Saham Perbankan: Sulit Prediksi Titik Terendahnya
Saham perbankan big caps seperti Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Negara Indonesia (BBNI) mengalami penguatan di awal pekan setelah sebelumnya anjlok tajam. Riset JP Morgan, yang meningkatkan peringkat saham bank besar, membawa sentimen positif ke pasar.
Namun, Analis JP Morgan, Harsh Wardhan Modi, menilai bahwa meskipun ada peluang rebound secara teknikal dalam jangka pendek, masalah likuiditas masih menjadi tantangan utama. Kualitas aset perbankan akan bergantung pada peningkatan aliran dana ke deposito. Modi memperingatkan bahwa pergerakan harga saham bank bisa tetap terbatas dalam beberapa kuartal ke depan.
Sejak awal 2025, saham BMRI turun 16,24%, BBRI 12,83%, BBCA 11,11%, dan BBNI 7,19%. Ekky Topan, Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, menilai bahwa saham bank sudah berada di level rendah secara valuasi, tetapi masih sulit menentukan titik terendahnya. Ia melihat koreksi harga saham ini berlebihan dibandingkan dengan kinerja fundamental bank.
Sementara itu, Maximilianus Nico Demus, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, menyarankan investor untuk membeli saham bank secara bertahap dan memperhatikan momentum yang tepat. Menurutnya, fundamental bank tetap kuat, dan aksi buyback serta pembagian dividen bisa menjadi katalis positif.
Sebagai langkah strategis, Nico menurunkan target harga saham bank besar, dengan BMRI dipatok di Rp 7.000, BBRI Rp 5.050, BBNI Rp 5.800, dan BBCA Rp 11.650. Ekky juga merekomendasikan beli bertahap dengan target harga lebih rendah, seperti BBRI di Rp 4.500-Rp 4.600 dan BMRI di Rp 6.000.
Meski ada peluang pemulihan saham bank, investor tetap perlu berhati-hati terhadap volatilitas dan perkembangan likuiditas perbankan dalam beberapa bulan ke depan.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023