;

Ogah Gaduh di 2024, Kebut Kebijakan Non Populis

Ekonomi Hairul Rizal 07 Nov 2022 Kontan
Ogah Gaduh di 2024, Kebut Kebijakan Non Populis

Pemerintah berupaya menciptakan stabilitas di masyarakat, terutama menjelang datangnya tahun pemilu 2024. Hal ini tercermin dari beberapa kebijakan pemerintah yang terkesan ingin menciptakan suasana kondusif di masyarakat. Soal cukai rokok, misalnya, di luar kelaziman pemerintah langsung mengumumkan kenaikan tarif cukai hasil tembakau alias cukai rokok untuk dua tahun ke depan. Rerata kenaikan tahun 2023 dan 2024 masing-masing sebesar 10%. Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemkeu) Made Arya Wijaya mengatakan, pemerintah menyediakan anggaran kompensasi dan subsidi energi Rp 339,6 triliun pada 2023. Memang, anggaran subsidi dan kompensasi energi pada tahun depan lebih kecil dari anggaran tahun ini yang sebesar Rp 502 triliun. Hal ini lantaran pemerintah sudah melakukan penyesuaian harga BBM agar anggaran tahun depan tidak tambah bengkak. "Arahannya Presiden (Jokow Widodo), kalau bisa sampai tahun 2024 ini tidak gaduh," tambah Arya.

Download Aplikasi Labirin :