Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Ramadhan Saling Memperkuat
Di tengah upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi, pedagang dan pengusaha berharap Ramadhan membawa berkah peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat. Para pengusaha pun berharap 2022 ini sebagai momentum pertumbuhan di tengah optimisme keberhasilan eradikasi tuntas penyebaran Covid-19. Dua tahun sudah geliat ekonomi melemah akibat pandemi mengikis tradisi belanja ”baju baru dan kue lebaran”. Kementerian Keuangan menyebutkan, pertumbuhan ekonomi nasional triwulan IV-2021 mencapai 5,02 % dan keseluruhan 2021 mencapai 3,69 %. Dengan pertumbuhan 2021 sebagai base-line, ada sinyal kuat prospek 2022 kian menguat seiring keberhasilan pemulihan ekonomi.
Penguatan ekonomi terjadi karena Ramadhan acap diistilahkan sebagai strong economic driver. Walau kebanyakan sedang berpuasa, rumah tangga tak mengurangi belanja konsumsi. Badan Pusat Statistik mencatat konsumsi rumah tangga 2021 tumbuh 2,02 % setelah tahun lalu minus 2,63 % akibat pandemi. Ramadhan tahun ini diyakini jauh lebih baik dibanding masa dua tahun lalu. Geliat kegiatan ekonomi terlihat dengan dibukanya pusat belanja, mal, kafe,restoran, dan fasilitas bisnis lain. Sudah tampak nyata masyarakat belanja meski tetap harus mematuhi prokes atau belanja secara digital. Ramadhan tahun ini adalah momen spesial membawa berkah bagi ekonomi nasional. Ada energy ganda, yakni bangkit spiritual memuncak di bulan Ramadhan serta adopsi digital dalam konsumsi rumah tangga. (Yoga)
Harga Tak Kunjung Stabil, Sejumlah Produsen Abai
Program minyak goreng curah bersubsidi sudah berjalan sebulan, tetapi harganya masih tinggi di pasaran. Hasil pemantauan pelaksanaan program minyak goreng bersubsidi menunjukkan masih ada 20 produsen minyak goreng sawit yang belum memulai produksi minyak goreng curah dan 11 produsen belum mendistribusikan hasil produksinya.Menurut data Kemenperin, 75 perusahaan minyak goreng sawit terlibat dalam program pemerintah untuk menyediakan dan mendistribusikan minyak goreng curah bersubsidi bagi masyarakat serta pelaku usaha mikro dan kecil. Mereka sudah mendapat nomor registrasi dan berkontrak dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), tapi sampai 7 April 2022 baru 55 perusahaan atau 73,3 % yang sudah mulai memproduksi minyak goreng curah bersubsidi. Sebanyak 20 perusahaan lainnya sama sekali belum memulai
Hasil pemantauan Gerakan Masyarakat Awasi Kartel (Germak) pada 1-9 April 2022 di 9 provinsi, ada 11 perusahaan minyak goreng sawit yang sama sekali belum menyalurkan minyak goreng curah bersubsidi. Koordinator Germak Fahmy Badoh, Minggu (10/4) mengatakan, hal itu menunjukkan masih rendahnya komitmen dan kepatuhan sebagian produsen minyak goreng sawit pada kontrak kewajiban. Sesuai Permenperin No 8 Tahun 2022, para produsen ini wajib memproduksi dan mendistribusikan minyak goreng bersubsidi. Terkait perusahaan yang sudah memproduksi tetapi belum menyalurkan, Febri mengatakan, ada kemungkinan minyak goreng dalam bentuk curah tidak disalurkan karena dijadikan minyak goreng kemasanRusia Kena Sanksi, Eropa Incar Batubara Indonesia
Harga batubara masih terus memanas, di tengah perang Rusia dan Ukraina memantik permintaan ekspor batubara Indonesia. Permintaan batubara ke kawasan Eropa melesat seiring larangan ekspor batubara Rusia oleh Uni Eropa. Kementerian ESDM juga mengaku siap memproses permohonan revisi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) jika ada perusahaan batubara yang mengajukan ekspor. "Akan kami evaluasi sesuai feasibility study dan amdal-nya," ujar Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM Lana Saria saat dihubungi KONTAN, Minggu (10/4). Tahun ini, Kementerian ESDM memproyeksikan produksi batubara mencapai 665 juta ton. Dari rencana itu, pemerintahan menetapkan kewajiban pasokan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) batubara sebanyak 166 juta ton.
Menteri Erik Ajak Swasta Ikuti Jejak PTPN Bereskan Soal Migor
Menteri BUMN Erick Thohir, mengajak pelaku usaha sawit swasta mengikuti jejak Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (persero) atau PTPN Group, yakni membangun pabrik dan mengalokasikan seperempat produksi minyak goreng yang dihasilkan untuk rakyat dengan harga terjangkau. PTPN Group yang hanya menguasai 4% dan total luas kebun kelapa sawit RI tetapi berani membuat perubahan demi membantu mengatasi permasalah migor di Tanah Air. Kepada wartawan Menteri Erik menjelaskan, "PTPN yang hanya memiliki 4% dari luas lahan sawit saja berani melakukan perubahan , seperti pada produksinya untuk rakyat, dari yang tadinya tidak produksi migor kepada rakyat. Sudah sempat beberapa bulan yang lalu saya mengetuk hati swasta mengenai hal ini."
Bantalan Sosial Baru Kelas Menengah
Pemerintah mengkaji program bantuan sosial baru yang menyasar masyarakat kelas menengah. Program bansos itu akan melengkapi program bantuan subsidi upah (BSU) dan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) yang sudah mengalir. Bantalan tersebut disiapkan untuk memperkuat daya beli masyarakat ditengah kenaikan harga berbagai komoditas. Sekretaris Kementerian Koordinator, Susiwijono Moegiarso menuturkan ada beberapa skema program bantuan yang tengah dibahas. Dalam pembahasan itu, kata dia, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengundang pemimpin kementerian dan lembaga serta asosiasi pengusaha. "Kami mendiskusikan penduduk level menengah yang juga rentan terhadap dinamika global dan kenaikan harga. Kami sedang siapkan skema bantuan yang lain," ujar dia, kemarin. Selain itu, ia juga mengimbuhkan, Kementerian Keuangan telah menerima permohonan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk penyaluran BPUM. Program ini merupakan bantuan permodalan dari pemerintah untuk para pelaku usaha mikro. (Yetede)
Kemendag Tetapkan HPP Baru Gula Petani
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan (8/4) mengatakan, harga patokan petani (HPP) gula akan ditetapkan Rp 11.500 per kg, lebih tinggi dari HPP gula yang ditetapkan sejak enam tahun lalu Rp 9.100 per kg. Kebijakan itu diambil setelah Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) menyampaikan usulan kenaikan HPP gula kepada Mendag Muhammad Lutfi pada 31 Maret 2022. APTRI meminta pemerintah menaikkan HPP gula dari Rp 9.100 per kg menjadi Rp 12.000 per kg. Waktu itu, Sekjen DPN APTRI M Nur Khabsyin menyatakan,HPP gula perlu dinaikkan lantaran biaya pokok produksi semakin tinggi. Biaya itu mencakup ongkos pengolahan lahan, upah tenaga kerja, ongkos tebang angkut, biaya irigasi, pestisida, dan beban biaya pupuk. Selama ini, petani juga menggunakan pupuk nonsubsidi yang harganya lebih mahal lantaran jumlah pupuk bersubsidi terbatas sehingga menambah biaya produksi 15 %. Selain HPP, pemerintah juga mewajibkan peritel modern menjual gula kristal putih Rp 13.500 per kg di tingkat konsumen. Hal itu berdasarkan Surat Edaran Dirjen Perdagangan dalam Negeri No 6 Tahun 2022 tentang Harga Jual Gula Kristal Putih. (Yoga)
Jerat Investasi Bodong di Kalteng
Tergiur keuntungan hingga 20% setiap bulan dari investasi yang ditanam, ribuan warga Kalimantan Tengah menjadi korban penipuan dengan modus investasi abal-abal. Dana yang dihimpun dua pelaku mencapai Rp 125 miliar. Pasangan suami istri, VS (60) dan BC (42), ditangkap aparat Polda Kalimantan Tengah. Lewat platform investasi digital abal-abal, mereka diduga menipu sedikitnya 2700 orang dengan total dana investasi ilegal mencapai Rp 125 miliar. "Kedua tersangka ditangkap di Jakarta pada akhir Fberuari 2022. Saat ini,mereka ditahan di rumah Tahanan Negara Kelas II A Kota Palangkaraya. Mereka tengah diperiksa sebelum kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalteng Komisaris Besar Eko Saputro di Palangkaraya, Jumat. VS dan BC menggunakan modus skema piramida. Aktivitas mereka juga tidak dilengkapi izin perdagangan. Ketiga platform tersebut, digunakan untuk perdagangan kripto oleh PT Toward Research Business. Di perusahaan itu, kedua tersangka menjabat direktur utama dan Komisaris. (Yetede)
Telusuri Gratifikasi CPO, Pejabat Tinggi Diperiksa
Penyidik Kejagung meyakini ada gratifikasi kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya ke beberapa perusahaan. Untuk itu, penyidik akan memeriksa pejabat tinggi terkait. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Supardi, Rabu (6/4) mengatakan, pejabat itu adalah penyelenggara negara atau PNS instansi fasilitas ekspor CPO. (Yoga)
FOMC Dukung Kenaikan Suku Bunga 50 Basis Point
Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 15-16 Maret 2022 menunjukkan bahwa beberapa pejabat The Federal Reserve (The Fed ) Amerika Serikat (AS) mendukung kenaikan suku bunga 0,2 persentase poin di masa depan untuk memerangi inflasi. Saat menghadiri pertemuan FOMC Maret, para pejabat The Fed memutuskan menaikkan suku bunga 0,25 poin persentase. Ini adalah kenaikan pertama, sejak memangkas suku bunga menjadi nol karena pandemi Covid-19 melanda dua tahun lalu. "Namun, sejumlah peserta ini mengindikasikan, mengingat ketidakpastian jangka pendek yang lebih besar terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina, mereka menilai kenaikan 25 basis poin akan sesuai pada pertemuan ini. Para pejabat juga percaya, bahwa komunikasi komite sebelumnya telah berkontribusi pada pengetatan kondisi keuangan, sebagaimana terbukti dalam peningkatan suku bunga berjangka selama beberapa bulan terakhir," demikian menurut risalah. (Yetede)
Kesiapan Angkutan Mudik Lebaran
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menko PMK Muhadjir Effendy dan Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyaksikan calon penumpang kereta mencetak tiket secara mandiri di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (7/4). Peninjauan tersebut untuk melihat secara langsung kesiapan angkutan mudik Lebaran 2022.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









