Ekonomi Indonesia Tetap Ekspansi
JAKARTA, ID – Meski digempur inflasi tinggi, lonjakan suku bunga, dan kontraksi ekonomi global, Indonesia tetap dalam jalur ekspansi. Investasi langsung meningkat tajam dalam tiga kuartal terakhir dan dana investasi portofolio asing terus mengalir. Pembelian bersih asing di bursa saham di Indonesia melesat di atas Rp 70 triliun. Selain itu, fungsi intermediasi mulai pulih dengan pertumbuhan kredit perbankan kembali ke zona double digit. Meskipun demikian, sejumlah upaya ekstra (extra efforts) harus dilakukan agar momentum ekspansi itu tidak cepat berlalu. Upaya itu adalah pendalaman pasar keuangan, menjamin kepastian berusaha melalui kebijakan sektoral dan struktural, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan berbagai kondisi ekonomi, termasuk inflasi. Bahkan, bila perlu, stimulus ekonomi yang bersifat produktif tetap diberikan. Ini semua perlu dilakukan mengingat gempuran hiperinflasi masih ada dan ekonomi dunia masih dalam tren melemah. (Yetede)
Vale Indonesia Garap Proyek Jumbo Rp 127 Triliun
JAKARTA, ID – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tengah menggarap tiga proyek besar senilai total US$ 8,6 miliar atau setara Rp 127,54 triliun. Ketiga proyek tersebut adalah smelter nikel Bahodopi di Sulawesi Tengah senilai US$ 2,3 miliar, smelter nikel Sorowako Limonite di Sulawesi Selatan senilai US$ 1,8 miliar, dan smelter Pomalaa di Sulawesi Tenggara sebesar US$ 4,5 miliar. Manajemen Vale Indonesia dalam materi paparan publik yang dikutip Minggu (11/9/2022) mengungkapkan, smelter nikel Bahodopi akan menghasilkan 73 ribu ton nikel dalam FeNi. Proyek yang diperkirakan menghabiskan investasi US$ 2,3 miliar tersebut untuk fasilitas pengolahan nikel Reduction Kiln-Electric Furnace (RKEF) dan tambang. Pengerjaan proyek berlangsung pada 2022- 2025. Di proyek Bahodopi, perseroan akan bekerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok Taiyuan Iron & Steel (Group) Co Ltd (Tisco) dan Shandong Xinhai Technology Co Ltd (Xinhai). “Tahun ini menjadi tahun yang bersejarah, dan menjadi fase yang penting antara perseroan, Xinhai, dan Tisco, dengan disepakatinya penandatanganan perjanjian investasi Blok Bahodopi. Pekerjaan di lapangan bisa dipercepat dan diharapkan segera rampung pada tahun 2025 sesuai dengan kontrak karya,” kata Direktur Utama Vale Indonesia Febriany Eddy dalam acara penandatanganan kerja sama dan investasi untuk proyek Blok Bahodopi di Jakarta, pekan lalu. (Yetede)
Agustus, Kredit Konsumer BNI Melesat 12,6%
JAKARTA, ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang membaik di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi global. Hal ini tercermin dari kinerja kredit konsumer BNI per Agustus 2022 yang meningkat 12,6% secara year on year (yoy). Per Agustus 2022 kredit konsumer BNI tumbuh sekitar 12,6% (yoy). Kinerja KPR (kredit pemilikan rumah) BNI tumbuh di kisaran 6,9% (yoy),” kata Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies kepada Investor Daily, akhir pekan lalu. Corina mengungkapkan bahwa tren permintaan KPR akan terus ada, mengingat backlog yang masih tinggi. Saat ini suku bunga global semakin tinggi yang mulai diikuti oleh Bank Indonesia (BI) dengan menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin (bps) menjadi 3,75%. Selain itu, inflasi yang merangkak naik juga akan memengaruhi bisnis KPR. “Industri KPR diproyeksikan tetap tumbuh namun cenderung stagnan, dengan kenaikan inflasi yang berdampak terhadap menurunnya kemampuan beli masyarakat, termasuk di sektor properti,” tutur Corina. (Yetede)
SMRC: Pemilih Anis, Ganjar, dan Pranowo, Tak Tahu BBM di Subsidi
JAKARTA, ID - Survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan mayoritas masyarakat tidak mengetahui harga bahan bakar minyak (BBM) disubsidi pemerintah. Selaras dengan itu, mayoritas pemilih bakal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024, seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto tidak mengetahui BBM disubsidi. "Jadi mayoritas pendukung calon-calon presiden ini tidak tahu bahwa BBM disubsidi,” kata Pendiri SMRC, Saiful Mujani dalam tayangan Youtube SMRC TV yang disiarkan, Sabtu (10/9/2022). Saiful Mujani membeberkan terdapat 68% pendukung Anies Baswedan yang tidak mengetahui BBM disubsidi. Sementara terdapat 61% pendukung Ganjar Pranowo, dan 69% pendukung Prabowo Subianto yang tidak tahu BBM disubsidi. “Itu agak mengherankan saya karena dugaan saya masyarakat tahu bahwa beli bahasa kita sehari-hari bensi begitu ya ke tempat penjualan bensin itu dengan harga begitu saja. Tidak sadar harga itu tidak sesuai harga sebenarnya. Masyarakat kebanyakan tidak tahu harga itu harga yang sudah dikendalikan oleh pemerintah,” katanya. (Yetede)
Grab dan Gojek Naikkan 5 Tarif Layanannya
JAKARTA, ID – Grab dan Gojek bersama-sama menaikkkan lima layanannya di wilayah Indonesia mulai Minggu (11/9/2022). Grab menaikkan tarif layanannya untuk GrabBike, GrabCar, GrabExpress, GrabElectric, dan GrabFood. Begitu juga, Gojek menaikkan layanan untuk GoRide, GoCar, GoFood, GoSend, dan GoMart. Keduanya beralasan penaikan tarif itu dilakukan untuk terus membantu terjaganya pendapatan mitra pengemudi (driver), terutama dari dampak penaikan BBM yang dilakukan oleh pemerintah baru- baru ini. Penyesuaian tarif Grab juga dijalankan menyusul penetapan aturan baru tarif transportasi online yang terangkum dalam KP No 667 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.Senior Vice President Corporate Affairs Gojek Rubi W Purnomo juga menyampaikan, perubahan tarif merupakan tanggung jawab Gojek untuk mendukung kesejahteraan pengemudi ojek online setelah penetapan kenaikan harga BBM oleh pemerintah beberapa waktu lalu. Gojek memberlakukan perubahan tarif GoRide sesuai dengan peraturan yang berlaku efektif pada 11 September 2022,” ungkap Rub (Yetede)
Membaca Arah Serangan Bjorka
Jakarta-Kemunculan Bjorka menarik perhatian publik. Sebulan terakhir, peretas anonim ini terus muncul sebagai aktor pembobolan dan pembocoran data yang disinyalir diretas dari sejumlah lembaga negara dan perusahaan pelat merah. Aksinya menambah panjang daftar kasus kebocoran data di Indonesia yang semakin marak dalam beberapa tahun terakhir. Belum terang ihwal siapa dibelakang akun Bjorka. Begitu pula motifnya membocorkan data di platform diskusi dan jual beli bocoran data, breached,to. Sejauh ini, instansi dan BUMN yang terserang sibuk menyanggah, menolak dituding sebagai biang kebocoran. Terakhir kali, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, menampik woro-woro terbaru Bjorka yang mengklaim mengantongi dokumen surat-menyurat antara Presiden Jokowi dan Badan Intelejen Negara (BIN). "Perlu saya tegaskan ini melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik," kata Heru seperti dikutip Antara, Sabtu, 10 September lalu. "Saya rasa pihak penegak hukum akan memproses secara hukum dan mencari pelakunya." (Yetede)
Sudah Lama Serangan Siber Bergeser
BJORKA, sebuah akun dalam forum Breached.to, kembali menarik perbincangan publik yang tengah diramaikan dengan kasus kebocoran data. Peretas anonim itu mengklaim mengantongi dokumen surat-menyurat Presiden Joko WIdodo, termasuk dengan Badan Intelijen Negara. Bjorka juga menebar ancaman membobolkan dan juga membocorkan data MyPertamina, aplikasi transaksi pembayaran yang dikembangkan PT Pertamina (Persero). Sebelumnya, Bjorka mencuat setelah ditengarai membocorkan 26 juta history browsing, lengkap dengan kata kunci, e-mail, nama pengakses, jenis kelamin, dan nomor induk kependudukan yang diklaim adalah pelanggan IndiHome, penyedia Layanan Internet bagian dari group Telkom. Bjorka juga ada dipusaran pembocoran 1,3 miliar data registrasi kartu seluler (SIM) card) prabayar dan 105 juta data pemilihan umum. Pemerintah dan operator seluler kompak menampik hal itu sebagai biang kerok kebocoran data. Begitu pula Badan Intelejen Negara (BIN) membantah data mereka telah bocor. "Dokumen BIN aman terkendali, terenkripsi secara berlapis, dan semua dokumen pakai samaran," kata Wawan kepada Fajar Febrianto dari Tempo, Sabtu, 10 September. (Yetede)
Bertubi-tubi Diserang Peretas
Jakarta- Data instansi pemerintah bertubi-tubi diumbar dan dijual akun bernama Bjorka di BreachForums, forum yang mewadahi para peretas, dalam sebulan terakhir. Sempat menjual data registrasi kartu SIM seluler. Bjorka belakangan mengumbar data pribadi yang diklaim milik pejabat negara, seperti Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny Gerard Plate, hingga surat rahasia dan Badan Intelejen Negara (BIN) untuk Presiden Joko Widodo. Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institut, Heru Sutadi, menuturkan bahwa ramainya isu kebocoran mengindikasikan lemahnya data di Tanah Air. "Ini sudah "SOS". Jangan sampai kita dijuluki negara "open source" dimana semua data pribadi masyarakat, apalagi para pejabat, kemudian menjadi konsumsi umum," ujar Heru kepada Tempo, kemarin, 11 September. Kasus Bjorka merupakan rentetan dari kebocoran dan penjualan data yang sempat dijual di pasar gelap maya antara lain data Polri, data e-Hac, dan data peserta BPJS Kesehatan. (Yetede)
Desa Wisata Bakal Paling Cepat Pulih
Menteri Parekraf Sandiaga Uno mengatakan, salah satu destinasi wisata unggulan yang cepat pulih adalah desa-desa wisata. ”Program-program desa wisata kini menjadi unggulan kita. Hal itu mengingat di tengah pandemi justru terjadi peningkatan kunjungan sebesar 30 %. Selain itu, pariwisata ini juga menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru,” ujar Sandiaga saat menghadiri Kompas Travel Fair (KTF) 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (10/9) malam. Sandiaga menyempatkan diri berkunjung ke stan-stan yang ada di KTF 2022, terutama stan terkait destinasi desa-desa wisata yang tersebar di sejumlah kabupaten di berbagai penjuru Tanah Air.
Ia mengaku optimistis desa-desa wisata juga akan mampu menarik perhatian para wisatawan mancanegara, terutama yang terkait paket-paket wisata spesifik seperti ekowisata atau kuliner. Meski begitu, ia menyarankan desa-desa wisata terlebih dahulu memfokuskan pada wisatawan lokal. ”Dari yang ditargetkan sebanyak 550 juta, untuk bulan ini saja sudah melampaui 600 juta wisatawan domestik. Berarti potensinya sangat besar sehingga banyak kemajuan ke depan ditopang oleh mereka,” ujar Sandiaga. (Yoga)









