;

PARIWISATA, Angkutan Udara Berperan Sentral

Ekonomi Yoga 31 Aug 2023 Kompas
PARIWISATA, Angkutan Udara Berperan Sentral

Akses transportasi udara masih memegang peran sentral untuk mendukung perjalanan wisata karena kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan. Penambahan rute dan frekuensi penerbangan dinilai bakal memikat turis untuk datang selain harus disertai promosi destinasi yang gencar. Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi B Sukamdani, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (30/8) berpendapat, ketika suatu bandara internasional menambah maskapai tujuan internasional, potensi wisatawan mancanegara (wisman) datang juga akan bertambah. Pada tahun 2023, pemerintah menargetkan 8,5 juta kunjungan wisman. Hingga Juni 2023, realisasinya 5,18 juta kunjungan. Sementara target pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) 1,4 miliar pergerakan dan realisasinya sampai Juni 2023 mencapai 433,57 juta pergerakan.

Menurut dia, maskapai nasional bisa bekerja sama dengan maskapai luar negeri untuk mendatangkan wisman potensial. Pemda juga berperan penting dalam mendukung penerbangan langsung (direct flight). Pemerintah di Manado, Sulut misalnya, termasuk yang agresif mendukung penerbangan langsung untuk mendatangkan wisman. Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, memperkirakan, hingga akhir 2023, Garuda dapat mencatatkan pertumbuhan penumpang lebih dari 60 %. Target ini diharapkan tercapai saat periode puncak, seperti Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Hal ini didukung ekspansi rute dan penambahan frekuensi penerbangan di rute favorit secara bertahap. Memasuki triwulan III-2023, kata Irfan, Garuda terus memperkuat jaringan, antara lain rencana  pembukaan rute Denpasar-Sorong, peningkatan frekuensi penerbangan untuk rute favorit dari/menuju Denpasar, Surabaya, Singapura, Malang, dan Tanjung Pinang. Selain Garuda, maskapai lain juga membuka rute baru atau menambah frekuensi penerbangan untuk mendukung pemulihan pariwisata. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :