Kerja Sama Perta Arun Gas dan Sena
PT Perta Arun Gas meneken nota kesepahaman dengan PT Solusi Energy Nusantara (Sena) dalam hal peningkatan kapasitas dan kapabilitas keteknikan bidang gas alam cair. Menurut Presiden Direktur Perta Arun Gas Bara Ilmarosa, Jumat (18/11) kesepakatan ini selaras dengan program transisi energi di mana gas menjadi komoditas penting dalam transisi dari energi fosil ke energi terbarukan. (Yoga)
KTT G20 Perkokoh Bali sebagai Destinasi Dunia
Rangkaian kegiatan KTT G20, yang puncaknya pada 15-16 November lalu di Bali, menjadi sarana promosi luar biasa yang memperkokoh posisi Bali sebagai destinasi wisata dunia. ”Pariwisata Bali menjadi semakin naik kelas, semakin dipercaya, dan semakin mendunia,” kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam jumpa pers di Denpasar, Jumat (18/11) sore. (Yoga)
Terteror Transaksi Fiktif
Janji manis menggiurkan mendapatkan keuntungan besar secara cepat tanpa modal berbalik menjadi teror yang menghantui ratusan mahasiswa dan warga lainnya dari modus transaksi fiktif di toko daring milik SAN. ”Takut, malu. Sampai saat ini masih ada teror meski tak sesering beberapa bulan dan minggu kemarin. Saya benar tidak tahu apa-apa, tidak tahu ini penipuan,” kata AL (20), salah satu mahasiswi IPB University, Jumat (18/11). AL adalah salah satu dari ratusan korban penipuan yang namanya tidak mau disebut karena takut identitasnya terungkap dan teror penagih utang kembali datang. Mereka terjerat bujuk rayu SAN yang menawarkan para korban membeli barang dari toko daringnya dengan menggunakan fasilitas bayar kemudian (paylater) di lokapasar resmi. Namun, pesanan itu disepakati dari awal sebagai pesanan fiktif alias tidak ada barang riil yang dibeli. SAN menjanjikan ada keuntungan dari pembelian daring walaupun fiktif dan dari pencairan dana hasil pembayaran via paylater. SAN akan memberi 10 % keuntungan dari transaksi fiktif itu kepada para korban. Pembayaran tagihan paylater pun akan diurus SAN. Namun, janji tinggal janji. Tagihan tak dibayar-bayar hingga bunga berbunga dan nilai utangnya membengkak. Bagi hasil pun omong kosong belaka. AL tak mengenal SAN dan bisa tercebur dalam modus investasi bodong tersebut karena mengikuti ajakan kakak tingkat di kampusnya pada Agustus tahun ini. Awalnya, janji bagi hasil dipenuhi oleh SAN. Lama kelamaan, aliran bagi hasil dan pembayaran tagihan paylater terhenti. AL dan para korban lain mulai menanggung utang yang terus bertambah besar karena bunga dan denda menunggak tagihan. Walhasil, Al kini terlilit utang sekitar Rp 6 juta.
Anton Siburian, kuasa hukum para korban, mengatakan, kliennya terbebani dan terus mendapat teror dari para penagih utang. Beberapa korban harus menanggung beban tagihan Rp 10 juta hingga Rp 40 juta. Dari suara korban, lanjut Anton, mereka berharap modus SAN bisa dibongkar tuntas oleh polisi dan OJK bisa memberikan kebijakan khusus, terutama perlindungan bagi para korban. Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin mengatakan, pihaknya menangkap SAN. Dari hasil penyelidikan, SAN menawarkan kerja sama pencairan dana dan bisnis pada toko daring miliknya dengan iming-iming 10 % dari setiap transaksi pembelian barang. ”Namun, ternyata toko online itu milik orang lain. Dugaan kerugian yang ditimbulkan dari tindakan pelaku mencapai Rp 2,3 miliar dari berbagai aplikasi yang ditawarkan pelaku kepada korban,” kata Iman. Mahasiswa IPB University yang jadi korban penipuan ini mencapai 116 orang. Total dengan warga non-mahasiswa kini mencapai 329 korban. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan pimpinan IPB dan sejumlah mahasiswa yang menjadi korban pada Kamis (17/11) dan memperoleh informasi mengenai modus penipuan tersebut. ”Kasus ini bukan masalah pinjol (pinjaman daring), melainkan penipuan berkedok toko online dengan pembiayaan pembelian barang, ternyata barangnya fiktif, tetapi uangnya mengalir ke pelaku,” kata Tongam. (Yoga)
Musim PHK Pegawai Perusahaan Teknologi
Bulan madu industri teknologi di masa pandemi Covid-19, sudah selesai. Dengan alasan kondisi keuangan mulai goyang, sejumlah perusahaan teknologi lokal dan global, bahkan sampai memecat karyawan
Terbaru, Jumat (18/11), PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.300 karyawan. GOTO menyebutkan tantangan makro ekonomi global sebagai pemicu PHK.
"Hal ini termasuk keputusan sulit untuk melakukan perampingan karyawan sejumlah 1.300 orang atau sekitar 12% dari total karyawan tetap Grup Goto," tulis manajemen GOTO dalam keterangan tertulisnya, kemarin. Selanjutnya GOTO akan fokus pada layanan inti yaitu
on-demand, e-commerce
dan teknologi keuangan.
Hanya berselang beberapa menit, Ruangguru juga mengabarkan PHK. Manajemen
startup
yang didirikan mantan Staf Khusus Milenial Presiden Belva Syah Devara itu juga mengutarakan alasan serupa dengan GOTO dalam mengurangi karyawan. "Benar, hari ini Ruangguru melakukan PHK, terdapat ratusan pegawai yang terdampak," kata Gwendolyn Betsy,
External Communications Associate Manager
Ruangguru kepada KONTAN, kemarin.
Kenaikan Upah Minimum Dipatok Maksimal 10%
Jelang penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) justru merilis aturan baru penetapan upah minimum 2023. Padahal, sebelumnya Kemnaker menyebut penetapan upah minimum akan menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023 yangg terbit 16 November 2022 lalu, formula penetapan upah diubah menjadi lebih sederhana ketimbang PP 36/2021 dan memasukkan komponen inflasi dan pertumbuhan ekonomi dari yang sebelumnya hanya memasukkan salah satu diantaranya, yakni angka tertinggi.
Kendati begitu, adanya beleid baru ini belum tentu membuat kenaikan upah lebih tinggi dari PP 36/2021. Pasalnya, dalam pasal 7 beleid ini disebutkan kenaikan upah yang ditetapkan gubernur maksimal 10%.
"Formula upah ini akan dihitung oleh gubernur melalui Dewan Pengupahan Daerah untuk ditetapkan," ujar Direktur Pengupahan Kemnaker Dinar Titus Jogaswitani kepada KONTAN, Jumat (18/11).
Kinerja Kuartal III-2022 Moncer, PSSI Kejar Pertumbuhan di 2023
PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) optimistis, pertumbuhan kinerja di tahun 2023 masih akan positif. Optimisme ini tercermin dari pencapaian laba bersih PSSI di kuartal III-2022 yang masih moncer.
Di periode tersebut, PSSI mencetak pertumbuhan pendapatan 14,11% secara tahunan menjadi US$ 85,98 juta. Ini ditopang meningkatnya pendapatan sewa berjangka, terutama dari segmen kapal tunda dan tongkang (TNB), serta kapal kargo curah (MV).
Hingga kuartal III-2022, total volume angkutan PSSI mencapai 22,4 juta metrik ton lebih. Kinclongnya pendapatan mendongkrak laba bersih PSSI 114,82% secara tahunan jadi US$ 33,1 juta di kuartal III-2022 dari US$ 15,4 juta.
Iriawan Ibarat, Direktur Utama Pelita Samudera Shipping, memprediksi, pendapatan PSSI di sepanjang tahun ini akan tumbuh 5% dibandingkan 2021. Pada akhir 2021, pendapatan PSSI mencapai US$ 108,73 juta.
Era Bakar Uang Berakhir
Pemangkasan karyawan menjadi pertaruhan perusahaan rintisan atau startup berbasis teknologi dalam mengejar perbaikan kinerja keuangan. Langkah efisiensi ini merupakan upaya menekan biaya sekaligus mengakhiri strategi bakar uang untuk merealisasikan keuntungan. Menjelang akhir pekan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mengumumkan pemangkasan 1.300 pegawai atau sekitar 12% dari total karyawan tetap grup Goto. “Di tengah kondisi ekonomi global yang semakin penuh tantangan, GOTO harus mengambil keputusan sulit untuk melakukan perampingan karyawan,” tulis manajemen GOTO dalam keterangan resmi, Jumat (18/11). Hanya selang beberapa jam setelah pengumuman GOTO, Ruangguru, startup edutech, memberitahukan PHK terhadap ratusan karyawannya. Tim Corporate Communications Ruangguru mengatakan keputusan sulit itu diambil karena situasi pasar global yang memburuk secara drastis. GOTO dan Ruangguru menambah daftar panjang perusahaan teknologi yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebelum GOTO, sejumlah startup teknologi juga melakukan hal serupa, baik di dalam maupun luar negeri. Mereka a.l. PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA), Tanihub, Shopee, JD.ID, Zenius, Linkaja, Twitter, Meta, dan Amazon. Pertimbangannya, yakni efisiensi dan menipiskan rugi.
Analis Kanaka Hita Solvera, Raditya Pradana, mengatakan masalah startup di dalam negeri terletak pada tingkat monetisasi, terutama take rates yang masih rendah, tetapi pada saat yang sama bujet untuk promosi, iklan, dan overhead cost yang lain masih besar. Salah satu overhead cost lain yang besar adalah komponen upah, gaji, dan tunjangan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mencermati, meninjau ulang, dan merasionalisasi struktur biaya, yang diimbangi dengan peningkatan daya saing dan produktivitas Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) menilai pemangkasan karyawan merupakan strategi menghadapi musim dingin perusahaan teknologi atau tech winter. Bendahara Amvesindo Edward Ismawan Chamdani mengatakan startup harus bisa dalam menjaga cash-flow 1 tahun hingga 2 tahun ke depan karena kondisi ekonomi makro yang tidak menentu.
Diplomasi Pengaman Ekonomi
Kita memaklumi bahwa inflasi dan resesi tengah menjadi momok dunia. Keduanya berkelindan dengan bara krisis pangan dan energi yang dikipasi aneka peristiwa global, khususnya perang Rusia-Ukraina. Tak mengherankan kemudian jika dua forum ekonomi penting seperti G20 yang baru saja tuntas digelar di Bali serta Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang sedang berlangsung di Bangkok, menaruh perhatian penting terhadap isu-isu tersebut. Selain strategi fiskal dan moneter yang lazim digunakan untuk mengatasi ragam tantangan ekonomi, kedua forum tersebut juga memberi porsi dalam pembahasan stabilitas keamanan dunia. Deklarasi Para Pemimpin G20 menyerukan bahwa perang Rusia-Ukraina harus segera diakhiri karena membuat masyarakat menderita serta menggoyang fondasi ekonomi dunia yang masih rapuh akibat diterjang pandemi. Naskah pernyataan itu mungkin bukan suara bulat semua anggota G20. Apalagi, deklarasi alias komunike yang selama ini lazim dihasilkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pun bersifat tak mengikat anggotanya. Namun, bahwa ia menjadi produk resmi dari forum tertinggi G20 memberikan daya tawar tersendiri.
Fundamental Ekonomi : Dana Asing Lari, Neraca Pembayaran Defisit
Arus keluar dana yang kian deras dari pasar keuangan Indonesia membuat neraca pembayaran Indonesia berbalik defisit pada kuartal III/2022. Bank Indonesia melaporkan neraca pembayaran Indonesia (NPI) defisit US$1,3 miliar pada kuartal III/2022, berbanding terbalik dengan kuartal sebelumnya yang surplus US$2,4 miliar. Perkembangan itu juga berbeda dengan performa NPI periode sama tahun lalu yang mencetak surplus U$10,7 miliar. Defisit investasi portofolio yang melebar dan tren penurunan investasi langsung membuat transaksi finansial secara keseluruhan defisit US$6,1 miliar. Di sisi lain, transaksi berjalan yang surplus US$4,4 miliar tidak sanggup mengimbangi. “Aliran keluar neto investasi portofolio meningkat akibat ketidakpastian di pasar keuangan global yang makin tinggi dan kebutuhan pembayaran surat utang swasta yang jatuh tempo,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (18/11). Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman melihat transaksi modal dan finansial masih berisiko turun pada masa depan sehingga dapat menutupi potensi aliran masuk modal asing.
Indeks Sektoral: Saham Teknologi Punya Harapan
Prospek indeks saham teknologi dipandang cerah meskipun masih negatif sepanjang tahun berjalan di tengah kenaikan bunga dan amukan badai pemutusan hubungan kerja perusahaan-perusahaan teknologi. Indeks sektor teknologi pada indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,57% pada penutupan perdagangan Jumat (18/11), setelah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) mengumkan pemangkasan 1.300 pegawai atau 12% dari total karyawan tetapnya. Namun, sejak awal tahun, indeks saham teknologi masih terkoreksi 23,53%. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, secara fundamental, sektor teknologi masih baik karena masyarakat dipaksa melakukan transformasi dari konvensional menjadi digital kala pandemi Covid-19. Transformasi tersebut terbilang sukses karena beberapa kegiatan sehari-hari tetap dapat dilakukan meski secara digital. Transformasi teknologi juga disebut tidak akan berhenti dalam jangka waktu satu sampai dengan dua tahun. Nico mengatakan infrastuktur teknologi perlu dibangun lebih memadai, terlebih Presiden Joko Widodo menginginkan adanya peningkatan kontribusi ekonomi digital terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2025. “Tentu ini menjadi perhatian bagi kita, khususnya pada masa yang datang. Sejauh mana situasi dan kondisi makro ekonomi, baik secara global maupun dalam negeri, yang memengaruhi saham-saham teknologi,” ujar Nico. Terkait dengan saham teknologi yang dinilai masih menarik, Nico merekomendasikan saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) karena memiliki diversifikasi bisnis teknologi yang baik. Selain itu, EMTK memiliki infrastruktur yang berkembang sehingga membantu akselerasi pertumbuhan teknologi.









