;

Proyek Jambaran Tiung Biru Berpotensi Molor ke 2022

Proyek Jambaran Tiung Biru Berpotensi Molor ke 2022

Proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) berpotensi molor hingga pada tahun depan, pada awalnya ditergetkan rampung akhir 2021. Namun Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) masih berupaya agar proyek selesai. Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menuturkan, pihaknya masih mengejar penyelesaian tiga proyek hulu migas tambahan di tahun ini, salah satunya proyek Utinisasi  Lapangan Jambaran-Tiung Biru. 

"JTB yang keliatan sangat berat untuk onstream (operasi) tahun ini. Ada kemungkinan (mundur)," kata dia di Jakarta, Jumat (12/11). Saat ini jelasnya, perkembangan Proyek Jambaran Tiung Biru sudah mencapai 95%. Akan tetapi sekalipun kemajuan proyek ini dapat  menyentuh 98-99% pun, kemungkinan untuk bisa memulai operasi  pada tahun ini masih cukup sulit. "Tetapi tetap kami usahakan semaksimal mungkin," tegas Julis.

Selain JTB, dua proyek lain yang juga ditargetkan selesai tahun ini adlaah Proyek SP Bambu Besar (Asso)oleh PT Pertamina EP dan BukitTua Phase 3 oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd. Proyek SP Bambu Besar diperkirakan memberikan tambahan produksi gas sebesar 7 MMscfd gas. Termasuk JBT, ketiga proyek ini akan memberikan tambahan produksi  minyak sebesar14 ribu bph dan gas 367 MMscd (Yetede)

Tags :
#Berita
Download Aplikasi Labirin :