Antam Finalisasi Proyek Baterai EV US$ 6 Miliar
JAKARTA, ID-PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam tengah memfinalisasi kesepakatan investasi pengembangkan industri baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL), anak usaha CATL, dan LG Energy Solution (LGES) senilai US$ 6 miliar atau setara Rp 90 triliun. Kesepakatan proyek ini ditargetkan diteken tahun ini. Direktur pegambangan Usaha Antam Dolok Robert Silaban menjelaskan, kerja sama antara Antam,CBL dan LGES fokus pada sisi hulu (upstream) dari industri baterai EV. Sampai sekarang, conditional shares purchase agreement (CSPA) kerja sama ini segera rampung. Sebab, kata dia, masih ada beberapa kondisi dalam transaksi yang harus dinilai, terutama menyangkut reserved atau cadangan nikel yang kadarnya perlu dinaikkan. Hal ini yang Antam negosiasikan dengan CBL dan LGES. Dia menambahkan, semua pihak sudah sepakat untuk menjalin kerja sama, yakni di sisi hulu baterai EV. Di sisi lain, ada complement date atau long stop date yang terus dikejar. Sebab, investasi ini bergantung pada Tiongkok, sehingga perlu mendapatkan persetujuan dari Overseas Direct Invesment (ODI). (Yetede)
Surplus Neraca Perdagangan Perkuat Kurs Rupiah
JAKARTA, ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (16/1/2023) sore ditutup naik tajam didukung oleh surplus neraca perdagangan pada Desember 2022 dan revisi aturan devisa hasil ekspor (DHE) oleh pemerintah. Rupiah ditutup menguat 104 poin atau 0,68% ke posisi Rp 15.045 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Jumat (13/1/2023) Rp 15.149 per dolar AS. “Surplus perdagangan bisa menambah suplai dolar AS di Tanah Air, apalagi ditambah dengan revisi kebijakan DHE,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (16/1/2023) seperti dilansir Antara. Sementara itu, derdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2022 mengalami surplus US$ 3,89 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas sebesar US$ 5,61 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai US$ 1,72 miliar. (Yetede)
Sunarso: Himbara Tumbuh Agresif Tapi Hati-Hati di 2022
JAKARTA, ID – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sampai dengan akhir 2022 mengaku memperoleh kinerja yang tumbuh positif cenderung agresif. Namun, kinerja agresif tersebut tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian sehingga kualitas aset terjaga baik. Ketua Himbara Sunarso mengatakan, saat berdialog dengan Presiden Joko Widodo, pihaknya bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri jasa keuangan lainnya memberikan masukan sekaligus laporan yang dilakukan industri pada 2022. “Alhamdulillah dari sisi perbankan, terutama saya sebagai Ketua Himbara menyampaikan walaupun laporan keuangan belum diterbitkan, tapi Insya Allah tahun 2022 Himbara bisa melampauinya dengan sangat baik. Kinerja kami solid, terutama kami masih bisa tumbuh agresif tapi hati-hati,” ujar Sunarso di Istana Merdeka secara virtual, Senin (16/1/2023). Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) ini juga mengungkapkan bahwa kehati-hatian yang dilakukan terbukti dari kualitas aset yang dapat dikelola jauh membaik. Menurut dia, hal tersebut tak lepas dari kebijakan OJK juga, termasuk kebijakan memperpanjang masa relaksasi untuk menentukan aktiva produktif yang memang dibutuhkan. (Yetede)
Neraca Perdagangan 2022 Surplus US$ 54,46 Miliar
JAKARTA, ID — Meski sektor migas defisit US$ 24,39 miliar, neraca perdagangan Indonesia 2022 surplus US$ 54,46 miliar. Kontribusi terbesar surplus negara perdagangan adalah sektor nonmigas yang surplus US$ 78,85 miliar. Neraca perdagangan Indonesia Desember 2022 surplus US$ 3,89 miliar. Surplus perdagangan nonmigas sebesar US$ 5,61 miliar tergerus oleh defisit perdagangan sektor migas, US$ 1,72 miliar. Badan Pusat Statistik (BPS) juga melaporkan, laju ekspor secara kumulatif Indonesia Januari–Desember 2022 mencapai US$ 291,98 miliar, meningkat 26,07% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ekspor yang tinggi ditopang oleh ekspor nonmigas senilai US$ 275,96 miliar atau meningkat 25,80% (yoy), sedangkan untuk ekspor migas tercatat US$ 16,02 miliar atau meningkat 30,82% (yoy). “Jika dilihat dari sharenya ekspor nonmigas sepanjang Januari-Desember 2022 terbesar berasal dari bahan bakar mineral dengan total US$ 54,98 miliar, atau 19,92% dari total pangsa ekspor,” tutur Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono di Jakarta, Senin (16/1/2023). (Yetede)
Target Jumbo Bulog
JAKARTA-Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mengantongi target anyar penyerapan beras pada 2023 yang lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Perseroan diminta menyerap beras sebanyak 2,4 juta ton sepanjang tahun ini. Sebanyak 1,4 juta ton akan digunakan untuk program ketersediaan pasokan dan stabilitas harga. Sedangkan untuk 1 juta ton lagi untuk stok cadangan beras pemerintah yang harus terus tersedia di gudang perseroaan. Target 2,4 juta ton ini jauh lebih besar dibanding realisasi penyerapan Bulog selama lima tahun terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun Tempo, perom Bulog paling banyak menyerap beras didalam negeri sebanyak 1,5 juta ton pada 2018. "Kami punya gudang untuk menyerap 3,6 juta ton. Kalau hanya 2,4 juta ton, itu belum apa-apa." kata Buwas-begitu Direktur Utama Perum Bulo akrab disapa- kepada media,kemarin. (Yetede)
Tak Kunjung Turun Harga Beras
Harga beras di pasar tradisional terus merangkak naik ditengah impor beras yang dilakukan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sejak akhir tahun lalu. Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri, memperkirakan beras impor itu hanya untuk mengisi gudang cadangan beras beras pemerintah (CBP) yang pasokannya menipis dan tidak mengalir banyak ke pasar. "Impor ini tidak mempengaruhi harga beras di pasar. Impor ini kan hanya menguatkan stok yang tidak dimiliki Bulog," ujar Mansuri kepada Tempo, kemarin. Ia mengatakan salah satu faktor yang mempengaruhi harga beras di pasar adalah pasokan yang cenderung terbatas dibandingkan kebutuhannya. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Mujiburrohman, mengatakan kenaikan harga beras bukan kali ini saja terjadi, melainkan sudah sejak pertengahan 2022. Harga itu terus naik lantaran stok di pasar menipis akibat panen masih terbatas. "Belum musim panen raya dan memang biaya produksi serta ongkos angkut juga naik. Karena itu, harga ikut naik," tutur dia. (Yetede)
Tembus 1 Juta Lagi, Bisnis Otomotif Kian Menantang
Penjualan mobil menembus 1 juta unit pada tahun 2022. Tahun ini, tren pertumbuhan penjualan mobil masih bisa berlanjut. Namun industri otomotif bisa macet di 2023 lantaran terganjal sejumlah tantangan, mulai dari pelemahan daya beli, kenaikan harga komponen hingga ancaman resesi global.
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil
wholesales
(pabrik ke diler) pada 2022 naik 18,1%
year on year
(yoy) dan menembus 1,05 juta unit. Begitu pula penjualan mobil
retail
(diler ke konsumen) yang tumbuh 17,4% (yoy) menjadi 1,01 juta unit pada tahun lalu.
Meski proyeksi ini di bawah 1 juta unit, Gaikindo optimistis pasar otomotif Indonesia dalam tren positif. "Pertumbuhan ekonomi nasional menjadi faktor utama yang mempengaruhi penjualan mobil tahun ini," kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo, Minggu (15/1).
Pengamat Otomotif Bebin Djuana memprediksi, laju pertumbuhan penjualan mobil tahun ini kemungkinan tak sebesar tahun sebelumnya. Sebab, Indonesia dibayangi ancaman resesi ekonomi global. Di samping itu, kenaikan harga komponen dan potensi berlanjutnya kelangkaan semikonduktor menjadi tantangan bagi industri otomotif nasional. "Kalau penjualan mobil tahun ini bisa menyamai pencapaian tahun lalu, maka itu suatu prestasi," kata dia.
BKPM Klaim Realisasi Investasi 2022 Lebihi Target
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, realisasi investasi 2022 melampaui angka Rp 1.200 triliun. Artinya, capaian investasi tahun lalu telah melampaui target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kabar baiknya lagi, capaian realisasi investasi kita di tahun 2022 ini kembali melebihi target dari Bapak Presiden, yakni Rp 1.200 triliun lebih sedikit. Berapa lebihnya nanti akan kita umumkan di akhir bulan ini," ujar Bahlil dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (15/1).
Dari data Kementerian Investasi, realisasi investasi pada kuartal III-2022 mencapai Rp 307,8 triliun, tumbuh 1,9% dibanding kuartal sebelumnya. Dengan demikian, secara kumulatif, total realisasi investasi Januari hingga September 2022 mencapai Rp 892,4 triliun atau 74,4% dari target.
Genjot Pertumbuhan Kinerja, AMRT Siapkan Strategi Usaha
Kinerja emiten ritel diproyeksi masih moncer di sepanjang tahun ini. Selain karakternya bersifat defensif, emiten di sektor ini juga masih diselimuti katalis positif dari musim kampanye politik menjelang Pemilu 2024.
Dus, sejumlah emiten pengelola ritel telah bersiap mengail peluang untuk mendongkrak kinerja di tahun ini. Contoh, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Pengelola gerai ritel Alfamart ini telah menyiapkan sejumlah strategi.
Corporate Communications GM Alfamart Rani Wijaya menuturkan, tahun ini AMRT akan menerapkan strategi omnichannel dan penambahan jumlah gerai. Rani menjelaskan, strategi omnichannel akan dilakukan melalui aplikasi Alfagift.
Sementara itu, strategi penambahan gerai akan difokuskan ke luar Pulau Jawa. "Masyarakat masih membutuhkan kehadiran ritel modern. Seperti di kota atau kabupaten di Kalimantan, Nusa Tenggara hingga Papua," imbuh Rani.
Ada Potensi Resesi, Ini Bisa Jadi Kesempatan Membeli Emas
Harga emas Antam terus mendaki tinggi. Investor dipersilakan untuk mengambil posisi beli karena potensi kenaikan masih berlanjut. Mengutip situs Logam Mulia, Sabtu (14/1), harga jual emas sebesar Rp 1.043.000 per gram. Sedang harga buyback Rp 951.000 per gram.
Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan kenaikan harga emas di pasar spot yang mencapai US$ 1.920 per ons troi. Ini level tertinggi emas sejak April 2022.
Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, kenaikan harga emas belakangan ini disebabkan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penurunan inflasi. Pekan lalu, AS mengumumkan inflasi Desember cuma 6,5% secara tahunan, lebih rendah dari posisi di November 2022, yakni 7,1%.
Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menyebut, sepanjang kuartal III-2022 terjadi kenaikan permintaan emas dari bank sentral sebanyak 400 ton. Tren ini akan berlanjut. Bank sentral akan terus menambah cadangan emas sepanjang pemulihan ekonomi belum pasti.
Tapi Founder Traderindo Wahyu Tribowo Laksono menilai emas tetap menarik. Hitungan Wahyu, harga emas Antam bisa mencapai Rp 1,1 juta-Rp 1,2 juta per gram dengan potensi harga buyback di kisaran Rp 900.000-Rp 1,1 juta per gram. Dia menyarankan buy on weakness.
Kalau Lukman memproyeksikan harga emas buyback Antam bisa mencapai Rp 1,25 juta per gram tahun ini. Dia menyarankan investor yang sudah memiliki emas tetap mempertahankan posisi. Bagi yang belum, ini kesempatan untuk membeli emas.









