Pemerataan Investasi Hapus Kesenjangan
Langkah pemerintah melakukan investasi di luar Pulau Jawa dinilai sebagai kebijakan yang tepat. Pemerataan investasi merupakan keharusan untuk menghapus kesenjangan, karena 52% perekonomian Indonesia masih terpusat di Jawa. Adapun berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi triwulan III (Juni-September) 2023 mencapai Rp 374,4 triliun atau meningkat 7% dibanding periode sebelumnya. Secara kumulatif, realisasi investasi periode Januari-September 2023 mencapai Rp 1.053,1 triliun atau meningkat 18% dibanding periode yang sama pada 2022. Nilai tersebut sudah mencapai 75,2% dari target investasi 2023 sebesar Rp1.400 triliun. Secara lebih spesifik, pada triwulan III-2023, kontribusi investasi di luar Jawa melampaui di Pulau Jawa, yaitu sebesar Rp 190,9 triliun. Angka itu meningkat 14,7% dibanding kuartal III-2022 yang sebesar Rp166,3 triliun. Untuk periode januari-September 2023, kontribusi investasi di luar Jawa melebihi di Pulau Jawa, yaitu sebesar Rp545,8 triliun. Angka itu meningkat 15,6% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2022 atau sebesar Rp 472,1 triliun. (Yetede)
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023