UE Harapkan Sinergi yang Lebih Baik dengan RI
Uni Eropa (UE) merespons pengumuman resmi KPU yang
menyebutkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan
wakil presiden terpilih dalam Pemilu 2024. Uni Eropa menilai pemerintahan yang baru
perlu meningkatkan hubungan perekonomian agar makin menguntungkan Indonesia
dengan UE. Hal itu terungkap dalam sidang parlemen Komite Urusan Luar Negeri
atau Committee on Foreign Affairs/AFET, Kamis (21/3) di Kantor Pusat UE di
Brussels, Belgia. Ketua AFET Parlemen Eropa David McAllister mengatakan, Indonesia
adalah salah satu mitra strategis UE. Ini tak lain karena Indonesia punya
posisi strategis dalam kerja sama EU-Indo Pacific Strategy dan EU-ASE-AN.
EU-Indo Pacific merupakan kerja sama multilateral Uni Eropa
dengan negara-negara lepas Samudra Hindia. Adapun EU-ASEAN adalah kerja sama
Uni Eropa dengan negara-negara kawasan Asia Tenggara. Menurut McAllister,
inilah momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia, baik
dalam konteks geostrategi maupun perdagangan. ”Kami menyambut baik dan berharap
bisa bekerja sama dengan pemerintahan baru yang terpilih sehingga bisa memastikan
kebijakan yang saling menguntungkan bersama,” ujarnya.
Head of Division South East Asia (SEA) The European External
Action Service (EEAS) EU Leila-Fernandez Stembridge mengatakan, Indonesia dan UE
punya kesamaan visi untuk berkomitmen mengurangi emisi karbon. Untuk itu UE
berpartisipasi dalam pendanaan program Just Energy Transition Partnership (JETP)
di Indonesia. Menurut dia, kerja sama ekonomi Indonesia dengan UE masih
memiliki ruang pengembangan yang sangat luas. Indonesia hanya menduduki
peringkat kelima mitra perdagangan UE di Asia Tenggara, juga peringkat kelima negara
tujuan investasi UE di AsiaTenggara. Posisi ini dinilai masih terlalu kecil dan
masih bisa ditingkatkan mengingat Indonesia adalah negara dengan jumlah
penduduk terbesar di Asia Tenggara. (Yoga)
Beras dari Vietnam Tiba, Bulog Pastikan Stok Beras Lebaran Aman
Sebanyak 27.000 ton beras impor yang berasal dari Vietnam
tiba di Terminal Nonpetikemas, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/3).
Sebagian kebutuhan beras domestik saat ini masih ditopang oleh impor dari
negara lain lantaran produksi dalam negeri terbatas. Di sisi lain, Bulog
memastikan stok beras hingga memasuki hari raya Idul Fitri 2024 memadai.
”Pembongkaran yang dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok saat ini adalah kapal
MP Fortune dari Vietnam dengan muatan 27.000 ton. Dalam waktu dekat, akan ada
kapal Vinaship Diamond dari Vietnam dengan muatan 22.000 ton,” ujar Direktur
Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto saat dikonfirmasi,
Kamis.
Suyamto menyebutkan, pada Maret 2024, total beras impor yang
akan masuk Indonesia sebanyak 450.000 ton. Beras itu berasal dari Vietnam,
Thailand, Pakistan, Myanmar, dan Kamboja. Pada tahun ini, pemerintah menetapkan
kuota impor beras sebanyak 3,6 juta ton. Dari jumlah itu, Bulog telah melakukan
kontrak pembelian beras sebanyak 800.000 ton melalui skema bisnis (B to B).
Selain itu, ada juga kontrak 100.000 ton beras melalui skema antar pemerintah
(G to G) dengan Thailand dan Kamboja. ”Meskipun mendapatkan penugasan impor
beras, kami akan mengutamakan menyerap gabah dan beras dari dalam negeri,
terutama saat panen raya nanti,” ujar Suyamto. (Yoga)
Konflik Laut Merah Hambat Impor Bahan Baku Pupuk
Konflik di Laut Merah menyebabkan impor bahan baku pupuk
terhambat. Padahal, Indonesia tengah membutuhkan pupuk saat produksi beras
tahun ini diperkirakan turun akibat dampak perubahan cuaca. Di tengah kondisi
itu, PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin produksi pupuk nasional tetap
berjalan baik. Stok pupuk yang
dibutuhkan petani masih berlimpah dan stok bahan baku pupuk sudah ditambah.
Direktur PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi, Kamis (21/3) mengatakan,
perseroan beserta sejumlah anak perusahaan yang bergerak di industri pupuk
mengimpor bahan baku pupuk rata-rata 2,5 juta ton per tahun. Bahan baku pupuk
berupa kalium terutama diimpor dari Rusia, sedangkan fosfat dari Mesir dan
Jordania.
Akibat konflik di Laut Merah, impor bahan baku pupuk tersebut
terhambat. Serangan kelompok Houthi terhadap sejumlah kapal dagang yang
melewati Laut Merah menyebabkan banyak kapal barang memindahkan rute melalui
Tanjung Harapan, Afrika. Menurut Rahmad, waktu perjalanan kapal, termasuk pengangkut
bahan baku pupuk dari negara asal menuju Indonesia, bertambah dari 15 hari
menjadi 23-29 hari karena tidak melewati Terusan Suez. Biaya transportasi laut juga
naik 30 %. ”Bahkan, sejumlah kapal yang tetap memilih melewati Terusan Suez
menaikkan biaya asuransi hingga tujuh kali lipat,” ujarnya ketika dihubungi dari
Jakarta. Kendati begitu, Rahmad menegaskan, Pupuk Indonesia menjamin produksi
dan distribusi pupuk NPK dan urea nasional tetap berjalan baik. (Yoga)
Menyusun Rencana hingga ”Hilal” THR Tiba
Tunjangan hari raya (THR) selalu ditunggu-tunggu menjelang Idul
Fitri. Pendapatan non-upah ini menjadi andalan untuk memenuhi kebutuhan selama
perayaan. Istilah ”hilal THR belum terlihat” kerap menjadi candaan menjelang
hari raya bagi mereka yang menantikan THR. Vina Aprilia (26), seorang karyawan
swasta di Tangerang, Banten, menggunakan THR untuk membiayai berbagai kebutuhan
selama merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Rangkasbitung, Banten. Agar
tidak ”kebablasan” membelanjakan uangnya, Vina dari awal sudah menakar kebutuhannya.
Misalnya, untuk makanan dan kue Lebaran
dialokasikan 35 % dari THR, sedang untuk ”salam tempel” dialokasikan dana
sekitar 30 %. ”Sisanya ditabung,” ujarnya.
Menurut dia, keberadaan THR penting mengingat jika hanya
mengandalkan gaji tentu akan memengaruhi pendapatan di masa mendatang. ”Jangan sampai
karena habis buat Lebaran, kehidupan kita selanjutnya jadi semakin berat,”
ucapnya. Beruntung perusahaan tempat ia bekerja tak pernah lalai memberikan
THR. ”Biasanya dua minggu sebelum Idul Fitri, THR sudah cair,” ujar Vina yang
sudah bekerja selama lima tahun. Devie (23), seorang ibu rumah tangga di Bogor,
Jabar, juga harus pintar-pintar mengatur THR yang diberikan suami. ”Dulu ketika
masih bekerja, saya hanya fokus untuk keluarga saya saja, tetapi sekarang juga
harus fokus pada keluarga suami,” katanya. Oleh sebab itu, THR harus diatur
sedemikian rupa agar tidak ”jebol” setelah hari raya. Menurut rencana, THR akan
digunakan untuk membeli kebutuhan, seperti pakaian dan makanan, serta
memberikan salam tempel kepada keponakan. (Yoga)
Usaha Rumahan Pembuatan Kue Kering
Kementerian Investasi Sudah Terbitkan 8,1 Juta NIB
Kementerian Investasi/BKPM mencatat rekor baru penerbitan
Nomor Induk Berusaha (NIB) yang tembus di angka 8 juta NIB. Hingga tanggal 20
Maret 2024, total NIB terbit mencapai 8.131.284. NIB yang terbit didominasi
oleh usaha mikro sejumlah 7.809.869 NIB, diikuti usaha kecil sejumlah 202.249
NUB, usaha besar 52.247 NIB dan usaha menengah 24.897 NIB.
Staf Khusus dan Jubir kementerian Investasi/BKPM Tina Talisa
mengatakan, pertumbuhan NIB dapat berkontribusi dalam mendorong kemajuan
ekonomi nasional. Dengan memiliki NIB, pelaku usaha tersebut dapat
bertransformasi dari sektor informal ke sektor formal. (Yetede)
Awal Tahun Simpanan Jumbo Kembali Naik
Optimisme Meningkatkan Kinerja Investasi
Pemerintah optimistis investor tetap berminat untuk
menanamkan modal di Indonesia pasca pemilu 2024. Pada tahun ini pemerintah
menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 1.650 triliun untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 %. Menko Bidang Perekonomian Airlangga
Hartarto mengatakan, pemerintah terus menggenjot kinerja investasi. Apalagi
investasi memiliki peran vital terhadap laju perekonomian nasional.
“Investasi kan jangka menengah panjang, saya rasa dengan
situasi di Indonesia, investasi tetap terus berjalan,” kata Airlangga di
kantornya, Kamis (21/3). Airlangga mengatakan, dari hasil pembicaraan dengan
investor, dia melihat investor tetap memiliki minat tinggi untuk menjalankan
investasi di Indonesia, bahkan gairah investor menjalani kegiatan usaha tidak
terganggu dengan kontestasi pemilu. (Yetede)
Chandra Asri Amankan Pasokan Bahan Baku untuk Tiga Tahun
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berhasil mengamankan
pasokan garam selama tiga tahun untuk bahan baku pabrik chlor-alkali perseroan
di Cilegon, Banten. Garam yang digunakan untuk memproduksi soda kaustik atau
soda api ini akan dipasok dari Proyek Mardie Salt & Potash di pantai
Pilbara, Australia Barat, milik BCI Minerals Limited.
Dalam perjanjian kontrak yang disepakati pada Rabu (20/3) BCI
Minerals bakal memasok 300.000 ton garam per tahun kepada Chandra Asri di tahun
pertama,naik pada tahun kedua menjadi 600.000 ton garam per tahun dan pada
tahun ketiga akan disesuaikan dengan perkembangan pabrik chlor-alkali
“Kemitraan ini mengukuhkan posisi kompetitif kami sebagai
pemimpin pasar melalui rencana kami yang sedang berjalan untuk mengembangkan
pabrik caustic soda dan ethylene dichloride berskala global,” kata CEO Chandra
Asri Group, Erwin Ciputra dalam keterangan resminya, Kamis (21/3). (Yetede)









