;

BMKG Identifikasi Bibit Siklon 98S, Waspada Hujan Lebat di Bengkulu dan Lampung

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Tempo

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi Bibit Siklon Tropis 98S yang terpantau berada di Samudra Hindia barat Bengkulu. Berdasarkan analisis data BMKG Rabu malam, 5 Maret 2025, pukul 19.00 WIB, pusat sirkulasi sistem ini terletak pada koordinat 5.9°LS dan 92.1°BT dengan kecepatan angin maksimum 15 knot atau 28 km/jam serta tekanan minimum 1006 hPa.

BMKG menyebutkan bahwa potensi Bibit Siklon Tropis 98S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan masih rendah. Namun, dalam 48 hingga 72 jam ke depan, peluang meningkat menjadi sedang hingga tinggi. "Bibit Siklon Tropis 98S bergerak ke arah barat-barat daya menjauhi wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam keterangan tertulis. (Yetede)


Banjir di Jakarta dan Sekitarnya yang Dipicu Perubahan Iklim

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Tempo

Perubahan iklim telah menyebabkan pergeseran pola musim hujan dan kemarau di Indonesia. Bahaya cuaca ekstrem meningkat. Hujan deras yang memicu bencana banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya awal pekan ini membuktikan kekhawatiran Erma Yulihastin. Setahun lalu, dalam orasi pengukuhan dirinya sebagai profesor riset bidang klimatologi dan perubahan iklim BRIN, Erma menegaskan bahwa kenaikan suhu bumi yang sekarang melampaui 1,6 derajat Celsius, di atas level masa pra-Revolusi Industri, telah meningkatkan intensitas dan keparahan cuaca ekstrem di Indonesia. Rabu lalu, dalam siaran langsung di akun Instagram miliknya, Erma mengingatkan bahwa pola musim hujan dan kemarau, kini berubah. "Ada pergeseran, durasi maupun sifatnya,” ujar Erma, Rabu, 5 Maret 2025

Erma mengatakan pengkajian terhadap indikasi terjadinya perubahan hujan diurnal atau berulang secara harian menjadi kunci penting untuk memahami pola cuaca ekstrem selama dekade terakhir di Indonesia. Pada dasarnya, pola hujan diurnal di Tanah Air mengikuti pola umum hujan di darat yang dipengaruhi oleh angin darat-laut dan gelombang gravitasi, sehingga fase kejadian hujan adalah sore hari di atas darat dan pagi hari di atas laut. Dia menilai peningkatan curah hujan sejak dasarian ketiga atau sepuluh hari terakhir Februari mencerminkan dinamika musim yang makin tidak teratur akibat perubahan iklim. Selama ini, Januari sering disebut sebagai masa puncak musim hujan. "Hal itu kurang relevan dengan kondisi perubahan iklim yang terjadi saat ini,” kata Erma. (Yetede)


Perkuat Cadangan Pangan

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Investor Daily (H)

Harga pangan dari kelompok hortikultura, seperti aneka cabai dan bawang merah, berpotensi naik apabila cuaca ekstrem berupa intensitas hujan tinggi terus terjadi hingga menimbulkan banjir dan tanah longsor. Ditambah lagi, pada Ramadan-Lebaran, biasanya terjadi peningkatan permintaan kebutuhan oleh masyarakat. Karenanya, pemerintah harus memperkuat ketersediaan cadangan pangan dan menjaga agar harga tidak melonjak terlalu tajam. Harga pangan, seperti beras, saat ini relatif stabil, karena adanya panen raya. Sementara pangan kelompok hortikultura memiliki karakteristik tumbuh di dataran tinggi, relatif mudah terserang organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama penyakit, mudah rusak, dan lainnya. Dengan intensitas hujan tinggi, makin memperparah kondisi yang dihadapi pangan jenis tersebut. Dampaknya, ketika terjadi cuaca ekstrem, harga pangan dari kelompok hortikultura bisa makin terkerek.

Mengutip data BMKG, berdasar analisis peringatan dini cuaca ekstrem, tren puncak hujan terjadi pada dasarian ke-2 Maret 2024. Puncaknya di 10 hari ke 2, mulai tanggal 11-20 Maret. Curah hujan tertinggi mencapai 300 mm dalam 10 hari. Nailul, Rabu (05/03/2025) mengatakan, situasi itu akan menaikkan biaya transportasi yang diturunkan ke harga barang. Ketersediaan barang di beberapa daerah akan terganggu. Dengan pasokan terbatas (karena gagal panendan barang susah didapat) serta biaya transportasi meningkat maka harga kebutuhan pokok akan meningkat. Maka, penting bagi pemerintah segera menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakatyang terdampak agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Pemerintah juga harus sedia stok dengan jumlah yang cukup. Beras di kantong-kantong Perum Bulog harus diperbanyak jelang Lebaran agar masyarakat bisa mendistribusikan pendapatannya di beberapa hari," papar dia. Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardian, mengatakan momentum Puasa seperti saat ini, permintaan pangan biasanya naik 20-30%. "Suplai tentu harus benar-benar dijaga. Kalau suplai terlalu ketat, harga bisa meningkat," katanya. Dalam rangka mengamankan ketersediaan dan harga pangan saat cuaca ekstrem, pemerintah perlu melakukan langkah komprehensif. (Yetede)

Trump Tetap Melaju dengan Agenda-agendanya untuk Memenuhi janji-janji kampanyenya

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Investor Daily (H)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, berjanji untuk melanjutkan janji-janji kampanyenya guna mengubah orientasi ekonomi, imigrasi, dan kebijakan luarnegeri negara secara cepat dan tanpa henti. Ia mengutarakan itu dalam pidato kenegaraan tahunan di hadapan Kongres AS di Washington pada Selasa (04/03/2025) waktu setempat. Pidato Trump berlangsung selama 99 menit berisi penuh tentang rencana-rencana kebijakan yang dijanjikan selama kampanye pilpres dan langsung dijalankan selama minggu-minggu pertama setelahkembali menjabat. Ia berjanji untuk terus memberikan perubahan besar untuk menyelamatkan negara dari apa yang ia gambarkan sebagai kehancuran dan kesalahan yang ditinggalkan oleh pendahulunya.

“Amerika menginginkan perubahan, tetapi ada cara yang bertanggung jawab untuk membuat perubahan dan cara yang sembrono, dan kita dapat membuat perubahan itu tanpa melupakan siapa kita sebagai sebuah negara dan sebagai sebuah demokrasi," tutur Trump, seperti dikutip AP. Di awal-awal masa jabatan keduanya sekarang, Trump telah memulai misi untuk membubarkan sebagian pemerintah federal, membangun kembali hubungan dengan sekutu-sekutu AS, dan mengenakan tarif yang telah memicu perang dagang Amerika Utara. “Itu hanyalah tindakan yang cepat dan tanpa henti. Orang-orang memilih saya untuk melakukan tugas itu dan saya melakukannya," kata Trump tentang minggu-minggu awal masa jabatannya. (Yetede)

Saham Konsumer Ritel Kian Atraktif Dengan Peluang Cuan Hingga 65 %

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Investor Daily (H)

Ramadan menjadi momentum terbaik bagi emiten konsumer (consumer goods) dan ritel modern untuk memacu penjualan dan menanggok untung lebih, mengingat daya beli masyarakat biasanya lebih meningkat dibanding bulan biasanya. Langkah perusahaan konsumer ritel yang gencar meningkatkan promosi untuk mengoptimalkan perolehan keuntungan, akan membawa saham-sahamnya kian atraktif dengan peluang cuan hingga 65%. “Di tengah kekhawatiran melemahnya permintaan selama musim Idul Fitri, kami tetap meyakini emiten konsumer ritel akan mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang solid. Meski, persaingan akan ketat dan volatilitas dariharga komoditas dapat menimbulkan tantangan terhadap margin emiten," kata Analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto dan Sabela Nur Amalina dalam risetnya yang dipublikasi Rabu (5/3/2025).

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyematkan rekomendasi buy untuk empat saham ritel modern, yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan target harga Rp 2.000, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) di target harga Rp 1.250, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dengan target harga Rp 1.100 dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) dengan target harga Rp 540. Di sektor konsumer, sekuritas tersebut memberi rekomendasi buy untuk lima saham, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dengan target harga Rp 14.000, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) di target harga Rp 8.800, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan target harga Rp 1.800, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dengan target harga Rp 3.050, dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dengan target harga Rp 640, serta hold saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) di target harga Rp 1.500. (Yetede)

Perbaikan Smelter Manyar, PT Freeport Indonesia, Rampung Juni

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Investor Daily (H)

PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan percepatan perbaikan fasilitas Common Gas Cleaning (CGC) Plant Smelter Manyar, dengan mendatangkan perlengkapan dan komponen kritikal secara bertahap menggunakan pesawat kargo Antonov AN-124 danBoeing 747 ke Surabaya, yang selanjutnya menempu jalan darat ke Gresik, Jatim. “Kami berupaya semaksimal mungkin agar proses recovery berjalan efektif dan efisien agar smelter secepatnya kembali berproduksi. Pemilihan pesawat kargo karena waktu tempuh dari luar negeri hanya 35 jam, jauh lebih cepat dari kapal laut yang memakan waktu 60 hari,” kata Presdir PTFI, Tony Wenas, di Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Durasi perbaikan smelter ditargetkan rampung pada Juni mendatang. Rencanakerja sudah disampaikan ke pemerintah dan menjadi dasar pemberian izin ekspor konsentrat tembaga. Pabrik asam sulfat di Smelter Manyar mengalami insiden kebakaran pada Oktober 2024, sebulan setelah diresmikan oleh Presiden Indonesia ke-7 Jokowi. Kebakaran itu masuk dalam kategori kahar sehingga pemerintah memberi kesempatan ekspor. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan akan ada sanksi bagi PTFI bila perbaikan pabrik asam sulfat tidak rampung pada Juni mendatang, berupa pungutan pajak ekspor maksimal. (Yetede)

Celah Penggelapan Barang Bukti Berupa Uang di Kejaksaan

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Tempo

Praktik penggelapan barang bukti di kejaksaan bukan fenomena baru. Celah penggelapan sudah terbuka sejak penyitaan barang bukti. Barang bukti yang disita sering kali tidak terdokumentasi dengan baik. Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta mengungkap dugaan penggelapan barang bukti dalam perkara investasi bodong robot trading Fahrenheit yang melibatkan seorang jaksa dan dua pengacara. “Total uang barang bukti yang ditilap sebesar Rp 38,2 miliar,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jakarta Syahron Hasibuan, Selasa, 4 Maret 2025.

Tiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Jaksa yang menjadi tersangka itu adalah Azam Akhmad Akhsya. Dia saat ini menjabat Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Landak, Kalimantan Barat. Sebelumnya, Azam bertugas di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat sebagai Kepala Subseksi Barang Bukti. Adapun dalam perkara investasi bodong robot trading Fahrenheit, Azam bertindak sebagai jaksa penuntut umum. (Yetede)


Operator SPBU diduga Terlibat dalam Kasus Penimbunan BBM di Karawang

Yuniati Turjandini 06 Mar 2025 Tempo

Bareskrim menduga operator SPBU berperan sebagai pihak yang memberi barcode kepada tersangka penyelundupan BBM di Karawang. Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri mengungkap skema penimbunan BBM jenis solar dengan modus penggunaan kode batang atau barcode berbeda, yang terjadi di Karawang, Jabar. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan barcode berbeda agar bisa membeli solar secara berkali-kali. “Hasil pembelian solar subsidi kemudian dikumpulkan, lalu dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi dari harga subsidi,” kata Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Nunung Syaifuddin, dalam konferensi pers, di aula Awaloedin Djamin Gedung Bareskrim Polri, Kamis, 6 Maret 2025.

Kepolisian telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah LA, HB, S, AS, dan E. Nunung mengatakan para tersangka memiliki perannya masing masing. Nunung menyatakan, tersangka E berperan membeli solar dari SPBU dengan menggunakan motor. Ia membeli solar secara berulang-ulang menggunakan barcode yang berbeda. Setelah membeli BBM secara ilegal, E membawa barang tersebut ke pangkalan miliknya. Selain bertugas membeli BBM, E juga berperan menjual solar kepada pembeli dengan harga nonsubsidi. (Yetede)


BUMN Karya Lakukan Manuver Ekstra Hadapi Tantangan

Hairul Rizal 06 Mar 2025 Bisnis Indonesia (H)

Kinerja BUMN karya sektor konstruksi mengalami penurunan signifikan, baik dari sisi keuangan, kontrak baru, maupun posisi utang. Hal ini mengarah pada penyempitan ruang ekspansi korporasi pelat merah di sektor konstruksi. Meskipun demikian, beberapa perusahaan BUMN karya, seperti PT Adhi Karya (ADHI), PT Brantas Abipraya, dan PT Waskita Karya (WSKT), berusaha mencari strategi untuk memperbaiki kinerja mereka. ADHI misalnya, menggeser strategi dan berharap mendapatkan suntikan dana segar dan partisipasi modal negara. Sementara itu, WSKT berencana melepas aset non-bisnis utama untuk memperkuat modal dan menyelesaikan kewajiban.

Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang berdampak pada penurunan anggaran untuk infrastruktur, turut mengurangi peluang bisnis BUMN karya. Untuk mengantisipasi penurunan pasar, beberapa emiten BUMN karya juga melakukan divestasi aset dan merestrukturisasi perusahaan. Menteri BUMN, Erick Thohir, mengungkapkan kemungkinan merger BUMN karya untuk mencapai efisiensi lebih baik, yang dapat mengurangi jumlah perusahaan konstruksi pelat merah dari tujuh menjadi tiga, bahkan satu.

Secara keseluruhan, meskipun tantangan berat dihadapi BUMN karya, upaya perbaikan dan efisiensi terus dilakukan untuk mempertahankan kinerja dan memperkuat posisi perusahaan di pasar konstruksi.


Deflasi Februari 2025: Peluang atau Ancaman?

Hairul Rizal 06 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Deflasi tahunan sebesar 0,09% pada Februari 2025, yang tercatat sebagai titik terendah sejak tahun 2000, mencerminkan situasi ekonomi yang penuh dilema. Di satu sisi, deflasi memberikan manfaat bagi masyarakat dengan meningkatkan daya beli dan mengurangi biaya hidup. Namun, penurunan harga juga mencerminkan lemahnya aktivitas ekonomi yang perlu diwaspadai. Meskipun terjadi deflasi, inflasi inti justru mengalami kenaikan, yang menunjukkan adanya tekanan harga di sektor tertentu, meskipun harga secara keseluruhan menurun.

Penyebab utama deflasi adalah penurunan harga pada sektor perumahan, listrik, dan bahan makanan, yang dipengaruhi oleh kebijakan subsidi dan pengendalian stok pangan. Namun, ketimpangan antara konsumsi rumah tangga yang terus meningkat dan sektor pertanian yang tidak mampu mengejar permintaan menjadi tantangan. Bank Indonesia (BI) menghadapi dilema dalam kebijakan moneter karena inflasi rendah memberi ruang untuk menurunkan suku bunga, tetapi defisit neraca transaksi berjalan dan ketidakpastian pasar global dapat meningkatkan risiko arus modal keluar.

Sektor perbankan juga memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan pembiayaan untuk sektor riil, terutama bagi UKM dan sektor korporasi terpilih. Bank seperti CIMB Niaga terus memperkuat akses pembiayaan dan layanan digital untuk mendukung pemulihan ekonomi. Meskipun deflasi tercatat pada Februari, diperkirakan inflasi akan kembali naik pada Maret 2025, terutama karena faktor musiman. Hal ini mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi masih memerlukan waktu dan dukungan kebijakan yang lebih kuat.

Secara keseluruhan, meskipun deflasi dapat memberikan manfaat dalam jangka pendek, ketidakpastian dan lemahnya kegiatan ekonomi menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih adaptif dan kolaborasi antara BI, pemerintah, dan sektor perbankan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pemulihan jangka panjang.


Pilihan Editor