PERDAGANGAN ELEKTRONIK : PEMERINTAH DIMINTA ATUR SOCIAL COMMERCE
Pemerintah didesak mengatur lebih ketat penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik, seiring dengan perkembangan pesat TikTok Shop di Indonesia yang mengancam UMKM dengan serbuan produk impor. Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda membeberkan bahwa Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 50/2020 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik masih longgar. Padahal, aktivitas transaksi melalui social commerce seperti TikTok Shop per April 2022 mencapai 99 juta pengguna, berada di posisi kedua setelah Amerika Serikat sebagai pengguna TikTok terbanyak di dunia mencapai 136,4 juta orang. Social commerce adalah proses jual beli barang dan layanan secara langsung melalui media sosial. Menurutnya, pemerintah perlu menyempurnakan definisi dari penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE). Selama ini, lanjutnya, social commerce seperti TikTok Shop bebas dari peraturan tersebut karena dianggap bukan untuk transaksi perdagangan, melainkan komunikasi secara umum. Adapun, dalih TikTok dan platform media sosial lainnya mengeklaim hanya sebagai penyelenggara komunikasi people to people (P2P). Bukan hanya TikTok, dia menyatakan platform percakapan dan pesan singkat terdahulu, seperti WhatsApp, Instagram, Facebook dan Kaskus juga marak dengan aktivitas niaga antarpenggunanya. Di sisi lain, pengendalian barang impor di dalam social commerce dan e-commerce juga perlu ditekankan dalam Permendag No. 50/2020. Musababnya, ada korelasi antara peningkatan aktivitas belanja online dan impor barang konsumsi. Nailul menyebut bahwa 74% produk yang dijual di platform digital masih berasal dari impor. Bahkan, pada 2021 peningkatan impor barang konsumsi mencapai 20% dibandingkan dengan 2020. Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim menyampaikan, revisi Permendag No.50/2020 tengah menunggu harmonisasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).
EKSPOR UMKM : Kadin Dorong Dukungan Aktif Korporasi Besar
Kamar Dagang dan Industri Indonesia mendorong korporasi besar untuk lebih aktif menyediakan dukungan terintegrasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang potensial naik kelas menjadi pengekspor. Wakil Ketua Umum II Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kewirausahaan Aldi Haryopratomo mengatakan, saat ini banyak program dari pemerintah maupun korporasi besar untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Namun, dia menjelaskan bahwa sering kali program-program tersebut kurang dapat diakses oleh UMKM yang tepat. Oleh karena itu, Aldi mengatakan, Kadin berupaya mengambil tugas sebagai pihak yang menjembatani pertemuan UMKM potensial dengan program-program tersebut.
Saat ini, dia menjelaskan Kadin telah memiliki platform wikiwirausaha.id untuk memudahkan UMKM menemukan program kemitraan yang tepat untuk mengantarkan mereka naik kelas. Aldi menjelaskan, salah satu misi platform tersebut adalah menjadikan lebih banyak UMKM naik kelas dengan mengambil bagian dalam rantai pasok global.
Aldi memaparkan bahwa kolaborasi Kadin Indonesia dengan program BNI Xpora menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan kemitraan dengan korporasi besar dalam mendukung UMKM naik kelas. Menurutnya, kerja sama itu telah membawa beberapa jenama asal Tanah Air merambah Jepang antara lain Pipiltin Cocoa dan Kopi Kalyan.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI Royke Tumilaar mengatakan, perseroan akan terus memperkuat program BNI Xpora agar dapat mendorong pelaku UMKM melompat lebih tinggi dan menembus pasar global.
KENDARAAN LISTRIK : Harga Tesla di RI Sulit Kompetitif
Harga Tesla di Indonesia tetap lebih mahal dibandingkan dengan Malaysia lantaran banyaknya tarif pajak yang dipungut untuk produk impor, meskipun mobil listrik. Presiden Direktur Prestige Image Motorcars Rudy Salim menjelaskan, beberapa pajak yang dikenakan untuk Tesla adalah Bea Masuk sebesar 50%, dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 10%. Selanjutnya, ada PPN 11% setelah PPNBM, serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) untuk menjadi STNK. Adapun, Prestige Image Motorcars menjual unit Tesla secara daring melalui aplikasi Tokopedia. Dalam aplikasi tersebut harga OTR Tesla Model 3 dipatok Rp1,75 miliar dengan booking fee sebesar Rp99,99 juta.
Hati-hati Ekonomi Melambat
JAKARTA,ID-Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2023 diperkirakan masih sesuai ekspektasi di kisaran 5% secara tahunan (year on year). namun, pemerintah perlu berhati-hati karena laju perekonomian ke depan akan cenderung melambat akibat berbagai faktor, seperti penurunan ekspor, pelemahan konsumsi domestik, dan perlambatan investasi. Selain itu, pemerintah diminta fokus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan cara menggerakkan sumber-sumber pertumbuhan yang inklusif. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi nasional akan mampu menciptakan pemerataan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran secara signifikan. Tingkat ketimpangan di Indonesia saat ini sudah tergolong tinggi. Hal itu diungkapkan ekonom makroekonomi dan pasar keuangan LPEM FEB Universitas Indonesia (UI) Teuku Riefky, ekonom Institute fot Demografic and Poverty Studies (Ideas) Askar Muhammad, Guru Besar, dan Rektor Universitas Paramadina Didik J Rachbini, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Bustanul Arifin, serta pengamat ekonomi Universitas Paramadina Handi Riza secara terpisah di Jakarta, Senin dan Minggu malam (23-24/7/2023). (Yetede)
Produksi Menurun, Realisasi Cukai Hasil Tembakau Anjlok 12,61%
JAKARTA,ID- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi cukai hasil tembakau mencapai Rp 102,38 triiun pada semester I-2023. jika dibandingkan periode sama tahun yang 2022, realisasi cukai hasil tembakau mengalami kontraksi pada bulan Maret diikuti produksi pada bulan Maret diikuti produksi April yang relatif stagnan. " Untuk cukai tembakau, penerimaan cukai dari hasil tembakau bulan Juni juga mengalami kontraksi 12,61% secara year on year. Terutama karena produksi hasil tembakau dari golongan I dan II yang mengalami penurunan dengan kenaikan dari cukai," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kinerja dan fakta (Kita) Edisi Juli 2023 yang berlangsung secara virtual pada Senin (24/7/2023). Hasil produksi tembakau pergolongan terbagi dalam beberapa golongan dengan rincian golongan pertama sebesar 38,80% batang. Angka ini turun 29,58% dari periode yang sama tahun 2022 yang saat ini mencapai 55,10 miliar batang. Golongan kedua sebanyak 17,88 miliar batang turun 12,42% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 20,42 miliar batang. Golongan ketiga yaitu 12,69 miliar batang atau meningkat 24,68% dari periode Mei 2023 yang sejumlah 10,18 miliar batang. (Yetede)
Industri Makanan Perlu Modernisasi Teknologi
JAKARTA,ID- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan bahwa Indonesia perlu melakukan industrialisasi dan modernisasi pemrosesan makanan tradisional menggunakan teknologi mesin. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, rasa, dan ukuran yang seragam dibandingkan dengan pembuatan manual. "Kadang-kadang pasar global ingin yang rasanya bagus, packagingnya menarik, tidak besar-kecil. Sehingga terjadi industrialisasi pangan tradisoinal." kata Adhi dalam acara "Problem-Solving Forum: Indonesia Food Tecknology Overseas Expert System 2023" di Jakarta, Senin (24/07/2023). Adhi mengatakan, penggunaan teknologi mesin pada makanan tradisional dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Selain itu, dengan teknologi terkini dapat membuat kemasan produk lebih menarik dan terjamin higienitasnya. Lebih lanjut lagi, salah satu negara yang sudah menerapkan teknologi mesin dalam pemrosesan makanan adalah Taiwan. Menurut Adhi, hasil inovasi Taiwan mampu menciptakan mesin untuk membuat makanan seperti dimsum, nastar, hingga onde-onde. (Yetede)
Waspadai Kenaikan Harga Pangan
Keputusan Rusia menarik partisipasinya dalam inisiatif biji-bijian Laut Hitam atau Black Sea Grain Initiative mengguncang pasar komoditas pangan dunia karena memicu kenaikan harga. Indonesia perlu mewaspadai dampaknya pada kenaikan harga komoditas utama yang didistribusikan lewat inisiatif tersebut, yakni jagung, gandum, dan bunga matahari. Setelah beberapa kali diperpanjang, pada 17 Juli 2023, Rusia menarik keterlibatannya dalam inisiatif tersebut, karena, menurut Rusia, ekspor biji-bijian Ukraina tidak banyak dinikmati negara-negara miskin. Data Black Sea Grain Initiative Joint Coordination Centre, Senin (24/7) menunjukkan, produk biji-bijian yang diekspor Ukraina, 16,89 juta ton di antaranya merupakan jagung. Gandum menempati posisi kedua dengan 8,91 juta ton. Volume ekspor minyak biji bunga matahari dan minyak bunga matahari berada di posisi berikutnya, masing-masing 1,85 juta ton dan 1,65 juta ton. Dikutip dari laman BBC, data Pusat Koordinasi Bersama PBB menyebut, 57 % bahan makanan yang diekspor dari Ukraina satu tahun terakhir itu dikirim ke negara-negara berkembang. Sisanya, 43 %, dikirim ke negara-negara maju.
Penerima terbesar adalah China, Spanyol, Turki, dan Italia. PBB mencatat, 725.000 ton biji-bijian dari Ukraina dikirim ke Afghanistan, Djibouti, Etiopia, Kenya, Somalia, Sudan, dan Yaman melalui Program Pangan Dunia (WFP). Saat ini sejatinya harga pangan dunia tengah melandai. Rata-rata indeks harga pangan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) pada Juni 2023 senilai 122,3 poin atau menurun 1,4 % dibandingkan bulan sebelumnya. Angka ini lebih rendah 20,94 % dibandingkan posisi Juni 2022 dan terjun 23,4 % dari puncak rata-rata indeks harga pangan pada Maret 2022. Namun, penarikan diri Rusia dan serangan atas gudang biji-bijian Ukraina akan berdampak serius pada dunia. Dosen Ekonomi Internasional Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, Esther Sri Astuti, memperkirakan, tidak berlanjutnya partisipasi Rusia dalam inisiatif biji-bijian Laut Hitam akan menimbulkan inflasi pangan dunia. Indeks pangan FAO kemungkinan akan naik. ”Apalagi, pasokan pangan dunia tengah tergerus akibat ancaman gagal panen yang disebabkan El Nino. Ketika permintaan tetap, sedangkan pasokan menurun, harga akan naik,” ujarnya saat dihubungi, Senin. (Yoga)
Resesi AS yang Tak Kunjung Datang
Dalam situasi inflasi tinggi, strategi hard landing merupakan alternatif untuk mendinginkan perekonomian dengan memaksakan resesi (Persson dan Tabellini, 1994). Dalam hal ini, instrumen yang digunakan adalah suku bunga acuan. Risikonya, Perekonomian yang resesi menjadi semakin terpuruk, atau inflasi yang sudah tinggi semakin tinggi. Pola pemulihan ekonomi AS berbeda dari pemahaman konvensional tentang relasi antara pertumbuhan, pengangguran, dan inflasi. Data terkini di AS berbeda dari peringatan beberapa CEO dan ekonom soal resesi pada paruh kedua 2023.
The Fed pada 14 Juni 2023 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di tingkat 5 % setelah 10 kali pertemuan sebelumnya selalu menaikkannya. Indeks dollar AS melemah ke kisaran 100 karena ekspektasi kenaikan suku bunga pada Juli adalah untuk terakhir kalinya. Namun, tanpa kenaikan suku bunga acuan, inflasi tetap turun menjadi 2,97 % pada Juni dari 4,05 % pada bulan sebelumnya. Sementara angka pengangguran tetap di bawah 4 %. Biro Statistik AS juga mengumumkan pertumbuhan AS pada triwulan I-2023 setelah dikoreksi adalah 2 %, jauh dari definisi resesi. Salah satu faktor penting adalah tetap kuatnya aktivitas di sektor jasa. Turunnya inflasi dan resesi yang tak kunjung datang tecermin dari indeks keyakinan konsumen terkini pada Juli. Angkanya melonjak drastis menjadi 72,6 dari 64,4 pada Juni. Masyarakat pun lebih optimistis terhadap masa depan perekonomian AS. (Yoga)
Saat Bank Sentral Global Ramai-Ramai Memerangi Inflasi
Sejumlah bank sentral dunia pekan ini akan merilis laporan kebijakan suku bunga dan pernyataan terbaru bagaimana memerangi inflasi tertinggi. Ahli strategi Goldman Sachs Michael Cahlil, seperti dilansir CNBC pada Senin (24/07/2023) menyebut pekan ini akan menjadi Minggu yang penting. "The Fed diperkirakan mengumumkan apa yang bisa menjadi kenaikan terakhir dari siklus (kenaikan suku bunga). ECB kemungkinan memberi sinyal mendekati akhir siklus suku bunga negatif. tapi BoJ bisa menjadi sorotan dengan akhirnya keluar (dari kebijakan moneter ultra longgar)," kata dia. The Fed bulan lalu menghentikan kenaikan suku bunga 10 kali berturut-turut karena menunggu data lebih lanjut ke mana arah inflasi. Angka-angka pada Juni 2023 menunjukkan inflasi harga konsumen (IHK) di AS turun ke level terendah dalam dua tahun lebih.Tapi IHK inti yang tidak termasuk harga pangan dan energi, masih naik 4,8% secara tahunan dan 0,2% pada bulan tersebut. The Fed tetap teguh pada komitmen untuk menurunkan inflasi ke target 2% dan aliran data terbaru perkuat kesan bahwa ekonomi AS terbukti tangguh. (Yetede)
Penjualan Industri Kimia Dasar Remuk
JAKARTA,ID-Lesunya permintaan di pasar global dan domestik, menjadi pukulan keras bagi industri kimia dasar Tanah Air. Penurunan kinerja yang telah terlihat sejak kuartal IV-2022, makin memburuk di semester I-2023 dengan penjualannya yang anjlok hingga 30%. Tragisnya, kondisi tersebut diperkirakan bertambah parah di semester II ini. "Rata-rata output industri kimia dasar menurun paling tidak 30% dibanding semester I-2022. Permintaan secara lokal dan global menurun, sehingga terjadi perang harga. Order juga terus menurun karena kita tidak bisa bersaing. Kalau dibandingkan dengan kuartal III tahun lalu, harga produk kimia dasar mungkin tinggal separuhnya. Turun drastis paling tidak 30-40%. Ini akan terus turun pada semester II-2023," kata Ketua Umum Asosiasi Kimia dasar Anorganik Indonesia (Akida) Halim Chandra kepada Investor Daily, baru-baru ini. Dia mengungkapkan, turunnya permintaan dalam negeri merupakan efek domino dari kondisi ekonomi dunia. industri tekstil yang menjadi salah satu penyerap terbesar produk kimia dasar mengurangi permintaan akibat order ekspor yang turun tajam. " Kedua, tren harga kimia dasar terlihat terus menurun. Kami perkirakan semester II harganya masih terus menurun. Oleh sebab itu, industri kimia hulu menahan pembelian bahan baku, dan baru ketika butuh," kata Halim. (Yetede)









