Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )PP Presisi Bukukan Rp 1 Triliun Kontrak Baru
Emiten konstruksi PT PP Presisi Tbk menyatakan sudah memiliki kontrak baru senilai Rp 1 triliun pada tiga bulan pertama tahun 2022. Pencapaian kontrak baru tersebut meningkat 26 % dibandingkan kontrak baru tahun 2020, sebesar Rp 444 miliar. Dalam keterangan resmi, Senin (4/4), Dirut PT PP Presisi Tbk Rully Noviandar menjelaskan, proyek tersebut merupakan jasa pertambangan nikel dan sipil yang dikerjakan PP Presisi dan anak usahanya, PT Lancarjaya Mandiri Abadi. (Yoga)
Penjualan Sandang Terus Meningkat
Pelonggaran protokol kesehatan membuat aktivitas perdagangan produk sandang di sejumlah pasar di DKI Jakarta meningkat signifikan. Omzet pedagang pun meningkat dibandingkan Ramadhan tahun lalu. Peningkatan geliat ekonomi itu terlihat dari melonjaknya kebutuhan uang pada awal Ramadhan. Dari pantauan di dua pasar di DKI Jakarta, pembelian pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakpus, dan Pasar Cipulir, Jaksel, cukup ramai. Walau aktivitas hanya berlangsung setengah hari, kondisi jual-beli jauh lebih baik dibandingkan dua tahun sebelumnya. Harry (33) mengalami peningkatan omzet cukup signifikan Ramadhan tahun ini. Walau belum sebaik sebelum pandemi Covid-19, omzetnya meningkat 100 % dibandingkan tahun sebelumnya, dia bisa menjual 100 setel pakaian per hari dengan pendapatan Rp 3,3 juta per hari, jauh lebih banyak dibandingkan Ramadhan tahun lalu, rata-rata hanya menjual 50 setel per hari karena berkurangnya aktivitas di dalam pasar.
Anggac(47), pedagang celana jins di Pasar Cipulir, dalam satu hari, bisa menjual hingga 10 lusin celana jins. Jauh lebih baik dibandingkan Ramadhan tahun lalu saat dia hanya bisa menjual dua lusin celana jins per hari. Bahkan, ketika awal pandemi di Jakarta, pasar ini tutup sehingga tidak ada aktivitas sama sekali selama dua bulan berturut-turut. Nada pesimistis disampaikan Ahmed (52), pedagang celana di Cipulir. Memang penjualan saat ini meningkat dibandingkan Ramadhan tahun lalu. Namun, ia memprediksi lonjakan penjualan tidak akan sepesat sebelum pandemi mengingat saat ini konsumen lebih memilih menyimpan uangnya lantaran harga pangan dan energi terus melonjak. Hery Supriatna, Manajer Promosi Blok A Tanah Abang mengatakan, jumlah pengunjung di tempatnya pada tahun ini sudah meningkat sejak Februari, bisa 80-90 % kapasitas pusat perbelanjaan atau dua sampai tiga kali lipat rata-rata kunjungan pada 2021 dan 2020. Menanggapi ramainya pasar jelang Ramadhan, Gatra Vaganza, Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, pada 29 Maret lalu mengatakan, tidak ada kebijakan khusus untuk memperketat kontrol arus pengunjung. (Yoga)
Solusi Lalu Lintas Qlue Jadi Yang Terbaik di Dunia
Qlue, perusahaan penyedia ekosistem smart city asal Indonesia, meraih penghargaan internasional di sektor teknologi kota pintar (smart city) untuk katagori solusi lalu lintas. Penghargaan didapat dari ajang GO SMART Awards 2020 berkat implementasi konsep Intelegent Mobility System For Township Management (IMSFTM). Kali ini, Qlue menjadi satu-satunya perusahaan dari kawasan Asia Tenggara dan Indonesia yang meraih penghargaan smart city kelas internasional tersebut. Teknologi yang digunakan dalam konsep IMSFTM itu juga bisa menjadi standar baru bagi model pengelola lalu lintas yang modern dan berdampak nyata kepada masyarakat. "Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh GO SMART Award 2022 pada implementasi solusi yang kami lakukan," dalam pernyataannya, Senin (4/4). Sementara itu, solusi Qlue untuk penerapan model manajemen lalu lintas kawasan hunian yang diterapkan di Alam Sutra, Tangerang, mendapatkan perhatian dari para Juri diantara 14 finalis lain yang berasal dari berbagai negara. (Yetede)
Bantuan Subsidi Upah Digulirkan Kembali Tahun ini
Pemerintah akan menggulirkan lagi program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun ini. Hal ini sudah disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas, Senin (4/4). Untuk menjalankan program yang pernah digulirkan pada 2020 dan 2021 itu, kementerian lembaga terkait sedang menggodok regulasi tentang program tersebut. "Ada arahan Presiden terkait program bantuan subsidi upah dimana ini akan terus dimatangkan," ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers update penanganan pandemi Covid-19, Senin (4/4).
Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan bila melihat pelaksanaan BSU di 2020 dan 2021, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan pemerintah bila ingin menjalankan lagi program tersebut di tahun ini. Pertama, penanganan permasalahan administrasi. Sebab dari penyaluran BSU sebelumnya terdapat rekening penerima yang bermasalah. Misalnya, rekening tidak teregistrasi, rekening calon penerima sudah ditutup, serta dalam rekening penerima tidak ada transaksi dalam waktu tertentu. (Yetede)
Tarif PPN Naik, Insentif Diberikan
Sejak 1 April 2022, pemerintah menaikkan tarif PPN dari 10 % menjadi 11 %. Kenaikan ini merupakan amanat UU No 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Kendati tarif PPN naik, sejumlah insentif diberikan untuk melindungi daya beli masyarakat. Tarif PPN 11 persen dikenakan pada barang atau jasa yang dijual pengusaha kena pajak, antara lain pakaian, tas, sepatu, kendaraan roda dua, rumah, dan layanan streaming video. Sementara barang dan jasa kebutuhan pokok, seperti beras, jagung, daging, telur, emas, layanan kesehatan, dan layanan pendidikan, diberikan fasilitas bebas PPN.
Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo mengatakan, terdapat 4 fasilitas dan insentif utama untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil di tengah tren inflasi dan kenaikan tarif PPN. Pertama, penurunan tarif PPh orang pribadi atas penghasilan kena pajak Rp 50 juta-Rp 60 juta dari semula 15 % menjadi 5 %. Kedua, pembebasan pajak untuk wajib pajak orang pribadi pelaku UMKM dengan omzet sampai dengan Rp 500 juta. Selanjutnya, fasilitas PPN final dengan besaran tertentu yang lebih kecil, yaitu 1 %, 2 %, atau 3 %, atas jenis barang atau jasa tertentu atau sektor usaha tertentu, yang akan diatur dengan peraturan menkeu.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, Minggu (3/4), mengatakan, kendati kenaikan tarif PPN tidak signifikan dampaknya terhadap konsumsi, kenaikan itu akan membuat masyarakat ekonomi menengah bawah makin sulit menjangkau barang dan jasa yang selama ini dinikmati masyarakat menengah atas. Kondisi ini diperparah inflasi yang telah terjadi pada bahan pokok, seperti minyak goreng, gula, bawang merah, dan cabai. (Yoga)
Bappebti Daftar 18 Pedagang Aset Kripto
Bappebti mencatat, hingga Maret 2022, jumlah calon pedagang aset kripto di Indonesia yang memiliki tanda daftar mencapai 18 perusahaan, naik dibandingkan situasi akhir 2021 sebanyak 11 perusahaan. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, pekan lalu, menyatakan, perkembangan itu perlu dikawal agar tetap berada di koridor yang benar. (Yoga)
Konsumsi Rakyat Dijaga
Pemerintah berupaya memperkuat kepercayaan diri pelaku ekonomi sebagai upaya pemulihan nasional dan juga berupaya mempertahankan konsumsi masyarakat. Menurut Wapres Ma’ruf Amin yang juga Ketua Dewan Penasihat Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), pemerintah juga mendorong lembaga keuangan untuk terus menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas, seperti pariwisata serta UMKM. Hal itu disampaikan Wapres dalam Economic Challenges Special Ramadan, IAEI 2022, Sabtu (2/4) malam. Untuk mempertahankan konsumsi masyarakat, pemerintah juga berencana mempercepat pencairan bantuan sosial yang menyasar 18,8 juta penerima.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, kebijakan bekerja dari rumah untuk mengendalikan penularan virus Covid-19 di awal masa pandemi menyebabkan masyarakat tak bisa membayar utang ataupun bunganya. Karena itu, relaksasi restrukturisasi kredit diperpanjang hingga Maret 2023. Untuk keuangan sosial syariah terdapat pengembangan zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ziswaf. Menurut Wapres, potensi zakat sekitar Rp 327 triliun per tahun. Namun, saat ini baru bisa digali sebesarRp 71 triliun. Untuk mengurangi scarring effect, Menkeu Sri Mulyani menyebut pemerintah menggunakan instrumen APBN untuk menjadi katalis dalam memunculkan kembali kepercayaan diri pelaku ekonomi. Selama 2021, kepercayaan diri konsumen sudah tumbuh positif yang terlihat dari indeks penjualan ritel. Namun, tetap ada kelompok belanja yang perlu mendapatkan dorongan dari APBN. (Yoga)
Vaksinasi Sudah 60% Indonesia Menuju Endemi
Badan Keuangan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Menkeu) mengungkapkan, setelah menghadapi dua tahun yang sulit karena pandemi Covid-19, kini dunia mulai berangsur pulih seiring percepatan vaksinasi, termasuk Indonesia. Kepala Pusat Ekonomi Makro BKF Abdurrahman mengatakan, pemulihan ekonomi akibat pandemi sangat bertumpu pada keberhasilan penanganan Covid-19 dengan korelasi yang sangat jelas tercermin dari indeks mobilitas penduduk. Penangana Covid relatif baik. Alhasil, pemerintah akan mulai mencoba memulai masa transisi dari pandemi ke endemi. Tak hanya bertransisi ke masa endemi, pemerintah Indonesia akan terus memastikan akselerasi vaksinasi dosis pertama, kedua, dan booster. Saat ini, vaksinasi pertama mencapai 70%, vaksinasi lengkap 60%, dan booster 23 juta orang atau 8,5% dari populasi . (Yetede)
Rp 253,35 Miliar Masuk Kas Negara
Kejaksaan menyetor Rp 253,35 miliar ke kas negara. Uang ini bagian dari pidana uang pengganti yang dibebankan kepada PT Indosat Mega Media (IM2) dengan terpidana bekas Direktur Utama PT IM2, Indar Atmanto. Direktur Upaya Hukum Eksekusi dan eksaminasi Kejaksaan Agung Sarjono Turin, Jumat (1/4) mengatakan, uang tersebut hasil lelang dari aset produksi dan aset pendukung produksi plus uang tunai. (Yoga)
Laba Bank Allo Melejit 420 Persen
PT Allo Bank Indonesia Tbk atau Bank Allo membukukan laba yang melesat 420 %, naik dari Rp 8,85 miliar tahun 2020 menjadi Rp 37 miliar pada 2021. Peningkatan laba terjadi seiring dengan pendapatan bunga bersih yang naik 310,4 persen dari Rp 47,59 miliar tahun 2020 menjadi Rp 195,3 miliar sepanjang 2021. Bank Allo juga menjual efek-efek yang dimilikinya senilai Rp 76,55 miliar tahun lalu, sementara pada tahun 2020 Bank Allo tidak menjual efek. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









