SIASAT CUAN BANK BUMN
Soal mencetak cuan, performa bank-bank milik negara memang masih mumpuni. Buktinya, hingga semester I/2023, bank-bank pelat merah sukses mencatatkan pertumbuhan laba.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) kompak mencatatkan pertumbuhan laba secara tahunan (year-on-year/YoY). Secara nominal, BRI memimpin sedangkan secara bobot pertumbuhan, Bank Mandiri berada di urutan pertama.Demikian pula jika melihat kinerja intermediasi. Penyaluran kredit oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) pun tergolong baik lantaran sanggup tumbuh 8,58% YoY, mengikuti tren industri perbankan yang tumbuh 7,76%.
Belum lagi dengan dampak ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi aktivitas bisnis. Situasi itu juga dapat berimbas pada pengetatan likuiditas perbankan.Walaupun begitu, optimisme bank-bank BUMN rupanya masih tinggi. Direktur Utama BRI Sunarso tidak menampik beragam tantangan tersebut. Namun, dia optimistis BRI sanggup mencapai target penyaluran kredit tahun ini.
Menurutnya, BRI masih mendapatkan rapor hijau pada paruh pertama berkat kinerja kredit mikro, dana murah, dan efi siensi. Demikian pula dengan kualitas aset yang terjaga, serta proporsi fee-based income yang tumbuh konsisten.
Sepanjang paruh pertama 2023, rasio kredit terhadap simpanan (loan-to-deposit ratio/LDR) BRI mencapai 87,83% dan ditargetkan dapat mencapai level optimal, yaitu 90%-95%.
Senada, Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan perusahaan masih menanti pengaturan lebih lanjut hapus buku kredit macet UMKM menjelang berakhirnya restrukturisasi kredit pada Maret 2024.
Kendati demikian, menurut Rudi, sejumlah tantangan itu tak menyurutkan optimisme perusahaan untuk mencapai target penyaluran kredit sebesar 10%-12% pada tahun ini.
Terkait kinerja pada paruh kedua, BNI juga masih melihat potensi akselerasi penyaluran kredit. Perusahaan menutup semester I/2023 dengan penyaluran kredit Rp650,77 triliun, tumbuh 4,89% Yo Y. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar sebelumnya mengatakan penyaluran kredit yang tumbuh baik pada semester I/2023 akan diakselerasi pada semester II/2023.
Sementara itu, kalangan pengamat ekonomi menilai kinerja bank BUMN masih dibayangi risiko. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira khawatir laba bank BUMN tahun ini bekal lesu karena tekanan likuiditas maupun utang jumbo BUMN Karya yang disebut OJK mencapai Rp46,21 triliun.
Optimisme Memacu Fungsi Intermediasi
Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit baru pada kuartal II/2023 meningkat, yang tecermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 94,0%, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya 63,7%. Pertumbuhan kredit baru tersebut terjadi pada hampir seluruh jenis kredit, kecuali kredit investasi yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, peningkatan permintaan kredit baru pada kuartal II/2023, relatif stabil. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit baru yang meningkat terjadi pada hampir seluruh jenis kredit. Hal tersebut terindikasi pada kredit modal kerja (SBT 89,5%) dan kredit konsumsi (SBT 85,3%). Sementara itu, kredit investasi (SBT 54,4%) terindikasi sedikit lebih rendah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Kredit baru untuk seluruh jenis kredit konsumsi tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Sementara itu, pada kuartal III/2023, kebijakan penyaluran kredit baru diproyeksikan tetap terjaga tumbuh positif, terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru sebesar 86,3%. Secara sektoral, pertumbuhan penyaluran kredit baru terutama terjadi pada sektor konstruksi (SBT 82,2%), diikuti oleh sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan (SBT 79,5%), dan sektor industri pengolahan (SBT 77,9%). Survei BI menyebut kebijakan penyaluran kredit diperkirakan lebih ketat, antara lain pada suku bunga kredit dan premi kredit berisiko. Selanjutnya, hasil survei menunjukkan responden tetap optimistis terhadap pertumbuhan kredit ke depan, di mana responden memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2023 sebesar 10,9% (YoY), tumbuh positif meski tidak setinggi realisasi pertumbuhan kredit pada 2022 sebesar 11,4% (YoY).
Kredit Mikro Tumbuh 11,41%, BRI Makin Tangguh, Cetak Laba Rp29,56 Triliun
JAKARTA,ID-PT bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berhasil menjaga kinerja positif hingga triwulan II-2023. Keberhasilan BRI mengorkestrasi startegi yang dijalankan perseroan tercermin dari kinerja yang sehat dan berkelanjutan, hal tersebut tercermin dari aset yang meningkat 9,21% year on year (yoy) menjadi Rp1.805,15 triliun sehingga BRI berhasil mencetak laba konsolidarian senilai Rp29,56 triliun atau tumbuh 18,83% secara yoy. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Sunarso pada Pemaparan Kinerja Keuangan BRI Triwulan II-2023 pada rabu (30/8). Sunarso mengungkapkan bahwa faktor utama penopang kinerja BRI diantaranya adalah pertumbuhan kredit makro dan CASA yang mencapai double digit, kualitas aset terjaga, rasio efisiensi yang membaik proporsi fee-based income yang terus tumbuh konsisten, serta semakin solidnya kinerja perusahan anak yang tergabung dalam BRI group. (Yetede)
Agar Epicentrum of Growth Tak Jadi Slogan Semata
JAKARTA,ID-Keketuaan Asean yang kini dipegang Indonesia berpeluang mengantarkan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara itu menjadi pusat pertumbuhan (epicentrum of growth) dunia yang berkelanjutan. Namun, itu akan menjadi pasti bila Pertemuan Pleno KTT Asean ke-43 di jakarta awal September nanti menghasilkan deklarasi yang bisa menjadi panduan bagi penyelesaian sejumlah tantangan seperti integrasi yang tersendat dan berpengaruh atau peran global Asean yang masih minim. Terkait faktor-faktor pendorong bagi terwujudnya Asean sebagai spectrum of growth diantaranya adalah konektivitas kawasan yang telah terbangun. Jumlah penduduk negara-negara Asean yang mencapai 660 juta dengan pertumbuhan signifikan di kelas menengah, juga menjadi nilai lebih dari sisi pasar. Apalagi, Asean menjadi penghasil bahan baku, terutama critical minerals untuk bahan baku transisi energi seperti nikel, bauksit, dan bijih besi yang kini banyak diburu pelaku industri. (Yetede)
Kembali ke RI, Pepsi Investasi US$ 200 Juta
CIKARANG,ID-Setelah hengkang dari Indonesia pada 2019, PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages (PepsiCo Indonesia) kini kembali dengan langkah yang lebih serius dalam membidik pasar Indonesia. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut menggelontorkan investasi sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp3,04 triliun (kurs Rp15.227) untuk beberapa tahun mendatang. Salah satu bentuk investasinya adalah pembangunan pabrik PepsiCo di Cikarang, Jawa Barat, yang ditargetkan operasional pabrik akan dimulai pada 2025 mendatang. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadahlia menerangkan, keputusan PepsiCo membangun pabrik di Indonesia sangat strategis. Populasi Indonesia mencakup 48% dari keseluruhan Asia Tenggara dengan pertumbuhan kelas menengah yang semakin meningkat dan posisi GDP Indonesia yang kini masuk ke 15 besar dunia. Selain itu investasi PepsiCo juga menunjukkan tahun politik tidak akan berpengaruh negatif terhadap perlambatan aktivitas penanaman modal. (Yetede)
Jokowi: Butuh Waktu dan Usaha Bersama Mengatasi Polusi Udara
SEMARANG,ID-Untuk mengatasi polusi udara di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi membutuhkan waktu, dan hasilnya tidak bisa instan dirasakan. Butuh kerja keras dan usaha bersama untuk mengurangi polusi udara. hal ini ditegaskan Presiden Jokowi usai meninjau sekolah menengah kejuruan negeri di Semarang, jawa tengah, Rabu (30/08/2023). "Ini memang perlu kerja total, kerja bersama-sama, tetapi memerlukan waktu, tidak bisa langsung. banyak yang akan kita kerjakan untuk menyelesaikan (masalah-red) ini, tetapi memang bertahap ya (prosesnya-red)," kata Presiden. Presiden mengatakan, pemerintah telah melakukan upaya modifikasi cuaca serta menggiatkan penanaman pohon dilingkungan perkantoran guna menurunkan polusi udara. Dalam upaya mengurangi polusi udara, lanjut Jokowi, pemerintah juga mengkaji pemberlakuan aturan bekerja bagi aparatur ASN, meningkatkan pengawasan terhadap pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap, dan melaksanakan uji emisi pada kendaraan bermotor. "Ya ini dibutuhkan usaha bersama. Semuanya harus melakukan, (termasuk melakukan) perpindahan dari (sarana-red) transportasi pribadi ke (sarana) trasnportasi publik dan massa." kata Jokowi. (Yetede)
Garuda Godok Skema Merger dengan Pelita Air
TANGERANG,ID-PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tengah menggodok skema penggabungan usaha (merger) dengan PT Citilinl Indonesia dan PT Pelita Air Service. Kajian merger dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi finansial, prospek bisnis, hingga keputusan yang menguntungkan semua pihak. "Kami sedang diskusi mengenai peluang market, detailnya, dan finansialnya bagaimana. Nanti begitu selesai dengan Pertamina, opsi-opsi yang ada, akan kami sampaikan kepada pemegang saham," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada Investor Daily saat ditemui di kantor garuda Indonesia di Tangerang, banten, Rabu (30/8/2023). Irfan menambahkan, opsi-opsi itu termasuk saran komposisi saham hingga posisi di pasar. "Semuanya pasti akan kami sampaikan. Dan pastinya nanti kalau melihat Pak Tiko dan Pak Erick kami akan diskusi dan telaah lebih dalam sampai mereka memutuskan jalan yang akan diambil," ungkap dia. Irfan mengatakan, aksi korporasi ini memungkinkan tidak akan berjalan berlartu-larut. "Kalau melihat gayanya Pak Erick beliau pasti minta cepat," ujar dia. (Yetede)
Ancaman Tunggakan Paylater
Tunggakan penggunaan paylater yang belum tuntas masih membayangi Hendri Saputra. Pemuda berusia 23 tahun itu masih ingat betapa menggiurkannya fitur "beli sekarang, bayar nanti" yang diiklankan di platform marketplace favoritnya itu. Tak seperti kartu kredit atau pinjaman perbankan, proses pengajuan paylater sangat mudah dan cepat, hanya membutuhkan KTP dan verifikasi online. Awalnya, dia mendapat limit rendah sebesar Rp 1 juta, sampai akhirnya terus meningkat cepat seiring dengan penggunaan fitur paylater yang kian intens. Dia banyak menggunakan paylater untuk membeli barang konsumtif, seperti produk fashion, elektronik, serta makanan dan minuman. Petaka pun mengintai ketika akhirnya penggunaan paylater tersebut melebihi kemampuan membayar pria yang baru satu tahun bekerja itu. “Waktu itu keranjingan belanja karena prosesnya sangat mudah dan cepat. Yang penting beli sekarang, mikir bayarnya nanti, sampai kemudian tagihan paylater yang masuk sudah lebih dari Rp 5 juta,” ujar dia kepada Tempo, kemarin, 30 Agustus 2023. (Yetede)
Berharap Banyak pada RUU Migas
JAKARTA — Pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) belum menunjukkan kemajuan berarti. Padahal kondisi hulu migas Indonesia sudah kritis. Hingga kemarin, 30 Agustus 2023, RUU Migas masih dalam tahap pembahasan. Pada awal pekan ini, Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat mengundang sejumlah pihak untuk rapat dengar pendapat, dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, SKK Migas, hingga Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas. Menurut Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Achmad Baidowi, hasil pembahasan tersebut akan dilanjutkan kembali di Komisi Energi dan Perindustrian.
Menurut Wakil Ketua Komisi Energi dan Perindustrian DPR Eddy Soeparno, pembahasan terus digeber. Sejumlah poin krusial mulai mengerucut, khususnya soal badan usaha khusus pengganti SKK Migas. "Kami menargetkan pembahasan RUU ini selesai sebelum akhir tahun," kata Eddy kepada Tempo, kemarin. Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Moshe Rizal masih belum menyerah berharap pada janji DPR RI setelah lebih dari satu dekade menanti revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 ini. "Seharusnya, dengan akan berakhirnya masa kepemimpinan, bisa menjadi pemicu DPR untuk meloloskan RUU Migas," kata dia. (Yetede)
KPU Minta Pemerintah Jamin Anggaran jika Pilkada Dipercepat
KPU menyatakan siap melaksanakan tahapan pemilihan kepala daerah jika disepakati maju dari bulan November menjadi September. Namun, pemerintah harus memberikan dukungan teknis dan anggaran agar penyelenggara pemilu dapat melaksanakan seluruh tahapan pilkada dengan optimal. Ketua KPU Hasyim Asy’ari menegaskan, KPU akan melaksanakan seluruh ketentuan yang diatur dalam UU, termasuk apabila hari pemungutan suara Pilkada 2024 dipercepat dari November menjadi September 2024. ”KPU akan tunduk pada ketentuan UU itu dan melaksanakan pilkada serentak 2024 sesuai perundang-undangan yang berlaku,” ujar Hasyim ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8). UU No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota mengatur, Pilkada 2024 digelar pada November 2024.
Pada awal 2022, pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu sepakat pemungutan suara Pilkada 2024 dilaksanakan pada 27 November 2024. Namun, belakangan, pemerintah merencanakan untuk menerbitkan Perppu Pilkada yang salah satunya memuat perubahan jadwal hari pemungutan suara Pilkada 2024. Jadwal pilkada yang telah disepakati akan dilaksanakan pada 27 November 2024 diusulkan maju dua bulan dan diselenggarakan dalam dua tahap, yakni pada 7 September dan 24 September 2024. Anggota KPU, Yulianto Sudrajat, mengingatkan, dukungan anggaran dari pemerintah daerah (pemda) juga diperlukan agar KPU dapat melaksanakan tahapan pilkada yang dipercepat.Hingga saat ini, baru sekitar 20 % dari 545 pemda yang sudah menyepakati anggaran pilkada. KPU berharap Kemendagri bisa mendorong pemda agar segera menyepakati usulan anggaran pilkada. Dengan demikian, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dapat segera ditandatangani. (Yoga)









