;

Produksi Beras Menurun

Yoga 29 Aug 2023 Kompas

Akibat kekurangan air karena terjadinya El Nino, produktivitas gabah pada panen gadu berpotensi menurun dan harga beras diperkirakan tetap tinggi sepanjang semester II-2023. Di tengah pengadaan cadangan beras yang menantang dari dalam dan luar negeri, pemerintah mengupayakan stok beras cukup untuk mengendalikan harga hingga triwulan I-2024. Berdasarkan pengecekan di lapangan, Kepala BPN (NFA) Arief Prasetyo Adi menyebutkan, panen di sejumlah provinsi menunjukkan penurunan produktivitas.

”Produktivitas agak turun karena airnya berkurang. Biasanya 5-6 ton (gabah per hektar), sekarang cuma 4 ton (gabah per hektar). Namun, produksi masih ada. Selain itu, tingkat produksi penggilingan padi berkisar 20-30 persen,” tuturnya saat ditemui setelah memantau Pasar Perumnas Klender di Jakarta, Senin (28/8). Penurunan produktivitas tersebut juga tampak dari data perkiraan produksi berdasarkan metode kerangka sampel area yang diamati BPS pada Juni 2023. Data itu menunjukkan, sepanjang Juli-September 2023, produksi beras diperkirakan 7,24 juta ton, lebih rendah 4,2 % dibanding periode sama tahun sebelumnya. (Yoga)


STRUKTUR EKONOMI, Waspadai ”Penyakit” Lama Indonesia

Yoga 29 Aug 2023 Kompas

Pemerintah perlu mewaspadai kambuhnya ”penyakit” lama struktur ekonomi Indonesia. Untuk mengurangi tekanan ”penyakit” lama itu, pemerintah perlu menggulirkan sejumlah langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada hilirisasi. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara, Senin (28/8) mengatakan, selama ini, struktur ekonomi Indonesia masih bergantung pada komoditas primer atau yang diambil langsung dari alam. Selain itu, ketergantungan Indonesia terhadap investor asing masih sangat besar. Maka, tidak mengherankan jika harga komoditas ekspor utama turun, pendapatan dari ekspor turut turun. Begitu juga ketika banyak arus modal asing keluar dan waktu pembayaran imbal hasil investasi atau dividen perusahaan asing tiba, kondisi finansial bakal goyang.

”Kelemahan struktur ekonomi Indonesia itu mulai terlihat kembali dalam Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pascapandemi Covid-19,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta. Berdasarkan data NPI yang dirilis BI, neraca transaksi berjalan Indonesia pada triwulan II-2023 defisit 1,9 miliar USD atau 0,5 % dari PDB. Pada triwulan I-2023, neraca transaksi berjalan tersebut masih surplus 3 miliar USD atau 0,9 % dari PDB. Menurut Bhima, pemerintah tidak bisa menangkap ”durian runtuh” (windfall) secara optimal. Banyak perusahaan asing yang berinvestasi di sektor pertambangan dan perkebunan mengirimkan sebagian besar dividen ke perusahaan induknya di luar negeri. Di sisi lain, banyak investor asing yang memetik keuntungan besar atas imbal hasil portofolio pemerintah atau swasta akibat  kenaikan suku bunga acuan BI. (Yoga)


Pengembangan Hidrogen Hijau Dimulai

Yoga 29 Aug 2023 Kompas

PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Pupuk Iskandar  Muda bekerja sama dengan Augustus Global Investment mengembangkan hidrogen hijau dan amonia hijau. Konstruksi fasilitas produksi di Lhokseumawe, Aceh, pada 2024. ”Ini terobosan untuk melihat secara komersial bagaimana hidrogen bisa diproduksi,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, Senin (28/8/2023). (Yoga)


RI Lepas 1.000 Ton Kacang Hijau ke China

Yoga 29 Aug 2023 Kompas

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor kacang hijau dari PT Haniori sebanyak 1.000 ton ke China, Senin (28/8/2023), di Jakarta. Menurut Syahrul, volume ekspor bisa ditingkatkan menjadi 10.000 ton dengan tujuan pasar seperti Filipina, Thailand, dan kawasan Eropa. Direktur Operasional PT Haniori Richard menyatakan, kacang hijau diminati lantaran kandungan proteinnya tinggi. (Yoga)

Tarik Dollar AS, BI Terbitkan Instrumen Baru

Yoga 29 Aug 2023 Kompas

BI menerbitkan instrumen moneter baru bernama Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI. Instrumen moneter ini diharapkan bisa mendorong pendalaman pasar uang dan menarik modal asing sehingga stabilitas nilai tukar rupiah terjaga. ”Situasi global diliputi ketidakpastian. Kami berpikir bagaimana agar ada instrumen operasi moneter yang bisa mendukung pendalaman pasar uang. Harapannya, bisa mendorong arus modal asing masuk sehingga nilai tukar rupiah bisa terjaga,” ujar Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Edi Susianto, Senin (28/8) di Jakarta.

Peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global menyebabkan nilai tukar rupiah sampai 23 Agustus 2023 melemah 1,41 % dibandingkan akhir Juli 2023. Mengutip kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Senin (28/8) berada di level Rp 15.294 per dollar AS. Tren menguatnya mata uang dollar AS belakangan ini mencuat karena adanya kemungkinan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), akan kembali menaikkan suku bunga acuannya pada September 2023. Hal inilah yang memicu arus modal keluar dari Indonesia sehingga mengurangi pasokan dollar AS pada sistem keuangan dalam negeri, yang akhirnya menggerus nilai tukar rupiah.

Menurut Edi, SRBI adalah surat berharga dalam mata uang rupiah sebagai pengakuan utang berjangka waktu pendek dengan menggunakan underlying asset berupa surat berharga negara (SBN) yang dipegang BI. Karakteristik SRBI diterbitkan tanpa warkat, diterbitkan dan diperdagangkan dengan sistem diskonto. Selain itu, dapat  dipindah tangankan dan dapat dimiliki oleh penduduk atau bukan penduduk (nonresident/asing) di pasar sekunder. SRBI akan diimplementasikan mulai 15 September 2023. (Yoga)


Beban Bunga Utang Membesar

Yoga 29 Aug 2023 Kompas

Porsi pembayaran bunga utang pada RAPBN 2024 meningkat signifikan hingga dua kali lipat melampaui belanja modal serta menduduki posisi tertinggi di atas jenis belanja lain. Kenaikan beban biaya utang yang nyaris menembus Rp 500 triliun itu dapat mempersempit ruang fiskal di tengah target belanja pemerintah yang ambisius. Sudah lima tahun terakhir ini porsi pembayaran bunga utang dalam komponen belanja pemerintah pusat di APBN terus melonjak signifikan. Di satu sisi, kenaikan itu sulit dihindari karena akumulasi utang yang sempat meroket untuk menutupi pembiayaan pandemi Covid-19 sepanjang periode 2020-2022. Sebagai perbandingan, pada 2019, porsi pembayaran bunga utang masih Rp 275,5 triliun, meningkat menjadi Rp 314 triliun pada 2020, naik menjadi Rp 343,4 triliun pada 2021, meningkat ke Rp 386,3 triliun pada 2022, melonjak ke Rp 437,4 triliun pada outlook 2023, dan kini ditargetkan mencapai Rp 497,3 triliun pada RAPBN 2024.

Belanja bunga utang tahun depan terdiri dari pembayaran bunga utang dalam negeri sebesar Rp 456,8 triliun dan pembayaran bunga utang luar negeri Rp 40,4 triliun. Komposisinya mencakup 20,3 % total belanja pemerintah pusat senilai Rp 2.446,5 triliun. Beban biaya utang itu juga menduduki porsi belanja tertinggi di antara jenis belanja lainnya, seperti belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, belanja subsidi, belanja hibah, dan belanja bansos. Tahun depan, porsi pembayaran bunga utang membesar dua kali lipat di atas alokasi belanja modal yang sifatnya paling produktif. Dimana, nilai belanja modal pada RAPBN 2024 adalah Rp 244,4 triliun.  

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, Senin (28/8) mengatakan, kenaikan pembayaran bunga utang yang signifikan memang tidak bisa dihindari sebagai konsekuensi dari pembiayaan utang yang membengkak selama pandemi. Namun, dari sisi produktivitas utang, ia menilai bertambahnya beban biaya utang itu masih wajar. ”Itu masih cukup baik karena peningkatan utang kita itu untuk kebutuhan pemulihan ekonomi pascapandemi, yang hasilnya mulai terlihat sekarang lewat mobilitas masyarakat yang kembali normal dan ekonomi kita yang kembali ke status upper middle income,” kata Josua saat dihubungi. (Yoga)


Desa Wisata Berpotensi Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Yoga 29 Aug 2023 Kompas

Menparekraf Sandiaga S Uno saat menghadiri Anugerah Desa Wisata Indonesia atau ADWI 2023, Minggu (27/8) malam, di Jakarta, mengatakan, di tengah isu keterbatasan lapangan kerja, desa wisata bisa menjadi solusi sebagai sumber pendapatan baru di masyarakat. Dengan pengelolaan dan promosi yang tepat, desa wisata berpeluang mendatangkan wisatawan serta menumbuhkan ekonomi baru di daerah-daerah di Indonesia. ”Di tengah isu kesulitan mencari pekerjaan di kota, keberadaan desa wisata semestinya bisa menjadi garda terdepan untuk menciptakan lapangan kerja bagi warga,” ujar Sandiaga.

Menurut dia, saat penyelenggaraan ADWI 2021, pihaknya menargetkan ada 800 desa wisata yang berpartisipasi. Ternyata, ada 1.831 desa wisata ikut serta. Pada ajang ADWI 2022, tercatat 3.419 desa wisata yang berpartisipasi. Jumlah tersebut melebihi target 2.500 desa wisata yang ditetapkan. Adapun tahun ini, dari target 3.500 desa wisata yang ditetapkan Kemenparekraf, 4.573 desa wisata berpartisipasi. Praktisi desa wisata sekaligus pengelola Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Sugeng Handoko, saat dihubungi, Senin (28/8) berpendapat, berdasarkan pengalamannya, desa wisata memang terbukti bisa mengangkat perekonomian masyarakat, melestarikan alam dan budaya, serta menjadi pengungkit sektor industri lain. Desa wisata sebagai pariwisata berbasis komunitas juga dapat memberikan nilaitambah bagi produk-produk lokal di desa. (Yoga)


GURITA, ANTARA EKONOMI DAN EKOLOGI

Yoga 29 Aug 2023 Kompas

Pertengahan Agustus lalu, Yayasan Konservasi Laut Indonesia menggelar pertemuan bersama akademisi, nelayan, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Makassar, hingga eksportir gurita di Makassar, Sulsel, untuk mengevaluasi sekaligus mencari masukan terkait program buka tutup kawasan penangkapan gurita tersebut. Sudah tiga tahun program ini dilaksanakan nelayan di Pulau Langkai dan Lanjukkang dengan menetapkan area terlarang untuk penangkapan gurita. Luasnya beragam, umumnya ratusan hektar, setidaknya tiga bulan di satu lokasi. Setelah dibuka, penutupan berpindah ke area lain. Kawasan terlarang ditetapkan dengan kesepakatan nelayan setempat. Pengawasan, mereka juga yang melakukan. Aturannya, selama penangkapan gurita dilarang di suatu kawasan, hanya pemancing ikan tenggiri atau yang menggunakan alat tangkap ramah lainnya yang boleh beroperasi. Pelanggaran dikenai sanksi hasil tangkapan disita lalu dijual, hasilnya disumbangkan untuk kepentingan masyarakat umum atau rumah ibadah.

”Selama ini banyak nelayan mengandalkan gurita sebagai komoditas utama. Selain itu, komoditas ini diekspor ke sejumlah negara. Penangkapan gurita menggunakan alat tangkap yang cukup ramah,” tutur Koordinator Program Proteksi Gama (Program Penguatan Ekonomi dan Konservasi Gurita Berbasis Masyarakat) Alief Fachrul Raazy. Erwin RH (47), nelayan asal Pulau Langkai, yang menjadi local champion dan punya andil besar hingga program ini disepakati. “Jujur, sebelum ini saya juga pengguna obat bius atau bom. Segala yang bisa dijual saya ambil. Tetapi, setelah mendapat edukasi, saya paham kalau selama ini kami salah,” paparnya. Erwin-lah yang meyakinkan nelayan hingga semua sepakat melakukan praktik buka tutup kawasan. Nyatanya, ini bukan hanya membuat nelayan mendapatkan gurita grade A dan B, tetapi tujuan untuk menjaga terumbu karang perlahan membuahkan hasil. Ikan-ikan karang yang dulu sulit didapatkan sekarang mulai banyak lagi,” ujar Direktur Eksekutif YKLI Nirwan Dessibali. (Yoga)


PELIK TRANSPORTASI PUBLIK

Hairul Rizal 29 Aug 2023 Bisnis Indonesia (H)

Satu lagi solusi mengatasi ‘prahara’ kemacetan Jakarta dan sekitarnya. Kemarin, Senin (28/8), moda transportasi umum massal baru Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) resmi beroperasi. Pengoperasian LRT Jabodebek juga diharapkan bisa menyelamatkan DKI Jakarta dari cengkeraman polusi udara tingkat akut. Sayangnya, kelahiran LRT juga masih dibayangi beragam tantangan serta pencapaian kurang memuaskan dari sejumlah moda transportasi lain yang lebih dahulu dirintis. LRT Jabodebek yang diresmikan langsung Presiden Joko Widodo memang digadang-gadang membawa Jakarta keluar dari daftar predikat 10 kota termacet di dunia. Hal itu tak lepas dari serbuan warga suburban yang bekerja di Ibu Kota. Setidaknya, setiap hari sebanyak 996.000 unit kendaraan dari daerah di sekitar masuk ke Jakarta. Presiden mengatakan bahwa LRT sebagai produk anak bangsa hadir guna membawa perbaikan transportasi umum di Jakarta dan sekitarnya. Kepala Negara berharap masyarakat di Jabodebek berbondong-bondong menggunakan LRT yang menelan investasi Rp32,6 triliun. Sejatinya selama ini, persoalan transportasi Ibu Kota dan sekitarnya menjadi salah satu fokus pemerintah. 

Sebelum LRT, pemerintah sudah mengembangkan moda transportasi lain seperti kereta rel listrik (KRL), moda raya terpadu (MRT), bus raya terpadu (BRT), hingga kereta bandara. Dibangun pula jalur khusus pesepeda di sejumlah ruas jalan Ibu Kota.   Bahkan menurut Jokowi, evaluasi terhadap MRT menunjukkan bahwa moda berteknologi Jepang itu hanya mengangkut rerata 80.000 per hari dari kapasitas 180.000 penumpang per hari. Sejak di­operasikan pada Maret 2019 hingga 31 Juli 2023, MRT Jakarta baru mampu mengangkut sebanyak 79,33 juta penumpang. Problem yang nyaris sama dihadapi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), operator KRL Commuterline. Sepanjang tahun lalu, KRL Commuterline mengangkut 217,95 juta penumpang atau rerata 600.000 penumpang per hari dari target 2 juta penumpang per hari. Pada tahun ini, KCI kemungkinan menghadapi masalah kekurangan armada setelah dilarang mengimpor KRL bekas asal Jepang. Perihal fenomena tersebut, Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Tory Damantoro mengatakan pemerintah perlu menerapkan push policy di sepanjang jalur LRT seperti mengenakan tarif parkir mahal untuk semua perkantoran di sepanjang jalur LRT. Untuk menekan harga tiket angkutan umum, dia mendesak pemerintah segera menerapkan kutipan kemacetan atau electronic road pricing (ERP). “ERP untuk sumber subsidi LRT dan angkutan umum lainnya,” kata Tory. Senada, akademisi Program Studi Teknik Sipil Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno menyoroti kebijakan transportasi umum di Jabodetabek yang tak membaik.

PROSPEK PEMBIAYAAN SEMESTER II/2023 : EKSPANSI UNGKIT LAJU KREDIT

Hairul Rizal 29 Aug 2023 Bisnis Indonesia

Amunisi kuat dari industri perbankan untuk menyalurkan kredit terlihat belum sepenuhnya diimbangi dari sisi permintaan. Kendati laju pembiayaan pada Juli 2023 meningkat, angka pertumbuhannya masih relatif terbatas. Berdasarkan data Bank Indonesia, outstanding kredit pada bulan perta-ma semester II/2023 senilai Rp6.663,6 triliun atau tumbuh 8,5% year-on-year (YoY). Jika dilihat secara bulanan, pertumbuhan kredit pada Juli 2023 naik 0,4% dibandingkan de ngan Juni 2023.Pertumbuhan kredit secara bu-lanan sepanjang tahun ini paling kuat terjadi pada Mei 2023 dengan laju hingga 1,76% month-to-month(MtM). Pertumbuhan kredit rata-rata secara bulanan pada tahun ini berada di kisaran 1%.Dengan kata lain, laju per-mintaan kredit memasuki bulan pertama semester II/2023 yang hanya naik 0,4% mencerminkan masih terbatasnya ekspansi oleh korporasi dan daya beli di kelompok perorangan yang belum kembali menguat.Jika dilihat golongan debitur, permintaan kredit korporasi dengan outstanding Rp3.403,4 triliun, naik 7,4% YoY. Sementara itu, kredit perorangan tumbuh 9,5% YoY.Managing Director Head of Insitutional Bank PT Bank DBS Indonesia Kunardy Lie mengatakan bahwa permintaan kredit sangat tergantung dari ekspansi yang dilakukan oleh perusahaan, terutama di tahun politik. Sebagai bank yang fokus di segmen korporasi, DBS mencermati sektor yang masih menjadi penopang dari pertumbuhan kredit perbankan adalah metal mining, nikel, hingga consumer goods. Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Jawa Barat dan Banten Tbk. Yuddy Renaldi menuturkan permintaan kredit dari korporasi dan perorangan terlihat meningkat pada awal semester II/2023.“Kami merasakan pertumbuhan kredit sudah terasa dari periode Juni 2023, yang sebelumnya tumbuh 9% pada Mei 2023, naik menjadi tumbuh 9,7% pada Juni. Demikian juga pada segmen korporasi yang tumbuh 14,5% YoY,” kata Yuddy. Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menyatakan pertumbuhan kredit yang masih positif sampai dengan Juli 2023 memberi harapan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terjaga baik ditengah ketidakpastian ekonomi global dan tren kenaikan suku bunga global.

Pilihan Editor