Banjir Duit di Bursa dari Aksi Korporasi Emiten Bank
Sejumlah emiten saham perbankan bersiap menggelar aksi korporasi. Mulai dari aksi pemecahan nominal saham alias
stock split, penerbitan obligasi, menerbitkan saham baru (rights issue) hingga pembelian saham kembali (buyback).
Ambil contoh aksi korporasi Bank Mandiri Tbk (BMRI). Bank pelat merah ini berencana memecah nilai nominal saham dengan rasio 1:2. Tak mau kalah dengan sesama bank BUMN, Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga berencana melakukan
buyback
saham. BBNI dan BBRI akan melakukan pembelian saham kembali alias
buyback, masing-masing Rp 905 miliar dan Rp 1,5 triliun.
Bank swasta pun tak ketinggalan. Untuk menambah modal, sejumlah bank swasta akan menggelar rights issue. Misalnya Bank KB Bukopin (BBKP) akan lepas 120 miliar saham baru dan Bank QNB Indonesia (BKSW) akan melepas 14,72 miliar saham baru.
Kepala Riset Aldiracita Sekuritas Agus Pramono menilai, maraknya aksi korporasi emiten bank di awal tahun 2023 tak lepas dari sejumlah pertimbangan. Pertama, memanfaatkan momentum. Saat ini saham emiten bank masih jadi primadona investor.
Kedua, emiten menghimpun dana untuk bisa memuluskan langkah ekspansi dan menutupi kebutuhan modalnya.
Defisit APBN Bikin Utang Pemerintah Makin Besar
Utang pemerintah yang terus bertambah banyak mendapat sorotan. Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Suminto menegaskan, pemerintah melakukan utang bukan berarti pemerintah hobi berhutang.
Menurut dia, pemerintah harus berutang lantaran untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masih terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini. Dan, proses penyusunan anggaran utang di APBN pun dilakukan bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Untuk diketahui, total utang pemerintah hingga Desember 2022 sudah mencapai Rp 7.733,9 triliun. Ada pun rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 39,57%. Dari total utang tersebut, porsi dalam bentuk valas sebesar 29%. Sedangkan sisanya, sekitar 71%, dalam bentuk utang rupiah.
Dengan jumlah utang tersebut, Suminto menegaskan, kemampuan pemerintah dalam membayar utang selalu menggunakan standar lazim yang biasa diterapkan di banyak negara.
Pelemahan Rupiah Dinilai Masih Berada di Level Yang Wajar
Rupiah kembali melemah di atas level Rp 15.000 per dollar AS. Padahal beberapa data ekonomi domestik yang dirilis di awal tahun tercatat menguat.
Selasa (7/2), rupiah di pasar spot melemah 0,62% ke Rp 15.148 per dollar AS. Padahal, rupiah bertahan di bawah level Rp 15.000 per dolar AS sejak pertengahan Januari 2023.
Kemarin, Bank Indonesia (BI) mengumumkan cadangan devisa (cadev) Indonesia pada Januari 2023 naik US$ 2,2 miliar menjadi US$ 139,4 miliar, dari Desember 2022 sebesar US$ 137,2 miliar. Sebelumnya, rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2022 mencapai 5,31%. Angka ini melampaui target pemerintah di level 5,2%.
Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf berpendapat apa yang terjadi di Pakistan akan membuat investor selektif memilih negara emerging market. "Asing akan lebih selektif memilih negara mana yang sehat untuk dijadikan tujuan investasi, salah satunya Indonesia," ujar dia.
Alwi masih percaya rupiah sepanjang tahun 2023 akan di area Rp 14.800 – Rp 15.380 per dollar AS. Sedangkan Fikri memperkirakan, rupiah selama 2023 ada di Rp 15.455 per dollar AS. Kalau Lukman yakin rupiah akan bergerak di area Rp 14.300-Rp 14.500 di akhir 2023.
Minyak Bisa ke US$ 100 Jika OPEC+ Tetap Pangkas Produksi
Goldman Sachs memprediksi, ada potensi terjadi defisit minyak mentah pada tahun depan. Kondisi ini disebabkan oleh berkurangnya kapasitas produksi cadangan dan kurangnya investasi, yang akan mengancam pasokan ke depan.
Peningkatan permintaan dari China dan sanksi terhadap minyak Rusia juga akan berkontribusi terhadap defisit minyak mentah. Karena itu, Goldman Sachs memprediksi harga minyak akan naik.
Bahkan, sebelum defisit tersebut melanda, Goldman Sachs memprediksi harga minyak mentah brent dapat mencapai US$ 100 per barel.
Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, harga minyak memang bisa mencapai US$ 100 per barel. Akan tetapi, gangguan produksi dan meningkatnya permintaan China masih akan diimbangi dengan kenaikan produksi negara pengekspor minyak bumi alias OPEC+.
Hitungan Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo, harga minyak mentah bisa mencapai level US$ 100 jika OPEC+ masih mengurangi pasokan. Tahun ini, proyeksi dia, harga minyak di US$ 75-US$ 100 per barel. Sementara Lukman memperkirakan, harga minyak mentah berkisar antara US$ 70-US$ 85 per barel.
OJK Optimis Kredit Tahun Ini Bisa Tumbuh 12%
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis permintaan kredit masih akan berlanjut tumbuh tahun 2023 meskipun tantangan ekonomi global masih besar. Oleh karena itu, regulator menargetkan kredit bakal tumbuh sekitar 10%-12% tahun ini.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, pertumbuhan kredit tersebut akan diimbangi dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang diperkirakan akan tumbuh di kisaran 7%-9%.
"Optimisme tersebut juga berlanjut pada tahun ini, tercermin dengan besarnya investasi non residen pada SBN (Surat Berharga Negara) di tahun ini Januari 2023 yang mencatatkan pembelian netto sebesar Rp 49,7 triliun, ujarnya, Senin (6/2)."
FONDASI KUAT PENOPANG RUPIAH
Gejolak mata uang menjadi ancaman nyata kala ketidakpastian ekonomi global mendera. Terlebih, normalisasi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve, yang terus bergulir berisiko membuat dana asing dari pasar negara berkembang, tak terkecuali Indonesia. Dus, nilai tukar rupiah pun rawan tereduksi. Untungnya, Bank Indonesia (BI) masih memiliki modal tebal untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah besarnya risiko ketidakpastian global. Hal itu tecermin dari posisi cadangan devisa yang pada akhir Januari 2023 mencapai US$139,4 miliar, meningkat dibandingkan dengan Desember 2022 yang senilai US$137,2 miliar. Modal ini pun akan memberikan keleluasaan bagi bank sentral untuk terus menjaga mata uang Garuda dalam ekspektasi. Terlebih, sepanjang tahun berjalan 2023 yang berakhir 7 Februari, performa rupiah cukup gemilang. Selain itu, ekspektasi pergerakan rupiah sepanjang tahun ini diprediksi tidak seburuk tahun lalu, ketika The Fed secara agresif menaikkan suku bunga acuan yang mendorong capital outflow. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, mengatakan bank sentral memandang cadangan devisa tetap memadai, yang didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga. “Ini seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” katanya, Selasa (7/2).
Tingkatkan Perlindungan Investor Ritel
Pada pertemuan tahunan industri jasa keuangan awal pekan ini, Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan pentingnya perlindungan investor baik di pasar keuangan maupun produk investasi lainnya. Pernyataan presiden itu tidak terlepas dari tingginya kasus yang merugikan para pemilik modal individu. Beberapa peristiwa besar yang menarik perhatian di antaranya adalah kasus Jiwasraya, Asabri, Wanaartha, hingga Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. Ratusan triliunan rupiah uang masyarakat tersandera tanpa kejelasan pengembaliannya. Di dalam acara yang dihadiri oleh para petinggi yang berkecimpung di industri keuangan, presiden juga memerintahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengawasi secara ketat berbagai produk dan transaksi jasa keuangan agar tidak memengaruhi kondisi makro perekonomian nasional. Kasus yang menimpa Adani ternyata berdampak luas terhadap perekonomian negara tersebut. Capital outflow terjadi, nilai tukar Rupee pun terimbas. Kekhawatiran itu yang disampaikan oleh Presiden. Persoalan perekonomian baik makro maupun mikro harus segera diselesaikan. Kasus yang merugikan investor baik itu di pasar keuangan atau pun produk investasi lainnya seperti yang terjadi pada KSP Indosurya dan Pandawa atau kasus Fisrt Travel merupakan bentuk minimnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan produk investasi termasuk risikonya. Otoritas Jasa Keuangan bersama dengan instansi terkait seperti Kementerian Koperasi dan UKM harus terus meningkatkan pengawasan terhadap para pelaku yang terlibat di industri tersebut. Perlindungan terhadap investor harus terus ditingkatkan di tengah tingginya penambahan jumlah investor ritel dengan usia muda. Dari data OJK, per 30 Desember 2021, jumlah investor di pasar modal mencapai 7,49 juta atau meningkat sebesar 92,99% dibandingkan dengan akhir 2020 yang tercatat hanya sebesar 3,88 juta. Jumlah ini meningkat hampir tujuh kali lipat dibandingkan dengan akhir 2017.
Rencana Kerja Pertamina: Modal Jumbo Kelola Hulu Migas
PT Pertamina (Persero) tidak ingin lagi dianggap setengah hati mengelola potensi minyak dan gas bumi atau migas di Tanah Air. Tahun ini, perseroan melalui subholding upstream menganggarkan belanja modal US$5,7 miliar. Besaran belanja modal itu diketahui naik 44% dari realisasi anggaran sepanjang 2022 yang berada di angka US$3,2 miliar atau setara dengan Rp48,47 triliun. Porsi alokasi belanja modal untuk rencana merger dan akuisisi PT Pertamina Hulu Energi sebagai subholding upstream Pertamina tercatat naik signifikan ke level US$1,5 miliar pada tahun ini. Padahal, realisasi anggaran yang digunakan untuk merger dan akuisisi pada 2021 dan 2022 hanya berada di angka masing-masing US$41 juta dan US$27 juta. “Anggaran tersebut diperuntukkan untuk kegiatan pengeboran, pada 2023 mencapai 943 sumur pengembangan atau naik 73%, 32 sumur eksplorasi, 688 workover, dan 30.159 well intervention well services,” kata Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Wiko Migantoro saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Selasa (7/2). Lewat alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) yang relatif progresif itu, Pertamina berharap terjadi penambahan produksi migas sebesar 5% pada tahun ini jika dibandingkan dengan torehan tahun lalu. Di sisi lain, produksi gas nasional tahun ini diharapkan naik ke angka 2.763 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dari posisi tahun sebelumnya 2.624 MMSCFD. Adapun, produksi gas terangkut dipatok 1.891 MMSCFD, atau naik 1% dari torehan 2022 di angka 1.870 MMSCFD. Selain itu, kata dia, Pertamina Hulu Energi juga turut berupaya mengembakan lapangan Offshore-North West Java, Mahakam, Sanga Sanga yang masih berpeluang untuk ditingkatkan mendatang. “Untuk eksplorasi kita melakukan kegiatan migas non konvensional untuk mendorong long term,” katanya.
KERETA RINGAN : Dana LRT Manggarai Disepakati
Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepakat berbagi anggaran untuk membangun kereta ringan atau light rail transit rute Velodrome–Manggarai Jakarta. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pembangunan light rail transit (LRT) Velodrome–Manggarai telah disepakati dengan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, Pemprov DKI juga telah menyiapkan anggaran sekitar Rp900 miliar untuk tahap awal pembangunan LRT itu. “Diharapkan pada akhir 2024 nanti LRT ini sudah bisa operasional,” jelasnya di Jakarta, Selasa (7/2). Syafrin menambahkan, poyek LRT menuju Manggarai mampu mengurai kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai yang ditetapkan sebagai stasiun sentral. Syafrin mengatakan, pengembangan LRT Velodrome--Manggarai sesuai dengan visi DKI Jakarta untuk meningkatkan angkutan umum. Visi itu termasuk menjadikan angkutan perkeretaapian atau angkutan kereta sebagai big bone angkutan umum di Jakarta.
PENGENDALIAN BANJIR Tak Jemu Merawat Ciliwung
Air kecoklatan mengalir di antara dua dinding beton sepanjang aliran Sungai Ciliwung di Kelurahan Cikoko, Pancoran, Jaksel, Kamis (2/2) siang. Sampah plastik dan stirofoam merubah fungsi lahan, terjadi sedimentasi, hingga sampah bertebaran di mana-mana. Setiap tahun, air kali banjir. Bersama istri dan teman masa kecilnya, sedikit demi sedikit Usman mulai bergerilya. Keinginannya sederhana, yakni mengubah Ciliwung agar lebih baik. Pijakan awal mereka tidaklah mudah. ”Kata mereka, ’Siape elu, larang-larang gue buang sampah di kali, emang kali ini punya elu?’ Waktu kita bawa petugas juga mereka bilang, ’Lho, kalau gue enggak buang sampah di sini, kerja elu apa?’” tutur pria yang juga akrab disapa Mat Peci ini. Usman juga menghadapi berbagai rintangan, seperti berhadapan dengan organisasi masyarakat, kontak fisik dengan warga sekitar, dan dianggap mengklaim lahan warga. Namun, keteguhan hatinya tidak goyah. Melalui perkumpulan masyarakat, seperti PKK, karang taruna, RT, dan RW, Usman mengajarkan cara mengelola sampah, salah satunya dengan program bank sampah.
Setelah dirasa cukup berhasil mengurangi intensitas warga di kampungnya membuang sampah ke Ciliwung, Usman berkeliling dan mengedukasi warga lainnya. Kemudian berdirilah Sekolah Edukasi Sungai Ciliwung di Srengseng, Jakarta Selatan, pada akhir 2016. Anak-anak dilatih mengelola sampah, menanam pohon, membuat tanaman hidroponik, serta membuat kolam. Penanganan sampah di Ciliwung tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas pencinta lingkungan semata, tetapi juga pemerintah dan masyarakat. Usman berharap apa yang telah dilakukan selama belasan tahun di salah satu area bantaran Sungai Ciliwung dapat menjadi contoh di wilayah lain tentang bagaimana mencintai lingkungan. Selain memberikan pemahaman cinta lingkungan pada masyarakat, Mat Peci menyumbangkan anggota komunitasnya bagi Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Salah satunya, Muji (41). Muji kini telah sembilan tahun merawat Ciliwung. Setiap hari ia bersama 60 anggota lain bekerja pukul 07.30-15.30. Ada sekitar 10 area aliran sungai dan saluran penghubung yang harus mereka bersihkan. (Yoga)









