Bertahap Genjot Produksi Aluminium
JAKARTA – PT Inalum berencana menambah kapasitas produksi aluminium hingga 1,5 juta ton per tahun secara bertahap sampai 2028. Anak usaha Mind ID ini optimistis permintaan bakal meroket. Direktur Utama Inalum, Danny Praditya, mengatakan permintaan aluminium primer dunia bakal meningkat 2,5 persen sampai 2028. Angka tersebut mengacu pada laporan Wood Mackenzie Longterm Outlook Kuartal I 2023 dan CRU Longterm Outlook Desember 2022. Keduanya memperkirakan total konsumsi produk turunan bauksit tersebut mencapai 80 juta ton.
Tren permintaan di dalam negeri, menurut dia, tak akan jauh berbeda. Terlebih, pemerintah tengah mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Sebagai gambaran, satu kendaraan listrik roda empat membutuhkan 1 ton aluminium untuk produksinya. "Termasuk jika bicara baterai, ternyata 19 persen battery pack (kendaraan listrik) itu aluminium. Hal ini juga akan memberikan kontribusi permintaan yang signifikan," kata dia dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat RI, kemarin. (Yetede)
Tags :
#PerusahaanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023