Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )PTK Terapkan Sistem Monitoring Digital
PT pertamina Trans Kontinental (PTK) sebagai bagian dari Subholding Integrated Marine Logistics berhasil menerapkan sistem monitoring operasional kapal digital melalui Transco Condition Monitoring System (TCMS). Penerapan TCMS ini membuat PTK mampu memonitor data harian operasi peralatan secara digital pada 355 unit kapal yang melayani distribusi energi diseluruh pelabuhan Pertamina. "Tujuan dari penerapan TCMS ini bukan hanya sebatas mengambil data umum Data yang diambil tentu harus dianalisis oleh ahli, sehingga ada rekomondasi dan planning yang bisa kita eksekusi. Tujuan selain untuk melakukan proactive maintenance," ucap Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan di Jakarta, akhir pekan lalu. Acara Go Live aplikasi TCMS dilaksanakan secara daring dan luring pada 10 November 2021 dan dihadiri oleh Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan, jajaran Direksi dan Managemen PTK, serta para perwakilan dari kapal operasional milik PTN, "Untuk meningkat krradibilitas , tentu harus berkembang pemeliharaan lalu kita tingkatkan prosesnya dengan digitalisasi," lanjut Netpos MT Pakpahan. Dia juga menambahkan bahwa inovasi dalam sistem digital ini merupakan perwujudan dari pemeliharaan kapal operasi PTK yang terencana dan berkelanjutan. Yudi Wibisono selaku Project Leader memaparkan tentang proses pencatatan dengan aplikasi ini menggantikan pencatatan yang dilakukan dengan perangkat berbasis mobile. Pencatat dengan aplikasi ini menggantikan dengan pencatatan paper-based yang memiliki risiko kehilangan data, riwayat perawatan kapal yang tidak terdokumentasi secara up to date, dan kesulitan dalam memonitoring kondisi operasional dikarenakan data yang dianalisa tidak real-time yang dapat terdampak kepada tingginya kerusakan peralatan kapal. (Yetede)
Ironi Seputar Telur, Waktunya Mengolah Sendiri
Ketika peternak menderita karena harga jual telur hancur dan produksi tak terserap pasar, Indonesia masih mengimpor telur olahan. Surplus telur belum dimanfaatkan maksimal dan kendala yang ada belum dapat solusi jitu.
Unjuk rasa peternak unggas seolah tak berjeda beberapa tahun terakhir. Latar belakangnya sebagian besar karena harga jual ayam hidup (livebird) dan telur ayam yang anjlok di tingkat peternak. Situasi itu terutama dipicu oleh ketidakseimbangan pasar di mana produksi daging dan telur ayam melebihi permintaan. Risiko terbesar dialami peternak karena harga jual hasil jerih payahnya berulang tertekan hingga di bawah ongkos produksi.
Peternak protes karena telur ayam produksi mereka hanya laku Rp 14.000-Rp 17.000 per kilogram (kg) awal bulan lalu. Padahal, pemerintah telah menetapkan harga acuan penjualannya di tingkat produsen sebesar Rp 19.000-Rp 21.000 per kg. Kerugian mereka berlipat karena pada saat yang sama ongkos produksi naik seiring naiknya harga sejumlah komponen, terutama pakan yang didorong oleh kenaikan harga jagung. Ironisnya, ketika peternak menderita karena harga jual telur hancur dan sebagian produksi tak terserap pasar, Indonesia masih mengimpor telur olahan. Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan Kementerian Perindustrian, Supriyadi, dalam diskusi ”Mengupas Peluang Industri Pengolahan Telur di Indonesia” yang digelar Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka), Rabu pekan lalu mengatakan, impor telur cair beku tahun 2020 mencapai 441 ton dengan nilai 671.000 dollar AS. Padahal, Indonesia surplus telur ayam dan tahun ini diperkirakan mencapai 200.000 ton.
Transformasi Peduli Lindungi, Integrasi Data Medis Siap bergulir
Kementerian Kesehatan membuka peluang bekerja sama dengan pemain industri asuransi dan layanan kesehatan berbasis teknologi dalam pemanfaatan aplikasi Peduli Lindungi. Rencananya, aplikasi Peduli Lindungi akan diintegrasikan dengan data rekam medis masyarakat dan para pengunduh aplikasi itu. Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji mengatakan, dalam pengembangan aplikasi Peduli Lindungi, nantinya dapat dikerjasamakan dengan pemain asuransi dan perusahaan rintisan yang bergerak di sektor kesehatan (health technology/healthtech). Menurutnya, aplikasi Peduli Lindungi akan terintegrasi dengan banyak data yang memudahkan para pemain asuransi dan healthtech untuk menganalisis calon nasabahnya. “Dengan adanya data yang terintegrasi ini tidak hanya asuransi juga tele-medicine akan terkoneksi dengan sistem kita,” katanya kepada Bisnis, Sabtu (13/11). Dia berencana mengintegrasikan data rekam medis (medical record) masyarakat ke dalam aplikasi Peduli Lindungi. Dengan terintegrasi, imbuhnya, proses administrasi terkait dengan kesehatan akan lebih cepat dari sebelumnya.
Penanganan Covid-19, BNPB Apresiasi Nakes
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengapresiasi perjuangan para tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 yang menjadi garda terdepan.Pada Jumat (12/11), BNPB menerima kunjungan perwakilan tenaga kesehatan (Nakes) dan petugas penunjang yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2021 yang digagas oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kepala Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB Bambang Surya Putra mengapresiasi perjuangan para nakes dalam penanganan Covid-19 yang menjadi garda terdepan.“Para tenaga kesehatan yang luar biasa, pengorbanan yang sungguh luar biasa berjibaku untuk menangani Covid-19,” katanya.BNPB atau Satgas menyediakan call center khusus bagi tenaga Kesehatan.
Capaian Testing Balikpapan Terbaik
Kota Balikpapan dinobatkan sebagai daerah dengan capaian testing atau pengetesan, pelacakan dan isolasi terbaik nasional oleh Kementerian Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengungkapkan bahwa total testing hingga November 2021 mencapai 585.784 Jiwa.
Ekonomi Malaysia Kontraksi 4,5% di Kuartal III
Ekonomi Malaysia Kontraksi 4,5% di kuartal III-2021, berkebalikan dengan rebound di kuartal II. Namun kontraksi ini jauh lebih buruk dari pada perkiraan rerata para ekonom yang disurvei Reuters, yang memprediksikan kontraksi 1,3%. Meski demikian Bank Negara Malaysia mengatakan indikator baru-baru ini menunjukkan momentum yang lebih positif.
“Propek pertumbuhan tetap tunduk pada factor risiko Covid-19 secara global dan domestik, stabilitas di pasar keuangan global, serta pelonggaran gangguan rantai asok secara bertahap,” Kata Gubernur BNK Nor Shamsiah Mohd Yunus dalam konferensi pers, Jumat (12/11). Ekonomi Malaysia telah pulih dari kemerosotan yang disebabkan pandemic pada kuartal II-2021.
Namun, tingkat infeksi virus corona telah melambat secara drastis dalam beberapa pekan terakhir ditengah program vaksinasi yang ditingkatkan. Hal ini meningkatkan harapan akan perubahan haluan. Saat ini lebih dari tiga perempat dari 32 juta penduduk Malaysia telah divaksin lengkap. (Yetede)
Menghadang Petaka Pinjol dengan Bunga Nol
Pinjaman online atau lazin disebut pinjol, akhir-akhir ini menjadi isu yang menarik perhatian banyak pihak. Bahkan orang nomor satu negara ini, Presiden Jokowi sampai mengeluarkan pernyataan perang terhadap pinjol. Menawarkan pinjaman dengan menyebar promosi secara acak melalui layanan pesan singkat via SMS, WA atau applikasi lain, pelaku menyebar jerat para korbannya.
Ketika nasabah tidak mampu membayar, data pribadi mereka disebar, foto pribadi disunting menjadi foto porno. Sampai-sampai nomor telpon yang terkoneksi dengan pengguna pinjol memperoleh pesan masal “Teman Anda yang bernama Fulani tidak membayar pinjaman dari PT Anus. Tolong sampaikan agar ybs melunasi hutangnya. Jika tidak data pribadinya akan kami sebar,” ancam pelaku.
Sebenarnya, pemerintah melalui lembaga keungannya telah menyediakan solusi untuk membantu masyarakat menghadapi dampak ekonomi karena pandemic melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional. Pemerintah berusaha melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan konomi pelaku usaha selama masa pandemi Covid-19. (Yetede)
Proyek Jambaran Tiung Biru Berpotensi Molor ke 2022
Proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) berpotensi molor hingga pada tahun depan, pada awalnya ditergetkan rampung akhir 2021. Namun Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) masih berupaya agar proyek selesai. Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menuturkan, pihaknya masih mengejar penyelesaian tiga proyek hulu migas tambahan di tahun ini, salah satunya proyek Utinisasi Lapangan Jambaran-Tiung Biru.
"JTB yang keliatan sangat berat untuk onstream (operasi) tahun ini. Ada kemungkinan (mundur)," kata dia di Jakarta, Jumat (12/11). Saat ini jelasnya, perkembangan Proyek Jambaran Tiung Biru sudah mencapai 95%. Akan tetapi sekalipun kemajuan proyek ini dapat menyentuh 98-99% pun, kemungkinan untuk bisa memulai operasi pada tahun ini masih cukup sulit. "Tetapi tetap kami usahakan semaksimal mungkin," tegas Julis.
Selain JTB, dua proyek lain yang juga ditargetkan selesai tahun ini adlaah Proyek SP Bambu Besar (Asso)oleh PT Pertamina EP dan BukitTua Phase 3 oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd. Proyek SP Bambu Besar diperkirakan memberikan tambahan produksi gas sebesar 7 MMscfd gas. Termasuk JBT, ketiga proyek ini akan memberikan tambahan produksi minyak sebesar14 ribu bph dan gas 367 MMscd (Yetede)
Polri Tindaklanjuti Permintaan Luhut Penjarakan Mafia Pelabuhan
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menindaklanjuti permintaan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan agar kepolisian, Kejaksaan dan KPK menindak dan bahkan memenjarakan mafia pelabuhan. Saat ini, Bareskrim sudah menyusun petunjuk arah (jukrah) untuk memberantas mafia di pelabuhan. "Sedang kita susun jukrah ke arah dengan penekanan kembali Bapak Menko Marves," kata Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, Jumat (12/11)
Dikatakan Agus, Polri terus mengawasi prakti-praktik kecurangan yang berdampak pada perekonomian biaya tinggi di pelabuhan. Agus juga mendorong masyarakat membuat laporan agar dapat segera ditindaklanjuti. "Kegiatan pengawasan praktik kecurangan yang berdampak ekonomi biaya tinggi di pelabuhan juga dilakukan. Lebih kepada adanya laporan dulu dari pelaku usaha yang mengalami," ungkapnya.
Sementara itu, Kabag Penum Devisi Humas Polri selalu mendukung pemulihan ekonomi nasional ditegah upaya pengendalian pandemi Covid-19. "Dalam hal ini, peran Polri secara sungguh-sungguh dalam mendukung kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat. Peran tersebut dilakuka dengan prinsip pandemi terkendali, ekonom bergeliat dan pulih, sehingga target pertumbuhan tercapai," katanya. (Yetede)
OFI Membuat Heboh OVO
Berita soal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencabut izin perusahaan pembiayaan, PT Ovo Finance Indonesia (OFI) menyebabkan Ovo, salah satu pemain dompet digital ketar-ketir. Publik mengira, Ovo merupakan bagian dari OFI dan bisa ikut berhenti. Kabar, pencabutan izin OFi langsung membuat masyarakat, khususnya pengguna Ovo panik. Dari beberapa media sosial terlihat kalau Ovo menjadi salah satu perbincangan publik yang tinggi. Di Twitter, persoalana Ovo sempat menjadi salah satu trending topic.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









