;

Aktivitas Masyarakat Melesat, Impor BBM dan Gas Membludak

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Kontan (H)

Meningkatnya aktivitas masyarakat sejak awal tahun, seiring makin terkendalinya kasus pasien positif Covid-19 membuat permintaan atau konsumsi bahan bakar minyak (BBM) meningkat tajam. Tak ayal, ini membuat impor bahan bakar minyak Indonesia melonjak. Celakanya, saat permintaan BBM dalam negeri terus meningkat, harga minyak mentah dunia juga melenting akibat konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina. Kondisi ini diperburuk oleh penguatan kurs dollar Amerika Serikat terhadap mata uang lain. Ini pula yang membakar harga minyak mentah dunia. Rentetannya, harga produk BBM juga terkerek naik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, impor hasil minyak sepanjang Januari-Juli 2022 mencapai US$ 14,37 miliar, naik 97,71% dibandingkan periode sama tahun 2021. "Impor hasil minyak ini termasuk untuk bahan bakar motor, pesawat atau avtur, bahan bakar diesel, dan lain-lain untuk tujuh bulan pertama tahun ini," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto, Senin (15/8). Selain itu, impor gas dalam tujuh bulan pertama tahun ini US$ 3,12 miliar, naik 49,6% yoy. Secara volume tercatat 3,90 juta ton atau naik 4,92% yoy.

Rencana Kenaikan Harga Pertalite Cemaskan Pasar

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Kontan (H)

Sinyal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) semakin kuat. Pemerintah berancang-ancang menaikkan harga Pertalite untuk mengurangi beban subsidi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).Namun, sejumlah kalangan keberatan dan mencemaskan efek rencana tersebut. Pertimbangannya, kenaikan harga BBM akan membuat inflasi Indonesia makin tak terkendali dan menekan ekonomi. Sejumlah pelaku pasar saham juga keberatan dengan rencana ini. Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Desy Israhyanti menilai, kenaikan BBM antara lain akan membebani biaya operasi perusahaan. Daya beli masyarakat juga akan melemah sehingga permintaan terhadap barang dan jasa berpotensi turun."Kondisi ini pada akhirnya akan menekan margin perusahaan. Pelaku pasar juga akan melihat profitabilitas perusahaan yang jadi tempat investasinya," kata Desy, kemarin. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menghitung, bila benar ada peningkatan harga Pertalite menjadi Rp 10.000 per liter, akan ada kenaikan inflasi sebesar 0,93%. Peningkatan inflasi ini berpotensi membuat pertumbuhan ekonomi melambat, terutama konsumsi rumah tangga. Josua khawatir, harapan pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 5,2% secara tahunan tak akan terwujud. Catatan Josua, jika harus menaikkan harga Pertalite, pemerintah perlu mengimbangi dengan memberi bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat. Para pelaku bisnis juga berharap kenaikan BBM tak dilakukan. Apalagi, kinerja bisnis baru mulai pulih dari dampak pandemi Covid-19. Andrianto Putera Tirtawisata, Direktur Utama PT Weha Transportasi Tbk (WEHA), mengatakan, jika ada kenaikan BBM, WEHA perlu melakukan penyesuaian harga atau tarif layanan agar tak merugi. 

KLIN Ekspor Pel ke Amerika

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Kontan

Produsen alat kebersihan, PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN) resmi merambah pasar ekspor. Terbaru, perusahaan telah mengirimkan 100.000 pieces (pcs) mop head (alat pel) refil ke Amerika Serikat (AS). Direktur Utama KLIN Anggun Supanji menuturkan ekspor ini merupakan awal dari realisasi kontrak kerja jangka panjang di Negeri Paman Sam itu. Selain itu, Klinko telah mengantongi dua pesanan lain yang sedang disiapkan untuk total pesan 100.000 pcs mop head refil

Aramco Tambah Pasokan, Minyak Turun 5%

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Kontan

Harga minyak kembali merosot pada Senin (15/8). Pernyataan Aramco yang akan meningkatkan produksi membuat harga minyak turun 5,69% kemarin. Harga minyak WTI kontrak pengiriman September 2022 menurun 5,69% menjadi US$ 86,85 per barel kemarin per pukul 20.00 WIB. Ini sejalan dengan pernyataan CEO Saudi Aramco, Amin H. Nasser, pada Minggu (14/8), yang menyatakan siap memompa minyak dengan kapasitas penuh 12 juta bph.

Koperasi Bermasalah, Rp 26 T Musnah

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Kontan

Kesabaran anggota koperasi simpan pinjam (KSP) yang saat ini berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kerap diuji. Sebab, pembayaran bertahap sesuai hasil homologasi sering tak dipenuhi. Saat ini ada delapan KSP yang berada dalam pantauan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) karena mengalami gagal bayar dan berstatus PKPU. Dua di antaranya, KSP Indosurya dan KSP Intidana sudah memiliki putusan pailit. Kemkop-UKM menyebut kerugian yang dialami anggota dari delapan KSP tersebut sekitar Rp 26 triliun. Catatan KONTAN, kerugian terbesar dialami anggota KSP Indosurya yang nilainya mencapai Rp 15,9 triliun.

TITIK BALIK PEMULIHAN EKONOMI

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Bisnis Indonesia (H)

Di tengah masih beratnya beban ekonomi akibat ketidakpastian global, sinergisitas antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong laju ekonomi makin solid, sehingga mampu membangkitkan optimisme pada tahun ketiga pandemi Covid-19. Sejumlah indikator ekonomi pun berhasil mencatatkan kinerja yang ciamik pada paruh pertama tahun ini. Realisasi pertumbuhan ekonomi 5,44% pada kuartal II/2022, pertumbuhan investasi hingga 32%, serta kinerja manufaktur yang tetap ekspansif menguatkan optimisme tersebut. Catatan positif itu tak terlepas dari efektifnya strategi ‘rem dan gas’ yang diterapkan pemerintah dalam mengelola mobilitas masyarakat. Intervensi fiskal melalui beragam program bantalan sosial pun terbukti memberikan keseimbangan dari sisi penawaran dan permintaan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ekonomi global dewasa ini sejatinya masih cukup tersandera oleh krisis energi dan pangan akibat invasi Rusia ke Ukraina, sehingga mengatrol indeks harga konsumen (IHK). Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis kontribusi industri manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi nasional (produk domestik bruto/PDB) bisa di atas level 5% pada kuartal III/2022. Menurutnya, aktivitas manufaktur yang menggeliat mampu mendorong laju ekonomi lebih kencang. Selain memacu kinerja ekspor, kondisi ini juga meningkatkan daya beli masyarakat seiring dengan adanya normalisasi penghasilan.


Tiongkok dan Taiwan Meradang, TPT Siap Raih Peluang

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Belum hilang dalam ingatan atas dampak krisis energi China pada 2021 yang dilanjutkan dengan pergolakan per­da­gang­an akibat invasi Rusia ke Ukraina, per­eko­no­­mi­an dunia kembali di­buat bersiaga dengan ke­te­gangan antara Taiwan dan Chi­na. Reaksi pemerintah Ne­ge­ri Tirai Bambu dengan me­nem­bak­kan sejumlah peluru kendali ke wilayah perairan Taiwan se­baiknya ditangkap sebagai sinyal bahwa Tiongkok tidak me­man­dang kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat yang merupakan musabab ke­te­gangan ini sebagai hal yang biasa. Dan, sudah ba­rang tentu bahwa apapun yang terjadi di negara dengan in­dus­tri terbesar di dunia se­ka­li­gus perekonomian ter­be­sar di Asia akan mem­be­ri­kan dampak serius ke negara lain, tak terkecuali Indonesia. Mengutip dari laman portal daring Bisnis Indonesia, Menteri Perindustrian telah me­nyiap­kan sejumlah persiap­an untuk menghadapi dam­pak tersebut. Pemerintah me­nya­takan akan mempercepat pro­ses investasi di kawasan in­dustri. Selain itu, calon pe­nge­lola kawasan industri akan mendapatkan pendamping­an, serta mendapatkan fa­si­li­tas nonfiskal seperti pe­ngamanan sebagaimana objek vital nasional dan objek tertentu. Mari kita mengambil contoh industri tekstil dan produk tekstil (TPT) yang telah eksis di Tanah Air sejak dekade 1970-an dan mencapai masa kejayaannya pada 1990-an. Sempat dicap sebagai sunset industry saat krisis ekonomi Asia 1998, industri ini justru membuktikan daya tahan yang cukup mengesankan hingga saat ini. Industri ini tumbuh 12,45% pada kuartal pertama 2022 berkat topangan konsumsi dalam negeri. Dari sisi ekspor, hingga paruh kedua 2022, TPT mencatatkan surplus neraca perdagangan lebih dari US$4 miliar.

PROSPEK PDB 2022 : EKONOMI CAPAI LEVEL PRAPANDEMI

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini diprediksi makin solid seiring dengan terkendalinya penanganan pandemi Covid-19 dan terjaganya tingkat konsumsi masyarakat sepanjang tahun berjalan 2022. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2022 tumbuh hingga 5,44% (year-on-year/YoY). Konsumsi rumah tangga sebagai tulang punggung produk domestik bruto (PDB) pun mampu mencatatkan pertumbuhan hingga 5,51% (YoY).Data tersebut mengindikasikan bahwa konsumsi masyarakat masih cukup kuat kendati dihadapkan pada risiko lesatan inflasi yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina sejak akhir Februari lalu sehingga menyebabkan krisis pangan dan energi. Berpijak pada data ter sebut, sejumlah ekonom memprediksi pertumbuhan ekonomi pada tahun ini berpotensi mencapai level pra pandemi. Sekadar informasi, pada 2019 silam realisasi pertumbuhan ekonomi berada pada level 5,02% (YoY). Chief Economist Citibank Indonesia Helmi Arman mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun diproyeksi berada pada level 5,2% yang didorong oleh tiga sektor, yaitu konsumsi rumah tangga, ekspor, dan investasi. Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas mengestimasi, PDB pada periode Juli—September tahun ini mampu tumbuh hingga 5,6% (YoY) seiring dengan efektifnya strategi ‘rem dan gas’ pemerintah dalam mengelola mobilitas masyarakat.

ANGKATAN KERJA : RACIK STRATEGI SIAPKAN SDM IKN

Hairul Rizal 16 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Penyiapan sumber daya manusia lokal di Kalimantan Timur menjadi perhatian khusus sejumlah kalangan sejalan dengan rencana pemindahan ibu kota negara ke Nusantara yang terletak di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan jumlah angkatan kerja di Benua Etam mencapai 1,91 juta orang yang sebagian besar merupakan lulusan sekolah dasar atau lebih rendah yang mencapai 27,66%. Angka ini disusul oleh lulusan sekolah menengah atas, baik SMA maupun SMK dengan porsi sebesar 25,31%. Kondisi ini menunjukkan sebagian besar angkatan kerja di Kalimantan Timur merupakan tenaga terampil. Untuk dapat masuk ke lapangan kerja, tenaga terampil ini memerlukan sertifikasi guna membuktikan kualitas dari keterampilan yang dimiliki. Saat ini, pekerja bersertifikat di Kalimantan Timur jumlahnya masih minim untuk dapat memenuhi kebutuhan pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara. Sebagai contoh, data dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) mencatat baru terdapat 35.000 pekerja bersertifikat keahlian atau keterampilan dari total 100.000 pekerja konstruksi di Kalimantan Timur. 

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) memberikan peluang lebih besar bagi keterlibatan warga Kaltim dalam proyek IKN dan Kilang Balikpapan. Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Timur (Kaltim) M Slamet Brotosiswoyo menyatakan telah mengantisipasi penyediaan SDM yang dibutuhkan dalam proyek pembangunan IKN sejak beberapa tahun sebelumnya. Sebagai lembaga yang masuk dalam kerja sama tripartit, Apindo Kaltim berupaya mendirikan LSP Konstruksi di Benua Etam guna menyediakan SDM lokal yang berkualitas, khususnya dalam menangkap peluang pembangunan di IKN.

Presiden: Semua Hasil Kerja Bersama

Yoga 16 Aug 2022 Kompas (H)

77 tahun kemerdekaan RI merupakan perjalanan tak mudah. Pandemi Covid-19 dan perang Ukraina-Rusia menyebabkan krisis pangan, energi, dan likuiditas. Meski demikian, lewat kerja bersama rakyat dan pemimpin bangsa sebelumnya, Presiden Jokowi  dalam wawancara khusus dengan Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra, di ruang Veranda Istana Merdeka, Minggu (14/8) merasakan kelangsungan membangun hingga saat ini. Arah pembangunan kita sekarang bukan jawasentris, melainkan indonesiasentris. Membangun dari pinggiran, membangun dari desa.

Infrastruktur di pinggiran, airport di Pulau Miangas. Pembangunan pos lintas batas negara di Skouw, di Sota Merauke, Motaain, kemudian di Aruk, Nanga Badau, di perbatasan Malaysia, dan masih banyak lainnya. Betul-betul ada perubahan, kelihatan jalan-jalannya, infrastruktur kecil-kecil, jembatan-jembatan, dan embung. Dengan gelontoran dana selama enam tahun ke desa dan mencapai Rp 468 triliun, menghasilkan jalan 227.000 km dan 4.500 embung. Dana desa tak hanya membangun jalan dan irigasi saja, tetapi juga pasar desa, BUMDes, dan air bersih di desa. Air bersih, 1,2 juta km sambungan, dan posyandu terbangun 38.000. Sumur 59.000 unit dan 56.000 PAUD.

Artinya, pemerataan pembangunan atau keadilan sosial yang dinanti masyarakat berjalan cepat ke tujuan, fokus sehingga tepat sasaran. Dampak dari 4.500 embung dan 1,1 juta hektar irigasi muncul swasembada pangan. International Rice Research Institute (IRRI) memberi sertifikat Indonesia punya ketahanan pangan yang baik. Indonesia swasembada pangan sejak 2019. Selama tiga tahun berturut-turut, produksi beras 31,3 juta ton. Jagung dulu, kita impor 3,5 juta ton per tahun. Tahun ini hanya impor 800.000 ton. (Yoga)


Pilihan Editor