BI Tarik Devisa Hasil Ekspor 173 Juta Dollar AS
Sejak dioperasikan pada 1 Maret 2023, instrumen moneter baru BI, yakni term deposit valas devisa hasil ekspor telah menarik devisa 173 juta USD ke dalam sistem keuangan dalam negeri. Instrumen ini dinilai mendapat respons positif dari para pelaku pasar. Direktur Departemen Pengelolaan Moneter BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, selama periode 1-16 Maret 2023, term deposit (TD) valas devisa hasil ekspos (DHE) berhasil menarik 173 juta USD yang berasal dari sembilan eksportir dari sektor pertambangan dan perkebunan. Dana DHE itu masuk ke dalam negeri melalui enam bank yang ditunjuk.
”Sejak mulai diimplementa sikan, TD valas DHE direspons positif pelaku pasar,” ujar Ramdan dalam lokakarya BI dengan wartawan, di Yogyakarta, Sabtu (18/3). Ia menjelaskan, instrument baru ini diimplementasikan untuk menarik DHE, khususnya hasil sumber daya alam (SDA) yang umnya banyak disimpan di luar negeri agar bisa kembali ke sistem keuangan dalam negeri. Dengan masuknya DHE ke dalam negeri, pasokan USD bisa meningkat sehingga mempertebal cadangan devisa dan bisa dimanfaatkan untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. (Yoga)
Harga Batubara Acuan 283 Dollar AS Per Ton
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan harga batubara acuan Maret 2023 dengan nilai kalori 6.322 kilokalori per kilogram (kkal/kg) sebesar 283,08 USD per ton. Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama pada Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Sabtu (18/3) penentuan harga batubara saat ini berdasarkan kandungan kalori, yaitu di atas 6.000 kkal/kg; 5.200-6.000 kkal/kg; dan di bawah 5.200 kkal/kg. Harga pada Februari lalu 277,05 USD per ton. (Yoga)
Anak Usaha PLN Garap Terminal LNG
Dua anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), yakni PT PLN Pusat Manajemen Proyek dan PT PLN Gas & Geothermal, bekerja sama menggarap proyek terminal gas alam cair (LNG) di Sidakarya, Bali. General Manager PT PLN Pusat Manajemen Proyek Aji Sutrisno, Sabtu (18/3) mengatakan, proyek ini bagian dari komitmen perseroan untuk mendukung penggunaan energi bersih di Indonesia. Terminal LNG tersebut ditargetkan bisa beroperasi pada Agustus 2023. (Yoga)
AS Dukung Indonesia Bangun Energi Nuklir
Badan Perdagangan dan Pembangunan Amerika Serikat memberikan hibah pendanaan senilai 1 juta dollar AS untuk membangun dan menyiapkan kapasitas Indonesia dalam pengembangan program energi nuklir. Hal itu disampaikan Wakil Asisten Utama Menteri Luar Negeri AS Ann K Ganzer dalam konferensi pers bersama Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Yong Kim di Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (18/3). Dokumen kerja sama dan hibah afiliasi pengembangan program energi bersih ditandatangani di Nusa Dua, Sabtu, seiring forum kerangka bisnis Kamar Dagang dan Industri Indo-Pasifik. (Yoga)
Program Integrasi Sawit-Sapi di Kalsel
Kementan meresmikan program Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma (Siska Kuintip) di Kalsel, yang berjalan beberapa tahun terakhir. ”Kami mendorong perusahaan perkebunan besar swasta untuk mengintegrasikan lahan sawit miliknya dengan pengembangan sapi ternak,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Sabtu (18/3) dalam peresmian program Siska Kuintip, sekaligus panen anak sapi di Desa Jombang, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel. Sebagai uji coba, ditargetkan pengembangan 10.000 sapi di Tanah Bumbu. (Yoga)
Waspadai Penipuan Modus Surat Tilang
Polisi mengimbau masyarakat mewaspadai penipuan dengan berbagai modus. Terbaru, beredar sejumlah unggahan pengguna media sosial menerima upaya penipuan dengan modus tautan tilang elektronik lewat aplikasi Whatsapp. Kepolisian mengklaim tidak pernah mengirimkan surat tilang melalui aplikasi itu. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko berharap warga waspada sembari polisi memonitor para pelaku. ”Sejauh ini, kami belum menerima laporan resmi, hanya melalui monitor tim kami. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada secara dini,” katanya, Minggu (19/3). (Yoga)
Arah Merger Bank MNC dan Bank Nobu
Bank MNC milik Grup MNC segera merger dengan Bank Nobu milik Lippo Group untuk memenuhi kewajiban modal inti bank yang minimum Rp 3 triliun per akhir Desember 2022. Melalui Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, OJK menaikkan modal inti minimum bank dari Rp 1 triliun menjadi Rp 3 triliun. Aturan yang berlaku efektif mulai 17 Maret 2020 itu bertujuan memperkokoh struktur, ketahanan, dan daya saing perbankan. Selama ini, OJK terus mendorong konsolidasi perbankan melalui merger atau akuisisi untuk meningkatkan pengawasan OJK ketika jumlah bank, yang kini mencapai 107 bank, makin kecil. Dengan begitu, angka kasus perbankan pun akan dapat ditekan serendah mungkin.
Dilihat dari aset Bank Nobu yang sebesar Rp 21,25 triliun dan lebih unggul daripada Bank MNC yang Rp 15,35 triliun per September 2022, Bank Nobu akan menjadi pemegang saham pengendali setelah merger bank terjadi. Kelak bank baru itu akan tetap berfokus pada perbankan retail (retail banking). Demikian pula perbankan konsumsi (consumer banking), dengan menyalurkan kredit ke segmen otomotif, properti, dan kredit tanpa agunan (KTA) atau, dengan kata lain, kredit untuk individu. Bank baru itu akan menyasar kredit ke UMKM, lantaran, berdasarkan data 2019, pangsa pasar usaha mikro paling tinggi (98,67 5) dibanding usaha kecil (1,22 %), menengah (0,10 %), dan besar (0,01 %). (Yoga)
Buram Lagi Rencana Penghiliran Batu Bara
Proyek penghiliran batu bara kembali tertunda. Satu-satunya investor yang berpotensi mewujudkan proyek ini, Air Products and Chemicals Inc, memilih hengkang, satu tahun lebih pasca-penandatanganan nota kesepahaman dengan pemerintah. Pelaksana harian Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Idris Sihite, menuturkan pembatalan niat investasi Air Products itu disampaikan melalui surat pada awal Maret lalu. "Mereka memilih investasi ke arah yang lain, blue hydrogen," ujar Idris, akhir pekan lalu. Perusahaan asal AS itu mundur karena pemerintah AS menawarkan lebih banyak insentif untuk proyek energi terbarukan ketimbang proyek terkait dengan batu bara.
Nota kesepahaman Air Products dengan pemerintah, yang diwakili Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dilakukan pada November 2021. Bahkan Presiden Jokowi turut menyaksikan acara penandatanganan yang dilakukan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam kesepakatan tersebut, Air Products berkomitmen membawa investasi senilai US$ 15 miliar. Rencana masuknya Air Products saat itu seakan-akan menjadi titik terang proyek penghiliran batu bara di dalam negeri yang tersendat lama. Sejak 2009, pemerintah memang mewajibkan para pemegang izin usaha pertambangan melakukan penghiliran. Namun hanya segelintir pengusaha yang berhasil mengolah batu bara menjadi produk turunannya, antara lain menjadi briket dan semi-kokas.. (Yoga)
Diskon Harga BUMN Karya
Harga saham emiten-emiten badan usaha milik negara (BUMN) sektor konstruksi alias BUMN karya terus mengalami tekanan sejak awal 2023. Saham empat perusahaan pelat merah sektor konstruksi, yakni PT Waskita Karya Tbk (Persero), PT Wijaya Karya Tbk (Persero), PT PP (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya Tbk (Persero), turun 16,54-35,16 %. Tren pelemahan harga dialami pula oleh anak-anak usaha BUMN karya yang melantai di pasar modal. Sepekan terakhir, hanya Waskita Karya yang mencatatkan kenaikan harga Rp 6 atau 2,6 % menjadi Rp 236 per saham. Emiten yang memiliki banyak ruas jalan tol di Jawa dan Sumatera ini sedang mendapat perhatian investor setelah menunda pembayaran bunga obligasi. Akibatnya, perdagangan saham emiten tersebut disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia pada 16 Februari hingga 2 Maret lalu.
Pekan lalu, salah satu kreditor Waskita Karya, yakni PT Megah Baja Bangun Semesta, mencabut gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang senilai Rp 2,9 miliar terhadap Waskita. Megah Baja merupakan vendor proyek pembangunan Terminal Bandara Minangkabau. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, mengatakan masalah arus kas perusahaan menjadi faktor yang dilihat investor. Perusahaan-perusahaan konstruksi milik pemerintah itu tercatat memiliki utang yang lebih tinggi ketimbang ekuitasnya. Salah satu indikator yang menjadi acuan adalah rasio utang terhadap modal alias debt-to-equity ratio (DER) yang cukup tinggi. "Karena itu, selama ini kinerja harga sahamnya tertekan," ujar Nafan kepada Tempo, akhir pekan lalu. (Yoga)
Rencana Home Credit Setelah Akuisisi
PERGANTIAN kepemilikan perusahaan pembiayaan PT Home Credit Indonesia semakin dekat. Chief Executive Officer Home Credit International, Radek Pluhar, menuturkan proses akuisisi berjalan lancar sejak disepakati pada tahun lalu. "Kami berharap prosesnya rampung pada awal semester kedua tahun ini," ujar dia dalam pertemuan bersama sejumlah wartawan di Jakarta, Rabu, 8 Maret lalu. Home Credit International bakal melepas perusahaannya di Indonesia kepada grup jasa keuangan Mitsubishi UFG (MUFG) lewat Bank of Ayudhya Public Company Limited dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Selain di dalam negeri, perusahaan yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda, ini melepas kepemilikan Home Credit Consumer Finance Philippines Inc.
Radek yakin, setelah akuisisi, Home Credit Indonesia yang sudah dibangun lebih dari 10 tahun bakal tumbuh lebih pesat. Terlebih, Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang prima, demografi yang didominasi usia muda, serta peningkatan literasi keuangan. Kami melihat bahwa bisnis ini punya kesempatan untuk berkembang lebih cepat. Kami bangga atas apa yang sudah dicapai selama ini. Tapi kami menyimpulkan bisnis ini akan lebih baik dikembangkan oleh pemilik saham baru dengan infrastruktur yang baik. Kami sangat yakin dalam 5-10 tahun ke depan, bisnis pembiayaan konsumen akan semakin besar dan kuat di Indonesia. Tapi, kami pikir, MUFG memiliki posisi yang lebih baik dibanding kami untuk membuatnya lebih besar dan kuat. (Yoga)









