;

INFRASTRUKTUR PERDAGANGAN : 31 Pasar Direhabilitasi 2024

Hairul Rizal 26 Dec 2023 Bisnis Indonesia

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bakal membangun 31 pasar pada tahun depan setelah sukses menyelesaikan pembangunan atau rehabilitasi 29 pasar.Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan hal itu merupakan program kerja selama pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, pembangunan/rehabilitasi pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh). Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti menambahkan, dari 2015 hingga 2023, tercatat Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan pasar sebanyak 29 pasar. “Akan dilanjutkan pada 2024 sebanyak 31 pasar,” kata Diana. Pada Tahun Anggaran (TA) 2023, salah satu pasar yang telah selesai dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Direktorat Jenderal Cipta Karya adalah Pasar Mardika Maluku. Kepala BPPW Maluku Reza Rizka Pratama mengatakan pembangunan Pasar Mardika merujuk pada Peraturan Menteri PUPR No. 2 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung Hijau.

DKI: Relaksasi Biaya Sewa Rusun sampai Juni 2024

Yoga 26 Dec 2023 Kompas

Pemprov DKI Jakarta menggratiskan biaya sewa rumah susun sederhana sewa atau rusunawa hingga Juni 2024. Payung hukum terkait penundaan penerapan tarif sewa rusun itu masih disiapkan. Penarikan biaya sewa rusun secara otomatis melalui autodebet Bank DKI untuk Desember ini dialihkan untuk pembayaran Juli 2024. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta akan menormalkan biaya sewa rusun setelah gratis selama pandemi Covid-19. Keputusan ini tercantum dalam Pergub No 36 Tahun 2023 tentang Pemberian Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Bunga Terlambat Bayar kepada Wajib Retribusi dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Pascapandemi Covid-19, yang diundangkan 14 November 2023 dan berlaku mulai 21 November 2023. Tapi, kebijakan menormalkan biaya sewa rusun itu dikeluhkan sejumlah penghuni yang rata-rata berpendapatan rendah.

Seiring keluhan penghuni rusun, Pemprov DKI Jakarta dan Komisi D DPRD DKI Jakarta, dalam rapat kerja yang berlangsung pekan lalu, sepakat menggratiskan biaya sewa rusun hingga Juni 2024. Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan hal tersebut, Minggu (24/12) malam. Biaya sewa rusunawa gratis hingga Juni 2024 sesuai permintaan warga karena kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi Covid-19. ”Retribusi rusun tidak ditarik dulu. Sudah dipenuhi seperti permintaan masyarakat. Relaksasi sampai tahun depan,” ujar Heru. Kepala Unit Pengelola Rusunawa II Marunda, Jakut, Uye Yayat Dimiati menyatakan belum memulai sosialisasi kepada 2.352 keluarga yang menempati 24 blok rusun karena masih menunggu aturan hukum penundaan penerapan tarif sewa rusun. ”Penundaan retribusi belum dijalankan karena harus ada aturan legalnya. Otomatis pembayaran autodebet bulan ini juga berjalan. Nanti kami sesuaikan pembayaran itu dengan aturan legalnya,” kata Uye, Senin (25/12). (Yoga)

Capres Kembali Sapa Pemilih di Wilayah Basis Dukungan

Yoga 26 Dec 2023 Kompas (H)

Ketiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden kembali menyapa pemilih di wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi penyumbang suara. Daerah-daerah itu, antara lain, menjadi basis suara partai politik pengusung, basis suara pada pemilu presiden sebelumnya, dan memiliki kantong-kantong komunitas pendukung yang kuat. Pada Sabtu-Senin (23-25/12) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar, memulai kampanye di Jateng. Muhaimin berkampanye di Kudus, Demak, Kabupaten Semarang, dan Kota Semarang, sedangkan Anies berkampanye di Brebes, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Rembang. Anies-Muhaimin juga  mendapatkan dukungan pengasuh Popes Lirboyo, Kediri; Ponpes Al Falah Ploso, Kediri; Ponpes Asrama Perguruan Islam Tegalrejo, Magelang; dan Ponpes Ma’hadul ’Ulum Asy-Syar’iyyah Rembang.

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, berkampanye pula di Jateng, khususnya di SoloRaya. Ganjar menghadiri apel siaga kader PDI-P di Surakarta, Minggu (24/12). Mantan Gubernur Jateng itu juga menggelar pertemuan dengan tim pemenangan cabang, calon anggota legislatif, partai koalisi, dan sukarelawan se-Sragen, Senin (25/12). Calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, tidak melakukan kampanye dua hari terakhir. Seusai debat cawapres, Gibran berkampanye di DKI Jakarta dan Manado, Sabtu (23/12). Sementara itu, Prabowo diagendakan kampanye di Aceh, Selasa (26/12), salah satu wilayah yang memenangkannya di Pilpres 2019. Dalam pidatonya di Sragen, Ganjar meminta pendukungnya untuk mempertahankan suara pemilih di Solo Raya guna mendukung kandidat yang diusung PDI-P. Seluruh pengurus, kader, dan simpatisan diminta mengunci ”kandang banteng” bersama parpol koalisi.

Pada Pemilu 2019, PDI-P menjadi parpol pemenang di Jateng dengan raihan 5,8 juta suara, diikuti PKB yang menempati urutan kedua dengan raihan 2,7 juta suara. Anies mengatakan, suara pemilih Jateng tak hanya didominasi satu parpol. PKB yang menjadi salah satu parpol pengusung Anies-Muhaimin (AMIN) juga memiliki kekuatan yang tak kalah dengan PDI-P di Jateng karena berada di urutan kedua. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Juri  Ardiantoro, mengatakan, semua daerah ingin dikunjungi karena memiliki prioritas yang sama. Namun, ada keterbatasan waktu kampanye yang singkat dan tugas negara yang masih dijalankan Prabowo-Gibran. (Yoga)

”Sek-sek”... Kami Hidup dan Berguru dari Tenun

Yoga 24 Dec 2023 Kompas

Tenun tidak hanya menopang ekonomi, tetapi juga jadi pegangan hidup warga Pringgasela Selatan. Pada motif indahnya tersirat pesan kehidupan yang berharga. Tonggak budaya itu terus diwariskan secara turun-temurun dan dijaga bersama-sama. Kalimat ”Mun Ndek Ta Belajar Lekan Nengka, Punah Tenun Ta” (jika tidak belajar dari sekarang, punah tenun kita) tertulis pada spanduk di dinding rumah di Dusun Gubuk Lauk, Desa Pringgasela Selatan, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu (17/12). Di bawahnya, Halwa (10) dan belasan anak perempuan antusias belajar menenun. Suara ”sek-sek” yang terdengar saat Halwa mengentakkan belida bercampur riuh suara anak-anak. Ada yang berdiskusi dengan teman, bertanya kepada guru, hingga mencoba berbagai proses menenun. Para guru yang juga petenun senior dengan sabar mendampingi, jika ada kesalahan, mereka memberi solusi dan menunjukkan teknik yang benar. Sekolah tenun itu diinisiasi oleh Kelompok Nina Penenun (perempuan petenun) sejak 2017.

”Tak mungkin orang-orang tua yang umurnya sudah 60-70 tahun terus kita harapkan untuk menenun. Jadi, kalau bukan dari kita yang regenerasi, tenun ini tidak ada yang meneruskan, pasti akan punah,” kata Sri Hartini (45), Kepala Sekolah sekaligus Ketua Kelompok Nina Penenun Pringgasela Selatan. Saat ini, sudah ada 25 siswa di Sekolah Tenun Kelompok Nina Penenun. Mereka adalah anak-anak Pringgasela Selatan yang rata-rata masih duduk di bangku SD hingga SMP. Sekolah tenun berlangsung dua kali seminggu dari pukul 14.00 sampai 17.00. Saat ini, ada 700 petenun di desa yang berada 40 km timur Mataram, ibu kota NTB, itu. ”Saya sedang menenun ragi (motif) Bayanan,” kata Raehan (48), warga Gubuk Lauk, Pringgasela Selatan, Selasa siang.

Selain menenun sendiri, petenun di Pringgasela Selatan mulai tergabung dalam Kelompok Nina Penenun yang dibentuk sejak 2017. Berkat kelompok ini, mereka semakin mendapat akses ke pasar sehingga produk mereka semakin bernilai. Sebelumnya, mereka harus melepas tenunnya dengan harga murah karena kebutuhan hidup. Bahkan sampai terjerat rentenir. Harga tenun bisa jatuh hingga Rp 150.000 per lembar. Kini, tenun mereka bernilai Rp 400.000 hingga jutaan rupiah per lembar. Pesan kehidupan yang tergambar di motif tenun Pringgasela Selatan adalah warisan berharga yang harus dijaga, sama seperti menjaga tenun itu sendiri. Ini adalah ikhtiar agar tenun Pringgasela Selatan yang menjadi sumber ekonomi dan pegangan hidup tidak punah. Dari tenun, mereka hidup dan berguru. (Yoga)

Bersama Menjaga Perayaan Natal

Yoga 24 Dec 2023 Kompas (H)

Berbagai organisasi kemasyarakatan dilibatkan menjaga keamanan perayaan Natal. Kolaborasi diperkuat untuk kenyamanan dan perayaan Natal 2023. Di Gereja Katedral, persiapan perayaan Natal mendekati final, Sabtu (23/12). Ruang utama gereja telah disterilkan. Pengunjung atau turis tidak diizinkan masuk gereja. Aparat gabungan dari Mabes Polri, Polres Metro Jakpus, dan Polsek Sawah Besar mulai berjaga. Dua anjing pelacak dikerahkan menyisir kompleks Gereja Katedral dan sekitarnya. Posko pengamanan Natal dibangun tepat di depan gerbang utama Masjid Istiqlal. Titik terluar pengamanan berada di jalan-jalan utama sekitar Gereja Katedral. Aparat kepolisian bersiaga bersama TNI dibantu petugas Satpol PP DKI Jakarta. Pengamanan Gereja Katedral juga melibatkan pengurus Masjid Istiqlal. Kepala Bidang Ri’ayah Masjid Istiqlal Ismail Cawidu menuturkan, lahan parkir Masjid Istiqlal juga bakal disiapkan untuk menampung kendaraan jemaat gereja. Selanjutnya, jemaat akan dibantu oleh petugas keamanan gabungan untuk menyeberang jalan. Setidaknya 700 mobil bisa ditampung.

Tidak hanya pengurus masjid, Banser Nahdlatul Ulama (NU) hingga pemuda karang taruna pun ikut menjaga. Kepala Satuan Koordinasi Nasional Banser NU Hasan Basri Sagala mengatakan, Banser menyiapkan 10.000 personel untuk mengamankan tempat-tempat ibadah. Ia yakin jumlah itu bakal bertambah. mengamati potensi gangguan sekaligus berkoordinasi dengan polisi, TNI, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) lain. ”Kalau terdapat kemungkinan pertikaian atau kerusuhan, tentu jadi pertimbanganuntuk menurunkan personel,” kata Hasan. Menurut Ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto, para personel karang taruna di Indonesia dilibatkan dalam pengamanan perayaan Natal di semua daerah di Indonesia. Dengan kesadarannya, lanjut Didik, karang taruna selalu hadir dan berpartisipasi untuk menjaga kelancaran ibadah.

Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom mengungkapkan, gambaran toleransi dalam mengamankan Natal merupakan keindahan yang berlanjut. Hal itu sesuai dengan tema Natal 2023, yakni ”Kemuliaan bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi”. Menurut Gomar, partisipasi sejumlah ormas dalam perayaan Natal merupakan wujud toleransi yang nyata. ”Peristiwa Natal sebenarnya mengajarkan kepada kita untuk menjalin dan merekatkan hubungan dengan orang lain, termasuk juga dengan umat beragama lain,” ucap Gomar. Di Gereja Katedral, perayaan misa malam Natal 2023 akan diselenggarakan pada Minggu (24/12) dan digelar tiga sesi, yaitu pukul 16.30, 19.00, dan 21.30. Jemaat bisa mengikuti misa di Gereja Katedral dalam dua bagian, yaitu mengikuti misa di dalam gedung utama gereja serta di luar gedung. Umat pun harus registrasi secara daring untuk duduk di dalam gedung gereja. (Yoga)

Ketika Pringgasela Selatan Bangkit dari Tidur

Yoga 24 Dec 2023 Kompas (H)

Setelah puluhan tahun tertidur, Desa Pringgasela Selatan bangkit. Lewat tangan-tangan anak mudanya, berbagai kekayaan yang dulu pernah terkubur dibangunkan lagi untuk kembali ke identitas sejati warga sebagai penjaga budaya. Pringgasela Selatan berada di kaki Gunung Rinjani yang subur. Masyarakatnya mayoritas petani dengan hasil panen tiga kali setahun. Kekayaan yang melimpah cukup bagi warga untuk hidup sejahtera. Kenyataannya, desa yang berada di Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, NTB, ini lebih kaya dari itu. Desa yang dihuni tiga trah besar, yakni Tanaq Gadang, Sumbawa atau Rempung, dan Masbage, ini memiliki sejarah dan tradisi kuat. Nizar Azhari (39), pemuda asli Pringgasela Selatan yang mengenyam pendidikan di Yogyakarta, menemukan kisah ini saat menggali kembali kekayaan lokal desanya. Nizar adalah daya desa atau pendamping kebudayaan desa. Ia dan kawan-kawannya dari daya warga dengan dukungan Kemendikbudristek mencoba menggali kisah lalu Pringgasela Selatan. Pringga berarti prajurit, Sela berarti batu atau bisa berasal dari kata Selaparang, nama kerajaan di Lombok.

Leluhur desa ini, lanjut Nizar, dikenal sebagai penjaga, tetapi bukan penjaga kerajaan, melainkan tanah tempat hidup mereka. Mereka melawan berbagai invasi, termasuk penjajah yang hendak menguasai wilayah itu. Kisah heroik mereka diabadikan di sebuah tugu penanda jalan desa. Kuda-kuda pacu jadi warisan yang pernah ada di desa-desa tersebut. ”Dulu ada banyak kuda di sini. Setelah kami pelajari sejarah desa, kuda-kuda itu ternyata bagian dari pasukan kavaleri desa,” kata Nizar. Sayangnya, keberadaan kuda-kuda kavaleri itu sudah hilang tergeser alat transportasi lain. Pringgasela Selatan juga memiliki tradisi blanjakan atau bertarung di tengah sawah berlumpur seusai panen padi. Blanjakan mengandalkan ketangkasan adu kaki, mirip olahraga muay thai. Dari kepingan-kepingan sejarah itu, para pemuda desa mencoba untuk merekonstruksi kekayaan lampau mereka. Mereka menemukan musik sejenis gamelan yang dikenal dengan nama klenang nunggal.  

Amak Maisur, sesepuh Pancur Kopong yang ahli bermusik dan sesepuh lain merangkai melodi menjadi alunan gending dari 23 klenang yang berhasil ditemukan. Tenun Pringgasela tetap terawetkan hingga kini. Masih ada 600-700 penenun di Desa Pringgasela Selatan. Temuan-temuan lama dan berbagai kekayaan budaya itu diangkat dalam Festival Dongdala atau pelangi yang digelar 19-21 Desember. Festival ini membangkitkan kebanggaan warga Pringgasela Selatan akan kekayaan budaya mereka. Puncak festival yang berupa pawai Nyiru Jaja Bejangkongan, Rabu (20/12) mergambarkan semanga warga berpartisipasi dalam mengangkat kekayaan budayanya. Ribuan orang tanpa diminta turut datang mengikuti pawai memakai baju terbaiknya untuk tampil. Nizar dan rekan-rekannya masih punya banyak pekerjaan rumah. Hingga kini, proses temu dan kenali kebudayaan Pringgasela Selatan masih berjalan, begitu pula pengembangan dan pemanfaatannya. Mereka tak hanya menggali, tetapi juga menjaga budaya desanya. Jika berhasil, Pringgasela Selatan bisa menjadi desa yang mandiri dan berdaya. (Yoga)

Menunggu Suara Peluit di Pasar Barter Wulandoni

Yoga 24 Dec 2023 Kompas

Suatu pagi pertengahan Agustus 2023 di Lamalera. Matahari mulai naik saat perjalanan sejauh 7 km melewati jalan rusak menyisir jalan di pinggir pantai menuju Pasar Barter Wulandoni, Kabupaten Lembata, NTT. Puluhan pedagang dari pegunungan mempersiapkan dagangan berupa hasil bumi, seperti pisang, singkong, umbi-umbian hutan, kacang-kacangan, dan jagung. Sementara istri-istri nelayan mempersiapkan ikan segar di ember plastik. Sebagian menggelar ikan belelang, ikan kering yang berbentuk seperti gelang yang terbuat dari paus, lumba-lumba, ataupun pari manta. Lapak beton yang melingkar mulai penuh terisi dagangan. Kosmas Dua (64) ditemani seorang petugas linmas mulai memungut retribusi berupa sedikit hasil bumi dan ikan asin. Retribusi yang dimasukkan ke karung tersebut akan dilelang setelah penutupan pasar untuk kas desa. Kosmas mengitari pasar, memastikan semua pedagang sudah siap. Tepat pukul 10.00, peluit ditiup.. pritttt, prittttt.

Suara peluit dijadikan penanda kegiatan pasar barter bisa dilakukan. Istri nelayan menyerbu lapak, menukar ikan dengan hasil bumi. Tawar-menawar hanya menunjukkan barang. Kalau kesepakatan pertukaran disetujui bersama, maka barang akan segera berganti pemilik. Pasar Wulandoni hanya buka sepekan sekali setiap hari Sabtu. Pasar barter terbesar di Pulau Lembata yang sudah ada sejak tahun 1830-an ini mempertemukan orang-orang pesisir dan pegunungan yang saling membutuhkan. Semua hasil barter untuk kebutuhan hidup sehari-hari, bukan untuk dijual kembali. Pasar barter tak hanya ajang menukar barang. Selain memangkas rantai pasok, pasar juga mempertemukan dan mengakrabkan orang-orang pesisir yang sebagian besar Muslim dan orang-orang gunung yang mayoritas Kristen. Pasar Barter Wulandoni melibatkan warga dari puluhan kampung yang tersebar dan lebih dari 100 orang dalam transaksi barter tiap hari Sabtu. (Yoga)

NATAL BERSAMA KELUARGA, SEDERHANA DAN BERMAKNA

Yoga 24 Dec 2023 Kompas

Pilihan aktivitas masyarakat untuk merayakan libur Natal dan Tahun Baru terekam dalam hasil jajak pendapat Kompas 7-9 Desember. Hasilnya, berkumpul bersama keluarga menjadi kegiatan favorit pengisi libur akhir tahun. Pengumpulan pendapat dilakukan melalui telepon. Sebanyak 514 responden dari 34 provinsi berhasil diwawancara. Tim Litbang memilih responden secara acak sesuai proporsi jumlah penduduk di tiap provinsi. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 %, margin of error penelitian ± 4,35 % dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Sebagian besar responden (34,1 %) berencana menjalani momen Natal ber sama keluarga. Salah satu agenda yang disiapkan ialah menonton acara hiburan khusus.

Sebanyak 5,1 % responden berencana berlibur ke luar kota atau ke tempat wisata di sekitar tempat tinggal mereka. Pilihan untuk merayakan libur Natal dengan sederhana ini terjadi merata di masyarakat, baik yang tinggal di perkotaan maupun di perdesaan. Kesederhanaan dalam merayakan Natal juga tercermin dari biaya yang disiapkan oleh masyarakat. Sekitar 22 % responden menyiapkan dana di bawah Rp 1 juta untuk merayakan Natal. Namun 12 % responden menyiapkan biaya cukup besar hingga di atas Rp 3 juta. Pilihan publik merayakan Natal dan akhir tahun bersama keluarga dalam momen kesederhanaan tidak lepas dari tekanan situasi ekonomi. Kenaikan harga barang-barang, terutama bahan kebutuhan pokok, membuat publik menghitung ulang dampak daya belinya. (Yoga)

MUDIK GRATIS, LEBIH HEMAT DAN AMAN

Yoga 24 Dec 2023 Kompas

Di tengah tingginya harga sejumlah moda transportasi, mudik gratis menggunakan bus menjadi solusi bagi warga saat libur Natal dan Tahun Baru. Selain lebih hemat, juga lebih aman. Penumpang pun bisa pulang dengan tenang. Lebih dari seribu warga memadati Terminal Kampung Rambutan, Jaktim, Sabtu (23/12). Ada yang mengangkut barang hingga menggendong bayi. Hari yang terik tidak jadi masalah. Mereka tetap bahagia karena mudik tanpa biaya. Salah satu penumpang yang senang dengan program Kemenhub ini adalah Novi Herawati (42). Ia akhirnya bisa berlibur sekaligus mudik bersama kedua anaknya ke Surakarta, Jateng; dan Yogyakarta. Karyawan swasta di Jakarta ini nyaris tidak jadi pulang kampong karena kehabisan tiket kereta api. Pesawat tidak jadi opsi lantaran harganya terlalu tinggi, bisa Rp 1 juta per orang. Dengan kedua anaknya, setidaknya ia harus menyiapkan Rp 3 juta. Ia mencoba mendaftar program mudik gratis dengan mengakses aplikasi Mitra Darat dari Kemenhub. ”Saya coba pantengin (ikuti) dari Jumat (15/12) sambil berharap ada kuota tersisa meskipun tulisannya habis. Akhirnya dapat Senin (18/12) malam. Anak-anak langsung bilang, ’yeay, kita jadi pergi’,” cerita Novi.

Program itu turut meringankan biaya Sohibah (48), peserta mudik gratis lainnya. Penjual ayam krispi di Depok, Jabar, ini akhirnya bisa pulang ke Wates, Kabupaten Kulon Progo, Jateng Ia bersama suaminya, Subarna (49), dan dua putranya. Menurut rencana, ia naik bus ke Yogyakarta lalu menggunakan kendaraan lainnya ke Wa-tes. ”Kami hendak menengok orangtua saat libur Natal dan Tahun Baru ini. Kalau tidak ada mudik gratis, mungkin kami tidak akan pulang. Apalagi, rombongan kami banyak,” katanya. Jika memakai bus berbayar, biayanya bisa lebih dari Rp 800.000 untuk empat orang, belum termasuk belanja selama perjalanan 12 jam. Menurut dia, persyaratan ikut mudik gratis relative mudah. Ketentuannya adalah mengisi biodata, KTP, tujuan, dan terminal keberangkatan, serta melakukan validasi sebelum berangkat. Sohibah, dan Novi adalah sebagian dari 1.024 penumpang yang berangkat memakai 27 bus gratis di Terminal Kampung Rambutan. Sebanyak 2.473 penumpang juga mengikuti mudik gratis dengan 63 bus dari Terminal Terpadu Pulo Gebang ke sejumlah daerah di Jawa. Kemenhub juga memberangkatkan dua truk untuk mengangkut 90 sepeda motor pemudik, Jumat (22/12), dari Terminal Pondok Cabe, Tangsel, ke Solo dan Yogyakarta. Pemudik dapat mengambil sepeda motornya di kantor dinas perhubungan setempat. ”Kegiatan dengan tema ’Transportasi Aman Liburan Nyaman’ ini bertujuan untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi sepeda motor dan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan,” ujar Inspektur 1 Irjen Kemenhub Amin Hudaya. (Yoga)

”Pesta Rasa” di Ujung Lidah Bersama RujakNatsepa dan Ikan Asar Pantai Maluku

Yoga 24 Dec 2023 Kompas

Pantai Natsepa berada di kawasan Suli, Kabupaten Maluku Tengah, terkenal sebagai tujuan wisata. Sepanjang jalan dekat pantai ini, berdiri puluhan kios, menawarkan buah dan kudapan rujak Natsepa yang jadi kudapan wajib dinikmati di pinggir pantai. Rujak natsepa berisi potongan nanas, mangga, jambu diguyur saus kacang yang dicampur gula aren, tapi ada yang beda dengan rujak ini. Pada Rabu (20/12) Ellen Sitanala (42), salah satu penjual, mengatakan, pembeda utama rujak asal Maluku ini adalah buah tomi-tomi (Flacourtia inermis) atau lobi-lobi. Rasa kecut dari tomi-tomi menambah kekayaaan rasa rujak natsepa. Rasa manis mangga ditambah rasa asam tomi-tomi bikin mata ”merem melek”. Rujak Natsepa juga menggunakan pala dan cengkeh di dalam sambal. Ivona Tanlain (26), pengunjung Pantai Natsepa asal Langgur, Maluku Tenggara, menjelaskan, rujak natsepa menjadi salah satu kesukaanya karena berbeda dengan rujak lain yang hanya mengandalkan manis dan pedas saja. Harganya terjangkau di kisaran Rp 20.000-Rp 30.000 per porsi. Ke Pantai Natsepa, pelancong bisa menggunakan transportasi umum atau daring, dari Bandara Internasional Pattimura dapat ditempuh dalam 20-30 menit.

Selain mencicipi kudapan, Ikan asar jadi favorit di Ambon. Makanan berbahan dasar ikan cakalang atau tuna ini merupakan ikan yang diasap hingga kering di atas kayu bakar selama 2-3 jam. Lamanya proses pengasapan untuk menurunkan kadar air sehingga tekstur ikan menjadi kering tetapi tetap empuk di bagian dalam. Penjual ikan asar, Stela Sopacua (45), menyebut, kadar air yang hilang dari ikan membuat makanan ini bisa bertahan 3-4 hari atau bisa lebih lama apabila disimpan di lemari pendingin. Makanan ini lezat disantap langsung. Pengunjung juga bisa hanya membeli sambal atau bumbu lainnya. ”Dimakan langsung sudah enak, tanpa bahan pengawet,” ucap Stela yang berjualan di kawasan Pusat Oleh-oleh Galala, Ambon, Maluku. Harga ikan asar bervariasi sesuai ukuran dan harga beli ikan di pasar. Jika ikan sedang murah, satu ikan Asar dijual mulai Rp 90.000 hingga Rp 100.000 per porsi, atau Rp 30.000 per potong. Wisatawan bisa membeli ikan asar di Pusat Oleh-oleh Galala, Ambon, ataupun di kawasan Batu Meja, Ambon. Jarak tempuh dari tengah Kota Ambon ke dua lokasi ini hanya 5-10 menit. Ikan ini jadi oleh-oleh karena bisa bertahan beberapa hari. (Yoga)

Pilihan Editor