Tak Kunjung Turun Harga Beras
Harga beras di pasar tradisional terus merangkak naik ditengah impor beras yang dilakukan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sejak akhir tahun lalu. Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri, memperkirakan beras impor itu hanya untuk mengisi gudang cadangan beras beras pemerintah (CBP) yang pasokannya menipis dan tidak mengalir banyak ke pasar. "Impor ini tidak mempengaruhi harga beras di pasar. Impor ini kan hanya menguatkan stok yang tidak dimiliki Bulog," ujar Mansuri kepada Tempo, kemarin. Ia mengatakan salah satu faktor yang mempengaruhi harga beras di pasar adalah pasokan yang cenderung terbatas dibandingkan kebutuhannya. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Mujiburrohman, mengatakan kenaikan harga beras bukan kali ini saja terjadi, melainkan sudah sejak pertengahan 2022. Harga itu terus naik lantaran stok di pasar menipis akibat panen masih terbatas. "Belum musim panen raya dan memang biaya produksi serta ongkos angkut juga naik. Karena itu, harga ikut naik," tutur dia. (Yetede)
Tags :
#BerasPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023