;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Proyek Destinasi Prioritas dengan Beragam Tantangan

21 Aug 2024

Destinasi superprioritas dan destinasi pariwisata prioritas (DSP) menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Jokowi setidaknya dalam lima tahun terakhir. Program ini diadakan guna meningkatkan kontribusi pariwisata bagi perekonomian Indonesia. DSP terdiri atas lima daerah yang digarap untuk menjadi ”Bali baru”, yaitu Danau Toba (Sumut), Labuan Bajo (NTT), Mandalika (NTB), Likupang (Sulut) dan Borobudur (Jateng). Pengembangan ini diharap-kan mengangkat kualitas destinasi berstandar kelas dunia. Menparekraf Sandiaga Uno menuturkan ada lima DSP yang direncanakan dituntaskan hingga Oktober 2024. Semua wilayah tersebut telah menjadi ikon pariwisata.

”Pemerintah ke depan, tentunya menteri yang ditunjuk (di bidang pariwisata), yang akan menentukan arahnya. Namun, kami sudah bangun koridor bahwa pariwisata harus berkualitas dan berkelanjutan. Pemerintah ke depan tinggal mengimplementasikan apa yang sudah dikerjakan pemerintahan sebelumnya,” ujar Sandiaga dalam konferensi pers mingguan di Jakarta, Senin (19/8). Dalam pemerintahan selanjutnya, prinsip yang dipegang ada pada rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). Lima DSP dan 10 DPP yang masuk dalam rencana tersebut perlu diikuti sehingga masih menjadi fokus agenda pemerintah ke depan.

Dalam laporan kerja dan anggaran RAPBN 2025, sejumlah hambatan masih ditemui dalam pengembangan DSP. Destinasi unggulan Danau Toba, Boro budur, dan Labuan Bajo tekendala menarik investor karena infrastruktur yang belum mendukung. Badan Pelaksana Otorita tak berwenang membangun infrastruktur dasar, seperti jaringan air bersih, listrik, instalasi pengolahan air limbah, dan jalan dalam kawasan. Akibatnya, investor mempertimbangkan realisasi untuk berinvestasi pada lahan otorita. Tidak hanya itu, pembangunan di kawasan otorita terhambat karena persoalan lahan pada masyarakat belum tuntas. Pembebasan lahan perlu dilakukan dengan memberi santunan dana ganti untung ke masyarakat pada zona otorita. (Yoga)


Sumaindra Jarwadi, Pembela Kaum Marjinal

21 Aug 2024

Sudah delapan tahun, Sumaindra Jarwadi (31) yang akrab disapa Indra, menjadi pengacara yang mendampingi kelompok masyarakat rentan tanpa bantuan hukum. Pikiran, tenaga, dan waktunya tercurah tanpa imbalan materi. Di LBH Bandar Lampung, Indra tak sendiri, ada lima pengacara dan empat anggota staf di bawah koordinasinya. Mereka menghidupkan denyut organisasi yang berdiri 28 tahun lalu itu. LBH Bandar Lampung memang mengabdikan diri untuk memberikan bantuan hukum struktural. Penanganan kasus tak hanya dilihat dari sisi hukumnya semata, tetapi juga pada situasi ketimpangan yang terjadi di masyarakat. Organisasi ini menyasar kelompok masyarakat miskin, marjinal, dan berhadapan dengan kekuasaan, baik pemerintahan maupun modal.

Sumaindra bukan dari keluarga berada. Ayahnya petani, sedang ibunya buruh cuci untuk membantu ekonomi keluarga. Suatu kali, ibunya dituduh mencuri. Saat itu, ia masih duduk di bangku kelas III atau IV SD. Meski kasus itu tak sampai ke proses hukum, tuduhan terhadap ibu kandungnya membuat Sumaindra menemukan jalan yang kini dilalui, yaitu memilih jurusan hukum saat kuliah, kemudian menjadi pengacara. Lebih spesifik lagi, pengacara bagi warga miskin dan terpinggirkan oleh kebijakan-kebijakan pemerintah ataupun pemilik modal. Berkaca dari pengalaman masa kecil dan suka duka mendampingi warga, ia sampai pada kesimpulan bahwa kemiskinan membuat orang-orang tersebut kadang menjadi tertuduh, menyandang label negatif, bahkan tanpa berbuat apa pun.

”Begitulah polanya. Orang miskin mudah dibegitukan (dituduh melakukan kejahatan),” katanya. Indra mengenal LBH Bandar Lampung sejak 2013, saat masih menjadi mahasiswa semester 3 Fakultas Hukum Unila  dengan biaya penuh dari kampus, sementara biaya hidup dan tempat tinggal mengandalkan kemampuan sendiri, sebelum akhirnya tinggal di kantor LBH. Pada 2017, ia bekerja penuh di LBH setelah menyelesaikan studinya hingga pada akhirnya diberi tanggung jawab menjadi Direktur LBH Bandar Lampung pada 2021. Ia bertanggung jawab mengatur seluruh manajemen kantor, baik manajemen pemberian layanan bantuan hukum maupun pendampingan, termasuk hingga ke basis-basis masyarakat yang didampingi.

Ia juga memikirkan pengelolaan pendanaan kantor. Pengacara dan staf LBH Bandar Lampung tak menerima gaji. Hanya ada sesekali uang transportasi, itu pun tak rutin seperti layaknya di kantor atau perusahaan. Meski ancaman langsung belum pernah dihadapi, Indra pernah dilaporkan ke polisi saat mendampingi warga Malang Sari, Lampung. Berkaitan dengan risiko-risiko itu, Indra mengatakan, dirinya dan barangkali kawan-kawannya bukannya tak punya rasa takut. Terutama jika ada ancaman-ancaman. Namun, ia kemudian mengingatkan kembali bahwa posisi dirinya adalah sebagai pendamping masyarakat yang tingkat intimidasi atau bahkan kriminalisasinya lebih intens dibanding dirinya. (Yoga)


Jaga Lahan Sawah Perbaiki Pupuk

21 Aug 2024
Tak semata karena El Nino yang tahun lalu menyebabkan kekeringan disebagian besar wilayah sentra padi di Tanah Air, kemerosotan produksi beras yang terus berlanjut juga dipicu oleh  alih fungsi lahan sawah secara masif dan akses petani terhadap pupuk yang justru mengecil. Untuk itu, penyelesaian terhadap dua problem struktural ini harus menjadi perhatian secara serius, agar ketahanan pangan nasional bisa terwujud. Data Kementrian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasioanl (BPN) menyebutkan, bahwa tahun 2013 terdapat 7,75 juta ha lahan sawah yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Namun, dalam kurun waktu 10 tahun, jumlah itu menjadi 7,1 juta ha atau sekitar 650 ribu ha. Bila penyusutan terus terjadi, lahan sawah diperkirakan bakal habis dalam 38 tahun ke depan. (Yetede)

IHSG BEI Mengukir Rekor Penutupan Tertinggi

21 Aug 2024
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengukir rekor penutupan tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH), Selasa (20/8/2024), naik 0,9% dari hari sebelumnya. Ini merupakan ATH indeks kesembilan sepanjang 2024. Tidak hanya itu, IHSG hari ini mengukir ATH intraday di level 7.538, kemarin. Sebelumnya rekor tertinggi intraday IHSG terjadi pada Senin (19/9/2-24) di level 7.466,8. Sepanjang 2024, indeks menguat 3,59%, setelah sebelumnya sempat terpuruk hingga ke level 6.726. Penguatan indeks diyakini terus berlanjut hingga akhir 2024. Sejumlah broker kini mematok target IHSG berkisar 7.700-8.000. Katalistnya adalah ekspektasi penurunan suku bunga acuan AS Federal Funds Rate (FFR) pada September 2024. Kini probabilitas penurunan FFR bulan depan sudah mencapai 100%. (Yetede)

Pemanfaatan Teknologi AI Kerek Pendapatan Perbankan

21 Aug 2024
OJK menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI) yang dilakukan perbankan berdampak pada peningkatan pendapatan. Hal ini terjadi karena efisiensi yang terjadi karena penggunaan teknologi digital. Kepala Ekskutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, AI sebagai sebuah teknologi yang memungkinkan komputer dan mesin untuk mensimulasi kecerdasan manusia dan kemampuan pemecahan masalah. AI juga menunjukkan pertumbuhan market size secara global yang didorong oleh adanya peningkatan kebutuhan akan AI pada setiap sektor. Berdasarkan Statista Market Insights 2024, market size dari AI diproyeksikan mencapai US$ 184 miliar di tahun ini dan diperkirakan terus mengalami kenaikan sebesar 28,46% per tahun hingga tahun 2030. (Yetede)

Saham Perbankan Sedang Moncer

21 Aug 2024
Laju saham perbankan tak terbendung usai mengalami koreksi cukup dalam beberapa waktu sebelumnya. Saham favorite investor asing ini juga diyakini terus moncer ke depannya. Seiring fundamental keuangan yang solid dan didukung ekpektasi pertumbuhan ekonomi tinggi pada 2025. Pada perdagangan Selasa (20/8/2024) saham perbankan kompak menghijau, dengan empat saham bank papan atas seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terus melanjutkan kenaikan. Saham BBCA mengat 0,48% pada penutupan perdagangan kemarin ke posisi Rp 10.425. Dalam satu pekan terakhir, saham bank swasta terbesar di Indonesia ini telah naik 1,21% dan melesat 10,9% sejak awal 2024 ytd. Begitu pula dengan BBRI yang kemarin naik tinggi hingga 2,7% ke level Rp4.950, dan meningkat 4,8% dalam satu pekan terakhir. (Yetede)

RI Berhasil Menego Korsei untuk Bangun Pesawat Tempur KFX

20 Aug 2024

Kemhan RI akhirnya berhasil bernegosiasi dengan Korsel terkait keikutsertaan dalam pembuatan pesawat tempur generasi ke-4.5 KFX/IFX. Industri pertahanan RI juga berhasil mendapat sejumlah proyek transfer teknologi. ”Indonesia memastikan tetap ikut dalam pembuatan pesawat tempur KFX/IFX,” kata Kepala Biro Humas Kemhan Edwin Sumantha, Senin (19/8). Negosiasi berhasil dilakukan setelah 10 tahun Indonesia berniat bergabung dengan Korsel untuk membangun pesawat tempur generasi ke-4.5 KFX/IFX. Sejumlah kesepakatan lain juga dicapai, terutama dengan Korea Aerospace Industries (KAI).

Kesepakatan tak hanya soal mekanisme pembayaran, tetapi juga transfer teknologi. Meski begitu, masih ada beberapa hal yang perlu didiskusikan, terutama terkait prototipe yang akan diterima Indonesia. ”Soal prototipe, kan, tadinya kita dapat satu dari total enam prototipe KFX/IFX. Namun, dengan berkurangnya kontribusi Indonesia, itu akan dibahas lagi,” kata Edwin. Kerja sama antara RI dan Korsel telah berlangsung sejak 2014. Awalnya, Indonesia sepakat akan membiayai 20 % dari seluruh proyek yang bernilai 8,1 triliun won atau Rp 100 triliun tersebut. Proyek ini strategis karena Indonesia akan mendapat pesawat tempur generasi 4.5 sekaligus transfer teknologi serta masuk dalam rantai pasok global industri pesawat tempur.

Indonesia telah memastikan komitmen untuk berkontribusi dalam hal keuangan sampai tahun 2026. Pada tahun 2024, Indonesia akan membayar Rp 1,25 triliun. Selanjutnya pada 2025 dan 2026, Indonesia akan memberikan kontribusi senilai Rp 1,3 triliun setiap tahun. ”Intinya, bendera Merah Putih tetap dipasang di KFX/IFX. Kami bersyukur,” kata Edwin. Kantor berita Yonhap pada Jumat (16/8) memberitakan, otoritas pertahanan Korsel sepakat menurunkan kontribusi Indonesia dalam proyek bersama KFX/IFX, dengan kontribusi Indonesia sebesar 600 miliar won dari komitmen awal 1,6 triliunwon. (Yoga)


Ekspor Ratusan Ton Kelapa ke China dari Sultra

20 Aug 2024

Sebanyak 646 ton kelapa asal Sultra diekspor secara bertahap ke pasar China. Pengiriman ini menandakan besarnya potensi komoditas nontambang wilayah ini. Selama ini kekayaan hasil bumi Sultra tertekan masifnya pertambangan nikel dan belum adanya keseriusan pengembangan hingga hilirisasi. Pada Senin (19/8) sebanyak 54 ton kelapa bulat diekspor dari Pelabuhan Pelindo Kendari, Sultra. Ekspor ini bagian dari total 646 ton yang akan diekspor secara bertahap ke China. Nilai ekspor mencapai Rp 2,5 miliar. Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean menuturkan, ekspor kelapa menjadi poin penting untuk pengembangan komoditas di daerah. Hal ini menunjukkan potensi hasil perkebunan menembus pasar dunia.

”Kita punya banyak sumber daya, salah satunya kelapa. Ikan juga besar potensinya, bahkan mencapai Rp 476 miliar. Kami berharap ekspor berbagai hasil pertanian, perkebunan, dan kelautan terus ditingkatkan. Ini menjadi tugas kita bersama,” kata Sahat, usai melepas ekspor tersebut. Kelapa merupakan komoditas yang banyak terdapat di Sultra hingga Kalimantan dan Sulawesi. Namun, potensinya belum banyak dikelola untuk pasar yang lebih luas. Padahal, selain kelapa bulat, santan hingga serabut kelapa juga sangat terbuka untuk diekspor. Karena itu, pihaknya terus berusaha menjembatani dengan kementerian teknis dan pemda agar hasil bumi dan laut berorientasi ekspor. Salah satu kendala yang sering dihadapi adalah persoalan kualitas dari hulu hingga ke hilir. (Yoga)


Pariwisata Bersemi di Bunaken

20 Aug 2024

Dermaga baru nan megah di ujung selatan Pulau Bunaken, Kota Manado, Sulut, seolah menyambut dengan senyuman: Selamat datang di musim semi pariwisata Bunaken! Kapal-kapal yang membawa wisatawan dari Manado dan sekitarnya silih berganti merapat, Sabtu (10/8). Wajah-wajah Eropa dan rombongan turis lokal meramaikan suasana pulau siang itu. Di sisi pesisir yang tak jauh dari dermaga, deretan resor dan penginapan (homestay) terasa hidup. Warung dan kafe pun sibuk melayani pelanggan yang bersantap atau sekadar menikmati es kelapa muda sambil memandangi birunya lautan. Di laut, perahu-perahu yang mengangkut penyelam, kebanyakan bule, hilir-mudik menyusuri perairan ke berbagai penjuru. Di kalangan penyelam, Bunaken dikenal sebagai surga di jantung segitiga terumbu karang dunia. Terdapat 26 lokasi penyelaman yang tersebar di perairan Pulau Bunaken dan dua pulau kecil di sekitarnya, yakni Manado Tua dan Siladen.

Keunikan Bunaken adalah reef wall atau tebing karang bawah laut. Bentang alam yang tak banyak ditemui di daerah lain ini, yang menarik turis asing, terutama dari Eropa dan AS, menjelajahinya. Terumbu karang beraneka rupa dan warna bisa juga dinikmati dengan bersnorkeling tak jauh dari pantai, yang jadi daya tarik Bunaken bagi turis lokal. Gairah ekonomi Industri pariwisata mulai menanjak pertengahan dekade 2000-an. Frans Caroles (42), pelaku wisata penyedia jasa transportasi darat dan laut di Bunaken, yang juga kepala lingkungan Pulau Bunaken mengatakan, 85 % dari total 8.000 penduduk bersandar pada pariwisata. Warga bekerja di resor dan homestay, menjadi pemandu selam, penyedia jasa transportasi, hingga membuka warung makan dan penjual suvenir. Saat musim puncak kunjungan pada Juni-Agustus, Frans bisa meraup pendapatan hingga Rp 1 juta per hari. (Yoga)


Presiden Joko Widodo Menugaskan Bahlil Menggantikan Arifin Tasrif

20 Aug 2024
BAHLIL Lahadalia dilantik menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, kemarin, 19 Agustus 2024. Presiden Joko Widodo menugaskan Bahlil menggantikan Arifin Tasrif untuk membenahi, antara lain, industri hulu minyak dan gas. Kemampuan produksi yang terus turun membuat Indonesia makin bergantung pada impor.

Bahlil berencana segera duduk bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi hingga kontraktor, seperti PT Pertamina (Persero), yang kini berkontribusi pada 60 persen produksi nasional, untuk memetakan akar masalah di industri hulu migas serta mencari solusinya. "Kalau itu persoalan di regulasi, kita cari tahu apa yang harus kita ubah, sweetener apa yang harus negara berikan agar kita kompetitif," ujarnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, kemarin. 

Daya saing ini penting lantaran industri hulu migas sepi peminat. Setidaknya dalam lima tahun terakhir, investasi yang masuk ke industri ini stagnan di kisaran US$ 10 miliar. Baru tahun lalu pemerintah mencatat investasi senilai US$ 15,6 miliar. Itu pun masih di bawah target pemerintah yang sebesar US$ 17,4 miliar.  Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Moshe Rizal mengatakan minimnya investasi ini merupakan penyebab penurunan produksi migas nasional. "Bagaimana menarik investasi ini yang menjadi pekerjaan rumah untuk Menteri ESDM," katanya kepada Tempo, kemarin. (Yetede)