;

Laba Emiten MIND ID Melesat

Yuniati Turjandini 05 May 2025 Investor Daily (H)
Emiten-emiten anggota BUMN Holding Industri Pertambangan atau Mining Industry Indonesia (MIND ID) mencatatkan kinerja keuangan yang solid, dengan laba bersih naik 158,68% menjadi Rp2,9 triliun pada tiga bulan  pertama 2025 dibandingkan periode  sama tahun lalu (yoy) sebesar Rp 1,2 triliun. Pertumbuhan bottom line tersebut ditopang oleh kenaikan sebagian harga komoditas pertambangan terutama segmen emas  dan timah, dibarengi dengan pengendalian biaya secara optimal oleh PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO), sehingga mampu mengangkat kinerja pendapatan MIND ID sebesar 74,17% dari sebelumnya Rp 23,8 triliun, menjadi Rp41,6 triliun pada kuartal 1-2025. Pendapatan ATNM misalnya, melambung signifikan mencapai 203,6% dari Rp 8,6 triliun menjadi Rp 26,1 triliun dari Rp 8,6 triliun menjadi Rp26,1 triliun pada kuartal 1-2025 yang mayoritas berasal dari penjualan di dalam negeri berkat strategis Antam memperkuat basis pelanggan dari produk emas, bijih nikel, dan produksi bijih bauksit di pasar domestik. Terutama segmen emas, logam mulia Antam tersebut berhasil mencetak pertumbuhan sebesar 1-2025 dibanding penjualan emas pada periode sama tahun lalu Rp7,6 triliun. (Yetede)

Kinerja Manufaktur Lunglai setelah Lebaran

Yuniati Turjandini 05 May 2025 Investor Daily
Setelah mencatatkan laju positif selama 4 bulan berturut-turut, kinerja manufaktur justru lunglai pada April. Hal ini terlihat dari merosotnya Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur  Indonesia pada April 2025, yang berada di level 46,7 atau berada di fase kontraksi (di bawah poin 50), sesuai hasil laporan S&P Global. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menerangkan, kontraksi kinerja manufaktur secara tidak langsung dikontribusikan oleh kebijakan tarif AS dan dampaknya terhadap nilai tukar.  "Ini menyebabkan cost push inflation di sisi impor bahan baku/penolong sektor manufaktur, dan menurunkan confidence konsumsi di pasar global yang mempengaruhi demand ekspor Indonesia," terang Shinta kepada Investor Daily. Dia menambahkan, terjadinya koreksi dan normalisasi dalam hal ini penurunan demand pasar domestik pasca periode Ramadhan-Lebaran juga memberikan pengaruh yang besar. "Apalagi inflasi di Maret hanya 1,03% (yoy) atau di bawah target inflasi nasional," kata Sintha. Keseluruhan faktor ini menyebabkan rendahnya confidence di sisi pelaku usaha sektor manufaktur untuk melakukan ekpansi kerja. "Selain beban produksi yang meningkat, demand di pasar dalam dan luar negeri juga terjadi sluggish," imbuh dia. (Yetede)

Maraknya Kecelakaan Lalul Lintas jalan Yang Melibatkan Angkutan Truk

Yuniati Turjandini 05 May 2025 Investor Daily

Maraknya kecelakaan lalul lintas jalan yang melibatkan angkutan truk karena dugaan pelanggaran overdimension dan overload (ODOL) harus disikapi tegas melalui rekomondasi perlunya pendirian sekolah pengemudi angkutan. Pelaksana tugas (PL) Ketua Subkomite Lalu Lintas Angkutan Jalan (KNKT) Ahmad Wildan mengatakan, kontribusi kecelakaan akibat ODOL diantaranya karena para pengemudi truk tidak terdidik dengan baik. "Pengemudi truk di Indonesia belajar secara otodidak. Tidak ada yang belajar secara struktur sebagaimana di moda lainnya. Oleh sebab itu KNKT membuat rekomondasi ke Pemerintah agar segera membuat sekolah pengemudi bagi pengemudi bus dan truk," ujarnya.

Adapun, mekanisme sertifikatasi pengemudi bisa dilakukan seperti halnya sertifikasi pilot pesawat yang dimulai dari proses belajar untuk memperoleh lisensi pilot selanjutnya diizinkan membawa pesawat pribadi dan bisa terbang  dengan jumlah jam tertentu bisa menerbangkan pesawat komersial,"  Wildan menegaskan, setelah dapat sertifikasi lisensi pilot, tidak serta merta bisa menerbangkan semua pesawat, namun harus memperoleh sertifikasi untuk setiap jenis pesawat yang akan diterbangkan. "Ini karena setiap pesawat beda merek beda tipe sehingga teknologinya bisa berbeda. Jadi sertifikasi jelas untuk setiap merek kendaraan," ungkapnya. (Yetede)

Harga Emas Naik-Turun, Pasar Waspada

Hairul Rizal 03 May 2025 Bisnis Indonesia (H)
Lonjakan harga emas yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir tidak hanya membawa keuntungan bagi investor dan emiten logam mulia, tetapi juga menjadi salah satu faktor utama penyumbang inflasi domestik. Deputi BPS Pudji Ismartini menyampaikan bahwa emas perhiasan menyumbang inflasi cukup besar pada April 2025, yaitu 0,16%, dengan inflasi bulanan mencapai 10,52%—angka tertinggi dalam 20 bulan terakhir.

Menurut Ibrahim Assuabi, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, emas saat ini menjadi pilihan utama masyarakat sebagai instrumen investasi aman di tengah ketidakpastian global. Sementara itu, Ariston Tjendra, Presiden Direktur Doo Financial Futures, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai risiko dalam investasi emas dan tidak terbawa arus FOMO. David Sumual, Chief Economist BCA, menambahkan bahwa pergerakan harga emas sangat tergantung pada kondisi pasar keuangan global dan likuiditas.

Di sisi bisnis, emiten seperti PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) dan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mencatat lonjakan penjualan signifikan akibat peningkatan permintaan emas yang juga terlihat dari antrean masyarakat di butik emas Antam. Meskipun menguntungkan industri, fenomena ini memberi tekanan terhadap inflasi nasional, yang menurut data BPS, mencapai 1,17% (MtM) pada April 2025.

Kebocoran Siber Ancam Keamanan Bisnis

Hairul Rizal 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Meningkatnya kompleksitas ancaman siber menempatkan semua jenis bisnis, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), dalam posisi rentan terhadap serangan digital. Studi Cisco mengungkap bahwa sepertiga UKM di Indonesia mengalami serangan siber dalam 12 bulan terakhir, menunjukkan bahwa ancaman ini tidak hanya menyasar korporasi besar tetapi juga bisnis skala kecil yang sering kekurangan sumber daya dan keahlian teknis.

Contoh besar seperti kebocoran data BPJS Kesehatan dan serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional yang mengganggu 282 institusi pemerintah memperlihatkan dampak masif serangan siber, termasuk permintaan tebusan jutaan dolar. Di ranah global, British Airways dan Carousell juga terkena sanksi besar akibat pelanggaran data, menunjukkan bahwa kerugian bukan hanya dari sisi finansial, tetapi juga reputasi jangka panjang.

Keamanan siber kini merupakan isu strategis, bukan sekadar tanggung jawab tim IT. Forbes mencatat 80% konsumen di negara maju meninggalkan merek yang gagal melindungi data mereka, memperkuat urgensi untuk membangun “kepercayaan siber.” Keamanan siber juga menjadi syarat penting dalam rantai pasok global dan akses terhadap peluang bisnis baru.

Langkah-langkah strategis yang disarankan mencakup peningkatan visibilitas data, integrasi keamanan dalam budaya perusahaan, pemanfaatan AI untuk deteksi dini, tata kelola sesuai standar seperti UU PDP dan ISO 27001, serta kesiapan dalam merespons insiden. Organisasi yang membangun ketahanan dan kepercayaan siber akan lebih mampu bertahan dan berkembang dalam era digital yang kian berisiko.

PANI Fokus pada Segmen Konsumen Premium

Hairul Rizal 03 May 2025 Bisnis Indonesia
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), kongsi Agung Sedayu Group dan Salim Group, tetap optimistis terhadap prospek sektor properti nasional meskipun mengalami penurunan kinerja keuangan pada kuartal I/2025. Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma (Aguan), menekankan bahwa fokus perusahaan pada segmen pasar kelas menengah ke atas memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang, terutama dengan meningkatnya permintaan akan kawasan terintegrasi yang berkualitas.

PANI juga berharap pembangunan infrastruktur seperti Tol Kamal—Teluk Naga—Rajeg (Kataraja) akan memperkuat daya tarik kawasan PIK2, yang diklaim akan menjadi ikon kota modern di Jabodetabek dengan akses langsung ke Bandara Soekarno-Hatta hanya dalam waktu 7 menit.

Namun demikian, dari sisi kinerja keuangan, PANI mencatat penurunan laba bersih sebesar 59,49% YoY menjadi Rp49,57 miliar dan penurunan pendapatan sebesar 4,43% YoY menjadi Rp611,97 miliar. Meskipun demikian, manajemen tetap optimis bahwa investasi jangka panjang dan pembangunan berkelanjutan akan mendongkrak nilai kawasan dan memperkuat posisi PIK2 sebagai destinasi utama properti di Indonesia.

Potensi Besar dari Sumur Ilegal Belum Tertangani

Hairul Rizal 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana mengatur dan mengoptimalkan produksi minyak dari sumur ilegal yang diperkirakan mencapai 10.000–20.000 barel per hari. Untuk itu, Kementerian ESDM tengah menyusun Peraturan Menteri sebagai payung hukum agar potensi energi ini dapat dikelola secara resmi dan tidak lagi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Tri Winarno, Plt. Dirjen Migas, menyebut regulasi tersebut akan mengatur tiga skema kerja sama, termasuk melibatkan KKKS, BUMD, koperasi, dan pengusahaan sumur tua.

Namun, rencana ini menuai kritik dari peneliti CELIOS, Muhammad Saleh, yang menilai kebijakan tersebut justru melegitimasi aktivitas ilegal dan mencerminkan kegagalan negara dalam menegakkan hukum dan mengelola sektor energi secara adil. Menurutnya, pendekatan pragmatis ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan integritas dalam tata kelola migas nasional.

PLN Tanggap Perbaiki Jaringan Listrik Bali

Hairul Rizal 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Pemadaman listrik serentak yang terjadi di hampir seluruh wilayah Bali pada Jumat (2/5) pukul 16.00–16.30 WITA disebabkan oleh gangguan sistem kelistrikan, meskipun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan oleh PT PLN (Persero). Gregorius Adi Trianto, EVP Komunikasi Korporat PLN, menyatakan bahwa pemulihan telah dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan ratusan personel dan peralatan lengkap, dan hingga pukul 18.30 WITA sekitar 50% pasokan listrik telah kembali normal.

Anom Silaparta dari PLN UID Bali dan I Wayan Eka Susana, Manajer Komunikasi PLN Bali, menjelaskan bahwa gangguan sistem sedang ditelusuri dan pemulihan terus dilakukan. Pemadaman ini berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, termasuk pada fasilitas publik dan sektor pariwisata.

Ahmad Syaugi Shahab, GM Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, menyatakan bahwa bandara menggunakan listrik cadangan dari genset untuk menjaga operasional tetap berjalan, meskipun sempat terjadi keterlambatan beberapa penerbangan saat perpindahan sistem daya.

PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan tersebut dan berkomitmen untuk segera menormalkan pasokan listrik di Bali.

KPK Desak Percepatan RUU Antikorupsi

Hairul Rizal 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif komitmen Presiden Prabowo Subianto yang secara tegas mendorong percepatan pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, sebagai bagian dari upaya serius memberantas korupsi di Indonesia. Dalam pernyataannya saat peringatan Hari Buruh di Monas, Prabowo menegaskan dukungannya terhadap pengembalian aset hasil korupsi kepada negara, menyindir keras para koruptor yang enggan mengembalikan hasil kejahatannya.

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto, menilai pernyataan Prabowo sebagai dorongan penting bagi DPR untuk segera mengaktifkan kembali pembahasan RUU yang sempat mandek. KPK, lanjutnya, berkomitmen mendukung kebijakan ini demi efektivitas pemberantasan korupsi dan pemulihan aset demi kesejahteraan rakyat. Dukungan dari Presiden dinilai sebagai sinyal kuat untuk memperkuat upaya hukum dalam mengembalikan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.

Penangkapan Sindikat Kriminal Terus Berlanjut

Hairul Rizal 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Bareskrim Polri berhasil menangkap empat warga negara asing (WNA) asal China yang terlibat dalam operasional situs judi online h55.hiwin.care. Penangkapan ini dipimpin oleh Brigjen Himawan Bayu Aji, Dirtipidsiber Bareskrim Polri, yang menjelaskan bahwa penyelidikan dimulai dari penangkapan tersangka berinisial DH di Bandung pada 13 Maret 2025. Pengembangan kasus kemudian mengarah pada tiga tersangka lainnya—AF, RJ, dan QR—yang ditangkap pada 30 April 2025.

Dari keempat tersangka, QR diidentifikasi sebagai otak utama di balik aktivitas judi online tersebut di Indonesia. Para pelaku kini dijerat dengan berbagai pasal berat, termasuk UU ITE, UU Transfer Dana, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dan KUHP, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

Selain penangkapan, aparat juga menyita barang bukti signifikan berupa handphone, kartu ATM, dan uang tunai sebesar Rp14 miliar, menandakan skala besar dari operasi ilegal ini. Kasus ini menunjukkan keseriusan Polri, khususnya Ditipidsiber, dalam memberantas praktik judi daring lintas negara yang merugikan masyarakat Indonesia.

Pilihan Editor