;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Warga Rempang Bantah Telah Serahkan Lahan

03 Sep 2023

Warga di Pulau Rempang, Batam, Kepri, membantah pernyataan Badan Pengusahaan (BP) Batam tentang penyerahan lahan. Mereka menegaskan tetap menolak rencana penggusuran 16 kampung adat untuk pembangunan Rempang Eco City. Jubir Kekerabatan Masyarakat Adat Tempatan (Keramat) Pulau Rempang, Suardi, Sabtu (2/9) mengatakan, ada 16 kampung adat di Rempang. Warga meminta pemerintah membangun tanpa menggusur kampung-kampung tersebut. ”Jangan sejengkal pun tanah adat dibagi. Itu menjadi semangat utama kami. Pemerintah silakan membangun dan investasi, tetapi jangan hapus kampung adat yang menjadi identitas orang Melayu,” katanya.

Rencananya, di Pulau Rempang akan dibangun kawasan industri, jasa, dan pariwisata bernama Rempang Eco City, yang bakal digarap PT Makmur Elok Graha (MEG). Targetnya, menarik investasi hingga Rp 381 triliun pada 2080 dengan alokasi lahan 17.000 hektar, mencakup seluruh Pulau Rempang dan Pulau Subang Mas. Oleh karena itu, seluruh penduduk Rempang yang berjumlah 7.500 jiwa harus direlokasi. Sebagai penolakan terhadap relokasi, ribuan warga Melayu dari sejumlah pulau di Kepulauan Riau berdemonstrasi di depan Kantor BP Batam pada 23 Agustus 2023. Selain menolak  relokasi kampung adat, warga juga menuntut penghentian intimidasi dan kriminalisasi terhadap warga yang menolak relokasi. (Yoga)


MENENGOK GELIAT WISATA BAHARI DI GILI BALU

03 Sep 2023

Pulau Sumbawa memiliki potensi wisata alam yang indah. Misalnya, Gili Balu di Poto Tano, Sumbawa Barat, yang punya delapan pulau kecil nan elok. Begitu kapal motor menyentuh bibir Pantai Kenawa, Senin (17/7) pukul 08.00 Wita, wisatawan yang sudah tak sabar melompat turun. Perjalanan 30 menit dari Dermaga Kenawa di Poto Tano tak membuat mereka kecapekan. Mereka langsung melanjutkan kepuncak Kenawa, bukit di ujung barat pulau seluas 13 hektar itu. Wisatawan yang datang pagi itu berkali-kali berhenti untuk mengeluarkan ponsel dan mengambil gambar. Latar belakangnya bisa padang rumput atau jalan tanah yang ujungnya di kaki bukit. ”Tumben ke sini. Seperti kepingan surga di dunia. Cantik sekali. Rasanya terbayar perjalanan darat ke Kayangan, lalu naik feri ke Pototano yang sempat digoyang ombak dan lanjut kapal ke Kenawa,” kata Imam Berlian (28), wisatawan asal Jakarta.

Dari puncak Kenawa, kita bisa melihat lalu lalang feri dari Pelabuhan Poto Tano menuju Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur ataupun sebaliknya. Jika menengok ke barat, GunungRinjani di Lombok tampak gagah. Jika sanggup menunggu hingga sore, puncak Kenawa menjadi salah satu lokasi untuk menikmati suasana matahari terbenam. Apalagi telah disediakan sunset point di sisi barat bukit. Jika tak sanggup menunggu, kembali ke pesisir untuk snorkling juga adalah pilihan yang tepat. Kenawa menjadi salah satu tempat snorkling terbaik karena karang yang terjaga sehingga berbagai jenis ikan berwarna-warni, termasuk ikan badut (nemo), bisa ditemui. Delapan pulau Kenawa adalah salah satu dari delapan pulau kecil di Kawasan Konservasi Taman Wisata Perairan Gili Balu.

Amiruddin (37), Ketua Kelompok Nelayan Pelita yang juga salah satu pelestari dan penjaga karang di Gili Balu, mengatakan, tersedia paket wisata yang mereka tawarkan kepada pengunjung. Paket wisata itu mulai dari kunjungan ke satu pulau, dua pulau, tiga pulau, juga perjalanan sehari ke tiga hingga empat pulau. Selain itu, ada paket perjalanan ke semua pulau selama satu sampai dua hari. Tarif kapal pun berbeda tergantung pulau yang dituju. Untuk ke Kenawa, wisatawan menyewa kapal Rp 260.000 untuk satu sampai empat orang. Untuk perjalanan sehari mulai Rp 850.000 dan perjalanan ke seluruh pulau mulai Rp 1,3 juta. Tiket sudah termasuk biaya retribusi Rp 10.000. Mereka juga menyewakan perlengkapan berkemah, seperti tenda, matras, kompor, sleeping bag, kacamata untuk snorkling, serta sepatu kaki katak. (Yoga)


Pengelolaan SNAP Dilakukan oleh ASPI

02 Sep 2023

Terhitung 1 September 2023, Bank Indonesia (BI) mengalihkan pengelolaan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) kepada Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). SNAP bertujuan untuk menciptakan industri sistem pembayaran yang sehat, kompetitif, dan inovatif. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (1/9/2023). (Yoga)

PB IDI Minta Hak 98 Dokter di Jayapura Dipenuhi

02 Sep 2023

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Mohammad Adib Khumaidi menemui perwakilan 98 dokter yang mogok kerja di Kota Jayapura, Papua, Jumat (1/9/2023), setelah tunjangan tambahan penghasilan mereka dipotong hingga 72,5 persen. Adib mengatakan, ”Masalah kekurangan dokter spesialis dan subspesialis di daerah tak akan terselesaikan jika perhatian untuk mereka yang merupakan aset negara belum terpenuhi.” (Yoga)

Borobudur Night Carnival Tawarkan Tiket Berbayar

02 Sep 2023

Penyelenggara Borobudur Night Carnival mulai menawarkan tiket Rp 100.000 per orang bagi mereka yang ingin menonton kirab atau parade pada Sabtu (2/9/2023) malam. Ketua Panitia Borobudur Night Carnival (BNC) Bendrat Agus S, Jumat (1/9), mengatakan, tiket berbayar langkah awal kemandirian warga menyelenggarakan acara. ”Kami berharap (bisa) menyelenggarakan banyak acara dengan konsep kemandirian di kawasan Borobudur,” ujarnya. (Yoga)

Kunjungan Wisatawan Naik Jelang KTT ASEAN

02 Sep 2023

Tingkat kunjungan wisatawan menunjukkan tren positif jelang penyelenggaraan KTT ASEAN di Jakarta mulai Sabtu (2/9/2023) hingga Kamis (7/9). Pelaksana Tugas Kepala BPS DKI Jakarta Dwi Paramita Dewi, Jumat (1/9), menyampaikan, ”Inflasi naik di tengah isu adanya potensi krisis pangan.” Tingkat kedatangan wisatawan ke Jakarta pada Januari hingga Juli 2023 mencapai 1 juta kunjungan atau naik 186,76 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. (Yoga)

Menjaga Inflasi & Mendorong Daya Beli

02 Sep 2023

Tingkat inflasi yang tetap terjaga hingga memasuki kuartal III tahun ini kian membuka peluang percepatan pemulihan ekonomi Indonesia untuk segera memperkuat lini sumber pertumbuhan pengganti pelemahan ekspor akibat masih tertekannya permintaan global. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi sebesar 3,27% pada Agustus 2023 secara tahunan. Adapun untuk perhitungan secara bulanan, BPS mencatat deflasi sebesar 0,02%. Tingkat inflasi tersebut menurun dibandingkan dengan posisi inflasi bulan sebelumnya. Realisasi inflasi ini bahkan lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan para ekonom sebelumnya yang menduga inflasi pada Agustus akan naik bila dibandingkan dengan posisi Juli 2023. Sejatinya, inflasi rendah ini dapat dimaknai seperti dua sisi berbeda yaitu sebagai indikator keberhasilan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga. Faktanya, inflasi Indonesia memang termasuk salah satu yang terendah di dunia. Akan tetapi di sisi lain, inflasi rendah ini juga dapat dimaknai sebagai indikator daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Belanja masyarakat masih rentan kehabisan daya dorong pasca-perayaan dua hari besar sebelumnya seiring dengan besarnya pengeluaran rutin yang dialokasikan pada tengah tahun lalu saat memasuki musim anak sekolah. Selain itu, inflasi rendah saat ini juga belum berada dalam posisi aman karena ketahanan pangan domestik masih dibayangi risiko terganggunya rantai pasokan pangan akibat dinamika geopolitik. Konflik Rusia-Ukraina yang belum berakhir, dampak El Nino, masih ketatnya kebijakan moneter dan likuiditas dapat berdampak pada kenaikan suku bunga menjadi risiko yang perlu diantisipasi. Begitu pula dengan risiko volatilitas pasar keuangan global, serta meningkatnya biaya utang dapat menjadi faktor pemicu cost push inflation di kemudian hari. Cost push inflation adalah inflasi yang terjadi disebabkan oleh biaya produksi sehingga jumlah produk beredar terbatas tetapi permintaan stabil bahkan cenderung turun.

Pajak Karbon & Insentif Energi Listrik untuk Polusi

02 Sep 2023

Tak pelak, hal ini menimbulkan ancaman bagi keselamatan jiwa masyarakat. Pidato pengukuhan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Agus Dwi Susanto pada 11 Februari 2023 mengingatkan bahwa polusi udara yang kian parah saat ini bisa memicu berbagai penyakit paru, seperti infeksi saluran pernapasan atas, tuberculosis, asma, dan penyakit paru obstruksi kronis. Alhasil, ini juga membebani perekonomian kita dari segi pengeluaran anggaran kesehatan. Lihat saja, data BPJS Kesehatan menunjukkan selama periode 2018-2022, anggaran yang ditanggung untuk penyakit respirasi mencapai angka signifikan dan memiliki kecenderungan peningkatan tiap tahunnya. Pemerintah jelas tidak tinggal diam. Sejumlah solusi jangka pendek maupun jangka panjang pun dipersiapkan. Solusi jangka pendek antara lain berupa pemberlakuan kembali kebijakan bekerja dari rumah alias work from home bagi para Aparatur Sipil Negara demi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang ditengarai menjadi salah satu sebab utama perburukan polusi. Beberapa solusi jangka panjang juga diterapkan. Dua di antaranya yang menjadi fokus tulisan ini adalah pemberlakuan pajak karbon bagi industri yang menghasilkan emisi karbon tinggi—satu sebab utama lain dari polusi—dan pemberian insentif bagi kendaraan listrik yang dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Kontraproduktivitas juga bisa terjadi pada insentif yang diberikan pada pengembangan energi baru terbarukan (EBT) lain di luar listrik. Merujuk Donny Yusgiantoro dalam Kebijakan Energi Lingkungan (LP3ES, 2017), pemanfaatan sejumlah EBT juga mengandung sejumlah masalah serius. Misalnya, kegiatan geotermal berpotensi mengubah kontur permukaan tanah dan dapat menyebabkan terjadinya longsor.

Demi Merebut Suara Nahdlatul Ulama

02 Sep 2023

JAKARTA – Satu per satu petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tiba di Grha Gus Dur, Jalan Gayungsari Timur VIII-IX, Surabaya, Jumat sore, 1 September 2023. Area parkir yang biasanya lengang dalam sekejap dipenuhi mobil. Petang itu, pengurus PKB memiliki agenda penting. Mereka akan membahas tawaran kerja sama dari Partai NasDem untuk menduetkan Anies Baswedan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam kontestasi pemilihan presiden 2024.

Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid mengatakan, pada Jumat pagi, pengurus pusat sebenarnya sudah menggelar rapat pleno di Jakarta untuk membahas tawaran NasDem. Namun rapat itu hanya meminta agar keputusan diambil dalam rapat pleno gabungan Dewan Pengurus Pusat PKB yang melibatkan seluruh jajaran pengurus internal partai. "Jadi, bukan hanya Dewan Syuro PKB dan Tanfidz, tapi juga seluruh badan otonom diundang, seluruh anggota fraksi diundang, bahkan pimpinan pengurus wilayah atau DPW PKB juga diundang," ujarnya

Rapat pleno gabungan itulah yang digelar di Grha Gus Dur, yang sehari-hari menjadi kantor Dewan Pengurus Wilayah PKB Jawa Timur. Adapun keputusan rapat adalah menerima tawaran NasDem. Keputusan ini didukung oleh seluruh pengurus yang hadir dalam rapat. Begitu juga dengan kiai. "Kami menerima dan menindaklanjuti tawaran NasDem pada ketua umum kami, Gus Muhaimin Iskandar," kata Hasanuddin. (Yetede)

Belanja ”Travel” Lamp

02 Sep 2023

Animo masyarakat berlibur dan melakukan perjalanan wisata terus bertumbuh. Bahkan, belanja masyarakat untuk berwisata sudah lebih tinggi dibandingkan dengan masa sebelum pandemi Covid-19. Senior Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Yudita Wahyu Dewanti mengatakan, antusiasme masyarakat berekreasi sangat tinggi setelah pandemi, terbukti dari pertumbuhan nilai transaksi kartu kredit Bank Mandiri untuk liburan dan perjalanan wisata. Bank Mandiri mencatat nilai transaksi kartu kredit untuk kategori travel selama periode Januari-Agustus 2023 mencapai Rp 2,8 triliun, tumbuh 71,4 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hingga akhir tahun, pertumbuhannya diharapkan mencapai 80 %.

”Nilai transaksi tersebut sudah melampaui periode sama tahun 2019 atau sebelum pandemi. Jadi, luar biasa animo berwisata dan bepergian dari nasabah-nasabah kami,” kata Yudita saat membuka Kompas Travel Fair (KTF) 2023 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (1/9). KTF 2023 akan berlangsung hingga Minggu (3/9). Vice President Card Head Bank Mandiri Bery Agung Puspandika mengatakan, berdasarkan data transaksi, saat ini cenderung berimbang antara perjalanan ke luar negeri dan domestik. Hal ini efek program Kemenparekraf yang menggalakkan berwisata ke berbagai penjuru Nusantara. (Yoga)