;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10118 )

KTF 2023 Pameran Wisata Ampuh Gaet Wisatawan

04 Sep 2023

Pameran pariwisata atau travel fair perlu dioptimalkan guna turut mendukung promosi daerah tujuan wisata lokal. Jika ini konsisten dijalankan, akan membantu mendatangkan lebih banyak kunjungan wisatawan mancanegara ataupun pergerakan wisatawan Nusantara. ”Setiap kunjungan wisata mampu menciptakan enam kali lipat lapangan kerja di dalam negeri. Untuk mendorong semakin banyak pergerakan wisatawan Nusantara, kami mengoptimalkan program Kharisma Event Nusantara atau kumpulan event berkualitas dari 34 provinsi. Kami juga dorong agar semakin banyak penyelenggaraan pertemuan, perjalanan bonus, dan pameran (MICE) tercipta serta promosi destinasi yang di antaranya lewat transportasi darat,” ujar Menparekraf Sandiaga S Uno, Minggu (3/9) di acara penutupan Kompas Travel Fair (KTF) 2023 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Sandiaga menambahkan, desa wisata juga telah berubah menjadi pandemic winner atau destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan selama pandemi Covid-19.

Kendati demikian, kesadaran orang terhadap destinasi ini harus terus ditingkatkan. Pihak swasta perlu diajak bekerja sama untuk memopulerkan desa wisata. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini menambahkan, tahun-tahun lalu, pameran pariwisata cenderung dikenal sebagai ajang untuk mencari kebutuhan berwisata ke luar negeri. Kini, warga semakin memahami bahwa berkunjung ke pameran pariwisata juga akan menemukan kebutuhan wisata domestik. ”Sekarang, sudah banyak event yang menjual destinasi Indonesia. Sebanyak 75 desa wisata meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dan mereka harus makin banyak dikenal di kalangan wisatawan. Pemilik biro perjalanan pariwisata PT Rafael Todowela Tours & Travel, Rafael, yang jadi peserta KTF 2023, menceritakan, selama tiga hari pameran, dirinya banyak menerima pengunjung yang antusias bertanya cara berkunjung ke Pulau Komodo dan sekitarnya. Ini berarti warga semakin sadar dan tertarik mengenai keindahan destinasi domestik. (Yoga)


Terlena Batubara

04 Sep 2023

Alam menyediakan banyak hal yang kerap membuat penghuninya terlena. Salah satunya batubara, yang menjadi andalan sejumlah daerah di Indonesia. Tapi, negara-negara di dunia berkomitmen mewujudkan emisi nol karbon pada 2050. Upaya yang ditempuh, di antaranya, melalui transisi menuju energi baru terbarukan dan ramah lingkungan serta mengakhiri operasional pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batubara. Penggunaan energi bersih kian terpacu seiring investasi teknologi energi bersih yang meningkat. Menurut International Energy Agency, investasi energi bersih diperkirakan tumbuh 24 % pada 2021-2023. Pada 2023, investasi teknologi energi bersih diproyeksi 1,7 triliun USD.

Bagi banyak negara, termasuk Indonesia, perlu persiapan dan kesiapan untuk mengakhiri eksplorasi dan penggunaan batubara. Sebab, komoditas sumber daya alam nonmigas itu memiliki andil signifikan dalam perekonomian nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Berdasarkan data BPS, Indonesia mengekspor 360,115 juta ton batubara senilai 46,764 miliar USD pada 2022. Berdasarkan data Kemenkeu melalui APBN Kinerja dan Fakta, iuran produksi atau royalti batubara menyumbang PNBP. Pada Januari-Juli 2023, royalty batubara Rp 66,22 triliun atau tumbuh 130,46 % dibandingkan Januari-Juli 2022. Peran batubara dalam perekonomian daerah dan nasional hendaknya mulai dialihkan ke sektor lain secara bertahap melibatkan pemerintah, perusahaan, dan masyarakat serta bukan ke komoditas mentah. Dengan cara itu, akan ada nilai tambah yang diciptakan, tenaga kerja dan teknologi yang diserap, serta sesuai dengan kondisi setiap daerah. (Yoga)


Bolak-balik Berburu Diskon Tur

03 Sep 2023

Eko Nugrianto (54) serius menyimak penjelasan petugas One Two Trip. Berkas tur silih berganti disorongkan pegawai biro perjalanan yang melayaninya dengan ramah dan cekatan. Hampir pukul 22.00, pameran menjelang tutup, namun, Eko masih berkutat dengan beberapa rekomendasi. Lebih dari satu jam terbenam dalam tawaran-tawaran kompetitif, barulah ia beranjak. Tak berarti pilihan sudah dia jatuhkan. Eko ternyata masih saja menimbang-nimbang rencananya liburan ke luar negeri. Ke Turki, Eropa, atau Jepang. ”Belum booking (pesan) soalnya mau putuskan tur terbaik,” ujar Eko pada ajang Kompas Travel Fair (KTF) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Jumat (1/9). Eko menyambut KTF dengan antusias karena membuka kesempatan untuk membandingkan beragam layanan.

Vice President Marketing & Communications Dwidayatour Yohannes Heraldo menyampaikan, para calon pelancong memperlihatkan tren ketertarikan pada produk tur dan cruise, terutama untuk destinasi Jepang, Korea, Hong Kong, Australia, Skandinavia, dan wisata domestik, seperti Labuan Bajo. Tren ini mengacu pada transaksi yang terjadi di cabang-cabang milik Dwidayatour sepanjang tahun ini. ”Kini paket wisata yang digemari para tamu kami adalah paket wisata 10 hari ke Jepang yang tamu bisa ikuti hanya dengan Rp 23 juta-an dan paket tur ke Korea selama delapan hari hanya dengan Rp 15 jutaan,” tutur Yohannes. Fenomena orang berduyun-duyun datang ke berbagai pameran wisata, termasuk KTF, dalam beberapa bulan terakhir ini menunjukkan bahwa tren perjalanan wisata ”balas dendam” (revenge tourism) seiring meredanya pandemi Covid-19 masih berlanjut. (Yoga)


Warga Rempang Bantah Telah Serahkan Lahan

03 Sep 2023

Warga di Pulau Rempang, Batam, Kepri, membantah pernyataan Badan Pengusahaan (BP) Batam tentang penyerahan lahan. Mereka menegaskan tetap menolak rencana penggusuran 16 kampung adat untuk pembangunan Rempang Eco City. Jubir Kekerabatan Masyarakat Adat Tempatan (Keramat) Pulau Rempang, Suardi, Sabtu (2/9) mengatakan, ada 16 kampung adat di Rempang. Warga meminta pemerintah membangun tanpa menggusur kampung-kampung tersebut. ”Jangan sejengkal pun tanah adat dibagi. Itu menjadi semangat utama kami. Pemerintah silakan membangun dan investasi, tetapi jangan hapus kampung adat yang menjadi identitas orang Melayu,” katanya.

Rencananya, di Pulau Rempang akan dibangun kawasan industri, jasa, dan pariwisata bernama Rempang Eco City, yang bakal digarap PT Makmur Elok Graha (MEG). Targetnya, menarik investasi hingga Rp 381 triliun pada 2080 dengan alokasi lahan 17.000 hektar, mencakup seluruh Pulau Rempang dan Pulau Subang Mas. Oleh karena itu, seluruh penduduk Rempang yang berjumlah 7.500 jiwa harus direlokasi. Sebagai penolakan terhadap relokasi, ribuan warga Melayu dari sejumlah pulau di Kepulauan Riau berdemonstrasi di depan Kantor BP Batam pada 23 Agustus 2023. Selain menolak  relokasi kampung adat, warga juga menuntut penghentian intimidasi dan kriminalisasi terhadap warga yang menolak relokasi. (Yoga)


MENENGOK GELIAT WISATA BAHARI DI GILI BALU

03 Sep 2023

Pulau Sumbawa memiliki potensi wisata alam yang indah. Misalnya, Gili Balu di Poto Tano, Sumbawa Barat, yang punya delapan pulau kecil nan elok. Begitu kapal motor menyentuh bibir Pantai Kenawa, Senin (17/7) pukul 08.00 Wita, wisatawan yang sudah tak sabar melompat turun. Perjalanan 30 menit dari Dermaga Kenawa di Poto Tano tak membuat mereka kecapekan. Mereka langsung melanjutkan kepuncak Kenawa, bukit di ujung barat pulau seluas 13 hektar itu. Wisatawan yang datang pagi itu berkali-kali berhenti untuk mengeluarkan ponsel dan mengambil gambar. Latar belakangnya bisa padang rumput atau jalan tanah yang ujungnya di kaki bukit. ”Tumben ke sini. Seperti kepingan surga di dunia. Cantik sekali. Rasanya terbayar perjalanan darat ke Kayangan, lalu naik feri ke Pototano yang sempat digoyang ombak dan lanjut kapal ke Kenawa,” kata Imam Berlian (28), wisatawan asal Jakarta.

Dari puncak Kenawa, kita bisa melihat lalu lalang feri dari Pelabuhan Poto Tano menuju Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur ataupun sebaliknya. Jika menengok ke barat, GunungRinjani di Lombok tampak gagah. Jika sanggup menunggu hingga sore, puncak Kenawa menjadi salah satu lokasi untuk menikmati suasana matahari terbenam. Apalagi telah disediakan sunset point di sisi barat bukit. Jika tak sanggup menunggu, kembali ke pesisir untuk snorkling juga adalah pilihan yang tepat. Kenawa menjadi salah satu tempat snorkling terbaik karena karang yang terjaga sehingga berbagai jenis ikan berwarna-warni, termasuk ikan badut (nemo), bisa ditemui. Delapan pulau Kenawa adalah salah satu dari delapan pulau kecil di Kawasan Konservasi Taman Wisata Perairan Gili Balu.

Amiruddin (37), Ketua Kelompok Nelayan Pelita yang juga salah satu pelestari dan penjaga karang di Gili Balu, mengatakan, tersedia paket wisata yang mereka tawarkan kepada pengunjung. Paket wisata itu mulai dari kunjungan ke satu pulau, dua pulau, tiga pulau, juga perjalanan sehari ke tiga hingga empat pulau. Selain itu, ada paket perjalanan ke semua pulau selama satu sampai dua hari. Tarif kapal pun berbeda tergantung pulau yang dituju. Untuk ke Kenawa, wisatawan menyewa kapal Rp 260.000 untuk satu sampai empat orang. Untuk perjalanan sehari mulai Rp 850.000 dan perjalanan ke seluruh pulau mulai Rp 1,3 juta. Tiket sudah termasuk biaya retribusi Rp 10.000. Mereka juga menyewakan perlengkapan berkemah, seperti tenda, matras, kompor, sleeping bag, kacamata untuk snorkling, serta sepatu kaki katak. (Yoga)


Pengelolaan SNAP Dilakukan oleh ASPI

02 Sep 2023

Terhitung 1 September 2023, Bank Indonesia (BI) mengalihkan pengelolaan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) kepada Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). SNAP bertujuan untuk menciptakan industri sistem pembayaran yang sehat, kompetitif, dan inovatif. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (1/9/2023). (Yoga)

PB IDI Minta Hak 98 Dokter di Jayapura Dipenuhi

02 Sep 2023

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Mohammad Adib Khumaidi menemui perwakilan 98 dokter yang mogok kerja di Kota Jayapura, Papua, Jumat (1/9/2023), setelah tunjangan tambahan penghasilan mereka dipotong hingga 72,5 persen. Adib mengatakan, ”Masalah kekurangan dokter spesialis dan subspesialis di daerah tak akan terselesaikan jika perhatian untuk mereka yang merupakan aset negara belum terpenuhi.” (Yoga)

Borobudur Night Carnival Tawarkan Tiket Berbayar

02 Sep 2023

Penyelenggara Borobudur Night Carnival mulai menawarkan tiket Rp 100.000 per orang bagi mereka yang ingin menonton kirab atau parade pada Sabtu (2/9/2023) malam. Ketua Panitia Borobudur Night Carnival (BNC) Bendrat Agus S, Jumat (1/9), mengatakan, tiket berbayar langkah awal kemandirian warga menyelenggarakan acara. ”Kami berharap (bisa) menyelenggarakan banyak acara dengan konsep kemandirian di kawasan Borobudur,” ujarnya. (Yoga)

Kunjungan Wisatawan Naik Jelang KTT ASEAN

02 Sep 2023

Tingkat kunjungan wisatawan menunjukkan tren positif jelang penyelenggaraan KTT ASEAN di Jakarta mulai Sabtu (2/9/2023) hingga Kamis (7/9). Pelaksana Tugas Kepala BPS DKI Jakarta Dwi Paramita Dewi, Jumat (1/9), menyampaikan, ”Inflasi naik di tengah isu adanya potensi krisis pangan.” Tingkat kedatangan wisatawan ke Jakarta pada Januari hingga Juli 2023 mencapai 1 juta kunjungan atau naik 186,76 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. (Yoga)

Menjaga Inflasi & Mendorong Daya Beli

02 Sep 2023

Tingkat inflasi yang tetap terjaga hingga memasuki kuartal III tahun ini kian membuka peluang percepatan pemulihan ekonomi Indonesia untuk segera memperkuat lini sumber pertumbuhan pengganti pelemahan ekspor akibat masih tertekannya permintaan global. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi sebesar 3,27% pada Agustus 2023 secara tahunan. Adapun untuk perhitungan secara bulanan, BPS mencatat deflasi sebesar 0,02%. Tingkat inflasi tersebut menurun dibandingkan dengan posisi inflasi bulan sebelumnya. Realisasi inflasi ini bahkan lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan para ekonom sebelumnya yang menduga inflasi pada Agustus akan naik bila dibandingkan dengan posisi Juli 2023. Sejatinya, inflasi rendah ini dapat dimaknai seperti dua sisi berbeda yaitu sebagai indikator keberhasilan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga. Faktanya, inflasi Indonesia memang termasuk salah satu yang terendah di dunia. Akan tetapi di sisi lain, inflasi rendah ini juga dapat dimaknai sebagai indikator daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Belanja masyarakat masih rentan kehabisan daya dorong pasca-perayaan dua hari besar sebelumnya seiring dengan besarnya pengeluaran rutin yang dialokasikan pada tengah tahun lalu saat memasuki musim anak sekolah. Selain itu, inflasi rendah saat ini juga belum berada dalam posisi aman karena ketahanan pangan domestik masih dibayangi risiko terganggunya rantai pasokan pangan akibat dinamika geopolitik. Konflik Rusia-Ukraina yang belum berakhir, dampak El Nino, masih ketatnya kebijakan moneter dan likuiditas dapat berdampak pada kenaikan suku bunga menjadi risiko yang perlu diantisipasi. Begitu pula dengan risiko volatilitas pasar keuangan global, serta meningkatnya biaya utang dapat menjadi faktor pemicu cost push inflation di kemudian hari. Cost push inflation adalah inflasi yang terjadi disebabkan oleh biaya produksi sehingga jumlah produk beredar terbatas tetapi permintaan stabil bahkan cenderung turun.