;

Warga Pedalaman Sumba Terbantu BBM Satu Harga

Yoga 24 Aug 2023 Kompas

Kebijakan BBM Satu Harga yang mulai diberlakukan sejak 2018 kini telah menjangkau  enam titik di Pulau Sumba, NTT. Masyarakat pedalaman yang selama ini kesulitan  mengakses BBM merasa terbantu.Mereka berharap program itu dipertahankan dan diperluas ke wilayah pelosok lain. Kebijakan tersebut kini berlaku di SPBU Desa Anakaka, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, sebagaimana terpantau pada Rabu (23/8). SPBU tersebut juga melayani masyarakat di dua kecamatan lain, yakni Kodi Bangedo dan Kodi Balaghar. Setiap hari, 7.000 kiloliter BBM terjual di SPBU tersebut. Agus Tamuama, Sekretaris Desa Anakaka, menuturkan, kehadiran BBM Satu Harga sangat membantu masyarakat, baik dari sisi akses maupun harga.

Sebelumnya, untuk mendapatkan BBM dengan harga tersebut, mereka harus pergi ke Tambolaka, ibu kota Sumba Barat Daya, dengan waktu tempuh 1 jam. ”Sampai di sana pun kami harus antre lama-lama dan kadang kala kami tidak dapat karena stok BBM habis. Kami terpaksa beli eceran dengan harga lebih mahal dan takarannya juga lebih sedikit. Kami rugi dobel,” ujarnya. Kehadiran BBM Satu Harga mendorong kemajuan ekonomi setempat, mulai dari UMKM hingga aktivitas melaut. Lalu lintas transportasi yang membawa hasil komoditas ke wilayah perkotaan juga semakin lancar. ”Disadari bahwa selama ini masyarakat di pelosok membeli BBM dengan harga yang tidak wajar. Pertamina mendapat penugasan dari pemerintah untuk mewujudkan keadilan energi melalui program BBM Satu Harga,” kata Taufiq Kurniawan, Section Head Communication Relation Pertamina Patra Niaga Jawa Timur Bali Nusa Tenggara. (Yoga)


F8 Dibuka, Pemkot Targetkan Puluhan Miliar

Yoga 24 Aug 2023 Kompas

Festival Delapan atau F8 dibuka di kawasan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/8/2023). Pemerintah Kota Makassar menargetkan perputaran uang puluhan miliar dari acara lima hari ini. Sebanyak 16 negara berpartisipasi. Wali Kota Makassar M  Ramdhan Pomanto mengatakan, acara ini ingin menghidupkan ekonomi melalui pariwisata dan UMKM. Tahun lalu, perputaran uang di F8 mencapai Rp 50 miliar. (Yoga)

Pengusaha Tunggu Regulasi Tepat WFH

Yoga 24 Aug 2023 Kompas

Pihak swasta menunggu regulasi dari pemerintah untuk ikut menerapkan bekerja dari rumah (work from home/WFH). ”Dari hasil diskusi dengan pemerintah, regulasi yang tepat terus dikaji, termasuk skema yang diterapkan. Namun, kami memperkirakan, jika ASN DKI bisa  terlibat 50 persen, mungkin dunia usaha sulit mencapai itu,” kata Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan Jaminan Sosial dan K3 Asosiasi Pengusaha Indonesia DKI Jakarta Nurjaman, Rabu (23/8/2023). (Yoga)

Pendidikan Perlu Investasi Jangka Panjang

Yoga 24 Aug 2023 Kompas

Pendidikan menjadi faktor penting dalam menopang produktivitas suatu negara. Pendidikan membutuhkan investasi jangka panjang untuk menghasilkan ilmuwan-ilmuwan kredibel yang mumpuni mengembangkan riset sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa. Ekosistem riset perlu dibangun di berbagai lini, mulai dari perguruan tinggi hingga industri. Oleh karena itu, pengembangan kapital intelektual menjadi faktor krusial, salah satunya lewat pendidikan. Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) 2018-2023 Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, pemerintah sebaiknya berinvestasi jangka panjang dalam pendidikan, baik tingkat dasar, menengah, maupun tinggi.

”Pendidikan itu investasi, bukan biaya. Seharusnya berinvestasi di pendidikan untuk mendapatkan orang-orang terbaik untuk negara ini,” ujar Satryo dalam seminar daring ”Perlukah Indonesia Memiliki Scientist Ketika Tempat Kerja Belum Terbangun”, Rabu (23/8). Kebijakan afirmatif lain yang dibutuhkan adalah berinvestasi jangka panjang dalam bidang riset dan pengembangan (research and development/R&D). Selain itu,  menghapus regulasi yang menghambat investasi pendidikan dan R&D. Satryo  menyebutkan, pengembangan kapital intelektual akan mendongkrak nilai tambah. Riset dan pengembangan merupakan dasar kekuatan dari industri manufaktur berbasis pengetahuan. ”Dibutuhkan para ahli diberbagai bidang untuk mewujudkannya, yang dipersiapkan lembaga perguruan tinggi yang kredibel dan bereputasi,” ucapnya. (Yoga)


Tangkap Peluang Transaksi Karbon dari Bursa Karbon

Hairul Rizal 24 Aug 2023 Kontan (H)

Mengikuti tren dunia atas pengurangan emisi, Indonesia siap menggelar Bursa Karbon. Apalagi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga baru saja menerbitkan Peraturan OJK No 14/ 2023 tentang Perdagangan Karbon melalui Bursa Karbon. Beleid ini menjadi pedoman perdagangan karbon melalui bursa karbon di Indonesia. Bursa Karbon adalah sistem yang mengatur perdagangan karbon dan/atau catatan kepemilikan unit karbon. "POJK ini bagian dari upaya OJK mendukung pemerintah dalam melaksanakan program pengendalian perubahan iklim," jelas Aman Santosa, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK dalam keterangan resminya, kemarin. Di POJK 14/2023, unit karbon yang diperdagangkan melalui Bursa Karbon adalah efek yang wajib terlebih dulu terdaftar di Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) dan Penyelenggara Bursa Karbon. Untuk menjadi penyelenggara Bursa Karbon, perusahaan wajib memiliki modal disetor paling sedikit Rp 100 miliar. OJK melarang pemenuhan modal berasal dari pinjaman. Pemerintah menargetkan Bursa Karbon bisa bergulir pada September 2023. OJK mengaku sudah ada perusahaan yang menunjukkan minatnya untuk menjadi penyelenggara Bursa Karbon. "Sudah beberapa (yang diskusi), cuma yang menyerahkan dokumen belum ada," kata Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Jumat (19/8). BEI siap menjadi penyelenggara Bursa Karbon di Indonesia. Mereka akan mendaftar ke OJK. "BEI siap mengajukan diri sebagai penyelenggara Bursa Karbon," kata Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI kepada Kontan, kemarin. Potensi perdagangan karbon di Indonesia memang menggiurkan. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memproyeksikan nilai ekonomi karbon di tanah air mencapai Rp 8.000 triliun.

Menawarkan Yield Tinggi, SBN Ritel Masih Memikat

Hairul Rizal 24 Aug 2023 Kontan

Pemerintah semakin getol menerbitkan surat berharga negara (SBN) ritel. Dari tahun ke tahun nilai penerbitan SBN ritel terus meningkat. Porsi kepemilikan ritel terhadap total SBN juga cenderung meningkat. Pada akhir 2022, kepemilikan investor individual mencapai Rp 344,30 triliun yang setara 6,48% total SBN Rp 5.309,43 triliun. Hingga Senin (21/8), kepemilikan ritel naik menjadi Rp 382,50 triliun setara 6,97% SBN. "Karena utang itu untuk menutup defisit, maka kebutuhan utang sangat dinamis sesuai perkembangan kinerja APBN. Ketika kinerja APBN bagus, pendapatan bagus dari yang direncanakan," tutur Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu, Suminto, kemarin. Presiden Joko Widodo dalam Pidato RAPBN 2024 dan Nota Keuangan memproyeksikan rata-rata suku bunga SBN 10 tahun di level 6,7%. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2024, pembiayaan utang yang bersumber dari SBN neto direncanakan Rp 666,4 triliun. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, imbal hasil dari SBN ritel masih tetap menarik di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Dia mencatat, pada tahun ini instrumen keuangan dengan imbal hasil tertinggi adalah obligasi pemerintah bila dibandingkan instrumen keuangan lainnya. Staf Riset Ekonomi, Industri dan Global Markets Bank Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto juga sepakat daya tarik investor ritel akan menggeliat pada tahun depan.

Laba Emiten Tambang Batubara Meredup

Hairul Rizal 24 Aug 2023 Kontan

Sepanjang semester pertama 2023, laba bersih mayoritas emiten tambang batubara menyusut. Penyebabnya tak lain adalah harga jual rata-rata yang lebih rendah, akibat penurunan harga komoditas ini. Terbaru, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) melaporkan penurunan laba bersih sebesar 27,94% year on year (yoy) menjadi US$ 873,83 juta. Penurunan laba bersih ini sejalan dengan pendapatan ADRO yang juga tergerus hampir 2% menjadi senilai US$ 3,47 miliar. Nasib serupa dialami oleh PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang laba bersihnya merosot 33,39% menjadi US$ 306,94 juta. Sedangkan laba bersih PT Indika Energy Tbk (INDY) menambah tergerus 55,24% menjadi US$ 89,81 juta. Salah satu faktor penekan margin emiten batubara adalah penurunan harga jual rata-rata alias average selling price (ASP). Realisasi ASP ITMG misalnya, hanya sebesar US$ 130,6 per ton, turun 25,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 175,1 per ton.Sedangkan ASP ADRO turun hingga 18% yoy. Analis Maybank Sekuritas Indonesia, Richard Suherman memangkas asumsi harga batubara Newcastle untuk tahun 2023 dan 2024 menjadi US$ 140 dan US$ 100 per ton, dari sebelumnya US$ 250 dan US$ 150 per ton. Revisi turun ini seiring dengan minimnya katalis di sektor ini. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rizkia Darmawan menyematkan rating netral terhadap sektor batubara Indonesia Dia mempertahankan rekomendasi trading buy ITMG dengan target harga Rp 30.400.

Rezeki Emiten Kabel Masih Panjang

Hairul Rizal 24 Aug 2023 Kontan

Emiten kabel tersengat sejumlah katalis positif hingga membawa mayoritas sahamnya bergerak di zona hijau. Seperti, PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) mencetak kinerja paling moncer. Saham IKBI memimpin top gainers di sektor industri, dengan penguatan 230,95% year to date (YtD). IKBI juga membukukan kinerja keuangan positif semester I-2023. PT Voksel Electric Tbk (VOKS) membuntuti dengan kenaikan harga 40,29% sejak awal tahun. Gerak saham VOKS disinyalir dipicu rencana masuknya Hengtong Optic-Electric International untuk mengakuisisi emiten yang juga dimiliki konglomerat Low Tuck Kwong ini. Selain IKBI dan VOKS, gerak saham PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM), PT Supreme Cable Manufacturing Commerce Tbk (SCCO), dan PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI) juga masih di zona hijau secara YtD. Meski di level kenaikan yang tidak signifikan. Pengamat Pasar Modal & Founder WH Project William Hartanto menilai pelaku pasar menangkap sinyal positif prospek bisnis emiten kabel. Tak hanya keperluan listrik, masih banyaknya pembangunan kawasan dan proyek infrastruktur bisa meningkatkan permintaan kabel. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menimpali, secara valuasi saham emiten kabel terbilang undervalued dengan rata-rata price to book value (PBV) di bawah 1 kali. Arjun memandang kondisi ini menjadi penopang kenaikan harga saham emiten kabel. Maka Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai emiten kabel ini cocok untuk investasi medium to long. Ia melirik saham IKBI yang berada pada fase downtend dan MACD sudah mengalami deadcross. Namun pergerakan IKBI masih tertahan di MA20, sehingga masih layak mencermati momentum trading buy.

RMK Energy Terus Menggenjot Kinerja Hingga Akhir Tahun

Hairul Rizal 24 Aug 2023 Kontan

Di tengah tren penurunan harga, geliat produksi batubara ternyata masih terus terjadi. Terlihat dari hasil kinerja perusahaan jasa tambang PT RMK Energy Tbk (RMKE). Perusahaan ini sudah membawa sebanyak 887.500 ton batubara ke kapal tongkang di periode Juli 2023. Hasil tersebut melonjak 48,1% dibanding bulan sebelumnya. Direktur Operasional RMKE, William Saputra menjelaskan, total angkutan batubara di periode tersebut merupakan yang tertinggi sejak RMKE beroperasi. Sepanjang tahun ini sampai Juli kemarin RMKE sudah memuat 664 tongkang dengan kapasitas 5,2 juta metrik ton batubara. Hasil ini naik 31,4% dari periode serupa tahun lalu. Sepanjang periode terebut, RMKE sudah membongkar sebanyak 2.867 gerbong kereta dengan muatan 7,5 juta MT atau meningkat 20,5% secara tahunan. Peningkatan kinerja operasional dari segmen jasa batubara ini tidak terlepas dari on-time performance (OTP) bongkar kereta yang jauh lebih cepat 40 menit. Yakni menjadi 3 jam 25 menit per kereta dibandingkan waktu bongkar kereta pada periode yang sama tahun lalu 4 jam 6 menit. Dengan hasil tersebut, Direktur Keuangan, Vincent Saputra optimistis dengan kinerja perusahaan jasa tambang ini.

Efek Bersih-Bersih KPR Bermasalah

Hairul Rizal 24 Aug 2023 Kontan

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencetak kinerja datar di semester I-2023. Sejumlah langkah dan strategi akan mendongkrak kinerja emiten ini di separuh kedua 2023. Analis Sinarmas Sekuritas, Arief Machrus menilai, bank yang fokus di kredit properti ini tidak mau ketinggalan dari bank besar lain. Meskipun menghadapi tantangan, BBTN berupaya membalikkan keadaan di semester II 2023. BBTN juga bakal meningkatkan kemampuan pada layanan digital perbankan (e-channel), meningkatkan kualitas aset, mengupayakan profitabilitas, serta memanfaatkan pendanaan dari perusahaan yang kuat. Kepala Riset Aldiracita Sekuritas, Agus Pramono menyoroti, BBTN telah melakukan beberapa perbaikan. Biaya dana atau cost of fund stabil dan pertumbuhan pendapatan non bunga solid. Pada semester I-2023, laba bersih BBTN sebesar Rp 1.47 triliun baru mencapai 42.6% dari ekspektasi laba setahun penuh karena cost of fund lebih tinggi dan pertumbuhan pinjaman yang lebih rendah. Secara rinci, pertumbuhan pinjaman dengan KPR bersubsidi meningkat 10,9% secara tahunan. Sedangkan pinjaman perumahan non subsidi tumbuh sebesar 6,5% yoy. Analis UOB Kay Hian Sekuritas, Posmarito Pakpahan menambahkan BBTN tengah berupaya menyelesaikan penjualan aset bermasalah secara massal sebesar Rp 2,8 triliun di semester kedua 2023.

Pilihan Editor