;

Buram Lagi Rencana Penghiliran Batu Bara

Lingkungan Hidup Yoga 20 Mar 2023 Tempo
Buram Lagi Rencana Penghiliran Batu Bara

Proyek penghiliran batu bara kembali tertunda. Satu-satunya investor yang berpotensi mewujudkan proyek ini, Air Products and Chemicals Inc, memilih hengkang, satu tahun lebih pasca-penandatanganan nota kesepahaman dengan pemerintah. Pelaksana harian Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Idris Sihite, menuturkan pembatalan niat investasi Air Products itu disampaikan melalui surat pada awal Maret lalu. "Mereka memilih investasi ke arah yang lain, blue hydrogen," ujar Idris, akhir pekan lalu. Perusahaan asal AS itu mundur karena pemerintah AS menawarkan lebih banyak insentif untuk proyek energi terbarukan ketimbang proyek terkait dengan batu bara.

Nota kesepahaman Air Products dengan pemerintah, yang diwakili Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dilakukan pada November 2021. Bahkan Presiden Jokowi turut menyaksikan acara penandatanganan yang dilakukan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam  kesepakatan tersebut, Air Products berkomitmen membawa investasi senilai US$ 15 miliar. Rencana masuknya Air Products saat itu seakan-akan menjadi titik terang proyek penghiliran batu bara di dalam negeri yang tersendat lama. Sejak 2009, pemerintah memang mewajibkan para pemegang izin usaha pertambangan melakukan penghiliran. Namun hanya segelintir pengusaha yang berhasil mengolah batu bara menjadi produk turunannya, antara lain menjadi briket dan semi-kokas.. (Yoga)


Tags :
#Batu Bara
Download Aplikasi Labirin :