Festival Bunga dan Asa dari Tomohon
Rangkaian Festival Bunga Internasional Tomohon atau TIFF di Tomohon, Sulut, ditutup dengan parade kendaraan hias pada Sabtu (12/8). Festival tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku industri bunga di Tomohon serta membangkitkan kembali sektor pariwisata nasional. Sebanyak 27 kendaraan hias atau float yang dihias bermacam bunga, khususnya krisan (chrysanthemum), berparade di jalur sepanjang 7,8 km di Jalan Raya Manado-Tomohon. Kendaraan-kendaraan tersebut merupakan milik pemkab dan kota serta instansi pemerintahan, BUMN, serta perwakilan negara-negara tetangga. Parade dimulai pukul 11.00 hingga 14.00 Wita. Ribuan warga antusias memadati tepian jalan raya utama di Tomohon dua jam sebelum barisan float, yang diselingi penampil tari, musik, dan peraga busana, berjalan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk mengatakan, TIFF adalah sebuah acara yang melibatkan seluruh potensi masyarakat Kota Tomohon, khususnya dalam parade turnamen bunga. Ia menyebut bunga yang digunakan, 300.000-400.000 tangkai hasil pertanian sedikitnya 20 kelompok tani bunga di Tomohon. Para dekorator yang menghias float, 60 orang warga kota yang sudah berpengalaman menjadi dekorator dalam TIFF yang lalu. ”Acara ini secara langsung menggerakkan perekonomian masyarakat dengan terserapnya hasil pertanian bunga dan tenaga kerja,” tutur Caroll. Di samping itu, ada efek pengganda (multiplier effect) ke sektor akomodasi dan makan minum, yakni kepada hotel, restoran, kafe, serta biro perjalanan wisata. (Yoga)
Capaian Korea Selatan Menggapai Bulan
Sherly Sandra, 28 tahun, bersama lima temannya, memutuskan untuk menonton film pada Jumat sore lalu. Mereka memilih bioskop di salah satu pusat belanja di Jakarta Pusat. Bagi Sherly, menonton film pada akhir pekan merupakan kegiatan lazim bersama teman-temannya. Tapi kali ini acara nonton bareng itu terasa berbeda. Musababnya, mereka akan menonton film bikinan Korea Selatan berjudul The Moon.
Hal yang membuat Sherly deg-degan adalah menonton Doh Kyung-soo alias D.O. yang menjadi pemeran utama The Moon. D.O. adalah salah satu idola boy band kondang Korea Selatan, EXO. "Enggak sabar pengin lihat D.O. pakai baju luar angkasa," kata perempuan yang bekerja sebagai pegawai swasta itu kepada Tempo.Ya, Sherly adalah penggemar EXO dan D.O.-lah yang paling ia sukai. Faktanya, selain lihai bernyanyi dan menari, aktor berusia 30 tahun itu memang punya kemampuan adu peran yang ciamik.
Sebelum beradu akting di The Moon, D.O. bermain di film Korea Selatan nan populer Along with the Gods: The Two Worlds (2017) dan Along with the Gods: The Last 49 Days (2018). Sebagai fan berat, sudah pasti Sherly hafal cerita kedua film tersebut. "Aktingnya bagus banget," ujar dia. Adapun The Moon bercerita tentang upaya Korea Selatan mengirim astronaut ke bulan. Percobaan pertama dilakukan dengan mengirim tiga astronaut. Namun ikhtiar itu gagal lantaran pesawat yang dipakai untuk melesat sampai ke bulan meledak. Tiga astronaut terbaik Negeri Ginseng itu pun gugur. Lima tahun kemudian, percobaan kedua dilakukan. Hwang Sun-woo, yang diperankan D.O., menjadi satu dari tiga astronaut gelombang kedua. (Yetede)
LPK ISH Sales Promotion, Solusi Unggul Mendukung Persaingan Bisnis di Era Modern
PT Infomedia Solusi Humanika (ISH) meluncurkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ISH Sales Promotion pada 3 Agustus 2023, bertempat di Graha ISH. Program pelatihan ini hadir sebagai solusi unggul untuk meningkatkan keterampilan soft skill para tim Sales Promotion di berbagai industri, guna menghadapi persaingan bisnis di era modern.
Di tengah era bisnis yang semakin kompetitif, kini kebutuhan akan tenaga kerja Sales Promotion menjadi semakin krusial. Banyak perusahaan akan mencari Sales Promotion dengan kemampuan selling yang mumpuni serta komunikasi yang efektif. LPK ISH Sales Promotion telah didesain khusus oleh PT. Infomedia Solusi Humanika untuk memberikan semua materi yang dibutuhkan oleh para sales promotion agar dapat menghadapi tantangan di berbagai industri.
Program pelatihan ini memberikan wawasan mendalam terkait skill promosi, mulai dari memahami kebutuhan konsumen, kemampuan presentasi produk, negosiasi, melatih kepercayaan diri lewat penampilan dan komunikasi, serta banyak aspek lain yang tentu akan sangat bermanfaat bagi seorang Sales Promotion. Dengan penjabaran materi yang komprehensif ini, para Sales Promotion diharapkan akan menjadi lebih kompeten dalam memenuhi kebutuhan konsumen. (Yetede)
Medina Warda Aulia, Catatan Wangi Catur Putri
Catatan apik terukir di dunia catur Indonesia. Atlet catur Medina Warda Aulia berhasil mencatatkan prestasi wangi dalam FIDE World Cup atau Piala Dunia Catur 2023 di Baku, Azerbaijan. Perempuan berusia 26 tahun itu menjadi pecatur putri Indonesia pertama yang bisa melaju sampai babak 16 besar di piala dunia.
Sayangnya, di laga babak 16 besar, Medina tersingkir. Ia dikalahkan oleh pecatur Bulgaria, Nurgyul Salimova, lewat babak tie-break atau pertandingan tambahan. Musababnya, dua laga sebelumnya, yakni pada Kamis dan Jumat lalu, berakhir remis.
Lewat unggahan di media sosial miliknya, Medina sempat meminta maaf kepada warganet Indonesia lantaran gagal menembus babak delapan besar atau perempat final. Tak lupa, Media mengucapkan terima kasih kepada warganet yang mendukungnya. (Yetede)
Djoko Pekik, Berkarya hingga Titik Akhir
Sabtu pagi itu pelukis ikonik Berburu Celeng, Djoko Pekik, 86 tahun, berpulang di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Kepergian Pekik setelah sepuluh tahun menderita diabetes meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan kawan sesama perupa. "Tadi, sebelum dibawa ke rumah sakit, ia sempat tak sadarkan diri," kata putra keempat Djoko Pekik, Nihil Pakuril, saat ditemui Tempo di kediamannya, di Plataran Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu, 12 Agustus 2023. Nihil mengungkapkan, sang ayah selama 10 tahun terakhir mengidap penyakit gula seiring dengan usianya yang telah lanjut. Namun, ujar Nihil, ayahnya tetap bersemangat menjalani aktivitas melukis serta menggelar pameran. "Pada Maret lalu masih pameran di Banyuwangi dan Agustus ini masih melukis." Kepergian Pekik meninggalkan kenangan mendalam dan membekas, terutama bagi perupa yang dekat dengan ayah delapan anak itu.Sahabat karib Pekik, Nasirun, dalam balutan baju berkelir serba hitam, pagi itu takziah di rumah sakit. Perupa itu punya kesan kuat terhadap Pekik. Nasirun terakhir kali bertemu dengan Pekik saat ia menghadiri pambukaan pameran tunggalnya di Oei Hang Djien Museum Magelang, Jawa Tengah, pada 26 Juni lalu. (Yetede)
Makna Garis dan Dermaga Zamrud Setya Negara
Bagi Zamrud Setya Negara, dermaga merupakan tempat yang sangat menyenangkan. Dermaga bukan sekadar tempat bersandarnya kapal-kapal untuk bongkar-muat barang dan penumpang. Perupa kelahiran 29 Agustus 1979 itu menyebutkan dermaga juga memiliki arti yang sangat luas. Baginya, dermaga memiliki konsep yang begitu dalam. Dermaga bukan destinasi akhir perjalanan sebuah kapal. Dermaga bisa menjadi tempat singgah sementara untuk perjalanan berikutnya yang bisa jadi lebih jauh lagi.
Maka, wajar jika dermaga menjadi salah satu sumber inspirasi dan lokasi favorit Zamrud melakukan hobi tercintanya, membuat sketsa. Entah sudah berapa puluh karya sketsa bertema dermaga dan kapal yang telah ia buat. Namun, yang pasti, ada 17 karya lukis dan sketsa berbagai ukuran yang ia bawa ke Cemara 6 Galeri-Toeti Heraty Museum, Jakarta. Ya, Zamrud sedang menggelar pameran tunggal sketsa berjudul "Gores Garis Zamrud". Total ada 42 karya Zamrud yang dipamerkan hingga 25 Agustus mendatang.
Salah satu karyanya berjudul Pelabuhan Sunda Kelapa #1. Lukisan tersebut dibuat di atas kanvas berukuran 60 x 120 sentimeter dengan pemilihan cat akrilik. Dalam lukisan itu, Zamrud menampilkan sebuah kapal kayu dengan lambung berkelir putih, merah, dan biru.Sejumlah kapal kayu ditampilkan di belakang kapal tersebut. Zamrud memakai sudut pandang perspektif di tengah kanvas. Di dekat kapal-kapal itu terdapat bangunan berjajar serta puluhan sosok manusia yang beraktivitas di sekitar dermaga. (Yetede)
ANTISIPASI EL NINO : MITIGASI RISIKO ASURANSI PERTANIAN
Pelaku industri asuransi terutama yang memiliki produk asuransi pertanian diminta untuk melakukan upaya mitigasi risiko menyusul potensi fenomena El Nino tahun ini yang berpotensi menyebabkan gagal panen.
Hal tersebut diungkapkan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) yang menilai bahwalangkah mitigasi risiko harus dilakukan perusahaan asuransi dalam menghadapi fenomena El Nino. Apalagi, fenomena tersebut berpotensi memicu kemungkinan gagal panen yang dapat mengakibatkan klaim asuransi pertanian akan naik. Direktur Eksekutif AAUI Bern Dwiyanto menjelaskan kesiapan asuransi untuk menanggungnya adalah melalui pengelolaan risiko yang salah satunya dilakukan dengan mengatur penempatan reasuransi.
Hal ini, imbuhnya, diyakinai akan menurunkan potensi kerusakan/kematian tanaman. Selain itu, Bern memandang perlunya kedisiplinan petani dalam menerapkan praktik pertanian yang benar sesuai arahan petugas penyuluh lapangan.
Bern menilai bahwa fenomena El Nino tidak hanya berdampak pada asuransi pertanian. Namun juga meningkatkan kebutuhan akan asuransi kesehatan.
Di sisi lain, penetrasi asuransi pertanian di Indonesia dinilai perlu ditingkatkan menyusul sektor ini yang tak terlepas dari risiko bencana alam yang kerap terjadi di Tanah Air, termasuk fenomena El Nino.Fenomena ini diproyeksi bakal memicu cuaca panas ekstrem di Indonesia pada Agustus hingga Oktober 2023. Fenomena tersebut diprediksi menimbulkan kemarau panjang yang akan berlanjut hingga awal 2024.
Direktur Pengembangan Bisnis PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Diwe Novara mengatakan bahwa kebutuhan petani terkait asuransi pertanian saat ini sangat tinggi. Menurutnya, selain padi, beberapa komoditas lainnya seperti bawang merah dan jagung juga membutuhkan perlindungan asuransi.
Pada 2023, Asuransi Jasindo bersama Kementerian Pertanian serta Dinas Pertanian Kabupaten/Kota terus melakukan upaya percepatan realisasi AUTP sehingga petani dapat merasakan manfaat perlindungan asuransi khususnya dalam menghadapi El Nino.
LAYANAN PESAN ANTAR MELAMBAT : PLATFORM AGAR BERINOVASI
Layanan pesan antar makanan atau online food delivery (OFD) pernah mencapai puncak kejayaan selama masa pandemi Covid-19. Adanya pembatasan sosial membuat masyarakat tidak bisa menikmati makanan secara langsung di restoran sehingga tidak sedikit di antara mereka yang mengandalkan layanan online tersebut. Seiring dengan kondisi yang mulai kembali normal, kini banyak masyarakat memilih untuk membeli makanan secara langsung. Hal ini sejalan pula dengan data dari Momentum Works yang mencatat pertumbuhan nilai transaksi bruto atau gross merchandise volume (GMV) layanan online food delivery di Asia Tenggara pada 2022 mengalami perlambatan. Berdasarkan data tersebut, pertumbuhan GMV online food delivery pada 2022 secara year on year hanya tercatat 5% menjadi US$16,3 miliar. Angka tersebut jauh di bawah pertumbuhan nilai GMV pada tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2020 melonjak 183% menjadi US$11,9 miliar, dan pada 2021 yang meningkat hingga 30% mencapai US$15,5 miliar. Kondisi ini diamini oleh Catherine Hindra Sutjahjo, Presiden Gojek untuk Bisnis on Demand Services GoTo yang mengakui bahwa selama masa pandemi banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan OFD dan umumnya memesan dalam jumlah besar. Namun, ketika masuk masa endemik dan kondisi mulai normal maka banyak masyarakat yang memesan makanan secara langsung. Meski demikian, menurutnya pemesanan online di GoFood tidak pernah benar-benar turun. Ketua Umum Apkulindo & Perkumpulan Pengusaha Kuliner Kreatif Indonesia, Masbukhin Pradhana mengatakan jika pengusaha kuliner memang harus menerima tren digital ini. Bergabung dalam layanan pesan antar makanan berpeluang membuka ceruk baru dari pasar yang mungkin belum terjamah sebelumnya. Meski terbilang membantu, Masbukhin menilai tren penjualan dari layanan antar makanan tahun ini cenderung lesu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kurang bergairahnya penjualan dari layanan pesan antar seperti dahulu. Misalnya, ketiadaan promosi ongkos kirim gratis yang sukses membuat layanan ini ramai pada awal kemunculan, “Promo free ongkir nya sudah tidak ada, malah cenderung naik dengan adanya tambahan biaya layanan,” jelas Masbukhin. Sementara itu, Andi Ihdal Husnayain, mitra merchant dan pemilik usaha Ayam Bakar & Soto Betawi Ibu Titin mengakui setelah masa pandemi memang terjadi shifting pembeli dari online ke offline. Namun, ketika mulai banyak yang membeli secara langsung, tidak serta merta membuat pemesanan secara online menurun.
Banjir Mobil Listrik
TANGERANG,ID-Pasar mobil domestik segera dibanjiri mobil listrik. Tak kurang dari 25 model kendaraan listrik paling mutakhir siap mengaspal di Indonesia, dari harga termurah Rp 189 juta, hingga termahal Rp 5,59 miliar. Berbagai model kendaraan listrik (electric vehicle/EV) teranyar, termasuk sepeda motor listrik, secara resmi diluncurkan dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di ICE BSD City, Tangerang, Banten pada 10-20 Agustus. Hanya dalam 11 hari, perhelatan otomotif terbesar di tanah Air itu digadang-gadang membukukan transaksi penjualan senilai Rp 15 triliun. Berdasarkan rangkuman Investor Daily, dari seluruh produk baru yang diperkenalkan di GIIAS 2023, sekitar 70-80% merupakan mobil listrik. Hal itu selaras dengan tema GIIAS tahun ini, yakni Future Now yang merepresentasikan masa depan industri otomotif Indonesia. Kendaraan-kendaraan listrik berteknologi tinggi itu tidak hanya diperkenalkan ke pasar. Sebagian sudah bisa dibeli konsumen. Model mobil listrik yang ditawarkan bervariasi dari berbagai segmen kendaraan, dengan pilihan teknologi hybrid, plug-in hybrid, dan batttery. (Yetede)
APBN Ikut Jaga Penguatan Ekonomi
JAKARTA,ID-Kinerja ekonomi domestik tetap menunjukkan tren penguatan ditengah tantangan dan perlambatan ekonomi global. Ini tidak lepas dari APBN yang bekerja keras menjaga masyarakat, ekonomi, dan berbagai program nasional yang menjadi prioritas. Pada saat yang sama, pemerintah akan terus mewaspadai dan melakukan antisipasi atas dampak dinamika global terhadap perekonomian domestik. " APBN kita dengan kegiatan ekonomi terjaga mesih menunjukkan kinerja positif dengan penerimaan negara yang masih tumbuh, meskipun mengalami moderasi. Belanja yang kita lakukan juga tetap jaga sesuai kualitas dan rencana," ucap Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati dalan konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta yang berlangsung secara virtual pada Jumat (11/08/2023). Kinerja positif APBN berlanjut sampai dengan Juli 2023 dengan surplus yang terjaga seirama kinerja belanja negara yang bertumbuh dan pendapatan yang positif, meskipun menunjukkan tren yang melandai dan pembiayaan yang antisipatif," kata Sri Mulyani. Catatan Kemenkeu menunjukkan, 31 Juli 2023, APBN mengalami surplus sebesar Rp153,5 triliun yang setara 0,72% PDB. Dengan kondisi surplus tersebut, kondisi kesimbangan premier mencapai Rp 394,5 triliun. Pendapatan dan belanja negara tumbuh positif dan solid dalam menjaga pemulihan ekonomi dan melindung masyarakat. (Yetede)









