Bukan Ekonomi Instan dari Laju Kereta Cepat dan LRT
Tumbuhnya pasar, pusat belanja, minimarket, restoran, ataupun kafe menjadi pemandangan yang jamak di sekitar stasiun-stasiun KRL komuter di Jabodetabek bahkan hingga Lebak, Banten. Kemacetan lalu lintas di sekitar stasiun pun membayang di jam sibuk. Pengembang properti punmemburu lahan-lahan di seputar stasiun untuk dijadikan hunian, pusat komersial, ataupun perkantoran. Pemda pun ikut membelanjakan anggaran untuk menata kawasan di sekitar stasiun atau juga halte bus. Kawasan kumuh di sepanjang rel sedikit banyak bersalin rupa. Buah pertumbuhan ekonomi di sekitar stasiun tidak dipetik dalam hitungan hari atau bulan, tetapi hingga tahunan, bahkan puluhan tahun. Namun, pengalaman stasiun-stasiun kereta yang ada ini menyelipkan asa dalam pengoperasian kereta cepat dan LRT Jabodebek yang segera beroperasi.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, Kamis (10/8) mengatakan, pengoperasian kedua kereta itu sangat berguna bagi kelancaran dan peningkatan kecepatan mobilitas masyarakat. Dengan kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB), perjalanan dapat ditempuh 40 menit atau jauh lebih efisien dibandingkan dengan berkendara mobil yang membutuhkan waktu 3-4 jam. Begitu juga dengan LRT Jabodebek yang akan menambah moda alternatiftransportasi para pelaju di Jakarta dan sekitarnya. ”Jelas sekali kereta cepat dan LRT Jabodebek ini dapat memangkas waktu perjalanan masyarakat dengan cukup signifikan,” ujarnya. Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Tory Damantoro mengatakan, pembangunan infrastruktur transportasi adalah salah satu syarat mendorong dan mengembangkan perekonomian. Adanya sarana transportasi meningkatkan mobilitas masyarakat dengan lebih efisien sehingga pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023