;

RENCANA BISNIS PT KOTA SATU PROPERTI TBK. Memburu Peluang di Kawasan Berkembang

Hairul Rizal 01 Feb 2023 Bisnis Indonesia

PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU) memiliki dua core business utama, yakni properti dan perhotelan. Emiten berkode saham SATU tersebut berencana memperluas jangkauan bisnis dengan memanfaatkan landbank yang dimiliki, sekaligus melakukan ekspansi anorganik dengan mengembangkan jaringan bisnis perhotelan. Bagaimana strategi yang dipilih untuk mengembangkan dua lini bisnis tersebut? Bisnis berkesempatan mewawancarai Direktur Utama PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU)  Rencana besar pada tahun ini seperti apa?Kami fokus ke area yang sedang jadi tren bisnis. Misalnya, tahun ini kami akan bergerak ke Kabupaten Batang dan Kabupaten Subang, yang sedang berkembang dengan hadirnya kawasan industri. Di Subang sedang berkembang dua hal. Selain kawasan industri yang merupakan perluasan dari kawasan industri lainnya di Jawa Barat, di sini pariwisata juga sedang jadi tren baru. Di Batang, properti kami sangat dekat dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), jarak tempuhnya hanya sekitar 7 menit. Di Semarang, kami fokus mengembangkan Amaya Home Resort yang saat ini sudah memasuki fase keempat. Selain perumahan, kompleks ini akan dilengkapi dengan mini zoo dan area glamping di dekat danau kecil di belakang perumahan. Proses perizinan sedang berjalan. Apakah ada rencana ekspansi anorganik?Di bisnis hotel, kami membangun model bisnis jasa management service kepada hotel yang ingin dikembangkan untuk menjadi jaringan hotel kami. Tren bisnis properti ke depan akan seperti apa? Saat ini dan ke depan yang tren untuk keluarga muda dengan harga rumah sekitar Rp1 miliar. Tentunya masih harus disesuaikan dengan lokasi masing-masing properti dan profi l target pasar. Secara garis besar, Subang profilnya rumah untuk investasi dan wisata, mungkin akan memiliki nilai lebih. Di sisi lain Batang juga perkembangannya bagus sehingga akan naik cepat. Kami coba jaga affordability tapi dengan fasilitas dan layanan yang bagus.

PENERBANGAN : Airline Global Lirik Bali

Hairul Rizal 01 Feb 2023 Bisnis Indonesia

PT Angkasa Pura I menyatakan Bandara I Gusti Ngurah Bali mulai dilirik maskapai global yang mengoperasikan pesawat superjumbo Airbus A380. General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan menjelaskan bahwa proyeksi itu seiring dengan bakal masuknya pesawat jumbo Airbus A380 milik maskapai Emirates untuk pertama kalinya ke Bali pada Juni 2023. Dia menjelaskan keputusan Emirates menggunakan Airbus A380 ke Bali setelah melihat antusiasme pasar penerbangan ke Bali sehingga maskapai itu memilih menggunakan pesawat jumbo tersebut. Sesuai rencana, pendaratan pesawat A380 pada Juni 2023 menjadi pesawat jumbo pertama yang membawa wisatawan mendarat di Bali. Selama ini, Emirates membawa turis asing ke Bali dengan pesawat Boeing 777 berkapasitas 440 orang.


Program B35 Tersedak Konsistensi Produksi & Kualitas

Hairul Rizal 01 Feb 2023 Kontan (H)

Catat, mulai hari ini, pemerintah resmi menerapkan campuran 35% biodiesel dalam bahan bakar solar alias B35. Di SPBU akan menyediakan biosolar dengan campuran minyak nabati 35% dari sebelumnya 30%. Pemerintah mengklaim, program bertahap biosolar yang sudah berjalan 2008 ini dan naik secara bertahap membawa banyak manfaat. Salah satunya: hemat devisa dari impor bahan bakar minyak atau BBM. Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Perkebunan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edy Yusuf bilang, B35 diproyeksi bisa menghemat devisa US$ 10,75 miliar. Ini setara Rp 161,25 triliun dengan kurs Rp 115.000 per dollar AS. Sebelumnya dengan B30, Indonesia menghemat US$ 8,34 miliar (Rp 125,10 triliun). Ketua Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Paulus Tjakrawan bilang, masih ada tantangan terkait pendistribusian dan penyimpanan B35. Jalur distribusi biodiesel dari produsen BBN ke terminal BBM Pertamina panjang, mulai infrastruktur tangki, pencampuran, penerimaan, hingga penjagaan kualitas. Lalu, konsistensi produksi juga penting. Jangan sampai saat harga CPO tinggi, pasokan biosolar terpangkas.

Ekonomi Tetap Kuat di Tengah Pesimisme IMF

Hairul Rizal 01 Feb 2023 Kontan

Sejumlah indikator perekonomian domestik menunjukkan tanda perbaikan. Kendati masih terlalu dini, indikator tersebut telah menumbuhkan optimisme pemerintah dalam melihat prospek perekonomian dalam negeri. Optimisme pemerintah ini sekaligus menjawab nada pesimisme yang datang dari sejumlah lembaga asing. Salah satunya International Monetary Fund (IMF). Lembaga ini turut memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, menyusul beberapa lembaga asing lainnya. Dalam laporan bertajuk World Eckonomic Outlook (WEO) Edisi Januari 2023, IMF merevisi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,8%, dari proyeksi Oktober 2022 yang sebesar 5%. Meski tak merinci alasannya, IMF melihat ketidakpastian perekonomian global masih akan terasa tahun ini. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan, pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini masih kuat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bilang, optimisme tersebut semakin kuat sejalan dengan penghapusan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir tahun lalu.

Dibayangi Wait and See Pasar

Hairul Rizal 01 Feb 2023 Kontan

Akhirnya, pasar saham dalam negeri menutup Januari tahun 2023 tanpa January effect. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,48% ke level 6.839,34. Bila dihitung sejak awal tahun, IHSG mencetak pelemahan 0,16% sepanjang Januari ini. Analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melemah hari ini. Analis Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mencermati, secara teknikal, indikator stochatic RSI bergerak turun dari overbought area dan terbentuk penyempitan positive slope pada MACD. Keduanya mengindikasikan potensi koreksi lanjutan dengan support level 6.740-6.760 dan level resistance di posisi 6.880. "Pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh sikap wait and see pelaku pasar jelang rilis pengumuman FOMC dan rilis data inflasi Indonesia periode Januari," jelas dia, Selasa (31/1).

Aset LPS Menembus Rp 186 Triliun

Hairul Rizal 01 Feb 2023 Kontan

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang tahun 2022. Asetnya mencapai Rp 186,75 triliun per akhir tahun lalu ( unaudited ) atau tumbuh 15,27% dibandingkan akhir tahun 2021. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, aset terdiri dari Rp 180,47 triliun investasi, kas dan piutang Rp 5,97 triliun, aset tetap dan aset tidak berwujud Rp 220 miliar dan aset lainnya Rp 9 miliar. Aset investasi seluruhnya di Surat Berharga Negara (SBN). "Ditempatkan pada SBN rupiah Rp 178,51 triliun dan SBN valas Rp 1,8 triliun," kata Purbaya, Selasa (31/1).

IFG Mulai Mengelola Investasi Dana Pensiun BUMN

Hairul Rizal 01 Feb 2023 Kontan

Indonesia Financial Group (IFG) akan mengelola investasi dana pensiun Badan Usaha Millik Negara (BUMN). Tujuannya agar investasi dari dapen holding perasuransian dan dana pensiun memulai mengelola investasi dana pensiun semakin membaik. Hal ini tengah isu banyaknya dana pensiun BUMN yang bermasalah. Direktur Utama IFG, Robertus Bilitea mengungkapkan, saat ini pihaknya mendorong delapan dana pensiun untuk melakukan pengelolaan dana bersama. Robertus mengungkapkan saat ini pihaknya belum ada rencana menambah jumlah dana pensiun BUMN yang akan dikelola bersama. "Untuk sementara sebagai pilot project delapan dana pensiun itu dulu," ujar Robertus, kemarin. Delapan dana pensiun yang saat ini melakukan pengelolaan dana bersama IFG antara lain dana pensiun milik PT Angkasa Pura I, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja), PT Nindya Karya (Persero), Perum Jasa Tirta II, Perum Peruri, PT Taspen (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, inisiatif tersebut untuk memastikan agar pengelolaan dana pensiun tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Kejahatan Transaksi Keuangan Digital

Yoga 31 Jan 2023 Kompas (H)

Transaksi keuangan digital meningkat pesat, ditengarai dengan meningkatnya outstanding pinjaman daring yang mencapai Rp 49,34 triliun pada Oktober 2022. Di sisi sistem pembayaran, transaksi QRIS sejak awal tahun hingga September 2022 mencapai Rp 29,7 triliun, tumbuh 298 % secara tahunan. Transaksi uang elektronik di semua kanal tumbuh 43,2 % secara tahunan, mencapai Rp 35,5 triliun. Adapun transaksi digital banking meningkat 30,9 % secara tahunan menjadi Rp 9.002 triliun sampai November 2022. Maraknya transaksi keuangan digital mengundang penjahat untuk mengeksploitasi kelemahan sistem ataupun kelengahan pengguna. Ada dua modus operandi, technical hacking dan social engineering. Technical hacking dilakukan dengan meretas sistem sehingga bisa disalahgunakan untuk keuntungan peretas. Hampir semua bank dan jasa teknologi finansial (fintech) pernah mengalami serangan technical hacking. Kerugian mencapai miliaran rupiah per insiden.

Sementara itu, social engineering adalah serangan yang dilakukan dengan pendekatan sosial. Salah satu modus yang sering dipakai ialah phising, di mana penjahat mengirim e-mail berisi link ke situs tertentu dan penerimanya dijebak untuk measukkan user ID dan password. Modus lain adalah meminta nasabah untuk memberitahukan kata kunci sekali pakai (OTP) dengan iming-iming hadiah. Ada juga yang menawarkan lelang mobil murah dan calon korban diminta transfer uang. Social engineering berkorelasi erat dengan literasi keuangan. Berdasarkan survei OJK, literasi keuangan masyarakat Indonesia sekitar 49,68 %, sedangkan inklusi keuangan berada di level 85,10 %. Artinya, banyak yang terpapar produk dan layanan keuangan tanpa pemahaman memadai,termasuk soal risiko. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku industri keuangan bersama regulator untuk mengedukasi masyarakat. (Yoga)


Stagnasi Perdagangan ASEAN

Yoga 31 Jan 2023 Kompas

Proses integrasi ekonomi kawasan ASEAN yang lambat dan tersendat menjadi salah satu tantangan Indonesia dalam kepemimpinan ASEAN 2023. Harian Kompas, Senin (30/1), menggaris bawahi kepemimpinan Indonesia di ASEAN 2023 menjadi kesempatan untuk memaksimalkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Keberadaan MEA sejak 2015 diakui menumbuhkan integrasi ekonomi kawasan, tetapi perdagangan dan investasi antarnegara ASEAN stagnan rendah. Tak adanya terobosan untuk mengatasi implementasi MEA yang terkesan lambat dan stagnan pasca-peluncurannya pada 2015, indikatornya adalah stagnasi perdagangan intra-ASEAN. Pengamat melihat penyebabnya adalah lemahnya komitmen politik negara-negara anggota untuk melaksanakan kesepakatan di MEA. Dibandingkan dengan perdagangan dengan negara di luar kawasan ASEAN, intensitas perdagangan intra-ASEAN sangat tertinggal.

Dalam banyak kasus, negara anggota ASEAN justru lebih banyak memprioritaskan kerja sama dan kesepakatan perdagangan bebas dengan negara atau kelompok negara di luar ASEAN, yang menjadi penghambat integrase ekonomi kawasan, seperti dicita-citakan. Catatan Sekretariat ASEAN menunjukkan pertumbuhan perdagangan intra-ASEAN stagnan di kisaran 20-24 % sejak 2006, bahkan pasca-MEA. Tarikan kepentingan dalam negeri negara anggota sering menjadi salah satu penghambat sehingga berdampak pula pada mimpi jangka panjang mewujudkan ASEAN sebagai borderless economic community pada 2030. Beberapa pengamat, seperti dari BRIN dan Pusat Studi ASEAN UI (Kompas, 30/1) melihat  minimnya investasi intra-anggota, belum memadainya jaringan logistik di negara ASEAN, dan struktur ekonomi negara anggota ASEAN yang belum komplementer sebagai penghambat terbangunnya pasar intra-anggota yang besar dan dinamis seperti Uni Eropa. (Yoga)


Defisit JKN Berpotensi Kembali Terjadi

Yoga 31 Jan 2023 Kompas

Setelah selalu dilaporkan defisit, kondisi aset bersih Dana Jaminan Sosial Kesehatan di Indonesia mengalami surplus dalam dua tahun terakhir. Meski demikian, tren pembiayaan manfaat yang terus meningkat membuat risiko defisit berpotensi kembali terjadi. Oleh karena itu, langkah antisipasi perlu dilakukan, termasuk mempersiapkan skenario kenaikan iuran peserta. Dirut Badan Penyelenggara  Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, aset bersih Dana Jaminan Sosial Kesehatan yang dikelola BPJS Kesehatan saat ini naik pesat. Peningkatan aset bersih itu mulai dilaporkan sejak 2021 sebesar Rp 38,76 triliun dan meningkat lagi menjadi Rp 56,51 triliun pada 2022. Dengan aset itu, setidaknya mencukupi pembayaran klaim 5,9 bulan ke depan.

”Saat ini tak ada lagi gagal bayar ke rumah sakit. Bahkan, kami bisa membayar sebagian biaya klaim rumah sakit sebelum diverifikasi sehingga cash flow (arus kas) rumah sakit bisa terjaga. Tarif pembayaran pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit juga sudah ditingkatkan pemerintah guna meningkatkan mutu layanan,” ujarnya dalam diskusi public ”Outlook 2023: 10 Tahun Program JKN”, di Jakarta, Senin (30/1). Meskipun demikian, Direktur Perencanaan, Pengembangan, dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan Mahlil Ruby menuturkan, potensi defisit bisa kembali terjadi. Sebab, biaya manfaat layanan meningkat, sedangkan biaya iuran stagnan. Biaya manfaat yang meningkat dipengaruhi akses kesehatan yang makin luas. Selain itu, layanan kesehatan berbiaya tinggi yang kian banyak dimanfaatkan warga bisa menjadi penyebab. Biaya harus dikendalikan demi memastikan keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). (Yoga)


Pilihan Editor