;

Borobudur Night Carnival Tawarkan Tiket Berbayar

Yoga 02 Sep 2023 Kompas

Penyelenggara Borobudur Night Carnival mulai menawarkan tiket Rp 100.000 per orang bagi mereka yang ingin menonton kirab atau parade pada Sabtu (2/9/2023) malam. Ketua Panitia Borobudur Night Carnival (BNC) Bendrat Agus S, Jumat (1/9), mengatakan, tiket berbayar langkah awal kemandirian warga menyelenggarakan acara. ”Kami berharap (bisa) menyelenggarakan banyak acara dengan konsep kemandirian di kawasan Borobudur,” ujarnya. (Yoga)

Kunjungan Wisatawan Naik Jelang KTT ASEAN

Yoga 02 Sep 2023 Kompas

Tingkat kunjungan wisatawan menunjukkan tren positif jelang penyelenggaraan KTT ASEAN di Jakarta mulai Sabtu (2/9/2023) hingga Kamis (7/9). Pelaksana Tugas Kepala BPS DKI Jakarta Dwi Paramita Dewi, Jumat (1/9), menyampaikan, ”Inflasi naik di tengah isu adanya potensi krisis pangan.” Tingkat kedatangan wisatawan ke Jakarta pada Januari hingga Juli 2023 mencapai 1 juta kunjungan atau naik 186,76 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. (Yoga)

Sektor Manufaktur Belum Maksimal Sokong Ekonomi

Hairul Rizal 02 Sep 2023 Kontan

Sektor manufaktur Indonesia mulai ekspansif. Namun pemerintah belum boleh berpuas diri, hal ini lantaran kontribusi manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) kian melorot.S&P Global mencatat, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Agustus 2023 di level 53,9. Angka ini naik 0,6 poin dibandingkan bulan sebelumnya di level 53,3.Laju PMI Manufaktur Agustus 2023 merupakan yang paling cepat dalam kurun waktu hampir setahun. Pendorongnya adalah pertumbuhan permintaan baru yang lebih cepat dan peningkatan kapasitas.Economics Associate Director S&P Global Market Intelligence, Jingyi Pan mengatakan, permintaan meningkat, termasuk dari luar negeri. Bahkan permintaan global menjadi kekuatan utama yang mendorong percepatan ekspansi produksi. "Bisnis baru dari luar negeri mengalami peningkatan dalam 15 bulan terakhir," tulis dia dalam keterangan resminya, Jumat (1/9).Selain itu, optimisme produsen meningkat disertai pertumbuhan aktivitas perekrutan staf dan pembelian. Dengan jumlah tenaga kerja yang lebih tinggi, manufaktur Indonesia mampu merampungkan pekerjaan yang belum selesai. Alhasil, tumpukan pekerjaan dalam dua bulan berturut-turut menurun.Menurut S&P Global, manufaktur Indonesia memperlihatkan optimisme terkait produksi 12 bulan ke depan. Hal ini mendorong perusahaan mencapai kondisi paling optimistis dalam 10 bulan dengan keyakinan pebisnis mendekati rerata jangka panjang."Pemerintah mendukung dengan berbagai insentif fiskal dan non fiskal untuk memperkuat daya saing produk manufaktur nasional", kata Febrio Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF).Namun Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono khawatir PMI Manufaktur akan kembali menurun di akhir tahun atau tak setinggi tahun lalu.

Kinerja Jatuh Akibat Terkena Dua Pukulan

Hairul Rizal 02 Sep 2023 Kontan

Penurunan volume penjualan dan harga rata-rata logam timah menekan kinerja PT Timah Tbk (TINS). Kinerja jatuh secara top line maupun bottom line. Dalam laporan keuangan yang terbit di Bursa Efek Indonesia (BEI), TINS mengantongi pendapatan Rp 4,57 triliun pada semester I-2023. Merosot 38,82% dibandingkan raihan Rp 7,47 triliun pada semester I-2022. Laba bersih TINS merosot lebih tajam dengan hanya mencapai Rp 16,26 miliar pada semester I-2023. Padahal, di periode serupa 2022, laba TINS sempat tembus Rp 1,08 triliun. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko TINS, Fina Eliani membeberkan terjadi penurunan sebagian harga logam pada akhir semester I-2023. Hal ini terjadi di tengah permintaan global yang lemah dan peningkatan persediaan logam timah di gudang perusahaan tersebut. Hingga kuartal II-2023, TINS memproduksi bijih timah sebanyak 7.755 ton Sn. Perinciannya, dari produksi darat 2.653 ton Sn, lalu dari laut 5.102 ton Sn. Produksi bijih timah mengalami penurunan 22% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 dengan volume 9.901 ton Sn. Equity Research Analyst Panin Sekuritas, Felix Darmawan melihat langkah TINS masih cukup berat di sisa tahun ini. Felix belum melihat ada katalis positif yang signifikan terhadap outlook pasar dan harga timah global. Apalagi di semester I-2023 ini, produksi TINS merosot 16% secara tahunan. Sedang Equity Analyst Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora menilai, prospek kinerja TINS bisa tertopang potensi industri di dalam negeri. Yakni dari industri komponen otomotif dan kendaraan listrik, meski untuk jangka waktu lebih panjang 

Pertamax Green Jadi Bahan Bakar Emiten Etanol

Hairul Rizal 02 Sep 2023 Kontan

PT Pertamina berencana memasarkan bahan bakar minyak (BBM) berlabel Pertamax Green 92 serta Pertamax Green 95 pada tahun 2024. Nantinya Pertamax Green 92 menggunakan campuran 7% etanol, sedangkan Pertamax Green 95 lebih banyak lagi, sekitar 8% etanol. Melihat rencana tersebut, emiten yang berbisnis etanol bergejolak. Melansir RTI, Kamis (31/8), harga PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) naik 9,43% dalam sehari. Harga saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) juga tercatat 21,94% dalam sehari. Pengamat pasar modal dan Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, kenaikan harga saham tersebut bisa saja disebabkan oleh sentimen rencana penerapan Pertamax Green 92 dan 95. Meskipun begitu, William belum bisa melihat seperti apa prospek emiten etanol ke depannya di tengah sentimen rencana pemberlakuan Pertamax Green 92 dan 95 mulai tahun depan. Dikarenakan kedua produk BBM tersebut relatif baru. Yang jelas dinamika isu energi dan energi terbarukan saat ini, menurutnya bisa memberikan dampak bagi kinerja emiten etanol. Jika lebih mengarah ke energi baru terbarukan maka bisa memberi peluang bagi emiten-emiten ini.

Solusi Teknologi Bisnis Transportasi

Hairul Rizal 02 Sep 2023 Kontan

Teknologi punya peran penting bagi berbagai bidang industri. Sehingga, banyak perusahaan yang berlomba-lomba berinovasi demi menghadirkan teknologi mutakhir. Salah satunya adalah PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. Emiten berkode saham TRON ini merupakan perusahaan ke-26 yang resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2023 ini. Perusahaan ini bergerak di bidang teknologi informasi. Direktur Utama Teknologi Karya Digital Nusa David Santoso mengatakan, awalnya TRON terjun di sektor transportasi. TRON menyediakan solusi manajemen transportasi yang fokus pada safety and monitoring fleets. David mengatakan, TRON memiliki lima pilar solusi dalam bidang teknologi informasi. Pertama, IoT smart fleet yang menyediakan solusi sistem manajemen armada bus dan kereta api. Kedua, layanan business process outsourcing (BPO). Di lini bisnis ini, TRON menyediakan jasa layanan sebagai operator dan command center. Ketiga, bisnis transport payment solutions yang menyediakan sistem dan perangkat untuk fasilitas pembayaran non tunai. Keempat, layanan Software as a Service (SaaS). Lalu kelima, layanan smart infrastructure technology. Pada segmen ini, TRON memberikan sistem dan perangkat yang terintegrasi pada infrastruktur jalan. TRON juga mengincar ekspansi di luar negeri. David ingin memperkenalkan solusi teknologi terkini miliki TRON ke pasar Asia Tenggara dan Afrika Timur. Kinerja TRON sepanjang tahun ini masih positif. Per 31 Juni 2023, TRON mengantongi pendapatan sebesar Rp 114,1 miliar. Raihan itu melesat 291,45% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 29,14 miliar.

Bisnis Jalan TOL CMNP Makin Ngebut

Hairul Rizal 02 Sep 2023 Kontan

Peningkatan mobilitas kendaraan pasca pandemi Covid-19 menjadi berkah bagi pebisnis jalan tol. Salah satunya adalah PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. Emiten berkode saham CMNP tersebut berhasil mencatat kenaikan laba bersih dan juga pendapatan di semester I-2023. Melihat hal ini, CMNP optimistis melihat potensi pendapatan sampai penghujung tahun 2023. Merujuk laporan keuangan CMNP semester I-2023, tercatat kenaikan laba bersih sebesar 5,95% di angka Rp 493,57 miliar dari perolehan yang dicatat pada periode yang sama tahun lalu di angka Rp 465,83 miliar. Hasyim, Direktur Keuangan CMNP menjabarkan, kenaikan kinerja keuangan yang dicatat pada semester I-2023 dikarenakan adanya peningkatan pada pendapatan usaha perusahaan, terutama disebabkan dari pendapatan dari ruas jalan tol, karena telah beroperasinya jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Sebaga informasi saja, jalan Tol Cisumdawu Seksi 1 telah resmi beroperasi sejak 24 Januari 2022, lalu dibuka Seksi 2 dan Seksi 3 secara fungsional pada 15 Desember 2022 dan mulai diberlakukan tarif pada 28 Februari 2023. Namun demikian, CMNP optimistis kinerja keuangan perusahaan akan terus menguat sampai semester II 2023. "Kami optimistis target pendapatan dan laba bersih akan tercapai hingga akhir tahun ini” tambah Hasyim. "Kami terus berupaya untuk meningkatkan bisnis yang berkelanjutan kedepannya dengan memperkuat bisnis inti serta menerapkan kebijakan-kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya-biaya yang optimal dan tepat," ujar Hasyim. Sepanjang semester I-2023, beban pokok pendapatan CMNP melejit 112,26% dari Rp 1,09 triliun si semester I-2022 menjadi Rp 2,31 triliun pada semester II-2023. Peningkatan beban pokok ini muncul seiring naiknya pendapatan.

MESIN MANUFAKTUR MENDERU

Hairul Rizal 02 Sep 2023 Bisnis Indonesia

Kinerja industri manufaktur yang berkilau menjadi stimulan penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun ini. Namun, pemerintah perlu mewaspadai gejolak eksternal yang bisa melemahkan daya ungkit ekonomi. Beberapa indikator ekonomi berhasil menunjukkan rapor positif, yang salah satunya tecermin dari keberlanjutan ekspansi manufaktur. Rekam jejak ini terlihat dari Purchasing Manager's Index (PMI) yang dipublikasikan S&P Global. Pada Agustus, PMI manufaktur Indonesia mencapai 53,9. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan Juli yang sebesar 53,3. Laju ekspansi tersebut menjadi yang tercepat dalam periode hampir setahun terakhir. Selain itu, indikator dari Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus juga masih terkendali. Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi tercatat sebesar 3,27% (year-on-year/YoY), naik dari sebulan sebelumnya sebesar 3,08% (YoY). Artinya, masih berada di rentang target Bank Indonesia sebesar 2%-4%. Economics Associate Director S&P Global Jingyi Pan mengatakan data PMI manufaktur Indonesia memperlihatkan ekspansi yang solid pada produksi barang menuju akhir kuartal III/2023. “Sebab waktu tunggu pesanan sedikit lebih cepat pada Agustus, sedangkan tekanan harga pada umumnya menurun," katanya, Jumat (1/9). Capaian itu juga sejalan dengan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang dirilis Kementerian Perindustrian. IKI pada Agustus terus ekspansif, yaitu menyentuh angka 53,22. Produk manufaktur yang mengalami peningkatan indeks di antaranya kendaraan bermotor, alat angkut lainnya, dan produk makanan minuman. Ekonom Center of Reform on Economic (CORE) Yusuf Rendy Manilet melihat adanya permintaan ekspor yang meningkat di tengah pelemahan ekonomi China sebagai mitra dagang utama. Tak hanya China, permintaan ikut terangkat dari pasar non-tradisional. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan survei PMI manufaktur dan IKI sudah sejalan dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2023. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengingatkan momentum transisi kepemimpinan pada akhir tahun ini perlu menjadi perhatian agar jangan sampai menimbulkan keresahan publik secara sosial dan politik sehingga melemahkan konsumsi. Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan kinerja investasi dan ekspor cukup menantang mengingat tren pelemahan harga komoditas tambang dan perkebunan. “Faktor eksternal dari China, AS dan Eropa sangat memengaruhi net ekspor,” ungkap Bhima.

Menjaga Inflasi & Mendorong Daya Beli

Hairul Rizal 02 Sep 2023 Bisnis Indonesia

Tingkat inflasi yang tetap terjaga hingga memasuki kuartal III tahun ini kian membuka peluang percepatan pemulihan ekonomi Indonesia untuk segera memperkuat lini sumber pertumbuhan pengganti pelemahan ekspor akibat masih tertekannya permintaan global. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi sebesar 3,27% pada Agustus 2023 secara tahunan. Adapun untuk perhitungan secara bulanan, BPS mencatat deflasi sebesar 0,02%. Tingkat inflasi tersebut menurun dibandingkan dengan posisi inflasi bulan sebelumnya. Realisasi inflasi ini bahkan lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan para ekonom sebelumnya yang menduga inflasi pada Agustus akan naik bila dibandingkan dengan posisi Juli 2023. Sejatinya, inflasi rendah ini dapat dimaknai seperti dua sisi berbeda yaitu sebagai indikator keberhasilan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga. Faktanya, inflasi Indonesia memang termasuk salah satu yang terendah di dunia. Akan tetapi di sisi lain, inflasi rendah ini juga dapat dimaknai sebagai indikator daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Belanja masyarakat masih rentan kehabisan daya dorong pasca-perayaan dua hari besar sebelumnya seiring dengan besarnya pengeluaran rutin yang dialokasikan pada tengah tahun lalu saat memasuki musim anak sekolah. Selain itu, inflasi rendah saat ini juga belum berada dalam posisi aman karena ketahanan pangan domestik masih dibayangi risiko terganggunya rantai pasokan pangan akibat dinamika geopolitik. Konflik Rusia-Ukraina yang belum berakhir, dampak El Nino, masih ketatnya kebijakan moneter dan likuiditas dapat berdampak pada kenaikan suku bunga menjadi risiko yang perlu diantisipasi. Begitu pula dengan risiko volatilitas pasar keuangan global, serta meningkatnya biaya utang dapat menjadi faktor pemicu cost push inflation di kemudian hari. Cost push inflation adalah inflasi yang terjadi disebabkan oleh biaya produksi sehingga jumlah produk beredar terbatas tetapi permintaan stabil bahkan cenderung turun.

Pajak Karbon & Insentif Energi Listrik untuk Polusi

Hairul Rizal 02 Sep 2023 Bisnis Indonesia

Tak pelak, hal ini menimbulkan ancaman bagi keselamatan jiwa masyarakat. Pidato pengukuhan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Agus Dwi Susanto pada 11 Februari 2023 mengingatkan bahwa polusi udara yang kian parah saat ini bisa memicu berbagai penyakit paru, seperti infeksi saluran pernapasan atas, tuberculosis, asma, dan penyakit paru obstruksi kronis. Alhasil, ini juga membebani perekonomian kita dari segi pengeluaran anggaran kesehatan. Lihat saja, data BPJS Kesehatan menunjukkan selama periode 2018-2022, anggaran yang ditanggung untuk penyakit respirasi mencapai angka signifikan dan memiliki kecenderungan peningkatan tiap tahunnya. Pemerintah jelas tidak tinggal diam. Sejumlah solusi jangka pendek maupun jangka panjang pun dipersiapkan. Solusi jangka pendek antara lain berupa pemberlakuan kembali kebijakan bekerja dari rumah alias work from home bagi para Aparatur Sipil Negara demi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang ditengarai menjadi salah satu sebab utama perburukan polusi. Beberapa solusi jangka panjang juga diterapkan. Dua di antaranya yang menjadi fokus tulisan ini adalah pemberlakuan pajak karbon bagi industri yang menghasilkan emisi karbon tinggi—satu sebab utama lain dari polusi—dan pemberian insentif bagi kendaraan listrik yang dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Kontraproduktivitas juga bisa terjadi pada insentif yang diberikan pada pengembangan energi baru terbarukan (EBT) lain di luar listrik. Merujuk Donny Yusgiantoro dalam Kebijakan Energi Lingkungan (LP3ES, 2017), pemanfaatan sejumlah EBT juga mengandung sejumlah masalah serius. Misalnya, kegiatan geotermal berpotensi mengubah kontur permukaan tanah dan dapat menyebabkan terjadinya longsor.

Pilihan Editor