;

Koalisi G7 Sepakati Harga Tetap Minyak Rusia

Yoga 05 Nov 2022 Investor Daily

Negara-negara anggota G7 dan Australia sepakat mengenakan harga tetap (fixed price), bukan lagi mengambang, sambil memfinalisasi pembatasan harga minyak Rusia akhir bulan ini. Berdasarkan laporan dari sumber-sumber pada Kamis (3/11) para pejabat AS dan kelompok G7 sudah melakukan negosiasi intens dalam beberapa pekan terakhir soal rencana luar biasa untuk membatasi harga pengiriman minyak melalui laut, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 5 Desember, demi memastikan sanksi-sanksi Uni Eropa (UE) dan AS yang ditujukan membatasi kemampuan Rusia untuk mendanai invasinya ke Ukraina, tidak mencekik pasar minyak global. “Koalisi telah menyetujui batas harga yang akan menjadi harga tetap, yang bakal ditinjau secara berkala daripada didiskon untuk indeks.

 Hal ini akan meningkatkan stabilitas pasar dan menyederhanakan kepatuhan untuk meminimalkan beban pelaku pasar,” demikian menurut sumber dari koalisi, yang dilansir Reuters. Sejumlah sumber menuturkan bahwa harga awalnya sendiri belum ditetapkan, tetapi harus dalam beberapa minggu mendatang. “Mengelompokkan harga sebagai diskon untuk beberapa indeks akan menghasilkan terlalu banyak volatilitas dan potensi perubahan harga,” tambah sumber itu. Di sisi lain, koalisi merasa khawatir bahwa harga mengambang yang dipatok di bawah harga acuan minyak internasional Brent memungkinkan Presiden Rusia Vladimir Putin memainkan mekanisme dengan mengurangi pasokan. Demikian menurut sumber lain yang mengetahui isi diskusi tersebut. “Putin bisa mendapatkan keuntungan dari sistem harga mengambang karena harga minyak negaranya juga akan naik, jika Brent melonjak akibat pemotongan minyak dari Rusia, salah satu produsen minyak terbesar di dunia. (Yoga

Buntung Empat Dekade

Yoga 05 Nov 2022 Tempo (H)

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diperkirakan tekor atau mengalami cash deficiency sebesar US$ 1 miliar (Rp 15,6 triliun) selama empat dekade setelah beroperasi. Kerugian dipicu oleh besarnya pengeluaran untuk mencicil pelunasan utang serta bunga dari biaya pembangunan proyek. Bisa menombok lebih besar bila target penumpang per hari tak tercapai. (Yoga)

Dampak Positif PNM untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Yoga 05 Nov 2022 Tempo

Sebagai salah satu perusahaan yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperoleh dampak positif dalam peran pemberdayaan ekonomi perempuan. “Kami semakin mudah melakukan penetrasi dan melakukan proses-proses pemberdayaan yang harus kami berikan kepada para pelaku Ultra Mikro, yang mayoritas adalah perempuan,” kata Dirut PNM, Arief Mulyadi, pada talkshow bertajuk “UMKM Performance Index” di Studio RRI Jakarta Pusat, Kamis, 3 November 2022. PNM bekerja sama dengan kementrian dan instansi lainnya memberikan literasi bagi nasabah, di antaranya keterlibatan Kementrian PPPA dan KODAM untuk memberikan literasi tentang keluarga, parenting, serta stunting. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan dan memperkuat peran perempuan dalam ketahanan rumah tangga.

PNM memiliki program PKM (Pertemuan Kelompok Mingguan) yang menjadi ajang pada nasabah PNM Mekaar untuk berdiskusi. PKM juga kerap menggelar pelatihan sesuai kebutuhan nasabah. “Jadi di pertemuan kelompok itu disiapkan tools-tools sosialiasi, dengan cara yang sederhana difasilitasi para pendamping di lapangan yang disebut sebagai Account Officer,” ujar Arief Mulyadi. Direktur Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Kemenaker, I Nyoman Darmata, menambahkan bahwa Kemnaker berusaha membangun jejaring atau menjembatani agar pelaku program tenaga kerja mandiri dapat mempunyai akses permodalan. Bisa melalui Perbankan, lembaga nonperbankan, hingga industri sebagai obstaker mereka. Hingga 3 November 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan Rp 156,8 triliun kepada 13 juta nasabah PNM Mekaar. Saat ini PNM memiliki 4.197 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMKM di 34 Provinsi, 513 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan. (Yoga)


Pinhantanas Teken MoU dengan Republik Ceko

Yoga 05 Nov 2022 Tempo

Perhimpunan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) meneken MoU dengan DSIA (The Defense and Security Industry Association) Republik Ceko. Kesepakatan berlangsung saat pameran Indo Defence di JI Expo Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu, 2 November 2022. Penandantanganan MOU disaksikan pejabat teras di Kemhan RI, Duta Besar Czech Republic untuk Indonesia yaitu H.E. Jaroslav Dolec?k dan Wakil Menhan Czech Republic, H.E Daniel Blažkovec. Ketua Umum Pinhantanas, Evi Lusviana, yang didampingi oleh Ketua Harian Pinhantanas, Mayor Jenderal (Purn) Jan Pieter Ate, dan beberapa CEO dari perusahaan anggota Pinhantanas menyatakan bahwa produk pertahanan yang diproduksi oleh para anggota Pinhantanas telah sejak lama menyuplai kebutuhan TNI, Polri, BAKAMLA, dan BNPB.

Selain alat militer, anggota Pinhantanas juga menghasilkan produk untuk kebutuhan sipil seperti solar panel dan peralatan berteknologi tinggi seperti water filter dalam skala besar. Artinya, penanda tanganan MOU ini menjadi gerbang pembuka kerja sama yang lebih luas dengan industri alat pertahanan dan keamanan Republik Ceko. Evi berharap setelah penandatanganan MOU akan berlanjut ke tahap realisasi kerja sama strategis antara Pinhantanas dan DSIA. “Terlebih anggota Pinhantanas ada yang telah menjajaki kerja sama lebih jauh dengan Aerospace Industry dari Czech Republic yaitu PT Prasandha Dumayasa untuk menggarap market transportasi udara antar pulau di Indonesia,” kata Evi. (Yoga)


Wijaya Karya Eksekusi Proyek Pengembangan Bandara Hang Nadim Rp 2 T

Yoga 04 Nov 2022 Investor Daily

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) akan memulai proyek pengembangan Bandara Internasional Batam (BIB) senilai Rp 2,18 triliun setelah PT Bandara Internasional Batam (BIB) resmi menerbitkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) yang menunjuk perseroan sebagai kontraktor pelaksana. Selain sebagai kontraktor, WIKA juga menjadi pemegang saham BIB dengan kepemilikan 19%. Dirut WIKA Agung Budi Waskito menyampaikan bahwa keterlibatan perseroan sebagai investor sekaligus kontraktor pelaksana pada pengembangan BIB Batam menjadi langkah maju dalam memperkuat bisnis perseroan di sektor kontruksi kebandarudaraan. Karena itu, Agung mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada perseroan untuk menjadi Kontraktor Pelaksana Proyek Pengembangan Bandara Hang Nadim. “Berbekal pengalaman panjang dan portofolio di bidang konstruksi bandar udara baik di dalam negeri maupun luar negeri, kami siap menjawab kepercayaan tersebut dengan menyelesaikan proyek pengembangan BIB Batam sesuai target mutu dan waktu yang disepakati bersama,” ungkap Agung dalam keterangan resmi, Kamis (3/11).

Rencananya, kata Agung, pengembangan Bandar Udara Internasional ini akan meliputi lingkup Pemugaran Terminal I, Pembangunan Terminal II, Perluasan Apron, dan pengembangan beberapa fasilitas airside dan lanslide. Ditargetkan, pekerjaan pengembangan bandara ini akan berlangsung selama 36 bulan atau tiga tahun. PT BIB merupakan perusahaan konsorsium yang dibentuk oleh tiga perusahaan, yaitu PT Angkasa Pura I (Persero), Incheon International Airport Corporation (IIAC), dan PT Wijaya Karya (Pers[1]ero) Tbk. Persentase kepemilikan saham perseroan di BIB sebesar 19%, lalu IIAC 30%, dan AP I sebesar 51%. Sekretari Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya menjelaskan bahwa investasi WIKA di Bandara Hang Nadim Batam memiliki masa pengelolaan selama 25 tahun yang akan menghasilkan internal rate of return (IRR) sebesar 11,52%. Dari hasil pengujian atas proyeksi keuangan yang dilakukan selama 25 tahun, tingkat Net Present Value (NPV) nilai arus kas pada discount rate 11,18% menunjukkan nilai NPV yang positif sebesar Rp 681 miliar. (Yoga)


FONDASI SOLID EKONOMI RI

Hairul Rizal 04 Nov 2022 Bisnis Indonesia (H)

The Fed makin beringas. Kemarin, Kamis (3/11) waktu Indonesia, bank sentral Amerika Serikat itu kembali mengerek suku bunga acuan sebesar 75 basis points (bps) ke rentang target 3,75%—4%. Artinya, sudah empat kali berturut-turut The Fed mengerek suku bunga acuan sebesar 75 bps. Langkah agresif itu pun membuat negara-negara lain waspada, tak terkecuali Indonesia. Sebab, kenaikan suku bunga acuan AS bakal menyumbat aliran dana asing ke dalam negeri, lantaran investor lebih memilih memarkir uang mereka di Negeri Paman Sam karena bunga yang lebih menarik. Kendati demikian, situasi tersebut sejatinya sudah terbaca oleh pemerintah dan Bank Indonesia (BI) yang jauh-jauh hari bermanuver untuk memitigasi risiko tersebut. Salah satunya dengan optimalisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) di dalam negeri. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi risiko capital outflow. Antisipasi moneter juga sudah ditempuh BI melalui strategi front loaded, preemptive, dan forward looking, dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 125 bps menjadi 4,75% per bulan lalu. Secara makro, ekonomi nasional juga terbukti mampu menahan hentakan yang ditimbulkan dari kebijakan The Fed. Hal ini tecermin dari realisasi inflasi yang sebesar 5,71% (year-on-year/YoY) pada Oktober 2022, turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 5,95% (YoY). Gubernur BI Perry Warjiyo, mengatakan bank sentral memperkuat operasi moneter melalui kenaikan struktur suku bunga di pasar uang sesuai kenaikan suku bunga acuan BI untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasaran lebih awal.

TARIF CUKAI HASIL TEMBAKAU : Angin Segar Jaminan Kepastian Berusaha

Hairul Rizal 04 Nov 2022 Bisnis Indonesia (H)

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah menetapkan besaran tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang berlaku selama 2 tahun, yakni 2023 dan 2024. Keputusan ini dinilai kalangan pebisnis dan pemerhati anggaran mampu memberikan kepastian berusaha, mengingat setiap tahun penentuan tarif CHT acap menimbulkan polemik. Secara rata-rata pemerintah menetapkan tarif cukai rokok pada 2 tahun ke depan naik sebesar 10%, lebih rendah dibandingkan dengan tarif yang berlaku pada tahun ini sebesar 12%. Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Benny Wahyudi, menilai keputusan pemerintah menaikkan cukai rokok tidak sepenuhnya memberatkan pelaku industri. Benny menilai ada dua hal yang dinilai cukup berpihak kepada pengusaha sigaret. Pertama, kenaikan cukai diumumkan lebih awal. Pada tahun-tahun sebelumnya, kata Benny, penetapan kenaikan cukai rokok biasanya dilakukan pada Desember atau akhir tahun. Kedua, kenaikan cukai pada 2023 lebih rendah dibandingkan dengan tahun ini. Pada 2022, Kementerian Keuangan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 12%. Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani, mengatakan pelaku usaha sejatinya mempunyai harapan tidak ada kenaikan cukai rokok.

Panas Bumi Primadona Energi Hijau

Hairul Rizal 04 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Pamor panas bumi sebagai bagian dari energi baru dan terbarukan atau EBT kembali memanas setelah pemerintah mengoptimalkan pemanfaatannya di Indonesia. Upaya tersebut tentu saja tidak dapat dilepaskan dari potensi cadangan EBT yang cukup besar dan panas bumi menjadi salah satu andalannya. Besarnya potensi panas bumi sangat relevan dengan geografis Indonesia yang berada dalam bentang Cincin Api. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia memiliki potensi panas bumi lebih kurang 23,9 GW. Menjadi wajar jika panas bumi digadang-gadang menjadi salah satu sumber energi hijau yang mampu mendongkrak realisasi bauran EBT sebesar 23% pada 2025. Karakter energi panas bumi yang ramah lingkungan, dan berperan dalam pengembangan infrastruktur daerah serta perekonomian sekitar, menambah nilai plus. Sejumlah target ditetapkan oleh pemerintah sebagai respons dan bentuk kontribusi untuk menyediakan energi bersih. Pada pengembangan panas bumi, hingga 2030 ditargetkan mencapai lebih kurang 8.007 MW. Guna mencapai target tersebut perlu investasi dalam jumlah yang tidak sedikit untuk pengembangan infrastruktur di wilayah yang terpencil. Untuk mengantarkan panas bumi sebagai primadona EBT, pemerintah menerapkan insentif guna mengurangi risiko pengembangan, salah satunya melalui government drilling guna mengurangi risiko eksplorasi yang ditanggung oleh pengembang.

JELANG NATARU 2023 : POTENSI PEMUDIK 60,6 JUTA ORANG

Hairul Rizal 04 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta seluruh pemangku kepentingan di bidang transportasi berkolaborasi menyusul prediksi jumlah penumpang yang melakukan mobilitas pada periode Nataru 2023 sebanyak 60,6 juta atau sebesar 22,4% dari penduduk di Indonesia. Hasil survei pertama Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub mencatat 12,3% dari 60,6 juta orang atau sebesar 7,5 juta orang melakukan pergerakan dari wilayah Jabodetabek ke daerah. Menhub menekankan kesiapan sarana dan prasarana transportasi sangat penting guna memastikan kelaikan lagi keselamatan sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan penumpang. Menurutnya, pelabuhan penyeberangan merupakan salah satu simpul transportasi yang akan mengalami peningkatan intensitas dalam melayani angkutan barang dan penumpang saat Nataru. “Dalam mewujudkan angkutan penyeberangan yang tangguh dan berkeselamatan, kolaborasi antara stakeholder menjadi aspek penting,” katanya saat menjadi pembicara kunci Forum Diskusi Transportasi bertema Sinergi untuk Negeri: Kolaborasi Stakeholder Mendukung Kelancaran Angkutan Penyeberangan Periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 yang digelar Bisnis dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), di Jakarta pada Kamis (3/11). Direktur Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Kementerian Perhubungan Junaidi memprediksi puncak arus mudik Nataru 2023 pada 24 dan 25 Desember 2022. Puncak pergerakan mudik tahap kedua, yakni pada 31 Desember 2022 dan 1 Januari 2023. Selama periode tersebut, Kemenhub sudah melakukan simulasi dengan melakukan pemantauan di sebanyak 11 lintasan. Sebelas lintasan tersebut adalah Merak Bakauheni, Ketapang—Gilimanuk, Padangbai—Lembar, Kayangan—Poyotano, Sibolga—Nias, Ajibata—Ambarita, Tanjung Api-Api—Tanjung Kelian, Bajoe Kolaka, Bitung—Ternate, Kupang—Rote, dan Hunimua—Waipirit.


BNI-EMIRATES TRAVEL FAIR

Hairul Rizal 04 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Corina Leyla Karnalies, General Manager Card Business Division Grace Situmeang, SVP Commercial Operations Far East Emirates Airlines Orhan Abbas, dan Country Manager Indonesia Mohammad Al-Attar, berbincang seusai pembukaan BNI-Emirates Travel Fair di Jakarta, Kamis (3/11). Pameran perja-lanan hasil kerja sama BNI dengan Emirates Airlines tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk terus memberikan penawaran terbaik bagi pemegang kartu BNI yang ingin bepergian ke berbagai destinasi favorit mancanegara.

Pilihan Editor