;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

INDUSTRI GIM LOKAL Berupaya Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

22 Jul 2024

Layaknya quest, industri gim Indonesia tengah menjalankan sebuah misi, yakni menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Bagaimana tidak, sebagian besar pasar gim Indonesia masih dinikmati pengembang asing. Data Asosiasi Game Indonesia (AGI) menunjukkan, 99,5 % gim yang dimainkan penggemar di Indonesia merupakan gim produk asing. Kemenkominfo menyebut, pengembang lokal baru berkontribusi 2 % dari ekosistem gim nasional. Ada sejumlah persoalan mendasar yang dihadapi para pengembang domestik tatkala hendak mengepakkan sayapnya di negeri sendiri, yakni kesan negatif terhadap gim, skema pendanaan yang masih terbatas, dan persaingan dengan pengembang asing.

Ketiga masalah ini pada gilirannya membuat para pengembang gim lokal terasing di tanahnya sendiri. Hal tersebut disampaikan Co-founder dan Chief Executive Officer Agate, Shieny Aprilia dan Ketua AGI, Cipto Adiguno ketika berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Jumat (19/7). Pada Februari 2024, ada Perpres No 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Gim Nasional. Itu ide awal didirikannya Agate pada 2009 dengan mimipi membuat gim sendiri. Artinya, berkarir, berkarya, serta mencari uang di industri gim yang disukai sejak awal. Tapi, pada 2009, industri gim di Indonesia hampir tidak ada. Tidak ada perusahaan yang bisa menerima banyak orang sehingga akhirnya dibentuk Agate.

Apalagi, populasi Indonesia mayoritas anak muda dan gim sudah menjadi bagian dari gaya hidup, pasti banyak orang yang berminat berkarya di industri gim. Pasar industri gim bisa tiga kali lipat dari industri film. Indonesia masih berada di posisi 16-17 di dunia. Dari berbagai data, dalam kurun 10 tahun atau paling cepat pada 2030, Indonesia dengan tingkat pertumbuhan ekonomi, peningkatan jumlah populasi dan pengguna internet, serta kenaikan pendapatan kelas menengah, diprediksi bisa masuk peringkat 5 besar. Pertumbuhan dari tahun ke tahun, Indonesia kedua paling besar setelah India. Sangat sulit bagi para pelaku industri lokal berkompetisi dan menang di pasar sendiri.

Malahan sebagian besar industri lokal menemukan kesuksesannya dari jualan ke luar negeri, seperti AS dan Eropa. Di sana, pasarnya tidak seperti di Indonesia. Alasan mereka main gim lebih karena mencoba hal baru dan lebih eksploratif. Jadi, bukan social driven seperti kita, yang jadi kendala menguasai pasar domestik. Sisi menguntungkannya, sekalinya sukses, akan sukses besar. Bantuan pemerintah, dari sisi bisnisnya, misalnya, Kemendag memilih 8 gim lokal untuk dipromosikan di marketplace, seperti Google Play, atau Apple Store, dan toko-toko online, seperti Lazada, Shopee, Tokopedia, dan, sebagainya. Semoga hasilnya gim lokal dapat merebut hati masyarakat gamers Indonesia dan Berjaya di negeri sendiri. (Yoga)


Petambak Mulai Panen Garam

22 Jul 2024

Petambak terlihat sedang memindahkan garam ke dalam gerobak di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Jawa Timur, pada Hari Minggu (21/7/2024). Tambak-tambak garam di kawasan tersebut mulai panen perdana. Saat ini, harga garam masih cukup rendah, yaitu Rp 700.000 per ton, akibat masih banyaknya stok garam panenan musim lalu. (Yoga)

UTANG, Memperbaiki Neraca

22 Jul 2024

Utang negara dan defisit anggaran beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan karena dikaitkan dengan kebijakan keuangan pemerintahan baru di bawah Prabowo-Gibran. Presiden Jokowi perlu menambah jumlah wakil menkeu dengan menunjuk Thomas Djiwandono, bendahara Partai Gerindra, menduduki posisi itu untuk melancarkan proses transisi. Kebijakan fiskal pemerintahan presiden terpilih menarik perhatian mengingat janji-janji kampanye berdampak pada APBN. Salah satu sorotan adalah pemberian makan bergizi gratis untuk anak sekolah, ibu hamil, dan anak balita.

Direncanakan, pada akhir lima tahun pemerintahan mencakup 80 juta anak sekolah dengan perkiraan biaya lebih dari Rp 400 triliun setahun. Untuk tahap pertama, alokasi anggaran dalam RAPBN 2025 disepakati Rp 71 triliun. Untuk mencapai target pertumbuhan 8 % diperlukan anggaran yang besar. Namun, pembiayaan pembangunan berkaitan dengan kewajiban membayar utang. Rasio utang menurun dari 40,7 % PDB pada 2021 dan menjadi 38,75 % di akhir Januari 2024. Rasio pembayaran utang (bunga dan pokok) terhadap transaksi berjalan yang ditentukan penerimaan ekspor (DSR) juga menurun, pada 2020 sebesar 47,3 % menjadi 28,4 % pada April 2023.

Kabar baik lain, keseimbangan primer, yaitu selisih total pendapatan negara dikurangi belanja negara di luar pembayaran bunga utang sampai akhir April, Rp 237,1 triliun, yang memberi keleluasaan membayar utang. APBN akhir April 2024 surplus Rp 75,7 triliun atau 0,33 % terhadap PDB. Membaiknya indikator makro itu terkait dengan tingginya harga komoditas yang menjadi andalan ekspor Indonesia. Tantangan bagi pemerintahan baru adalah menaikkan kualitas peringkat utang negara yang diukur lembaga pemeringkat dunia. Pemeringkatan menjadi pegangan para investor global. Meskipun masuk dalam kisaran layak investasi dengan prediksi stabil, peringkat yang diberikan Fitch pada Maret 2024 adalah BBB.

Peringkat tertinggi adalah AAA. Pendapatan negara dinilai masih bermasalah, terutama dibanding negara-negara pada kelompok peringkat sama. Dengan peringkat tersebut, pemerintah harus memberikan bunga pinjaman relatif tinggi yang berpengaruh pada APBN.Pemerintah baru dituntut meningkatkan ekspor untuk meningkatkan pendapatan pajak, mendorong investasi sektor riil dan jasa yang memberi lapangan kerja untuk angkatan kerja pada periode bonus demografi, serta menutup kebocoran karena ketidakefisienan, terutama korupsi. (Yoga)


Kapal Pembawa Material Menara 4G Hilang

22 Jul 2024

Kapal Cita XX, yang membawa material menara pemancar milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kemenkominfo, hilang kontak di perairan Papua sejak Rabu (17/7). Kapal itu hilang kontak ketika berlayar dari Timika menuju Yahukimo, Papua. Hal itu diumumkan Dirut Bakti Kemenkominfo Fadhilah Mathar, Minggu (21/7), di Jakarta. Tim SAR Timika yang diturunkan dengan dukungan TNI AL dan Polairud terus membantu pencarian, tetapi kapal belum ditemukan. Kapal berjenis LCT GT 145 tersebut terakhir berkomunikasi dengan kapal Prima Jaya yang melintas pada Selasa (16/7). Dari informasi yang disampaikan kru kapal Prima Jaya, kapal Cita XX tidak melaju dan dalam posisi mengambil di pinggiran.

”Selain mengangkut 12 orang, kapal itu juga membawa material menara pemancar, seperti menara, power, dan VSAT. Semuanya untuk penyediaan sinyal 4G Bakti Kemenkominfo di Yahukimo,” ujar Fadhilah. Menurut Fadhilah, kapal Cita XX berangkat dari Timika pada Senin (15/7) pukul 05.43 Wita dan dijadwalkan tiba di Yahukimo pada Kamis (18/7). Pada Jumat (19/7), penanggung jawab kapal Cita XX, Mufli, melaporkan posisi kapal yang belum tiba di Pelabuhan Yahukimo kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Timika. Plt Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Bakti Kemenkominfo Yulis Widyo Marfiah, mengatakan, Bakti hanya menyelesaikan pembangunan sisa menara pemancar 4G yang belum terbangun dari proyek 5.618 lokasi menara pemancar 4G di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). (Yoga)


Generasi Cardless, QRIS Jadi Primadona

22 Jul 2024
Kebiasaan masyarakat bertransaksi tanpa menggunakan kartu semakin menjadikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai primadona dalam sistem pembayaran. Hal ini umumnya terjadi pada generasi muda, yang sudah terbiasa untuk memindai (scan) QRIS dari smartphone dibandingkan dengan menggunakan kartu ATM atau debit. Kebiasaan bertransaksi tanpa kartu (cardless) para generasi muda ini pun tercermin dari transaksi yang tercatat pada Bank Indonesia (BI). Di mana, transaksi QRIS melesat 226,54% secara tahunan (year on year) pada kuartal II-2024 dengan jumlah pengguna mencapai 50,50 juta dan jumlah merchant 32,71 juta. Bahkan, pada kuartal II ini pertumbuhannya tetap lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal I-2024 sebesar 175,44% (yoy). Lonjakan yang terjadi pada transaksi QRIS bertolak belakang dengan transaksi kartu ATM/debit yang justru anjlok. Pada kuartal I-2024 tercatat kontraksi 3,8% (yoy) dan pada kuartal II-2024 kembali ambles lebih dalam sebesar-8,42% (yoy)

Pencabulan Korban Kekerasan Seksual di Kantor Polisi

22 Jul 2024
“Akmal menyuruh NJ masuk ke ruangan dan mengunci pintu, sedangkan dua temannya diminta menunggu di luar,” kata Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Belitung Timur Imelda Handayani saat dihubungi, Minggu, 21 Juni 2024. Dia menyebutkan di dalam ruangan polsek itulah Bripka Akmal diduga mencabuli NJ dengan dalih ingin memeriksa keperawanan bocah yatim piatu tersebut. “NJ diam saja karena dia berpikir memang seperti itulah prosedurnya,” ujarnya.

Bripka Akmal baru menghentikan pelecehan terhadap NJ ketika G dan P mengetuk pintu ruangan tersebut. Sebelum membuka pintu, Bripka Akmal mengancam NJ agar tidak menceritakan perbuatannya itu kepada siapa pun. NJ, G, dan P akhirnya kembali ke panti asuhan. Beberapa hari kemudian, NJ mengadu ke Komnas PA Belitung Timur atas pencabulan oleh Bripka Akmal itu.

Imelda mengatakan, jika polisi menerapkan prosedur operasional standar yang benar dalam menangani kasus kekerasan seksual, korban tak akan menjadi korban untuk yang kedua kalinya. Menurut dia, polisi seharusnya memiliki layanan pengaduan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dengan personel yang mumpuni, bukan malah sebaliknya. “Kami mendapat informasi bahwa korban Bripka Akmal ini bukan yang pertama. Ada korban lain yang akhirnya membuat laporan juga,” katanya. (Yetede)

Efektivitas Pemeriksa Fakta Melawan Disinformasi

22 Jul 2024
MASYARAKAT dunia tengah dihantam badai misinformasi dan disinformasi yang menyebabkan polarisasi serta perselisihan sosial. Permasalahan ini menjadi sangat penting untuk dibahas, karena pada tahun ini, setidaknya ada 64 negara, atau hampir separuh populasi dunia, yang menggelar pemilihan umum.  Negara-negara yang menyelenggarakan pemilu pada 2024 sebagian memiliki populasi terbesar di dunia, yaitu India (1,4 miliar), Uni Eropa (total 448 juta untuk 27 negara anggota Uni Eropa), Amerika Serikat (341 juta), Indonesia (279 juta), Pakistan (243 juta), dan Bangladesh (174 juta). Hal ini sekaligus menandai 2024 sebagai tahun pemilu terbesar dalam sejarah. 

Menurut Laporan World Economic Forum Global Risk 2024, misinformasi dan disinformasi adalah risiko jangka pendek terbesar yang dihadapi oleh negara-negara di dunia. Berdasarkan analisis tingkat keparahannya, misinformasi dan disinformasi menempati peringkat teratas untuk kategori teknologi dalam periode dampak dua tahun terakhir. Sedangkan untuk periode dampak 10 tahun, misinformasi dan disinformasi menduduki peringkat kelima. 

Demi memitigasi penyebaran disinformasi, lembaga-lembaga pemeriksa fakta terus menjamur. Graves dan Cherubini (2016) menerbitkan lanskap lembaga pemeriksaan fakta di Eropa. Inisiatif perdana diprakarsai oleh Channel 4 News di Inggris pada 2005 untuk memeriksa fakta pemilihan parlemen. Pada 2008, upaya serupa dilakukan di Prancis dan Belanda, serta pada akhir 2010, pemeriksa fakta telah aktif di sepuluh negara.

Delapan tahun kemudian, atau pada 2018, setidaknya terdapat 137 proyek pemeriksaan fakta yang aktif di seluruh dunia. Sementara itu, di Eropa, 34 sumber permanen pemeriksaan fakta politik telah diidentifikasi aktif di 20 negara, dari Irlandia hingga Turki (Graves dan Cherubini, 2016). Menurut Duke Reporter’s Lab, pada 2023, terdapat 417 lembaga pemeriksa fakta yang aktif memverifikasi informasi di lebih dari 100 negara dan beroperasi dalam 69 bahasa. (Yetede)

Dilema Berdikari & Impor Beras

22 Jul 2024

Kegiatan impor pangan lagi-lagi jadi sorotan. Kali ini yang dibincangkan publik adalah kasus dugaan korupsi dalam kegiatan impor beras yang bisa mencoreng kredibilitas pemerintah. Hal itu bermula dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menerima laporan yang menyebut dugaan mark-up impor dilakukan terhadap 2,2 juta ton beras dan kerugian negara terkait dengan biaya demurrage di pelabuhan. Kondisi tersebut bisa menurunkan penilaian terhadap rapor pemerintah yang sepanjang tahun ini disibukkan dengan dinamika krisis beras sehingga harus melakukan importasi baik untuk memenuhi cadangan maupun bantuan sosial. Impor, meski acapkali menimbulkan polemik, menjadi andalan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam negeri ketika pasokan beras terbatas. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras terus menurun. Luas panen pun kian susut, demikian pula produktivitas yang stagnan. Dalam 5 tahun terakhir, luas panen di Tanah Air hanya berkisar 10,2 juta hektare (ha) dan angka produksi pun terus turun tersisa 53,9 juta ton. Lahan memang menjadi salah satu masalah. Penyusutan lahan sawah memang telah menjadi dilema. Satu sisi, pemerintah membutuhkan area yang luas untuk memenuhi program sejuta rumah guna mengatasi backlog perumahan yang mencapai 10 juta unit. Di sisi lain, lahan yang luas juga diperlukan untuk menjaga produktivitas sawah dan ketersediaan pangan. Saat ini rata-rata luas tanam hanya 500.000 ha per bulan. Importasi dilakukan bertahap. Sampai dengan Juni 2024, Bulog sudah menjalankan 5 tahap importasi dengan jumlah sekitar 300.000 ton beras dalam setiap tahap. Artinya, sepanjang semester I/2024 Bulog mengimpor sekitar 1,5 juta ton beras. Dalam prosesnya, bobot impor dipecah dalam 10—12 lot di kisaran 25.000—30.000 ton di setiap tahap dan disebar ke 26 pelabuhan penerima. Kongkalikong dan ketidakjelasan diduga masih terjadi dalam praktik impor beras terutama dari besaran fee dari perusahaan asing yang ditugaskan melakukan ekspor, dan biaya atau denda demurrage atau batas waktu pemakaian peti kemas di dalam pelabuhan. Idealnya, pemerintah harus lebih cermat dalam mendesain impor dengan menekan risiko dalam konteks penyalahgunaan wewenang maupun manipulasi harga.

PILKADA 2024 : Parpol Mulai Bangun Kekuatan Baru

22 Jul 2024

Sejumlah partai politik tengah menyiapkan kekuatan baru dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024 terutama daerah yang strategis seperti di Provinsi Jawa Timur dan Kota Solo. Dalam ajang Pilkada Jatim, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah mencari kesamaan visi dengan PDI Perjuangan untuk menjalin kerja sama. Ketua DPP PKB Luluk Nur Hamidah mengatakan kedua partai merupakan kekuatan besar dengan memiliki kekuatan basis elektoral yang sangat berbeda. Masyarakat Jatim, ujar Luluk, berhak untuk dipimpin oleh figur yang bersih dan tidak punya beban masa lalu. Oleh karena itu, partainya terbuka untuk mengusung Menteri Sosial Tri Rismaharini atau mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim Marzuki Mustamar. Adapun, calon petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak sudah didukung oleh enam parpol yakni Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PSI, PPP. Sementara itu dari Solo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berkolaborasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membangun kekuatan politik baru. Selama ini Solo didominasi oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengatakan bahwa pertemuannya dengan DPD PKS Surakarta merupakan bukti keseriusan PSI untuk menjalin kerja sama politik.

Hamzah Reevi Berdaya dengan Buku Anak

20 Jul 2024

Bergelut lama di dunia penerbitan, Hamzah Reevi (37) akhirnya memutuskan berhenti sejenak. Namun, kecintaannya pada literasi dan kehadiran sang anak memantik ide, berlanjut melalui konsep lain. Ia melahirkan buku anak bertema budaya dan kekayaan Indonesia. Di hadapan para orang tua dan anak-anak yang duduk lesehan di taman samping Pos Bloc, Jakarta, Selasa (2/7) Hamzah Reevi   bersama anaknya mengangkat sebuah buku serba hitam. Buku cerita anak katanya. ”Coba perhatikan, ada sesuatu yang kelihatan enggak di sampulnya?” tanya Reevi kepada anak-anak di depannya. Sembari mendekat, anak-anak spontan berteriak, ”Ada gambar ayamnya.” Hari itu, Reevi memperkenalkan buku baru yang diluncurkan Little Quokka, penerbit buku anak miliknya.

Buku teranyarnya berjudul Cemani yang Letih. Alih-alih mengangkat fabel dengan hewan yang kerap muncul di buku anak, Reevi memilih cemani yang jelas asing bagi para bocah. Namun, rupanya apa yang ditawarkan menarik minat anak-anak di situ. Mereka penasaran dengan ayam yang seluruh badannya hitam. Sambil bercerita dan membuka bukunya, Reevi menjelaskan mengenai ayam cemani khas Indonesia dan di mana bisa menemukannya. Tak hanya cemani, buku itu juga memperkenalkan hewan khas lain di Indonesia, bahkan yang hampir punah. Ada gajah, tapir, dan orangutan yang hadir di halaman awal dengan fitur seek and find (mencari yang tersembunyi).

Sejak kehadirannya pada 2020, Little Quokka yang dijalankan Reevi seusai mundur dari pekerjaannya fokus pada pengenalan budaya dan kekayaan Indonesia melalui buku anak. Pandemi menjadi momen penting yang melahirkan Little Quokka. Muncul gagasan agar flashcard pengenalan rempah untuk anak ditemani buku. Lahirlah buku pertama terbitan Little Quokka, Willa & Rempah Kesayangan Ibu. Sejumlah buku yang ditulisnya sendiri atau istri, maupun bekerja sama dengan penulis dan illustrator lain berturut diterbitkan setelah itu, antara lain, Mengenal Jajanan Nusantara, Petualangan Kuliner Zoe di Indonesia 1, Petualangan Kuliner Zoe di Indonesia 2, Walau Beda Tetap Soto Jua, Ramuan Ajaib Penyelamat Negeri, Willa & Bumbu Dapur, Ini Pohon Kita, dan Berbeda Itu Tak Apa: Kita Beragam Tak Perlu Jadi Seragam.

Dalam memproduksi konten buku anak dengan tema budaya dan kekayaan Indonesia, riset sangat diperlukan. Dari sekadar kecil-kecilan sampai mencari sumber tepercaya agar informasi yang diberikan kepada anak-anak sesuai. Karenanya, pengerjaan satu buku bisa memakan waktu dua tahun meski kadang dilakukan secara paralel dengan buku lain. Pembiayaan pembuatan buku juga menggunakan modal sendiri. Karena itu, setiap buku yang akan diterbitkan memakai sistem prapemesanan untuk mempermudah penghitungan cetak dan memutar modal. Ia yakin pertumbuhan buku anak saat ini bisa bermanfaat banyak terhadap literasi generasi yang akan datang. Begitu pula dengan konten budaya dan kekayaan lokal yang dikenalkan sejak dini akan memperkuat rasa memiliki sehingga budaya dan kekayaan negeri ini akan selalu lestari. (Yoga)