;

Bunga Obligasi Multifinance Terus Naik

Hairul Rizal 26 Jul 2023 Kontan

Multifinance masih gencar menerbitkan obligasi. Bunga obligasi yang ditawarkan perusahaan pembiayaan pun mengalami kenaikan seiring tren kenaikan suku bunga acuan. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, rata-rata kupon surat utang yang ditawarkan multifinance di tahun ini mengalami kenaikan. Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin menjelaskan, kenaikan terjadi terutama untuk obligasi yang memiliki tenor satu tahun dan tiga tahun. "Obligasi korporasi multifinance berperingkat AAA dengan tenor 3 tahun rata-rata menawarkan kupon 6,40%," ujar Nasrudin kepada KONTAN, kemarin. Tentu saja, semakin rendah peringkat utang dari perusahaan multifinance, maka bunga yang ditawarkan ke investor juga akan lebih tinggi lagi. Artinya, biaya dana yang harus dibayar perusahaan multifinance akan tetap tinggi. Toh, multifinance tetap gencar menerbitkan obligasi. Penerbitan obligasi multifinance per semester I-2023 mencapai Rp 15,11 triliun. Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa menyampaikan, obligasi masih menarik karena sampai saat ini tingkat bunga pinjaman yang dikenakan perbankan masih lebih tinggni. "Akan tetapi melihat kondisi ekonomi saat ini, kami berharap bunga pinjaman bank akan turun menyamai bunga obligasi," kata dia, kemarin. Direktur Utama Mandiri Utama Finance Stanley Setia Atmadja menyebut, bunga obligasi masih tak terlalu jauh dari bunga bank. Ia mencontohkan obligasi tenor tiga tahun bunganya bisa mencapai 7,3% per tahun.

MASELA BABAK BARU KETAHANAN ENERGI

Hairul Rizal 26 Jul 2023 Bisnis Indonesia (H)

Tak bisa disangkal, sejak dulu hingga kini industri hulu migas masih memberikan sumbangan besar terhadap pendapatan negara dan menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Kurun waktu 2020-2022 saja, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat penerimaan negara dari industri hulu migas senilai Rp700 triliun.Persoalannya, kondisi hulu migas RI saat ini menghadapi beberapa tantangan. Selain sumber migas secara alamiah semakin menyusut, investasi yang mahal dan berisiko juga menjadi kendala untuk menemukan cadangan migas baru. Padahal, kebutuhan konsumsi energi fosil di sektor industri, transportasi, komersial dan rumah tangga terus meningkat signifikan. Terkait hal ini, pengambilalihan hak partisipasi Shell Upstream Overseas Services (l) Limited (SUOS) sebesar 20% oleh PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan 15% oleh Petronas di Blok Masela senilai US$650 juta atau setara Rp9,75 triliun itu menjadi sangat penting. Wilayah kerja migas lepas pantai itu bakal memegang peranan kunci dalam pemenuhan kebutuhan dan ketahanan energi nasional.Blok Masela yang terletak di Laut Arafuru merupakan salah satu prospek ladang migas terbesar di Indonesia. Produksinya diestimasikan dapat mencapai 1.600 juta kaki kubik per hari (MMscfd) gas atau setara 9,5 juta ton LNG per tahun MTPA dan gas pipa 150 MMscfd, serta 35.000 barel kondensat per hari (bcpd).Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan masuknya PHE diyakini bisa mengakselerasi pengembangan salah satu proyek strategis nasional (PSN) tersebut. Terlebih lagi, PHE melalui salah satu anak usahanya, juga memiliki pengalaman yang terbukti dalam pengembangan dan pengoperasian Kilang LNG Badak dan juga pemasaran LNG domestik dan internasional. Melalui pengalaman itu, PHE diharapkan bisa memberikan kontribusi optimal, termasuk dalam operasional di Blok Masela. Direktur Utama PHE Wiko Migantoro membenarkan setelah pengalihan hak partisipasi ini, Pertamina memang meminta untuk segera mempercepat pemanfaatan sumber energi, terutama gas yang ada di Blok Masela. Hal ini dilakukan terkait dengan kebijakan nasional dalam menghadapi transisi energi.

PROSPEK INVESTASI SAHAM : MAGNET KUAT EMITEN JUMBO

Hairul Rizal 26 Jul 2023 Bisnis Indonesia

Pasar modal sedang punya pijakan kuat untuk melompat lebih tinggi, yang salah satunya bakal terlihat dari kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG). Faktor kuat pendorong fase bullish IHSG adalah kinerja saham emiten-emiten berkapitalisasi pasar jumbo, di atas Rp100 triliun, yang kembali unjuk gigi, di tengah musim pelaporan kinerja keuangan semester I/2023. Adapun, emiten big caps di sektor perbankan, telekomunikasi, dan teknologi dinilai atraktif bagi investor pada paruh kedua tahun ini.Saat ini sebanyak 14 emiten tercatat memiliki kapitalisasi pasar lebih dari Rp100 triliun. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tak tergoyahkan di posisi puncak dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp1.117 triliun.Sementara itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menjadi pendatang baru dengan market capitalization yang menyentuh Rp165 triliun. Menggemuknya kapitalisasi pasar AMMN sejalan dengan apresiasi harga sahamnya yang melesat 35,69% dari harga IPO ke level Rp2.300 per saham pada Selasa (25/7).Alhasil, perusahaan afi liasi PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang baru melantai di BEI pada 7 Juli 2023 itu menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar ke-9 di Bursa Efek Indonesia menyalip PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP).

Di sisi performa finansial, sebanyak tiga emiten big caps sudah melaporkan kinerja keuangan semester I/2023. Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas BBCA dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) kompak meningkat sepanjang paruh pertama 2023.BBCA mengantongi pertumbuhan laba bersih 34,02% year-on-year (YoY) dari Rp18,05 triliun menjadi Rp24,19 triliun. Sementara itu, laba bersih BBNI naik 17,02% secara tahunan menjadi Rp10,3 triliun dari Rp8,8 triliun pada semester I/2022.Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menuturkan realisasi laba bersih itu sejalan dengan peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) 5,1% YoY menjadi Rp20,6 triliun pada 6 bulan pertama tahun ini. Sementara itu, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pertumbuhan laba bank didorong oleh kenaikan volume kredit, perbaikan kualitas pinjaman, serta peningkatan volume transaksi dan pendanaan. Ira Noviarti, Presiden Direktur Unilever Indonesia, mengatakan penurunan laba bersih dipicu oleh sejumlah tantangan, yakni kenaikan infl asi dan peningkatan biaya hidup masyarakat yang menyebabkan tren perlambatan konsumsi rumah tangga.Meski begitu, dia menyebut margin kotor UNVR per Juni 2023 mencapai 50,5% lebih tinggi dari level 49,3% per Maret 2023. Perihal emiten jumbo, Head of Research InvestasiKu Cheril Tanuwijaya menilai emiten perbankan masih memiliki prospek positif. Hal itu sejalan dengan tingkat suku bunga saat ini masih berada dalam level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir tetapi sudah mencapai puncak, pemulihan ekonomi, dan berlanjutnya pertumbuhan kredit.

KEBIJAKAN DEVISA HASIL EKSPOR : Ganjalan Baru Pengusaha Batu Bara

Hairul Rizal 26 Jul 2023 Bisnis Indonesia

Kewajiban menempatkan minimal 30% devisa hasil ekspor atau DHE sumber daya alam ke sistem keuangan Indonesia setidaknya untuk 3 bulan dalam Peraturan Pemerintah No. 36/2023 menambah beban pelaku usaha batu bara di tengah penurunan harga komoditas itu. Pandu Sjahrir, Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), mengatakan kebijakan tersebut akan mengganggu arus kas eksportir batu bara yang marginnya tidak sampai 30%. “Aturan itu akan menyulitkan eksportir dalam mengelola arus kas, terlebih margin yang didapatkan tidak mencapai 30%. Dengan begitu, modal kerja yang sudah dikeluarkan eksportir pun akan tertahan di tengah tren penurunan harga, serta makin meningkatnya beban biaya operasional,” katanya, Selasa (25/7). Dia menjelaskan, pelaku usaha batu bara sedang menghadapi kondisi yang menantang, karena tren harga emas hitam mengalami penurunan tajam. Di sisi lain, biaya operasional pada tahun ini diperkirakan meningkat hingga 25% akibat kenaikan biaya bahan bakar. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan, penerapan PP No. 36/2023 bisa mendorong cadangan devisa di dalam negeri, sehingga berujung kepada penguatan fundamental ekonomi Indonesia. Meski demikian, Faisal menilai ada konsekuensi yang kurang mengenakan bagi pelaku usaha terkait aturan baru DHE, yakni terkait dengan penggunaan valuta asing, karena harus diparkir dalam waktu tertentu.

PERTAMINA SOKONG KESEJAHTERAAN DESA

Hairul Rizal 26 Jul 2023 Bisnis Indonesia

Desa memegang peran strategis dalam pembangunan sosial ekonomi masyarakat daerah sebagai bagian dari pembangunan nasional. Menyejahterakan dan memberdayakan masyarakat desa menjadi salah satu cita-cita PT Pertamina (Persero) melalui tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) yang diturunkan dalam program Desa Wisata, Desa Energi Berdikari dan pemberdayaan kewirausahaan difabel atau Difabelpreneur. VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman mengatakan perseroan menjalankan TJSL dengan tiga tema utama, yang meliputi sustainable environment, sustainable education, dan sustainable economy. Program ini juga merupakan komitmen Pertamina menjalankan environmental, social & governance (ESG) dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).“Kami selalu berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan kelompok masyarakat lokasi binaan untuk terus bisa mengembangkan dan memajukan sosial ekonomi masyarakat. Jadi, ketika komunitasnya sudah kuat, dibentuk kelembagaan pengelolaan, dukungan ketersediaan fasilitas dasar untuk mendukung nilai sosial, ekonomi dan lingkungannya,” jelasnya saat ditemui Tim Jelajah BUMN 2023 Bisnis Indonesia belum lama ini. Misalnya untuk pemberdayaan masyarakat yang termarjinalkan seperti kelompok difabel, perseroan berusaha untuk mengubah stigma negatif terhadap mereka. Fajriyah mengatakan, sejak 2019 lalu, perseroan sudah menginisiasi kegiatan Difabelpreneur dan saat ini sudah memiliki tiga kelompok binaan di wilayah Boyolali, Jawa Tengah. Masing-masing kelompok memiliki fokus keahlian berbeda, seperti menjahit, kerajinan batik dan wirausaha menjual BrightGas. Program ini pun telah memberikan multiplier effect hingga Rp1,8 miliar per tahun dengan 47 program pemberdayaan. Tercatat, dari 47 program yang berjalan total energi yang dihasilkan di antaranya 110.000 Wp PLTS; 16.000 Wp Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (Matahari & Angin); 605.000 m3/tahun Gas Metana & Biogas; 8.000 Watt Micro Hydro(Pemanfaatan Aliran Air) dan 6.500 L/year Biodiesel yang dikonversi dari limbah rumah tangga.

Sejalan dengan itu, Pertamina saat ini memiliki 13 desa wisata binaan. Untuk provinsi Jawa Tengah tersebar di Desa Wisata Pertamina Nglanggeran Yogyakarta; Desa Wisata Pertamina Kolak Sekancil Cilacap, Jawa Tengah; Desa Wisata Pertamina Wonopotro Ecoedutourism Boyolali, Jawa Tengah; Desa Wisata Pertamina Larep Kabupaten Semarang Jawa Tengah dan Desa Wisata Pertamina Wringinputih Borobodur Magelang, Jawa Tengah serta Desa Wisata Pertamina Karangredjo Borobudur Magelang Jawa Tengah. Sementara di wilayah Jawa Barat dan Timur tersebar di Desa Wisata Pertamina Cinta Bumi Tanggap Api Jambi Merang, Kebun Raya Bogor Jawa Barat; Desa Wisata Pertamina Puntang Kab Bandung Jawa Barat; Desa Wisata Pertamina Kampung Kreasi Sidokumpul Gresik Jawa Timur dan Labuhan Madura, Jawa Timur. Di Riau, terdapat dua desa yakni Desa Wisata Pertamina Permata Hijau Bengkalis, Riau dan Desa Wisata Pertamina Koto Mesjid Riau. Salah satu desa wisata Pertamina yang dikunjungi tim adalah Wringinputih di Magelang, Jawa Tengah. Desa wisata ini mengembangkan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringinputih sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dan penggerak perekonomian. Direktur BUMDes Wringinputih Rizal Arif Windriatmoko mengatakan Balkondes Pertamina Wringinputih yang mendapatkan dukungan dari Pertamina memproyeksikan pendapatan hingga Rp3 miliar pada 2023. Angka tersebut meningkat 248,83 persen dari Rp860 juta dibandingkan capaian sepanjang 2022. Ketua Kawista Desa Mernek Waluyo mengatakan bukan hanya sebagai tempat wisata, tempat ini juga memudahkan kelompok tani mengadakan pertemuan. Kawista juga dikenal sebagai tempat pengujian varietas seiring kerja sama dengan Balai Benih Sukamandi, Purwakarta, Jawa Barat. Mereka menguji benih dengan tujuan mencari yang cocok dengan keadaan geografis di Desa Mernek. Petani di luar Kecamatan Maos juga bisa melakukan pengujian benih di sini.

BI Kian Pede Merespons Ketidakpastian Ekonomi

Yuniati Turjandini 26 Jul 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,BI-Bank Indonesia (BI) makin pede atau percaya diri dalam menghadapi sejumlah perkembangan ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. terakhir bank sentral menegaskan tidak  akan merespon penaikan Fed Funds Rate (FFR) yang kemungkinan diputuskan pekan ini dengan mendongkrak BI-7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR), Respon kebijakan nonbunga lebih dipilih BI karena sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi pascapandemi. Diantara respon kebijakan nonbunga yang ditujukan untuk menjaga stabilitas  kurs rupiah melalui triple intervention dan twists operation serta memperkuat stimulus  kebijakan makroprudensial. Lainnya adalah menerbitkan ketentuan terkait instrumen penempatan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) dan mempertajam strategi  digitalisasi sistem pembayaran. "Jamunya Bank Indonesia 'kan bukan (hanya) suku bunga. makanya ya pake jamu stabilisasi nilai tukar rupiah, intervensi kan? Baik twist operation maupun triple intervention. Itu yang terus kami lakukan," ujar Gubernur BI Pery Warjiyo dalam konferensi pers Pengumuman hasil rapat Dewan Gubernur Bulanan Periode Juli 2023 di jakarta, Selasa (25/07/2023). (Yetede)

Konsorsium Pertamina- Petronas Akuisisi 35% Blok Masela Rp 9,75 Triliun

Yuniati Turjandini 26 Jul 2023 Investor Daily (H)

TANGERANG,ID-Konsorsium PT Pertamina dan Petronas secara resmi mengakuisisi 35% kepemilikan hak partisipasi (participacig interest/PI) Shell Upstream Overseas Services (I) Limited (SUOS) di blok Masela. Sebanyak 65% PI masih dipegang Inpex Masela Ltd selaku operator. Dalam konsorsium itu, Pertamina Hulu Energi memegang 20% kepemilikan dan sisanya sebesar 15% dikelola Petronas Masela. Adapun nilai akuisisi yang disepakati sebesar US$ 650 juta atau setara dengan Rp9,75 trilun dengan asumsi kurs Rp15.000 per dolar AS. Transaksi akuisi dilaksanakan dalam dua termin, yakni US$ 325 juta secara tunai pada tahap awal. Transaksi tersebut memiliki tanggal efektif 1 januari 2023 dan ditargetkan rampung pada kuartal III-2023. Pada awal Agustus nanti, ketiga pemilik hak partipasi akan melakukan pertemuan guna membahas aspek teknis  pengelolaan Blok Masela. Wilayah kerja Masela seluas 2.503 km2 yang terletak di Laut Arafura, sekitar 650 km dari Kepulauan maluku, Blok ini berpotensi memproduksi 1.600 juta standar kubik kaki per hari (MMSCFD) atau setara dengan 9,5 juta ton per tahun gas alam cair (LNG). (Yetede)

Menko PMK Ajak MPK Dukung Percepatan Pendidikan Wilayah Timur Indonesia

Yuniati Turjandini 26 Jul 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Menteri koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy mengajak majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia untuk berkolaborasi mengatasi ketertinggalan kualitas pendidikan dan berpartisipasi dalam pengentasan kemiskinan di wilayah timur Indonesia. Kualitas pendidikan di beberapa wilayah timur Indonesia dinilai masih tertinggal dibandingkan dengan wilayah lainnya sehingga membutuhkan kerja keras dan dukungan semua pihak untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Hal ini ditegaskan menko PMK Muhadjir Effendi dalam  kegiatan koordinasi nasional gereja dan pendidikan lanjutan konferensi nasional (Konfernas) gereja dan pendidikan 2023 di Gedung BPK Penabur International School, Kelapa Gading, jakarta Utara, jakarta, Selasa (25/7.2023). "Saya mohon kerja sama dari Gereja dari pihak untuk pendidikan di wilayah timur," ujarnya. Sebagai informasi, kegiatan konfernas ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator  Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia Muhadjir Effendi beserta jajaran Kemenko PMK, didampingi oleh Ketua Alumni Penabur sekaligus Komisaris Utama B-Universe Enggar Tiasto Lukita. (Yetede)

Saham Siklikal Bakal Berkibar di Semester II

Yuniati Turjandini 26 Jul 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Sejumlah analis percaya, saat ini adalah saat yang tepat untuk membeli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), seiring kondusifnya ekonomi global dan domestik. Sejalan dengan itu, saham siklikal, yang pergerakannya ditentukan kondisi ekonomi bakal berkibar di semester II-2023. Bedasarkan riset RHB sekuritas, dikutip Selasa (25/07/2023), saham siklikal yang layak dicermati adalah bank-bank besar, otomotif, semen, dan pertambangan mineral, RHB tak segan menetapkan rekomondasi  positif untuk saham-saham di empat sektor tersebut. Indikasi menggeliatnya saham bank besar terlihat sejak pekan lalu, di mana pemodal asing mulai agresif memborong saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT bank Central AsiaTbk (BBCA), dan PT bank Mandiri Tbk (BMRI) pekan lalu, net buy asing di tiga  saham bank besar itu mencapai Rp 1,3 triliun. Tren ini berlanjut pada pekan ini. Buktinya, dari total net buy asing, kemarin, Rp636,03 miliar, BBCA menarik Rp 358,4 miliar. BBRI Rp 194,29 miliar, dan BMRI p 97 miliar. Alhasil, saham BBRI mencetak  all time high kemarin, setelah menyentuh level Rp 5.700 sebelum ditutup di level Rp5.650. (Yetede)

Bagai Airlangga dan Minyak Goreng

Yuniati Turjandini 26 Jul 2023 Tempo

SETIAP perkara rasuah sudah sepatutnya diusut hingga tuntas, tak terkecuali kasus izin ekspor minyak sawit mentah yang menyeret Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. Siapa pun yang terlibat dalam kasus itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum.

Kejaksaan Agung harus mengungkap peran Airlangga seterang-terangnya agar perkara ini tak menjadi bola liar. Menjelang pemilihan presiden, pemeriksaan yang tanggung terhadap seorang politikus bisa dianggap sebagai cara untuk menekan mereka agar sejalan dengan penguasa. Pemeriksaan Airlangga oleh Kejaksaan terjadi ketika Ketua Umum Partai Golkar itu dikabarkan sedang merapat ke koalisi partai pengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.

Di luar urusan pemilihan presiden, pemeriksaan terhadap Airlangga juga terjadi di tengah gejolak partai. Sekelompok orang di partai beringin itu dikabarkan sedang mendongkel Airlangga dari posisinya melalui musyawarah luar biasa. Gara-gara pemeriksaan ini, jangan sampai pula muncul tuduhan bahwa Kejaksaan berpihak pada salah satu kubu di Golkar.

Karena itu, Kejaksaan perlu mengebut perkara ini. Apalagi lima pejabat Kementerian Perdagangan, seorang konsultan, dan tiga petinggi perusahaan sawit sudah divonis bersalah dalam kasus yang merugikan negara Rp 2,9 triliun ini hingga tingkat kasasi. Jika sudah cukup bukti, segera saja seret Airlangga ke pengadilan. Tapi, sekali lagi, jaksa harus bekerja semata-mata demi penegakan hukum. (Yetede)

Pilihan Editor