;

Mengenal Jenis-jenis Asuransi di Indonesia dan Manfaatnya

Yuniati Turjandini 26 May 2023 Tempo

Kenali jenis-jenis asuransi di Indonesia dan manfaatnya agar tidak salah memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan pribadi. Sebagian besar masyarakat mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah asuransi atau pertanggungan. Memiliki asuransi penting untuk mendapatkan pelindungan atau ganti rugi atas risiko yang mungkin terjadi. Salah satu yang populer adalah asuransi jiwa.

Meski penggunaan asuransi sudah cukup populer, menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, pendapatan premi asuransi tidak begitu baik. Pendapatan premi asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 45,6 triliun pada kuartal I 2023, turun 6,9 persen dibanding pada periode tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 48,99 triliun.

Saat ini layanan jasa asuransi di Indonesia sudah banyak berkembang dan memiliki aturan serta diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Namun masih banyak juga masyarakat yang belum memahami arti layanan pertanggungan ini serta manfaat yang diperoleh, bahkan takut apabila ditawari layanan tersebut karena terlalu banyak jenisnya. (Yetede)

Jeli Menangkap Peluang Saham Emiten Politisi

Hairul Rizal 26 May 2023 Kontan (H)

Kurang dari setahun ke depan, rakyat Indonesia akan kembali menggelar pesta demokrasi lima tahunan bertajuk Pemilihan Umum (Pemilu). Sesuai jadwal, pemilu legislatif dam presiden akan serentak dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Secara historis, sentimen pemilu bakal menggairahkan pergerakan pasar saham di dalam negeri. Di momentum ini, biasanya daya beli masyarakat terangkat. Terutama belanja konsumsi, telekomunikasi, dan iklan. Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai, pemilu akan menjadi pemanis pagi pergerakan pasar saham yang tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sebagai gambaran, pada pemilu 2019, IHSG menguat 1,64%. Sebut saja, saham related Sandiaga Uno. Pengusaha yang kini sedang menyandang jabatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu merupakan mantan politikus Partai Gerindra dan segera bergabung ke partai PPP. Saat ini, Sandiaga terafiliasi sedikitnya dengan delapan emiten bursa. Sandi mengempit kepemilikan saham di emiten-emiten itu lewat kendaran bisnisnya PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Selain Sandi Uno, ada juga kompatriotnya di jajaran kabinet Indonesia Maju yang terafiliasi emiten BEI. Yakni, Erick Thohir, Menteri Negara BUMN. Erick merupakan pemilik emiten media PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) dan PT Mahaka Media Tbk (ABBA). Hans Kwee mencermati, biasanya saham-saham emiten politisi akan terimbas sentimen Pemilu. "Saham emiten yang dimiliki politisi bisa bergerak positif. Apalagi kalau partainya diperkirakan menang pemilu legislatif atau pilpres," kata Hans saat dihubungi Kontan, Kamis (25/5). Setali tiga uang, Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project, William Hartanto menilai tahun politik bisa mendorong pergerakan saham emiten politisi.

Ruang Penurunan Bunga Acuan Masih Sempit

Hairul Rizal 26 May 2023 Kontan

Arah kebijakan bunga acuan Bank Indonesia alias BI 7- Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) belum terlalu terang. Penyebabnya, kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian, meski salah satu indikator penentu bunga acuan, yakni inflasi terus melandai. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei 2023, kemarin, BI kembali menahan suku bunga acuannya di level 5,75%. Artinya, otoritas moneter telah menahan bunga di level ini selama empat bulan terakhir sejak Januari 2023. Pada Januari lalu, BI terakhir kali mengerek bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps). Meski demikian, Gubernur BI Perry Warjiyo mengaku, saat ini pihaknya masih memantau perkembangan sejumlah indikator. "Kami harus memantau pergerakan yang terjadi. Melakukan pantauan, asesmen setiap bulan dan bulan berikutnya untuk menentukan keputusan," tutur dia, Kamis (25/5). Perry menjelaskan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi pertimbangan BI terkait arah suku bunga kebijakan ke depan. Pertama, tingkat inflasi inti dan inflasi umum.
Kedua, kinerja pertumbuhan ekonomi. Perry yakin, pertumbuhan ekonomi dalam negeri pada tahun 2023 akan berada di kisaran 4,5% hingga 5,3% yoy. Namun, masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi, yaitu investasi bangunan. Ketiga, kondisi pasar keuangan global. Terlebih, ketidakpastian pasar keuangan berlanjut sejalan dengan risiko gagal bayar utang Amerika Serikat (AS). Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman juga melihat, meski inflasi menurun, ketidakpastian di pasar keuangan global meningkat. Hal ini memberikan tekanan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan berdampak terhadap imported inflation. Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat, pelonggaran kebijakan moneter BI tetap ada meski The Fed belum akan memangkas suku bunga acuannya. Namun pelonggaran tersebut berupa kebijakan makroprudensial, terutama giro wajib minimum (GWM) yang saat ini cukup ketat.

Anomali, Laju Kredit Perbankan Kian Melambat

Hairul Rizal 26 May 2023 Kontan

Perkembangan kredit perbankan di tahun ini berbeda dari kebiasaan. Jika tahun-tahun sebelumnya, laju pertumbuhan kredit di bulan-bulan awal lebih lambat dan kemudian melaju memasuki kuartal kedua, tahun ini justru kebalikannya. Di dua bulan pertama tahun ini, penyaluran kredit langsung melaju dua digit. Pada Januari tercatat tumbuh 10,53% secara tahunan, lalu pada Februari meningkat 10,64% secara tahunan. Namun, pada Maret lajunya melambat menjadi hanya satu digit, yakni 9,93%. Perlambatan kembali berlanjut pada April. Bank Indonesia (BI) melaporkan kredit di April hanya naik 8,08%. BI juga tengah menyoroti kondisi anomali tersebut. Pasalnya, tren penawaran maupun permintaan kredit sejauh ini masih oke. "Penurunan kredit ini menjadi salah satu yang kami diskusikan dalam rapat dewan gubernur. Akhir Desember ke Januari tumbuh tinggi, tapi makin ke sini, kok, turun," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (25/5). Perry mengatakan, ada kemungkinan perlambatan disebabkan karena perusahaan-perusahaan yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba memilih melunasi kreditnya ke perbankan terlebih dulu, sembari menyusun rencana bisnis berikutnya. Kendati demikian, BI masih optimistis pertumbuhan kredit di akhir tahun akan tetap membaik. Ini seiring permintaan maupun penawaran yang masih dalam kondisi positif.

RUANG LAPANG KREDIT BANK

Hairul Rizal 26 May 2023 Bisnis Indonesia (H)

Langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali menahan suku bunga acuan menjadi katalis positif bagi industri perbankan untuk mengerek penyaluran kredit. Apalagi, belakangan penyaluran kredit sempat melandai. Kemarin, Kamis (25/5), Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 5,75%, suku bunga deposit facility 5%, dan suku bunga lending facility 6,5%.Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan fokus kebijakan moneter kali ini diarahkan untuk mendukung ruang pertumbuhan ekonomi. Hal itu juga ditunjang dengan kebijakan likuiditas dan makroprudensial yang longgar. Salah satu impak yang diharapkan adalah penyaluran kredit dan pembiayaan bakal terus mengalir. Menurut Perry, perlambatan laju kredit perbankan telah menjadi pembahasan bank sentral. BI menilai ada kemungkinan sejumlah korporasi menahan diri untuk mengambil pembiayaan baru dan memilih untuk melunasi utang sebelum menentukan langkah ekspansi selanjutnya. Kewaspadaan BI memang beralasan. Musababnya, pertumbuhan kredit pada April 2023 hanya tercatat 8,08% secara tahunan, atau lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni 9,93%. Kendati demikian, Perry optimistis bahwa performa kredit perbankan terus membaik seiring dengan perbaikan ekonomi nasional. Kondisi likuiditas perbankan juga masih mumpuni. Demikian pula suku bunga yang kondusif serta lending standard yang tetap longgar. 

Optimisme memang masih menjalari industri perbankan. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. Jahja Setiaatmadja mengatakan langkah BI mempertahankan suku bunga acuan sudah tepat karena perbankan memiliki ruang untuk berkembang. Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk. Lani Darmawan menilai kendati penyaluran kredit sempat melandai, minat terhadap penarikan kredit masih tinggi. Alhasil, pada periode berikutnya masih ada peluang untuk memperbesar penyaluran kredit.Sejumlah bank juga terus memacu strategi untuk mengakselerasi penyaluran kredit. PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) misalnya, menggandeng institusi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperlebar kredit. Financial Institutions Head Bank Sampoerna Mike Bani Riza menuturkan bahwa portofolio penyaluran pinjaman langsung ke UMKM menembus Rp1,4 triliun dari total pinjaman yang telah disalurkan perseroan yang tercatat sebesar Rp2,9 triliun per kuartal I/2023.

Mencari Celah Pasar Gas Nasional

Hairul Rizal 26 May 2023 Bisnis Indonesia

Seperti tak putus dirundung malang, industri minyak dan gas nasional tengah menghadapi tantangan yang tidak ringan. Belum lama bangkit dari wabah Covid-19 yang membuat hampir seluruh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) mengerem investasi, kini para pelaku di industri ini tengah mencari kepastian pembeli gas bumi. Di tengah euforia pemanfaatan energi ramah lingkungan di seluruh dunia, gas bumi menjadi salah satu primadona. Di Indonesia, potensi gas bumi masih sangat besar dibandingkan dengan minyak mentah, dan batu bara. Hingga saat ini, cadangan gas di Indonesia masih cukup besar kendati tidak semua lapangan dapat mengulang sejarah yang digoreskan oleh Lapangan Arun. Potensi yang luar biasa dari sektor energi dan sumber daya mineral ini menjadi ladang besar untuk terus berkontribusi menambah pundi-pundi devisa negara. Sayangnya, di tengah euforia tersebut, justru muncul ketidakpastian pembeli gas bumi hasil produksi di hulu migas, khususnya dari kawasan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Begitu banyaknya lapangan gas yang berada di Jawa Timur membuat ketidakseimbangan antara pasokan dan serapan. Berdasarkan catatan Indonesian Petroleum Association (IPA), sepanjang 2022, surplus gas di Jabanusa telah mencapai 25%, dan diproyeksikan terus meningkat seiring dengan banyaknya proyek hulu migas yang dalam waktu dekat bakal berproduksi. Potensi penambahan produksi gas juga turut terjadi pada Lapangan Bukit Panjang di Blok Ketapang milik Petronas dan Blok Blora yang dikelola TIS Petroleum E&P Blora Pte Ltd. Kepastian itu disampaikan seiring dengan upaya kedua KKKS untuk mengamankan pembeli di sisi hilir migas pada saat ini. Penambahan produksi ini ditambah dari finalisasi ramp up dari proyek strategis nasional Jambaran Tiung Biru (JTB) dari 60% menjadi 100% kapasitas terpasang pada bulan depan.

Asuransi Serangan Siber

Hairul Rizal 26 May 2023 Bisnis Indonesia

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) merombak jajaran direksi dan komisarisnya, termasuk Direktur Information Technology dan Direktur Risk Management. Adapun, langkah pencopotan direksi ini merupakan buntut dari gangguan layanan perbankan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu akibat serangan siber.Dalam khasanah asuransi tersedia proteksi untuk kasus semacam ini yang dikenal dengan siber risk insurance atau perlindungan terhadap risiko siber. Siber Risk Insurance atau Siber Liability Insurance Coverage (CLIC) dirancang untuk membantu institusi atau organisasi laba maupun nirlaba mengurangi risiko-risiko dengan mengganti biaya yang terlibat dengan pemulihan setelah serangan siber atau peristiwa serupa. Dengan berakar pada Asuransi Errors and Omission (E&O Insurance), asuransi siber mulai meningkat pada tahun 2005, dengan total nilai premi diperkirakan mencapai US$7,5 miliar pada 2020. Menurut PwC (Price Warter house Coopers), sekitar sepertiga dari perusahaan AS saat ini membeli beberapa jenis asuransi siber.Ada tiga alasan mengapa semua jenis bisnis harus mempertimbangkan cakupan asuransi siber. Pertama, penjahat siber mengincar semua jenis data. Kedua, biaya perbaikan akibat serangan siber sangat mahal. Menurut studi klaim siber, biaya pemulihan akibat insiden cyber security bisa mencapai ratusan hingga jutaan dolar A. Diperlukan respons insiden dan analisis forensik untuk menemukan data apa yang hilang. Ketiga, hampir semua industri berisiko terkena kejahatan dunia maya. Ketika membicarakan kejahatan siber, usaha kecil dan besar dari semua jenis industri berisiko. Penjahat dunia maya mengincar nilai yang sama dalam menyerang perusahaan kecil dengan nilai ribuan dolar AS, sama seperti yang mereka lakukan dalam menembus menuntut perusahaan besar dengan bernilai jutaan dolar. Bahkan, menurut studi klaim siber, 49% dari target utama adalah bisnis dengan pendapatan tahunan di bawah US$50 juta.

KAWASAN INDUSTRI KENDAL : Tax Holiday Jadi Pemikat Utama

Hairul Rizal 26 May 2023 Bisnis Indonesia

Insentif berupa tax holiday menjadi pemikat utama para pelaku industri untuk berinvestasi di Kawasan Industri Kendal. Head of Marketing & Sales Kawasan Industri Kendal Juliani Kusumaningrum mengungkapkan bahwa keputusan pebisnis untuk menanamkan modalnya pada kawasan industri murni preferensi investor.Setiap pelaku usaha, imbuhnya, tentu punya kebutuhan dan pertimbangan bisnis tertentu dalam mengambil keputusan.“Ada investor luar yang masuk ke kawasan industri karena ada kejelasan dari sisi sertifi kat. Tidak ada masalah [terkait sertifikat]. Di Kendal sendiri ada kemudahan perpajakan atau insentif,” katanya saat dihubungi Bisnis, Kamis (25/5). Oleh karena itu, hingga saat ini Kawasan Industri Kendal masih menerima investor baru baik asing maupun domestik. Menurutnya, biasanya investor yang menanamkan modalnya di Kawasan Industri Kendal tetap memiliki fasilitas produksi di tempat lain, tetapi menambah fasilitas baru di Kendal, terutama industri tekstil dan sepatu. Sementara itu, opsi pebisnis sektor makanan minuman untuk merelokasi fasilitas produksi di Jawa Tengah dilakukan guna memangkas alur logistik input dan output. “Ekspansi mereka di Kendal bukan karena upah faktor utamanya.Justru karena di Kendal mereka mendapatkan tax holiday. Itu yang menjadi daya tarik,” jelasnya.

INFRASTRUKTUR JALAN : MENYAMBUNG URAT NADI EKONOMI SUMBAGTENG

Hairul Rizal 26 May 2023 Bisnis Indonesia

Akselerasi pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan di Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau memainkan peran strategis guna meningkatkan pemerataan ekonomi di ketiga wilayah ini. Penyelesaian program ini diyakini akan memperkokoh posisi mereka sebagai jawara Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB Sumatra. Proyek Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) di wilayah Sumatra Barat dan Riau, serta proyek jalan di Batam dan Kepulauan Riau, misalnya, yang diyakini menjadi urat nadi perekonomian wilayah Sumatra bagian tengah (Sumbagteng). JTTS di Sumatra Barat (Sumbar), yakni tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin, saat ini telah dilanjutkan pembangunannya oleh PT Hutama Karya (Persero). Data perusahaan mencatat bahwa progres pembebasan lahan sudah mencapai 95%, sedangkan progres konstruksinya sudah mencapai 37,2%, dengan panjang jalan tol 36,15 kilometer (km) dan ditargetkan rampung pada 2024. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar Medi Iswandi mengatakan jalan tol Padang-Pekanbaru merupakan gerbang ekonomi baru bagi Sumbar. Alasannya, dia menilai apabila jalan tol tersebut telah selesai dan dioperasikan, maka hasil pertanian dan pariwisata di provinsi itu akan tumbuh dengan baik.

Proyek JTTS sendiri telah memberikan dampak ekonomi bagi badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di sektor semen, terutama PT Semen Padang, anak usaha PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengungkapkan bahwa sebagai perusahaan BUMN penyedia solusi bahan bangunan, SIG yang memiliki anak usaha di Sumatra bagian Barat, PT Semen Padang, menyambut positif pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru yang kembali berjalan. Sementara itu, proyek pembangunan tol Pekanbaru-Padang seksi Bangkinang-Pangkalan tahap 1 atau Bangkinang-Koto Kampar sepanjang 24,7 km di Provinsi Riau, progres pembangunan fisiknya telah mencapai 75,56% dengan pembebasan lahannya mencapai 94,23%. Hutama Karya menargetkan pembukaan operasional jalan tol ini dapat dilakukan pada akhir 2023. Ekonom Universitas Riau Edyanus Herman Halim memandang pacscapengoperasian dua jalan tol yakni Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang, maka dampak positifnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sebanyak 22 proyek infrastruktur akan segera dituntaskan pada akhir tahun depan, sebagai wujud dukungan BP Batam kepada kota tujuan investasi ini.

Mataram Bergerak Jadi Kota Ekonomi Kreatif

Yoga 26 May 2023 Kompas (H)

Kota Mataram tidak hanya menjadi pusat pemerintahan NTB. Kota berpenduduk 486.700 jiwa itu juga mulai bergerak menjadi kota ekonomi kreatif, yaitu pelaku UMKM tumbuh dan berinovasi. Hafizah (55) memukul pahat dengan palu besi, mengukir motif rumit pada kursi kayu di depannya dengan sangat rapi. Hafizah ditemui pada Jumat (19/5) saat memahat kerajinan cukli di rumahnya di Lendang Re, Kelurahan Sayang-sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Lingkungan itu adalah sentra cukli NTB. Cukli adalah kerajinan kayu yang dipadukan dengan kerang. Kayu dipahat atau dicungkil pada motif yang telah dibuat. Pada cungkilan itu lalu dimasukkan atau ditempelkan potongan-potongan kerang sehingga terbentuk motif baru yang indah.

”Kami memulai kerajinan ini sejak 1990-an. Alhamdulillah, masih bertahan sampai saat ini dengan berbagai pasang surutnya,” kata Zaenudin (55), suami Hafizah, pemilik Anugerah Craft. Menurut Zaenudin, kerajinan cukli saat ini lesu. Berbeda jauh dengan tahun 1990-an hingga 2000-an di mana cukli begitu populer. Saat itu, kerajinan cukli juga diekspor. Paling banyak ke Jepang dalam bentuk asbak, piring, kotak-kotak kecil, serta kursi dan meja. Pesanannya hingga ribuan unit. ”Sekarang sudah jauh berkurang. Kondisi ini mulai terasa pasca peristiwa Bom Bali satu dan dua. Kemudian gempa Lombok 2018, hingga terakhir kemarin, pandemi,” katanya. Zaenudin optimistis usaha cukli membaik karena pandemi yang kian terkendali. Zaenudin terus berinovasi sesuai kebutuhan pasar. ”Di Mandalika, misalnya, ada balap MotoGP. Tahun lalu, kami sudah coba membuat produk cukli dengan tema MotoGP. Tahun ini, jumlahnya akan kami tingkatkan karena peminatnya pasti tinggi,” ujarnya.

Pemilik Maza Handcrafted Pearls and Jewerly di Jalan Gajah Mada, Luberty Budi Utama (43), yang akrab disapa Maza, mengatakan, sebelum pandemi, omzetnya Rp 100 juta per bulan. Namun, saat pandemi, turun 80 %. Ia mengikuti berbagai pelatihan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, termasuk menggunakan Tiktok untuk pemasaran. ”Produk kami juga bersertifikat dan bergaransi. Apalagi merek kami sudah memiliki paten sejak 2020 sehingga dipercaya pelanggan,” kata Maza. UMKM di bidang kuliner, Sate Rembiga Goyang Lidah, berinovasi membuat sate kemasan sejak 2021. Pratiwi Wulandari, penanggung jawab produksi Sate Rembiga Goyang Lidah kemasan, mengatakan, sate rembiga dulu hanya tahan seminggu. Kini, sate rembiga tahan sampai enam bulan. Kabid UMKM Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM Kota Mataram Mamluatul Chair mengatakan, ada 5.000 UMKM di Kota Mataram. Dukungan kepada UMKM dimulai dari bantuan modal, peningkatan kapasitas SDM dan produk, pelibatan dalam pameran, hingga fasilitasi legalitas usaha sehingga Mataram ke depan bisa menjadi kota ekonomi kreatif seperti kota-kota besar di daerah lain di Indonesia. (Yoga)


Pilihan Editor