Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Konsentrasi Kapital dan Oligarki
Indonesia sudah lama menghadapi masalah kesenjangan ekonomi. Konsentrasi kapital secara signifikan terlihat sejak 1970-an dan semakin kuat sepanjang era Orde Baru, yang bahkan tidak mampu diluruhkan oleh krisis besar pada 1997-1998. Di era reformasi, kesenjangan tampak tidak memudar. Bahkan konsentrasi kapital di tangan segelintir elite justru menguat. Dalam dua dekade terakhir, konsentrasi kapital semakin kental di Indonesia.
Sepanjang 2006-2022, jumlah dan nilai kekayaan miliuner Indonesia melonjak tajam. Sementara pada 2006 hanya terdapat tujuh orang atau keluarga di Indonesia dengan kekayaan di atas US$ 1 miliar (Rp 14,9 triliun), pada 2022 angkanya melonjak menjadi 46 orang atau keluarga. Dalam dua windu, total kekayaan miliuner ini meningkat lebih dari 14 kali lipat, dari US$ 12,3 miliar (Rp 182,9 triliun) pada 2006 menjadi US$ 176,7 miliar pada 2022 (Rp 2.627,7 triliun), yang berarti tumbuh 18,1 persen per tahun (compound annual growth rate). (Yetede)
KESEHATAN MENTAL, Bahagia Setengah Mati, Setengah Mati untuk Bahagia
Bagi sebagian orang, K-pop adalah alasan bertahan hidup. Tahun 2017-2018 bukan tahun mudah buat Asniaty Mariana Hutabalian (28). Kuliahnya tidak berjalan mulus. Cintanya kandas. Teman-temannya lulus dan meninggalkan kampus, dan ibunya meninggal. Ia sempat merasa kesepian dan kehilangan kepercayaan diri. Di tengah keterpurukan itu, ia memutuskan terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, menonton konser EXO untuk melepas stres sekaligus ajang bertemu Byun Baekhyun, personel EXO yang kerap dijuluki happy virus dan sosok yang sangat positif. ”Ada perkataan Baekhyun di salah satu interview (wawancara) pada 2016 yang jadi peganganku. ’Aku pikir tidak ada yang tidak bisa aku lakukan. Sebab, aku percaya dengan diriku,” kata baekhyun. Berkat perkataan idola berusia 31 tahun itu, amunisi kekuatan Nia seakan diisi ulang. Setiap kali takut mencoba hal baru atau ragu dengan studinya, ia mengulang perkataan Baekhyun di kepala, yang membuat dia tenang dan termotivasi untuk percaya pada kekuatan dirinya. Kalaupun gagal, ia puas karena sudah berani mencoba.
”Aku bilang ke orang-orang bahwa Baekhyun itu life savior-ku, aku merasa dia dikirim Tuhan buat menghiburku,” tambahnya. Menyukai K-pop membuat Nia bertemu teman baru, mengikuti komunitas, membentuk grup tari cover K-pop, dan membuat kegiatan amal. Pada 2018, ia dan beberapa temannya merayakan ulang tahun Baekhyun dengan menjual jurnal dan hasilnya disumbangkan ke yayasan kanker anak di Yogyakarta. ”Dengan K-pop, aku punya sarana melarikan diri sejenak dari hectic-nya kuliah dan menjaga kesehatan mentalku. Walau tampak ’receh’, aku bahagia di situ,” tambahnya. Selain K-pop, membuat rutinitas juga bisa jadi motivasi hidup. Head of Into The Light Indonesia Ida Ayu Prasasti memaparkan, kebahagiaan adalah saat dirinya mampu menerima kehidupan yang dijalani seutuhnya. Kebahagiaan juga berarti mampu memilih hal bermakna di kehidupan.
”Saya biasanya dalam kondisi bahagia saat merasa bisa bermanfaat bagi sekitar saya serta berdampak positif dari hal yang sedang dikerjakan,” katanya. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak muda berusia 10-19 tahun mengalami gangguan kesehatan jiwa secara global. Bunuh diri disebut penyebab kematian keempat bagi penduduk berusia 15-29 tahun. Adapun survei Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) yang rilis pada 2022 mencatat satu dari tiga remaja Indonesia (10-17 tahun) memiliki masalah kesehatan mental. Satu dari 20 remaja memiliki gangguan mental dalam 12 bulan terakhir. Untuk menjaga kesehatan jiwa, warga dianjurkan untuk menyeimbangkan kehidupan di dunia nyata dan maya, tidak menuntut diri agar sempurna, bersyukur pada hal-hal kecil, dan mendekatkan diri dengan alam. (Yoga)
Perhitungkan Kerugian Peternak akibat Antraks
Demi mencegah penularan, pemerintah meminta hewan ternak yang mati karena antraks tidak dipotong dan dagingnya tak dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar. Karena kehilangan nilai ekonomi, peternak yang hewan ternaknya mati akibat antraks perlu mendapatkan kompensasi dari pemerintah agar tidak makin terbebani kerugian. Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen PKH Kementan) sedang menangani penyakit antraks yang ditemukan di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Penyakit yang bisa menular dari hewan ke manusia atau zoonosis tersebut pertama kali dilaporkan ke Ditjen PKH Kementan pada 15 Juni 2023. Per 6 Juli 2023, Kementan mendata, hewan ternak yang terkena antraks mencapai 12 kasus. Sepanjang Mei-Juni 2023, Kemenkes mencatat, terdapat tiga orang meninggal akibat penyakit antraks.
Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia Robi Agustiar menyoroti soal kompensasi pada peternak yang hewan ternaknya terkena antraks. ”Perencanaan (mengenai kompensasi bagi peternak yang terdampak antraks) pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten perlu selaras. Proses administrasi bagi peternak pun perlu dipermudah,” katanya, saat dihubungi, Minggu (9/7). Secara spesifik, dia menilai, akar kasus antraks di Gunungkidul bersifat sosial. Daging ternak, khususnya sapi, yang mati dibagi-bagikan kepada warga sekitar. Untuk mengendalikan antraks di daerah itu, perlu diupayakan pendekatan lintas pemangku kepentingan agar tak ada lagi kebiasaan membagikan daging ternak yang mati kepada masyarakat. Pemusnahan dan penguburan hewan ternak yang mati karena antraks juga perlu diawasi. (Yoga)
Menuju Pemulihan Bisnis MICE
Indonesia Comic Con hanya satu dari sekian ekshibisi tahunan yang kembali digelar di Jakarta Convention Center setelah dua tahun vakum akibat pandemi. Pameran budaya pop yang selalu diserbu penggemar film, komik, mainan, dan tokoh fiksi ini pertama kali dipopulerkan di San Diego, Amerika Serikat, pada 1970. Di Indonesia, agenda ini dipromotori PT Panorama JTB Tours, anak usaha PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) yang berfokus menggarap segmen tur wisata, transportasi, serta media. Panorama JTB Tours awalnya bernama Panorama Tours sebelum akhirnya melebur dengan JTB, biro perjalanan asal Jepang, pada 2017.
Presiden Direktur Panorama JTB Tours, Royanto Handaya, mengatakan jaringan JTB di 37 negara membantu ekspansi bisnis Grup Panorama. Di awal merger, kongsi Panorama dan JTB ini sempat menargetkan pertumbuhan usaha hingga 300 persen dalam lima tahun. Namun target itu terjegal pandemi. “Sekarang kami ingin kembali sehat dulu agar bisa tumbuh lagi,” ucapnya kepada Tempo sambil berkeliling di antara tenant pengisi Indonesia Comic Con: Pop Asia pada 23 Juni 2023. Indonesia Comic Con menjadi salah satu hasil kemitraan bisnis Panorama di bidang meeting, incentive, convention, exhibition (MICE). Lini bisnis MICE ini sempat menjadi yang paling terkena dampak oleh pembatasan mobilitas, tapi kini menjadi ujung tombak pemulihan perusahaan. (Yetede)
Optimisme Pebisnis Turun Menjelang Hajatan Pemilu
Kalangan dunia usaha masih optimistis menatap prospek perekonomian Indonesia. Namun demikian, masih ada beberapa catatan terkait dengan kondisi ekonomi domestik yang harus menjadi fokus perhatian pemerintah agar laju perekonomian nasional teap sesuai harapan. Salah satu yang perlu dicermati adalah daya beli masyarakat. Jika dibandingkan dengan masa pandemi Covid-19, daya daya beli masyarakat memang menunjukkan perbaikan. Namun, daya beli tersebut belum sekuat era sebelum pandemi lantaran terimpit oleh kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama pangan, serta biaya energi. Ditambah lagi menjelang tahun politik, sejumlah kalangan masyarakat, terutama kelas menengah atas, cenderung menahan belanja. Kondisi global juga belum berpihak pada dunia usaha di tengah konflik Rusia-Ukraina, dan masih tingginya ancaman resesi serta inflasi global.Untungnya, stabilitas politik dalam negeri menjelang perhelatan pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 dinilai lebih adem, sehingga tidak membuat kinerja ekonomi dan bisnis turun lebih dalam. Alhasil, para pengusaha mengaku tetap akan melanjutkan ekspansi usaha demi memacu kinerja bisnisnya.Survei terbaru KONTAN, yang tergambar dalam indeks Keyakinan CEO Indonesia atau Indonesia CEO Confidence Index (ICCI) kuartal III-2023 menyimpulkan kondisi itu. Optimisme puluhan Chief Executive Officer (CEO) korporasi yang beroperasi di Indonesia masih terjaga memasuki paruh kedua 2023 ini. Namun demikian, tren optimisme ini cenderung menurun jika dibandingkan ICCI kuartal II-2023. Secara umum, keyakinan para CEO bertengger di level 3,62 pada kuartal III-2023. Optimisme ini turun tipis dibanding dua kuartal terakhir, yakni kuartal I-2023 di posisi 3,64 dan kuartal II-2023 di level 3,69 (lihat tabel).ICCI adalah hasil survei KONTAN dengan responden puluhan direktur utama maupun CEO perusahaan terkemuka di Tanah Air dan mewakili sejumlah sektor usaha. Skor indeks di atas 3 memperlihatkan optimisme, sementara poin di bawah 3 menunjukkan pesimisme.Survei ICCI kuartal III-2023 berlangsung sejak awal Juni 2023.
Pekerjaan Rumah Menanti Raksasa Baru Asia
Indonesia masuk dalam daftar negara dengan produk domestik bruto (PDB) terbesar di kawasan Asia. Di tengah pencapaian itu, pekerjaan rumah pemerintah belum tuntas untuk mencapai pertumbuhan yang berkualitas.
Berdasarkan data International Monetary Fund (IMF), Indonesia menempati posisi kelima dari 20 negara yang memiliki PDB paling besar di Asia. Angka PDB Indonesia pada tahun 2022 mencapai senilai US$ 1,3 triliun.
Posisi Indonesia hanya berada di bawah China dengan PDB US$ 18,1 triliun, Jepang US$ 4,2 triliun, India US$ 3,4 triliun dan Korea Selatan US$ 1,7 triliun. Di sisi lain, PDB Indonesia mengalahkan nominal PDB Arab Saudi, Turki, dan Taiwan.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, meski memiliki PDB terbesar di Asia Tenggara, PDB per kapita Indonesia masih relatif jauh tertinggal dengan Malaysia. "Bahkan Vietnam dan Filipina mulai menyusul Indonesia," kata dia, Minggu (9/7).
Menurut Bhima, Indonesia juga perlu keluar dari jebakan ekspor sumber daya alam (SDA) olahan primer. Apalagi, SDA primer tersebut sangat bergantung dari naik turunnya harga internasional.
Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LEPM) Universitas Indonesia Teuku Riefky juga menambahkan, PDB Indonesia yang besar tersebut bukan berarti tidak menandakan adanya kemiskinan maupun ketimpangan.
Belanja dan Belanja, tetapi Kulkas Tak Juga Penuh
Pekerja dan keluarga kelas menengah kini menemukan kembali kesenangannya berkumpul bersama teman, makan bareng di luar, membeli produk-produk yang menarik hati, juga jalan-jalan. Namun, di balik sukacita pendongkrak ekonomi negara itu, terpapar fakta lain. Keinginan atau kebutuhan membelanjakan uang itu terkadang, bahkan sering kali, tak sebanding dengan kemampuan. Data terakhir OJK, Jakarta memiliki 2,3 juta rekening aktif di platform pinjaman daring untuk berutang Rp 10,5 triliun per Mei 2023. Persis di atas Jakarta ada Jabar dengan Rp 13,8 triliun (Kompas.id, 6/7/2023). Ada pengguna platform pinjaman daring karena tergoda iklan, iming-imingi bunga ringan, atau tertipu pihak tak bertanggung jawab.
Namun, secara umum, tingginya angka utang disebut OJK berkorelasi dengan belum pulihnya kemampuan ekonomi warga yang terdampak pandemi Covid-19. ”Sekarang, belanja Rp 1 juta ke atas, tiba di rumah kulkas belum terisi penuh. Enggak sampai seminggu, sudah kosong. Belanja lagi,” kata teman. Walau tak sampai mengganggu, sebagian orang itu tetap merasakan kenaikan harga menambah anggaran kebutuhan sehari-hari keluarganya. Di luar mereka, sebagian orang lagi terpaksa mengurangi kesenangan makan di luar. Pilihan produk makanan yang dibeli turun kelas agar kebutuhan harian terpenuhi. Sebagian lainnya, seperti temuan OJK, terpaksa berutang. Belanja makanan ditekan habis asal tetap kenyang dan masih bisa menambal kebutuhan lain, seperti pendidikan. (Yoga)
Karet yang Tak Lagi Indah
Tanaman karet yang pernah menjadi tumpuan kesejahteraan petani kini semakin terpinggirkan. Sebagian lahan perkebunan karet bahkan bersalin rupa. Harga yang terus merosot membuat komoditas itu kehilangan daya tarik. Sebagian petani beralih dari karet ke kelapa sawit. Menatap pohon karet bagaikan menatap ketidakberdayaan. Produktivitas perkebunan karet di Indonesia sekitar 300 kg karet remah per hektar per tahun, seperempat produktivitas negara lain yang bisa mencapai 1.300 kg per hektar per tahun (Kompas, 6/7/2023). Kemampuan keuangan petani yang terbatas membuat peremajaan tanaman karet tertunda. Di sisi lain, pabrik tutup atau mengurangi dan memberhentikan karyawan. Kesulitan bahan baku membuat pabrik gulung tikar.
Padahal, Indonesia adalah penghasil karet nomor dua terbesar di dunia, setelah Thailand. Bersama Thailand dan Malaysia, Indonesia membentuk Dewan Tripartit Karet Internasional (ITRC). Lebih dari 80 % penghasil karet di Indonesia berskala kecil dan terdapat lebih dari 2,25 juta petani dan buruh tani di sektor karet. Berdasarkan data Statista, pada 2022, produksi karet Indonesia 3,14 juta metrik ton. Dalam 10 tahun terakhir, produksi terbesar pada 2017, yakni 3,68 juta metrik ton. Sebagian besar produksi karet alam Indonesia diekspor. Mengutip Trading Economics, harga kontrak berjangkakaret pada 7 Juli 2023 sebesar 131,3 sen USD per kg. Harga karet tidak lagi menjanjikan. Dalam setahun terakhir, harga kontrak berjangka karet turun 18 %. (Yoga)
Perdagangan Berjangka Ilegal Diblokir
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memblokir 1.075 domain situs entitas yang menawarkan investasi perdagangan berjangka komoditi ilegal pada semester I-2023. Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko,Kamis (6/7/2023), mengingatkan, saat ini masih marak penawaran investasi berkedok perdagangan berjangka, padahal sejatinya bukan perdagangan berjangka dan ilegal. (Yoga)
Cadangan Devisa Turun meski Terhitung Aman
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2023 sebesar 137,5 miliar USD, menurun 1,8 miliar USD dibandingkan dengan posisi Mei 2023 yang sebesar 139,3 miliar USD. Penurunan cadangan devisa itu, dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kinerja ekspor yang melandai. Kepala Departemen Komunikasi BI, ErwinHaryono mengatakan,walau turun, posisi cadangan devisa itu tetap tinggi. Posisi cadangan devisa itu setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ini berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
”BI menilai cadangan devisa itu tetap mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ujar Erwin, Jumat (7/7). Cadangan devisa Indonesia tercatat naik turun selama enam bulan pertama 2023. Pada 31 Desember 2022, cadangan devisa Indonesia pada posisi 137,23 miliar USD. Nilainya meningkat menjadi 139,40 miliar USD pada Januari 2023, kemudian 140,3 miliar USD pada Februari 2023. Dalam enam bulan terakhir, cadangan devisa mencapai puncaknya pada Maret 2023 di posisi 145,18 miliar USD. Pada April 2023, posisi cadangan devisa turun menjadi 144,16 miliar USD. Begitu pula pada Mei 2023 dan Juni 2023. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









