Penguatan Tajam Rupiah
Pasar finansial domestik menggeliat memasuki Agustus 2024, ditopang penguatan tajam rupiah, seiring makin dekatnya eksekusi penurunan suku bunga acuan global. Hingga akhir tahun ini rupiah bisa bertengger di level Rp 15.000 per dolar AS. Kemarin, nilai tukar rupiah menguat 0,98% menjadi Rp 15.675 per dolar AS, meneruskan tren dalam tiga bulan terakhir. Rupiah telah menguat 2,2% selama sepekan, lalu 2,62% dalam sebulan, dan 2,19% dalam tiga bulan terakhir. Sepanjang 2024, rupiah memang masih melemah 0,28% terhadap dolar AS. Tetapi, level ini jauh lebih rendah dari sebelumnya yang sempat menyentuh 6%, keadaan yang membuat BI menaikkan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 6,25% pada April. Sementara itu, pasar saham bergairah, terlihat pada indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mampu menembus 7.400 atau tepatnya 7.436, kemarin, naik, 1.08% dari sehari sebelumnya. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023