenis solar bersubsidi dan Pertalite melalui laman subsiditepat.mypertamina.id. (Yetede)
Tri Putra Agro Terima Dividen Rp 150 Miliar
PT Tri Putra Agro Persada Tbk (TAPG) menerima dividen sebesar Rp 150 miliar dari ventura bersama PT Union Sampoerna Triputra Persada (USTP) dan entitas anaknya. USTP merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan dan pengolahan hasil minyak kelapa sawit yang sedang berkembang pesat. "Dividen tersebut diterima perusahaan pada 30 Juni 2022 USTP merupakan perusahaan ventura bersama dari perseroan yang sahamnya dimiliki TAPG sebanyak 50%," ujar Corporate Secretary Agro Joni Tjeng dalam keterbukaan informasi, Kamis (30/6). Ia mengatakan, PT Union Sampoerna Triputra Persada (Group) memiliki 6 perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah, dengan luasan sekitar 70.000 hektare. Perusahaan juga memiliki 4 pabrik pengolahan kelapa sawit. Direktur TPAG Budiarto Abadi menambahkan, perseroan juga berencana membangun satu pabrik palm kernel oil dengan biogas di Kalimantan Tengah dengan kapasitas 300 tph. (Yetede)
Grab dan OVO Hadirkan Layanan Drive-Thru ETP di Solo
Grab dan OVO meluncurkan layanan publik drive-thru Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) untuk tiga layanan pembayaran sekaligus bagi masyarakat Kota Surakarta (Solo), Jawa tengah, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Perumda Air Minum (PAM). Layanan itu dihadirkan dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui elektronifikasi infratsrtuktur pembayaran. Apalagi, hasil riset OVO diseluruh Indonesia menunjukkan, mayoritas masyarakat, sebanyak 73%, masih melaksanakan pembayaran pajak, baik PKB,PBB, dan PDAM dengan datang secara langsung ke loket terdekat. "Ini adalagi satu layanan Drive-Thru. Intinya untuk mempermudah warga melakukan transaksi perpajakan dan lain-lain terutama untuk notice pajak kendaraan bermotor serta membayar online PBB dan PDAM. Penambahan lokasi dan layanan masih akan kita bicarakan kedepannya," ujar Gibran, dalam pernyataannya, Kamis (30/6). (Yetede)
PPS Berakhir, Pemerintah Raup PPh Rp54,23 Trilliun
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, nilai harta bersih wajib (WP) yang diungkapkan melalui program pengungkapan sukarela (PPS) hingga batas akhir pelaporan, Kamis (30/6), mencapai Rp 532,43 triliun. Adapun jumlah pajak penghasilan (PPh) yang diraih DJP melalui PPS mencapai Rp54,23 triliun. Bila diperinci, harta yang sudah dideklarasikan di dalam negeri dan direpatriasikan mencapai Rp458,11 triliun, dan jumlah harta yang akan diinvestasikan ke instrumen surat berharga negara (SBN) Rp54,06 triliun, dan jumlah harta yang akan diinvestasikan ke instrumen surat berharga (SBN) Rp 20,24 triliun. "Untuk melayani kebutuhan informasi mengenai PPS, layanan live chat pajak.go.id hadir hingga pukul 21.00 WIB pada 30 Juni 2022," tulis @kring_pajak melalui akun Twitter. Sebagaimana diketahui, DJP tidak akan memberikan perpanjangan waktu pelaksaan PPS. Sebab, usai program ini berakhir, seluruh ketentuan untuk menindak WP yang tidak melapor harta akan diberlakukan, termasuk sanksi 200%. (Yetede)
Perhutani Investasi Rp423 Miliar untuk Delapan Proyek Strategis
Perum Perhutani melakukan investai sebesar Rp423,6 miliar untuk menjalankan delapan proyek stratgeis pada tahun ini. Proyek-proyek tersebut diantaranya sinergi industri kayu dengan perusahaan BUMN lain maupun swasta, ekstensifikasi dan rebranding bisnis wisata alam, pembangunan pabrik baru dan komersislisasi produk biomassa, serta pengembangan agroforestry tebu. Proyek-proyek strategsi itu adalah pertama, sinergi industri kayu dengan total investasi Rp11,6 miliar, baik bersama BUMN, seperti PT Berdikari Meubel, maupun pihak swasta. Kedua, ekstensifikasi dan rebranding wisata alam, total investasi Rp28,5 miliar dengan progres diantaranya telah dilakukan nota kesepahaman (MoU) dengan PT TCW pada 27 April 2022. Ketiga,pembangunan pabrik baru dan komersialisasi produk biomassa, total investasi Rp112,7 miliar dengan progres diantaranya Perhutani telah menandatangani kontrak jual beli biomassa serbuk kayu untuk confiring PLTU Pelabuhan Ratu dan PLTU Lembang. (Yetede)
Semester I, Emisi Obligasi Korporasi Melonjak 75%
Nilai emisi obligasi korporasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) melonjak 75,5% menjadi Rp 69,2 triliun pada semester I-2022 dibanding periode sama tahun lalu Rp39,43 triliun. Emisi surat utang tersebut berpotensi terus bertambah menjadi Rp120 triliun hingga akhir tahun lalu. Berdasarkan data BEI sebanyak 41 emiten menerbitkan obligasi dan sukuk pada Januari-Juni 2022 dengan nilai Rp69,2 triliun dari 28 emiten. Head of Fixed Income Research BNI Sekuritas Amir Dalimunthe menjelaskan, potensi penerbitan obligasi korporasi pada tahun ini masih cukup atraktif dan besar. Terlebih dengan adanya jatuh tempo obligasi sejumlah Rp137 triliun. Amir memperkirakan, emisi obligasi bisa mencapai Rp120 triliun hingga akhir tahun ini, naik 14,72% dari tahun lalu Rp104,6 triliun. "Jumlah ini bisa dibilang cukup variatif, dengan mempertimbangkan situasinya yang cukup volatile. Disisi lain, emitien yang memiliki rating AAA dan fundamental yang baik, masih belum membutuhkan belanja modal besar pada tahun ini, sehingga suplai obligasi agak terbatas," jelas dia. (Yetede)
Rusia Mulai Kirim Gandum dari Pelabuhan Ukraina
Rusia pada Kamis (30/6) mulai mengirim gandum dari wilayah penduduk Ukraina. Menurut laporan, sebanyak 7.000 ton biji-bijian sereal itu diangkut dengan sebuah kapal yang berlayar dari Pelabuhan Berdayansk di Ukraina. Pemerintah Ukraina sendiri selama berminggu-minggu telah menuding Rusia dan para sekutunya mencuri biji-bijian dari Ukraina selatan sehingga berkontribusi pada kekurangan pangan global, karena ekspor biji-bijian yang terhalang dari Pelabuhan Ukraina. "Sampai sekarang pengiriman telah diangkut melalui darat," demikian disampaikan otoritas Kyiv, yang dilansir AFP. Kapal-kapal laut hitam Rusia, lanjut ia, telah memastikan keamanan ribuan ton biji-bijian itu. Ia juga memastikan keamanan ranjau di pelabuhan Ukraina telah disingkirkan. Namun tidak ada penjelasan lebih lanjut dari Balitsky mengenai tujuan akhir kargo tersebut. Berdyansk adalah kota pelabuhan di pantai utara Laut Azow, di wilayah Zaporizhia, bagian tenggara Ukraina. (Yetede)









