Ekonomi
( 40460 )Masuknya Menu Ikan Dalam Paket Pangan
Pemerintah mengkaji dimasukkannya menu ikan dalam paket pangan, termasuk program makan bergizi gratis yang diusung pemerintahan mendatang. Di samping harganya terjangkau, produk ikan memiliki kandungan protein tinggi untuk menangkal kekurangan gizi dan tengkes (stunting). Usulan dimasukkannya menu ikan dalam paket pangan kini tengah dibahas KKP serta Bapanas. Paket pangan itu juga mencakup program makan bergizi gratis untuk anak sekolah. Program makan bergizi gratis merupakan kebijakan yang bakal direalisasikan presiden dan wapres terpilih Prabowo dan Gibran. Dalam simulasi gerakan makan bergizi gratis, besaran dana program makan bergizi gratis sebesar Rp 17.500 per porsi, sudah termasuk susu.
Uji coba makan bergizi gratis telah diselenggarakan di beberapa daerah, antara lain di Tangerang, Banten, pada 5-9 Agustus 2024. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Budi Sulistyo mengemukakan, usulan menu ikan dalam paket pangan telah disambut baik oleh Bapanas dan menurut rencana diterapkan mulai tahun ini di 175 lokasi dengan penyediaan makan 50-70 kali bagi 7.000 peserta didik. Produk perikanan yang diusulkan ke dalam menu makan bergizi gratis berupa ikan segar beku, ikan olahan, dan fortifikasi hidrolisat protein ikan (HPI). Komoditas ikan yang potensial untuk menu makan bergizi gratis adalah hasil laut, seperti ikan kembung, layang, dan ikan tongkol kecil (deho).
Selain itu, ada pula ikan hasil budidaya, seperti lele, nila, dan patin. Harga ikan tersebut di kisaran Rp 15.000-Rp 25.000 per kg yang berisi 5-6 ikan. Produk ikan yang disajikan akan mengutamakan sumber daya ikan lokal yang ada di wilayah itu sehingga harga bisa lebih ekonomis dan pasokan lebih stabil. Harga ikan dinilai masih lebih murah dibanding ayam yang sekitar Rp 25.000 per kg dan jauh lebih murah ketimbang daging yang harganya menembus Rp 90.000 per kg. ”Jika harga paket makan bergizi gratis dipatok Rp 17.500 per paket, masyarakat masih bisa mendapatkan lauk ikan goreng utuh ketimbang secuil daging,” kata Budi di Jakarta, Rabu (14/8). (Yoga)
Michael Anthony Kwok, Tarian Jari Memori Auditori
Michael Anthony Kwok (21) terlahir istimewa. Ia tunanetra dan menyandang autisme. Berbekal anugerah memori auditori, jari-jari Michael bak menari di atas tuts piano dan menghipnotis siapa pun yang mendengarnya, pada Rabu (17/7) siang. Michael ditemani ibunya, Mentalia Kurnia (64), di tempatnya les piano di kawasan Imam Bonjol, Jakarta. Tiga hari sebelumnya, Minggu (14/7), ia menjuarai kompetisi piano klasik Indonesia International Piano Competition (IIPC) 2024 di kategori Profesional Senior. ”Masih mengantuk dia itu gara-gara kesenangan menang kemarin. Setiap malam dia bangun dan duduk-duduk di kamarnya sambil senyum-senyum girang” ujar Lia, sapaan ibunya. Kompetisi bergengsi itu diikuti ratusan peserta dari 10 negara dan melibatkan pakar piano klasik ke- las dunia sebagai juri dari delapan negara.
Para juri itu, antara lain, Andreas Frölich (Jerman), Pascal Nemirovski (Inggris), dan Rachel Naomi Kudo (AS). Michael memiliki kondisi khusus. Ia tunanetra dan menyandang autisme. Untuk bermain piano, ia berlatih dengan metode khusus berbekal anugerah yang dimilikinya sejak lahir. Salah satu keistimewaan Michael adalah kemampuannya mengingat berbagai macam bunyi dan nada secara rinci. Berdasar ingatan itu, ia memainkannya kembali secara presisi di atas tuts piano. Ingatan akan suara itu disebut dengan memori auditori (auditory memory) setara dengan kemampuan memori fotografik pada orang-orang tertentu, yakni ketika mereka memiliki ingatan kuat berdasarkan apa yang dilihatnya. Disebut juga dengan memori visual.
Dengan keistimewaan memori auditori itu, Michael tak perlu membaca atau menghafal partitur lagu atau repertoar. Guru-guru Michael biasanya menyiapkan bahan audio lagu atau repertoar yang akan dipelajari. Mereka juga memoles permainan Michael yang bersemangat dan kurang memperhatikan teknik artikulasi antarnot yang dimainkan. Setelah mendengar beberapa kali rekaman itu, Michael berlatih di rumah selama beberapa hari. Ia biasanya berlatih selama dua jam seusai makan malam. Dalam berkarya, Michael dibimbing oleh dua guru piano, yakni Randy Ryan dan Ivana Chandra. Randy melatih Michael di tempat lesnya di kawasan Imam Bonjol, sedang Ivana mendampingi Michael sejak usia belia. Mereka juga hadir saat penobatan juara kompetisi IIPC 2024 di Usmar Ismail Hall. Mendampingi Michael perlu ketelatenan.
Rabu siang itu, Randy menyimak permainan piano Michael. ”Mainnya pelan-pelan saja kalau legato, ya. Tuts piano jangan ditekan terlalu keras, pelan-pelan saja” ujar Randy kepada Michael. Mengajari Michael, menurut Randy, memberikan tantangan tersendiri. Kondisi Michael yang tak bisa melihat membuatnya harus menggunakan partitur lagu yang ditulis dalam bentuk Braille. Menurut Lia, hal itu terlalu riskan dan rumit bagi Michael. Dengan pola latihan sekarang, yang mengandalkan ingatan auditori, Michael lebih mudah memainkan nada. Seperti pada malam penobatan juara, Michael ”menghipnotis” penonton. Jari-jemari Michael seolah menari, terkadang sangat cepat, kadang pelan, mengalun membawakan lagu ”Danzas Argentinas”, Opus 2 karya Alberto Ginastera. Dengan keistimewaannya, Michael menerobos keterbatasan. (Yoga)
Penguatan Tajam Rupiah
Pupuk Jadi Kunci Ketahanan Pangan
Mitratel Memperlihatkan Ketangguhan
Melemahnya Daya Tumbuh Ritel
Perbankan Khawatirkan Penurunan Profitabilitas
Iklim bunga tinggi dan berbagai tantangan ekonomi, baik global maupun domestik, membuat pelaku industri perbankan lebih moderat dalam mematok target kinerja keuangan di sisa tahun ini. Sebagian bank enggan menetapkan target laba yang terlalu tinggi, sementara sebagian lainnya lebih memilih fokus menjaga kualitas kredit dan menyiasati biaya dana atau cost of fund yang masih tinggi. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan bahwa perseroan memutuskan untuk lebih realistis dalam menetapkan target pertumbuhan laba tahun ini.
Industri perbankan Indonesia saat ini menghadapi tantangan berat akibat suku bunga tinggi dan kondisi ekonomi yang menantang, baik secara global maupun domestik. Beberapa bank, seperti PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang dipimpin oleh Nixon L.P. Napitupulu, memilih untuk lebih realistis dalam menetapkan target laba, menurunkan ekspektasi pertumbuhan laba untuk tahun ini. Bank-bank lain juga mengadopsi strategi moderat, dengan fokus pada menjaga kualitas kredit dan mengoptimalkan pengelolaan dana. Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mencatat bahwa meskipun pertumbuhan kinerja perbankan diharapkan tetap positif, namun tidak akan setinggi tahun lalu, seiring dengan tekanan pada profitabilitas yang sudah terlihat pada paruh pertama tahun ini.
Strategi Baru Tingkatkan Ekspor Furnitur Lokal
Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan penetrasi produk furnitur asal Indonesia di negara tujuan ekspor baru guna menyiasati pelemahan permintaan yang terjadi di pasar tradisional produk nasional. Kementerian Perindustrian mengaku bakal menyusun strategi yang berfokus kepada lima hal, yaitu fasilitasi keter-sediaan bahan baku; fasilitasi ketersediaan SDM terampil; fasilitasi peningkatan pasar dan penguatan riset referensi pasar; fasilitasi peningkatan produktivitas, kapasitas, dan kualitas produk; serta fasilitasi iklim usaha kondusif dan peningkatan investasi. Selain itu, untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pelaku industri furnitur, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan pemberian fasilitas insentif perpajakan berupa tax allowance, serta kemudahan prosedur ekspor produk hilir dan impor bahan baku atau bahan penolong. “Semua program tersebut merupakan wujud keberpihakan pemerintah agar industri dalam negeri dapat berdaulat, maju, dan berdaya saing,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika, Selasa (13/8).
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian dan di bawah kepemimpinan Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika, telah mengimplementasikan berbagai strategi komprehensif untuk meningkatkan daya saing dan penetrasi pasar global produk furnitur domestik. Dengan fokus pada fasilitasi bahan baku, pengembangan sumber daya manusia terampil, ekspansi pasar, peningkatan produktivitas dan kualitas produk, serta penciptaan iklim usaha yang kondusif melalui insentif perpajakan dan kemudahan prosedur ekspor-impor, sektor furnitur menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah dua tahun mengalami kontraksi. Upaya ini juga didukung oleh partisipasi aktif dalam pameran internasional seperti IndexPlus Delhi 2024 dan pemanfaatan peluang di pasar non-tradisional seperti India, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri furnitur Indonesia di kancah global.
Bank Sentral Intensif Kumpulkan Valas
Bank Indonesia (BI) masih mengawasi pasar valuta asing (valas) dengan ketat. Yang terbaru, di awal pekan ini, BI bersama Bursa Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan delapan bank menyepakati pengembangan Central Counterparty (CCP). CCP akan beroperasi di pasar uang dan pasar valuta asing (PUVA). Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan, CCP dibentuk untuk pengembangan infrastruktur transaksi repo hingga derivatif. Menurut Destry, selama ini di pasar derivatif ada fragmentasi. Maksudnya, BI melihat hanya segelintir bank yang aktif bertransaksi di pasar uang. "Padahal bank lain punya peluang melakukan hal yang sama. Hanya saja tidak terlalu aktif, jadi agak sulit saat mau transaksi repo ataupun derivatif lainnya," kata Destry ke KONTAN, kemarin.
Edi Masrianto, Direktur Keuangan, Treasury & Global Services BPD Jawa Timur (Bank Jatim) menyebut, berbagai instrumen pengelolaan valas dari BI berpotensi meningkatkan likuiditas valas perbankan. "Dampak pada likuiditas tergantung pada desain instrumen, kondisi pasar dan kapasitas perbankan dalam memanfaatkan instrumen tersebut," kata Edi, kemarin.
"Sejauh ini masih aman. Cadangan devisa bisa dilihat masih tinggi," ujar Destry. Hingga Juli 2024, cadangan devisa Indonesia tercatat mencapai US$ 145,4 miliar, naik dari Juni 2024 sebesar US$ 140,2 miliar. Aliran dana asing masuk ke dalam negeri saat ini memang cukup besar. Kepemilikan asing di surat berharga negara (SBN) per 12 Agustus berada di level tertinggi sejak Februari 2024, mencapai Rp 823,2 triliun.
Simpanan dalam bentuk valas juga masih tumbuh dua digit. Menilik data BI, per Juni 2024, simpanan dalam bentuk valas mencapai Rp 1.331 triliun, naik 19,55% secara tahunan. Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menilai, getolnya BI menerbitkan berbagai instrumen pengendali pasar valas mulai menstabilkan dan menguatkan nilai tukar rupiah. Sepekan terakhir, misalnya, rupiah menguat ke kisaran Rp 15.900-an per dolar AS.
Lima Saham Terpilih Masuk MSCI Small Cap Index
Indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali dikocok ulang. Dalam peninjauan MSCI Indonesia, ada lima saham yang masuk kategori MSCI Small Cap Indexes. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang tadinya menempati MSCI Global Standard Indexes, turun kelas ke kategori MSCI Small Cap Indexes List. Di saat bersamaan, MCSI juga memasukkan empat saham lainnya, yaitu PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT MD Pictures Tbk (FILM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Daftar baru MSCI ini mulai efektif pada 2 September 2024. Head of Research Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan, masuknya kelima emiten ini ke dalam MSCI Small Cap Index menjadi kabar positif yang umumnya memberikan katalis terhadap saham-saham bersangkutan.
Biasanya, akan ada arus masuk dana asing atau
capital inflow
pada saham-saham ini karena manager investasi dan investor asing acap menyesuaikan kembali alias melakukan
rebalancing
portofolio mereka.
Martha Christina,
Head of Investment Information
Mirae Asset Sekuritas mengatakan, dari sisi fundamental, ANTM dan INCO tak terlalu menarik ketimbang emiten lainnya. Ini lantaran kedua saham tersebut masih tersengat sentimen penurunan harga komoditas nikel.
Nah, yang menarik adalah masuknya WIKA ke indeks MSCI. Emiten pelat merah itu belum menerbitkan kinerja keuangan semester pertama. Tapi di kuartal I-2024, WIKA masih merugi. Namun, yang membuat WIKA masuk MSCI adalah karena sahamnya likuid dan kapitalisasi pasar terbesar di sektornya.
MSCI Indonesia Small Cap Index sendiri terdiri dari 47 saham dengan kapitalisasi pasar kecil, dan mengkaver 14% pasar Indonesia.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









