Fundamental Ekonomi : Dana Asing Lari, Neraca Pembayaran Defisit
Arus keluar dana yang kian deras dari pasar keuangan Indonesia membuat neraca pembayaran Indonesia berbalik defisit pada kuartal III/2022. Bank Indonesia melaporkan neraca pembayaran Indonesia (NPI) defisit US$1,3 miliar pada kuartal III/2022, berbanding terbalik dengan kuartal sebelumnya yang surplus US$2,4 miliar. Perkembangan itu juga berbeda dengan performa NPI periode sama tahun lalu yang mencetak surplus U$10,7 miliar. Defisit investasi portofolio yang melebar dan tren penurunan investasi langsung membuat transaksi finansial secara keseluruhan defisit US$6,1 miliar. Di sisi lain, transaksi berjalan yang surplus US$4,4 miliar tidak sanggup mengimbangi. “Aliran keluar neto investasi portofolio meningkat akibat ketidakpastian di pasar keuangan global yang makin tinggi dan kebutuhan pembayaran surat utang swasta yang jatuh tempo,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (18/11). Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman melihat transaksi modal dan finansial masih berisiko turun pada masa depan sehingga dapat menutupi potensi aliran masuk modal asing.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023