Pertumbuhan Kredit Berpotensi Melejit Lagi
Pertumbuhan kredit perbankan nasional mulai bergairah. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, pertumbuhan kredit perbankan hingga Juli 2023 mencapai 8,54% secara tahunan.
Pertumbuhan kredit tersebut memang masih di bawah target akhir tahun yang ditetapkan BI, yaitu 9%-11%. Tapi, BI sudah memasang target pertumbuhan kredit pada 2024 mencapai 10%-12%.
Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, pertumbuhan kredit pada Juli lalu terutama didorong oleh penyaluran kredit di sektor jasa sosial, pertambangan dan jasa dunia usaha. "Selain itu, permintaannya tinggi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi," ujar Perry, Kamis (24/8).
Deputi Gubernur BI Juda Agung menimpali, optimisme pertumbuhan kredit juga meningkat dari sisi pelaku perbankan. Ini terlihat dari revisi rencana bisnis bank (RBB).
Dus, kata Juda, perbankan masih optimistis memasang target pertumbuhan kredit di tahun ini "Likuiditas perbankan juga masih longgar, yang membuat bank lebih optimistis dan ada kemauan untuk menyalurkan kredit," ujarnya.
Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Lani Darmawan mengatakan, bank ini masih melihat prospek penyaluran kredit di sisa tahun ini.
Jangan lagi Berharap Bunga Turun
JAKARTA,ID-Keputusan Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam tujuh bulan beruntun mengindikasikan rezim bunga tinggi akan bertahan lebih lama. Masyarakat dan dunia usaha tak bisa lagi berharap suku bunga kredit turun dalam waktu dekat. Bahkan, ada tendensi suku bunga bakal naik lagi, alih-alih melandai. Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Kamis (24/09/2023), memutuskan untuk menahan BI 7-day Reserve Repo Rate (B17DRR) di level 5,57%. BI Juga menahan suku bunga Deposit Facilty dan Lending Facility masing-masing di posisi 5,00% dan 6,50%. Dengan demikian, Bank Sentral sudah delapan bulan memasuki BI-7DDR di level 5,75% atau sudah menahannya selama tujuh bulan berturut-turut naik 25 bps pada 19 Januari 2023 dari bulan sebelumnya 5,50%. BI menahan bunga acuan ditengah memudarnya spekulasi bahwa Bank Sentral AS The Federal Reserve digadang-gadang bakal menaikkan fed fun rate (FFR) sebanyak dua kali sampai penghujung 2023 dari posisi saat ini 5,25-5,50%. The Fed berpeluang menaikkan suku bunga setelah inflasi di negeri Paman Sam bulan lalu kembali naik menjadi 3,2% (yoy) dibanding bulan sebelumnya 3,0%. (Yetede)
SRBI, Instrumen Anyar BI untuk Stabilkan Rupiah
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) menerbitkan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk memperkuat upaya pendalaman pasar uang di dalam negeri. Instrumen ini juga mendukung upaya menarik aliran modal asing masuk dalam bentuk investasi portfolio, serta optimalisasi aset surat berharga negara (SBN) yang dimiliki bank sentral sebagai underlying. "BI mulai untuk instrumen operasi moneter adalah promarket. Di mana instrumennya sekaligus memperdalam pasar uang seperti SRBI bisa diperdagangkan di pasar uang. Sehingga, ini semakin memutarkan likuiditas di pasar uang." ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Agustus 2023, Kamis (24/08/2023). SRBI merupakan surat berharga dalam mata uang rupiah yang diterbitkan oleh BI sebagai pengakuan utang berjangka pendek dengan menggunakan underlying asset berupa Surat Berharga Negara milik BI. SRBI merupakan instrumen operasi moneter kontraksi untuk mengelola likuiditas. "Kenapa disebut sekuritas? Karena ini sekuritasisasi dari SBN yang dimiliki oleh BI. BI 'kan punya lebih dari Rp 1.000 triliun SBN, kita sekuritasisasi untuk dijadikan underlying SBN. Ini dengan tenor jangka pendek sampai dengan 12 bulan," papar Perry. (Yetede)
Arsitektur Keuangan Regional untuk Antisipasi Pandemi
JAKARTA,ID-Negara-negara anggota Asean menyepakati penguatan Asean Pandemic Fund sebagai arsitek keuangan nasional dan regional guna membangun kesiapsiagaan, pencegahan, dan respon (PPR) negara anggota Asean terhadap pandemi atau penyakit lainnnya di masa lalu. Sementara itu, negara anggota Asean sudah mengumpulkan dana sebesar US$ 17,7 juta untuk Asean Response Fund. Dana tersebut akan dipakai sebagai dana darurat saat menghadapi pandemi. "Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk memperkuat arsitektur kesehatan regional pencapaian ketahanan komunitas Asean," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers Asean Finance and Health Minister Meeting di Jakarta, Kamis (24/08/2023). Dengan adanya penguatan dana ini akan dilihat kembali fungsinya untuk memungkinkan pengguna dana ini secara fleksibel, dengan juga memasukkan kesehatan masyarakat dan penyakit-penyakit baru lainnya. "Kesepuluh negara anggota Asean termasuk Indonesia berkontribusi pada dana ini termasuk pendanaan yang disumbangkan oleh Asean Plus Three Fund, selain dana sementara dari Asean Development Fund," kata Sri Mulyani. (Yetede)
United Bike Siap Gelar IPO, Bidik Dana Rp 2 T
JAKARTA,ID-Produsen sepeda dan sepeda motor listrik merek United, PT Terang Dunia Internusa (TDI) atau United Bike, bersiap menggelar penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham akhir tahun ini. Perseroan membidik dana segar Rp 1-2 triliun dari aksi itu. Direktur Utama TDI Stephen Mulyadi menyampaikan, IPO bertujuan untuk menggenjot produksi motor listrik di tengah iklim usaha yang mendukung dan keberpihakan pemerintah terhadap motor jenis ini. Stephen menyebut, TDI membutuhkan investasi sekitar Rp 1-2 triliun untuk mengembangkan motor listrik. sebab, perseroan perlu membangun pabrik motor listrik secara terpisah dari pabrik sepeda. "Mudah-mudahan rencana ini bisa dieksekusi tahun depan," jelas Stephen saat berkujung ke kantor B-Universe, Jakarta, Kamis (24/08/2023). Stephen menargetkan, setelah TDI mempunyai pabrik motor listrik sendiri, produksi ditargetkan mencapai 50 ribu unit. Bahkan, Stephen mengklaim, pesanan sebanyak 10 ribu unit sudah diteken. Dia menegaskan, permintaan motor listrik baik dari ritel, pemerintah, maupun korporasi meningkat 60% lebih, setelah pemerintah memberikan insentif bagi industri motor listrik. (Yetede)
Dana Pensiun Menuju Keuangan Berkelanjutan
JAKARTA,ID-Dana Pensiun (dapen) wajib menerapkan keuangan berkelanjutan atau sustainable finance per 1 Januari 2025. Dengan langkah tersebut, dapen diharapkan mencapai keseimbangan antara pertumbuhan investasi yang berkelanjutan, keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan sosial, dan kepentingan jangka panjang peserta pensiun. Melalui adopsi keruang berkelanjutan, dapen dituntut untuk tidak hanya memprioritaskan tujuan keuangan jangka pendek. Namun juga mempertimbangkan dampak jangka panjang dari investasi mereka terhadap lingkungan, masyarakat, dan tata kelola perusahaan. Dalam praktiknya, keuangan berkelanjutan bagi dapen mencakup penggunaan strategi investasi yang berkelanjutan, seperti investasi dalam sektor yang ramah lingkungan atau berkontribusi pada pembangunan sosial positif. dapen juga dapat menerapkan kriteria tata kelola perusahaan (ESG) dalam pemilihan dan evaluasi investasi mereka, memastikan bahwa perusahaan yang investasi memenuhi standar lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik. (Yetede)
UMKM Dominasi Transaksi Menggunakan QRIS
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat nominal transaksi Quick Response Indonesia Standard (QRIS) terus menunjukkan pertumbuhan sebesar 84,5% secara year on year (yoy) sehingga mencapai Rp18,01 triliun, dengan jumlah pengguna 38,24 juta dan jumlah merchant 27,51 juta yang sebagian besar merupakan UMKM. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI terus mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran antar negara guna mendorong inklusi ekonomi keuangan serta perluasan ekonomi dan keuangan digital. "Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar,dan aman," jelas Perry dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Agustus 2023 pada Kamis. Adapun nilai transaksi uang elektronik pada Juli 2023 meningkat 10,50% (yoy) sehingga mencapai Rp39,21 triliun, sementara niai transaksi digital banking tercatat Rp 5.035,37 triliun atau tumbuh sebesar 15,50% (yoy). sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit mencapai Rp707,9 triliun atau turun sebesar 4,26% (yoy). (Yetede)
Angkatan Siber dan Represi Negara
Koran Tempo edisi 21 Agustus 2023 menyoroti rencana pembentukan angkatan siber sebagai matra baru di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Gagasan itu dilontarkan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto dalam sebuah seminar. Pernyataan tersebut sontak membuat heboh, terutama di kalangan aktivis. Banyak pihak yang mengkhawatirkan dampak buruk dari ide tersebut. Selama ini, institusi negara yang memiliki kewenangan mengontrol dan memata-matai aktivitas virtual publik cenderung menampilkan wajah represif negara. Amnesty International mencatat 90 kasus serangan siber terhadap 148 korban sepanjang Januari 2019 hingga Mei 2022. Sebagian besar korban tersebut adalah jurnalis, aktivis, akademikus, dan mahasiswa. Jika angkatan siber terwujud, tingkat represi negara justru membahayakan pertumbuhan demokrasi dan kebebasan sipil di negeri ini. Saya punya pendapat serupa terhadap kekhawatiran itu. Dari sudut pandang tata kelola digital, demokrasi digital memiliki kelemahan fundamental yang belum ditemukan obatnya. Kelemahan inilah yang kerap dimanfaatkan negara dalam membungkam suara kritis rakyat. (Yetede)
Menjaring Dana untuk Fase Ketiga
JAKARTA – Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) akan menagih kepastian pembiayaan proyek MRT atau mass rapid transit fase ketiga kepada PT MRT Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pasalnya, Kementerian Perhubungan telah menerbitkan desain dasar rekayasa atau basic engineering design (BED) proyek tersebut.
Sekretaris Tim Pelaksana KPPIP, Suroto, mengatakan konstruksi jaringan baru MRT yang melayani rute Cikarang-Balaraja itu bisa saja dimulai pada akhir 2024 atau setelahnya. Namun kepastian pendanaan proyek harus terus diawasi agar segera ada kepastian. “Kami dorong agar segera (mengikat) financial close dan menetapkan lokasi lahan soalnya studi trase proyek itu kan sudah ada,” kata dia kepada Tempo, kemarin.
Setelah disusun Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu, pada 7 Agustus 2023, dokumen desain dasar rekayasa MRT fase 3 diserahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heri Budi Hartono. Desain dasar itu, kata Suroto, masih akan dikembangkan menjadi desain teknis yang lebih rinci. (Yetede)
Trilema Bank Indonesia
Bank Indonesia kemarin memutuskan menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Keputusan BI ini masuk akal, meskipun ada kekhawatiran suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang sudah mencapai 5,50 persen pada Juli lalu akan berpengaruh buruk terhadap pasar keuangan dalam negeri jika BI tidak ikut menaikkan suku bunga. Tugas bank sentral sejak amendemen Undang-Undang BI yang terakhir tidak lagi hanya menjaga inflasi, tapi juga pertumbuhan. Karena itu, kebijakan moneter, dalam hal ini suku bunga, merupakan instrumen yang tepat. Dengan kebijakan suku bunga yang tepat, BI bisa mengendalikan inflasi sekaligus menjaga perekonomian tetap tumbuhJuli lalu, inflasi Indonesia sebesar 3,08 persen (year-on-year). Angka ini termasuk bagus dibanding banyak negara lain. Inflasi Amerika Serikat pada periode yang sama, misalnya, mencapai 3,2 persen. BI berharap, dengan menahan suku bunga acuan, inflasi Indonesia akan terjaga pada kisaran yang telah ditentukan, yakni 3,0+1 persen. Suku bunga yang tetap juga diharapkan memberikan insentif bagi perekonomian yang sejauh ini cukup baik. Hingga Juni lalu, sudah tujuh kuartal berturut-turut ekonomi RI tumbuh di atas 5 persen. Ini lebih baik dari Cina yang merosot akibat menurunkan konsumsi dan kinerja properti, serta dari negara-negara Eropa yang belum terlepas dari dampak perang Rusia dan Ukraina. Tren pertumbuhan tersebut diharapkan bertahan hingga akhir tahun. (Yetede)









