Menghidupkan Literasi dari Pinggir Kali
Saban akhir pekan, suasana Taman Eco Park di Jalan Pintu Air, Neglasari, Tangerang, selalu meriah dipenuhi anak-anak, dari usia balita (di bawah lima tahun) hingga remaja. Di taman yang dibangun Pemerintah Kota Tangerang itu, anak-anak berbaur dan bersukacita. Mereka "melahap" buku-buku yang disediakan Komunitas Wara-wiri Mengajar.
Tak hanya para bocah, ibu-ibu juga membacakan cerita dari buku dongeng untuk anak-anaknya yang belum mampu membaca. Suasana meriah dan akrab terjadi. Selain membaca buku, anak-anak bermain permainan tradisional dan cerdas cermat. Pemandangan belajar di taman pinggir Kali Cisadane itu telah berlangsung sejak 2018.
"Di Taman Eco Park, malam penuh bintang, lingkaran kecil menjadi lingkaran besar, saling sapa tukar cerita semua guru dan murid. Dalam sirkulasi diskusi yang bertenaga dan menginspirasi adalah mereka yang muda, peduli, dan kreatif," kata Panji Bahri Majiid, penggagas Wara-wiri Mengajar, menggambarkan suasana epik dari program Wara-wiri Mengajar Sapa Anak Indonesia, Kamis lalu. (Yetede)
Mereka yang Menanti Kejelasan Nasib Seusai Status Honorer Dihapus
Per November 2023, pemerintah akan menghapus status pegawai honorer di Indonesia. Kebijakan itu membuat 2,3 juta tenaga honorer di Tanah Air menanti kejelasan nasib. Kekhawatiran akan ketidakjelasan nasib itu membayangi benak Meli (45), pegawai honorer di Pemekot Jambi, ”Kalau dak dipakai lagi, kayak manolah (Kalau tidak dipekerjakan lagi, bagaimana)?” ujar Meli yang menjadi pegawai honorer sejak 2014, Rabu (23/8). Meli mengawali pengabdiannya di salah satu unit kerja di Pemkot Jambi pada 2010 dengan honor dari dana alokasi khusus (DAK). Setelah berakhir pada 2014, ia bekerja dengan status honorer daerah dimana pada 2015, ia mendaftarkan namanya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, baru tiga tahun kemudian namanya tercatat resmi, berarti pengabdian sebagai tenaga honorer baru terekam resmi lima tahun terakhir. Lima tahun lalu gaji yang diterimanya Rp 1 juta. Belakangan, naik menjadi Rp 1,7 juta per bulan. Ia berharap segera ada kejelasan nasib untuk pegawai honorer sepertinya.
”Saya sadar, secara peraturan, tidak ada lagi pengangkatan (honorer). Tapi, tidak bisa dimungkiri kami butuh penempatan. Apalagi, keberadaan honorer selama ini sangat membantu pemerintah,” katanya. Bagi beberapa tenaga honorer lainnya, penghapusan status itu tidak mengkhawatirkan sepanjang mereka telah meningkatkan kapasitas diri. Sofa (34), guru SD di kawasan Seberang Kota Jambi, berhasil lolos menjadi PPPK dengan menyesuaikan kapasitas dirinya menurut kebutuhan dalam formasi penerimaan pegawai. Sofa yang dulunya lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melanjutkan pendidikan hingga memiliki ijazah sarjana pendidikan. Ia kini dalam proses meraih sertifikasi guru. Ia optimistis, jika terus berjuang meningkatkan kapasitas, harapannya bisa terwujud. Selain Sofa, ada 1.200 guru lainnya di Kota Jambi yang lolos formasi. (Yoga)
Harga Gula di Indonesia Berpotensi Naik jika India Hentikan Ekspor
Pemerintah India memberikan sinyal akan menutup keran ekspor gula lantaran potensi penurunan produksi. Indonesia perlu mewaspadai situasi tersebut karena dapat berdampak pada kenaikan harga gula dunia dan merambat ke pasar dalam negeri. India akan menghentikan ekspor pada periode berikutnya, yakni Oktober 2023-September 2024, demi memenuhi kebutuhan dalam negeri. Langkah itu diambil lantaran berkurangnya curah hujan hingga 50 % di sejumlah distrik utama produsen tebu sehingga produksi pada periode berikutnya diperkirakan menurun (Kompas.id, 24/8/2023).
Menanggapi sinyal itu, Sekjen Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Aris Toharisman memperkirakan, harga patokan global akan meningkat, baik untuk jenis gula mentah (raw sugar) maupun gula kristal putih (white sugar/GKP) karena India merupakan salah satu kontributor besar dalam pasar gula dunia. ”Harga raw sugar mungkin akan meningkat ke posisi 26-27 sen USD per pon. Biasanya di angka 20-22 sen USD per pon,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (25/8). (Yoga)
Peluang Pemulihan Perdagangan Terbatas
Peluang pemulihan perdagangan dunia hingga akhir tahun ini terbatas. Namun, target pertumbuhan perdagangan dunia sebesar 1,7 % masih dapat dicapai jika pertumbuhan perdagangan meningkat pada paruh kedua tahun ini. Hal itu mengemuka dalam laporan Barometer Perdagangan Barang yang dirilis Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Kamis (24/8). Barometer atau indeks volume perdagangan barang dunia pada Agustus 2023 sebesar 99,1. Meskipun membaik dari barometer Mei 2023 di 95,6, indeks tersebut masih di bawah ambang batas 100. Hal itu mengindikasikan perdagangan mulai sedikit pulih, tetapi masih terbatas. Mayoritas komponen indeks, seperti permintaan ekspor, pelayaran peti kemas, kargo udara, dan bahan baku, masih berada di bawah 100. Hanya komponen produk otomotif yang trennya tumbuh dengan indeks 110,8. Adapun indeks komponen elektrik justru berada di bawah tren, yakni 91,5.
Secara umum, volume perdagangan barang telah turun 1 % secara tahunan. Jika dibandingkan antara triwulan II-2023 dan triwulan I-2023, volume itu turun 0,3 %. Hal itu memperpanjang penurunan yang dimulai pada triwulan IV-2022. WTO menyebutkan factor penyebabnya adalah permintaan global masih lemah dan terbebani lesunya pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju, termasuk Uni Eropa dan China. Konflik di Ukraina juga memengaruhi perlambatan permintaan. ”Pada April 2023, WTO memproyeksikan perdagangan dunia tahun ini bisa tumbuh 1,7 %. Target itu masih dapat dicapai jika pertumbuhan perdagangan meningkat pada paruh kedua tahun ini,” sebut laporan itu. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, Jumat (25/8) mengatakan, permintaan global, khususnya dari dua ekonomi besar dunia, yakni China dan AS, masih lemah. Hal itu menyebabkan perdagangan global akan tumbuh lambat hingga akhir tahun ini, bahkan tahun depan. (Yoga)
Bisnis Waralaba Akan Terus Meningkat
Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Septo Soepriyatno, Jumat (25/8/2023), di Tangerang, Banten, menyatakan, pada 2021 ada 5.599 gerai beroperasi dengan sistem waralaba yang mengantongi omzet Rp 20,8 triliun. Bidang usaha itu menyerap tenaga kerja hingga 53.670 orang. ”Kami yakin, tren pertumbuhan bisnis waralaba di Indonesia akan terus meningkat,” ujarnya. (Yoga)
Perdagangan dengan Arab Saudi Diintensifkan
Hubungan Indonesia dan Arab Saudi yang terjalin baik diharapkan dapat meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Kerja sama perdagangan terus diintensifkan dengan para pengusaha Arab Saudi. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan hal itu pada pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Arab Saudi Majid bin Abdullah al-Qasabi, Kamis (24/8/2023), di Jaipur, India. (Yoga)
Tenaga Kerja Transisi Energi Menantang
Program transisi energi Indonesia, yakni mengurangi pemakaian energi fosil dan memperbanyak penggunaan energi bersih, membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Di Indonesia, pemenuhan kebutuhan SDM tersebut masih menantang dan membutuhkan rencana program yang jelas ke depan. Direktur Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Mahatmi Parwitasari, Jumat (11/8) di Jakarta mengatakan, pihaknya sedang menyusun Peta Jalan Pengembangan Lapangan Kerja Hijau.
Tiga faktor melatarbelakangi penyusunan peta jalan ini. Pertama adalah ekonomi hijau yang menjadi salah satu komponen pengungkit transformasi ekonomi sehingga diperkirakan lapangan kerja hijau (green jobs) akan meningkat. Kedua, lapangan kerja hijau selama ini masih belum banyak diterjemahkan ke dalam kebijakan. ”Apa saja yang harus disiapkan untuk mengisinya (green jobs) dan bagaimana ekosistem pengembangan keterampilan hijau bisa disiapkan, itu yang harus diterjemahkan dalam kebijakan,” ujar Mahatmi. Adapun faktor ketiga yang mendorong penyusunan peta jalan, lanjut Mahatmi, adalah seluruh pemangku kepentingan, termasuk kementerian/lembaga, harus berjalan sinergis untuk menciptakan SDM yang kompeten mengisi lapangan kerja hijau tersebut. (Yoga)
Perencanaan Keuangan bagi Keluarga Muda
Perencanaan keuangan bagi keluarga muda sangat penting untuk dilakukan. Keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran bisa terjaga. Jika diperlukan, utang pun dapat dikelola dengan baik melalui perencanaan sehingga tidak menjadi beban keuangan keluarga. Tujuan keuangan setiap keluarga tentu berbeda-beda sesuai keadaan ekonomi, sosial, latar belakang budaya, rencana memiliki keturunan, umur, dan sebagainya. Perencanaan keuangan yang dilakukan tentu harus mempertimbangkan aspek-aspek di atas.
Tips yang dapat dilakukan untuk merencanakan keuangan keluarga muda, antara lain: 1) Sikap terbuka antara suami dan istri untuk menyusun perencanaan keuangan. Kondisi keuangan, termasuk pendapatan yang dimiliki, pola pengelolaan keuangan, tujuan keuangan yang ingin dicapai. 2) Alokasi pendapatan yang diperoleh setiap bulan harus dikomunikasikan sejak dini. Alokasi pendapatan bagi suami dan istri yang sama-sama bekerja berbeda dengan keluarga dengan suami bekerja dan istri fokus menjadi ibu rumah tangga atau sebaliknya.
Alokasi pendapatan membantu keluarga agar tidak terjadi over-spending atau belanja berlebihan. 3) Mempersiapkan dana darurat dan asuransi. Dana darurat ini akan berguna jika terjadi hal yang tidak diinginkan dan membutuhkan dana yang dapat dicairkan dengan cepat. Misalnya, terjadi PHK. 4) Menabung dan berinvestasi. 5) Mempersiapkan prioritas kebutuhan. 6) Kelola utang. (Yoga)
Presiden Minta Suplai Air Bersih Diperhatikan
Presiden Jokowi meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum Regional Medan, Binjai, Deli Serdang, di Kota Binjai, Sumut, Jumat (25/8). Presiden mengingatkan pentingnya penyediaan air minum nasional. Pemerintah pusat dan daerah diminta menyiapkan penyediaan air yang memadai untuk masyarakat. ”Saya bisa merasakan begitu pentingnya air setelah kemarin empat hari di Afrika. Kita ini sering tidak merasa betapa pentingnya air karena kita tidak pernah merasa kekurangan air,” kata Presiden saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang).
Presiden mengatakan, pemerintah melalui Kementerian PUPR telah menyelesaikan SPAM Mebidang dengan anggaran Rp 948 miliar. Proyek itu kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota. Kementerian PUPR membangun SPAM dan jaringan distribusi utama, Pemprov Sumut menyediakan lahan, dan pemerintah kabupaten/kota membangun pipa distribusi sambungan rumah. Kerja sama yang baik seperti itu, kata Presiden, akan membuat pembangunan semakin cepat. (Yoga)
Kelimpungan Menangkal Serangan Judi Online
JAKARTA – Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat tak berdaya menghadapi serangan bertubi-tubi situs web judi online terhadap situs milik pemerintah provinsi. Jumat, 25 Agustus 2023, dua website milik pemerintah provinsi kembali disusupi situs judi online. Kedua situs yang diretas itu adalah Diskominfotik.sumbarprov.go.id dan Bpsdm.sumbarprov.go.id. Kedua website ini dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumatera Barat. Saat Tempo membuka kedua situs tersebut pada kemarin malam, terdapat tulisan yang menginformasikan bahwa website sedang ditangguhkan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat, Siti Aisyah, mengatakan serangan judi online terhadap kedua website pemerintah daerah tersebut merupakan pengulangan dari berkali-kali kejadian serupa sebelumnya. Dalam catatan Dinas Komunikasi, selalu ada website milik pemerintah Sumatera Barat yang disusupi situs judi online setiap bulan. (Yetede)









