;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Korban Kebakaran Menteng Dapat Rumah

03 Oct 2024

Puluhan warga di Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, mendapatkan rumah baru setelah kebakaran setahun yang lalu. Rumah baru ini bagian dari program bedah kawasan agar permukiman ataupun rumah warga lebih layak huni. Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Anyer RT 006 RW 009 Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, 29 September 2023. Kala itu, 13 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi padat penduduk tersebut. Setidaknya 20 rumah rusak berat, sedang, dan ringan sehingga penghuninya mengontrak ke tempat lain untuk sementara waktu. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian bekerja sama dengan Baznas (Bazis) DKI Jakarta membedah ataupun merenovasi rumah-rumah warga itu sejak akhir April 2024. Rumah yang semula semipermanen kini berganti tembok, bahkan dilengkapi sistem drainase, biopal, pengecoran jalan, dan lainnya. Ani Tanjung (72) dan Tuti Solihati (50) mewakili warga menerima kunci rumah dari Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada Rabu (2/10/2024). 

Akhirnya mereka tidak perlu mengontrak lagi setelah setahun. Ia bersemangat menunjukkan kondisi rumah barunya berukuran 5 x 3 meter. Rumah dua lantai itu tampak lega karena ventilasi dan jendelanya lebih banyak dari sebelumnya. Terdapat satu kamar, wastafel, dan kamar mandi di lantai satu. Sebuah tangga baja ringan jadi penghubung ke lantai dua. Lantai atas ini berupa satu ruangan dengan balkon. ”Tanahnya memang jadi lebih kecil karena ada yang dipakai untuk halaman tempat kumpul-kumpul warga,” katanya. Ia tak mempermasalahkan hal itu karena setiap warga sepakat mewakafkan sedikit tanah untuk jadi halaman. Halaman di tengah permukiman padat penduduk ini bakal jadi tempat kegiatan sosial. 

Bedah rumah di Kelurahan Menteng ini menelan biaya Rp 2,2 miliar. Baznas (Bazis) DKI Jakarta membangun ulang 13 rumah rusak berat serta 9 fasad rumah rusak sedang dan rusak ringan. Dalam prosesnya dilakukan pelebaran jalan lingkungan dari 80 cm menjadi 1,5 meter. Dengan begitu, lalu lalang orang dan kendaraan jadi lebih mudah. Tuti juga antusias memasuki rumah barunya. Kini, tidak ada lagi sekat tripleks dan tumpukan barang di sana-sini. ”Lega tinggal bareng anak. Tidak desak-desakan lagi,” ujarnya. Selain itu, lima rumah penderita tuberkulosis (TBC) tuntas pula dibedah se-Jakarta Pusat. Secara keseluruhan, bedah rumah ini bagian dari target 78 rumah pada 2024, khusus di Jakarta Pusat. (Yoga)

Beban Berganda di Awal Pemerintahan Prabowo

03 Oct 2024

Awal Oktober 2024 ditandai dengan tanda-tanda penurunan daya beli dan kontraksi produksi sektor manufaktur, menambah tantangan bagi pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto, yang akan dilantik dalam 17 hari ke depan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya deflasi sebesar -0,12% pada September 2024, memperpanjang tren deflasi selama lima bulan berturut-turut. BPS mencatat deflasi saat ini disebabkan penurunan harga komoditas pangan yang mencukupi dari sisi suplai, berbeda dengan deflasi pada krisis 1999 yang diakibatkan depresiasi rupiah.

Deflasi ini juga bersamaan dengan Purchasing Manager’s Index (PMI) sektor manufaktur Indonesia yang mencatat kontraksi selama tiga bulan berturut-turut, mencapai angka 49,2 di bulan September. S&P Global melaporkan bahwa penurunan PMI tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang lesu. Para pejabat mencoba membantah bahwa deflasi dan kontraksi manufaktur disebabkan oleh penurunan daya beli, mengacu pada inflasi inti yang masih naik. Namun, para ekonom memandang deflasi beruntun ini sebagai sinyal bahwa ekonomi sedang tidak baik, mengingat adanya ketidaksesuaian antara angka pertumbuhan ekonomi di atas 5% dengan permintaan yang melemah.

Tantangan ekonomi ini akan menjadi pekerjaan besar bagi Prabowo Subianto setelah menerima estafet kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo, di tengah penurunan daya beli dan produksi serta beban defisit anggaran yang juga harus diatasi pada tahun pertama kepresidenannya.

Dagang Elektronik: Pengawasan Pemerintah Diperketat

03 Oct 2024

Pemerintah Indonesia memastikan untuk menghalangi masuknya platform dagang online asal China, Temu, ke Tanah Air demi melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional. Fiki Satari, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, menjelaskan bahwa kehadiran Temu bisa mengancam UMKM karena platform ini memungkinkan transaksi langsung antara pabrik di China dan konsumen, tanpa melibatkan perantara seperti seller atau reseller.

Temu, yang didirikan oleh Colin Huang, mantan insinyur Google, menawarkan produk dengan harga sangat murah berkat subsidi dari platform tersebut. Fiki menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mencegah masuknya aplikasi ini. Sejak September 2022, Temu telah mencoba mendaftarkan merek di Indonesia, tetapi gagal karena ada perusahaan lokal dengan nama serupa.

Temu telah berhasil berekspansi ke 48 negara, termasuk Thailand dan Malaysia, dengan prestasi terbesar di AS, di mana 9% populasi berbelanja di platform tersebut dalam setahun terakhir. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga pelaku UMKM dalam negeri agar tetap berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif.

Industri Halal: Geliat Manufaktur di Tengah Perubahan

03 Oct 2024

Kementerian Perindustrian terus mendorong perkembangan industri manufaktur, terutama dengan melibatkan generasi muda dalam sektor industri yang potensial, seperti industri halal. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan *Industrial Festival 2024*, di mana generasi muda diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor industri. Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Eko SA Cahyanto, menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri, pemangku kebijakan, dan masyarakat umum dalam upaya ini.

Festival ini juga melibatkan sejumlah tokoh muda, seperti Zaskia Adya Mecca dan Ricky Harun, yang memberikan wawasan terkait dengan memanfaatkan marketplace dan pentingnya produk halal dalam memenangkan pasar. Kegiatan ini mencakup berbagai acara seperti *talk show*, workshop, konsultasi halal, dan pop-up market yang menampilkan produk lokal, guna mendukung penguatan industri dalam negeri.

Eko juga menyatakan bahwa *Industrial Festival 2024* diadakan dalam tiga rangkaian acara, salah satunya berkolaborasi dengan *Halal Indo 2024* yang menargetkan kehadiran 15.000 pengunjung dari lebih dari 35 negara. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama internasional dan investasi di sektor industri halal. Festival berikutnya akan memperingati Hari Batik Nasional pada Oktober 2024, yang menonjolkan peran batik sebagai bagian dari industri kreatif Indonesia.

Dalam konteks ekonomi, sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan harapan dapat membawa negara keluar dari jebakan pendapatan menengah.

WITF: Pameran Pariwisata Lokal dan Internasional

03 Oct 2024

Kolaborasi antara industri pariwisata domestik dan pelaku industri internasional berpotensi semakin kuat setelah gelaran Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) pada 2-4 Oktober 2024. Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Hariyadi B. Sukamdani, menjelaskan bahwa pameran dagang pariwisata secara business to business ini dapat mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan dan berkualitas. Dia berharap WITF 2024 dapat meningkatkan kinerja sektor pariwisata Indonesia pasca-pandemi Covid-19 dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata utama dunia.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu, menyambut baik pelaksanaan WITF 2024 dan optimis bahwa pameran ini akan memberikan keuntungan signifikan bagi kedua belah pihak. Ketua Steering Committee WITF 2024, Budi Tirtawisata, menambahkan bahwa event global ini menghadirkan 195 buyers dari 38 negara, memungkinkan peserta untuk memamerkan produk dan layanan pariwisata terbaik mereka serta menjalin jaringan bisnis. Dengan kontrak dagang yang diikat antara agen pariwisata asing dan para penjual, WITF diharapkan dapat memperkuat kerjasama dan pertumbuhan industri pariwisata Indonesia.

Waspadai Perdagangan Kripto Ilegal

03 Oct 2024

Anda investor aset kripto? Ada hal penting yang harus Anda perhatikan. Tanggal 16 Oktober 2024 mendatang, adalah batas akhir (deadline) bagi pedagang kripto existing saat ini, untuk memperoleh izin sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari otoritas kripto yakni Badan Pengawas Perdagangan Berjangka (Bappebti). Jika sampai batas waktu itu, perusahaan pedagang kripto tempat Anda biasa bertransaksi tidak memiliki lisensi PFAK, maka aktivitas yang dilakukan mereka ilegal. Jika nekat beraktivitas,  PFAK harus siap kena saksi pidana. Deadline tersebut tertuang dalam Peraturan Bappebti No. 8/2024 Pasal 42 ayat (2). Izin PFAK menjadi krusial setelah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meresmikan PT Bursa Komoditi Nusantara atau Commodity Future Exchange (CFX) sebagai pengelola bursa kripto di Indonesia, pada 17 Juli 2023 silam. Kepada KONTAN, Kasan, Kepala Bappebti, mengatakan bahwa dari dari 35 perusahaan yang terdaftar sebagai calon PFAK, ada 4 perusahaan berstatus PFAK. Mereka adalah PT Pintu Kemana Saja (PINTU), PT Bumi Santosa Cemerlang (PLUANG), PT Aset Digital Berkat (Tokocrypto), dan Kagum Teknologi Indonesia (Ajaib Kripto). Kasan bilang, aturan ini akan menguatkan perlindungan nasabah. Dengan resmi jadi PFAK. terdaftar di Bursa Kripto, lembaga Kliring, serta terintegrasi pada kustodian, transaksi aset kripto akan lebih transparan serta terjamin keamanannya. "Ini juga akan mendorong kepercayaan masyarakat dalam berinvestasi aset kripto di Indonesia," sebut Kasan, Rabu (2/10). 

Kasan menambahkan, periode Januari-Agustus 2024, nilai transaksi aset kripto di Tanah Air sudah mencapai Rp 393,01 triliun. Angka ini melonjak 354,64% dibandingkan periode sama tahun lalu. Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto Wan Iqbal Iqbal menegaskan, Tokocrypto telah mendapatkan lisensi PFAK dari Bappebti pada 5 September 2024 lalu dan menjadi anggota bursa sejak 30 April 2024. "Dengan lisensi ini, Tokocrypto menjadi lebih diakui secara legal sebagai platform yang terpercaya," kata Iqbal kepada KONTAN. Chief Executive Officer (CEO) Ajaib Kripto Adrian Sudirgo mengatakan sejak September 2024, Ajaib telah meraih lisensi PFAK dari Bappebti. Sebut Adrian, Ajaib Kripto juga mengalami pertumbuhan transaksi yang sangat positif dalam setahun terakhir. Sekadar informasi, untuk memperoleh lisensi PFAK, sejumlah syarat harus dipenuhi perusahaan pedagang aset kripto, mulai dari sertifikasi ISO 27001 hingga terdaftar sebagai anggota Bursa dan Lembaga Kliring Berjangka. Sebab, sebut Guru Besar Hukum Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Nindyo Pramono, ada sanksi pidana seperti tercantum dalam UU No. 10/2011 tentang Bursa Berjangka Komoditi yakni ancaman hukum penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 20 miliar.

Suku Bunga Turun, Ruang Pemangkasan Semakin Lebar

03 Oct 2024

Bank Indonesia (BI) masih membuka ruang penurunan suku bunga acuan atau BI-Rate pada akhir tahun ini. Terakhir, BI menurunkan bunga acuannya pada September lalu sebesar 25 basis poin (bps) ke level 6%. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung menyampaikan, ruang penurunan suku bunga tersebut sejalan dengan kondisi inflasi yang masih rendah dan nilai tukar rupiah yang stabil. Pertimbang lain, adanya kebutuhan mendorong pertumbuhan ekonomi. Inflasi pada September 2024 tercatat 1,84% year on year (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,12% yoy. Inflasi ini juga berada dalam target sasaran BI yang berada di rentang 1,5% hingga 3,5%. Sementara itu, dari sisi nilai tukar rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) kemarin berada di level Rp 15.247 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah dibanding hari sebelumnya Rp 15.204 per dolar AS. Namun posisi ini masih lebih kuat dibanding awal September yang masih berada di level Rp 15.536 per dolar AS. Dari sisi perekonomian, sejumlah indikator menunjukkan adanya pelemahan. Sebut saja Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang berada di zona kontraksi selama tiga bulan berturut-turut, jumlah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah, dan optimisme konsumen serta pebisnis yang melemah. 

Ekonom Bank Danamon, Hosianna Evalia Situmorang memperkirakan, seiring dengan terus meredanya inflasi domestik, BI berpeluang menurunkan suku bunga acuannya pada Desember 2024 sebanyak 25 bps. Hal ini sejalan dengan peluang lanjutan pemangkasan bunga The Fed. Bahkan, Myrdal Gunarto, Staf Bidang Ekonomi, Industri dan Global Markets Maybank Indonesia memprediksi, BI masih akan menurunkan suku bunganya pada Oktober, November dan Desember. Masing-masing besaranya diperkirakan 25 bps. Sehingga pada akhir 2024 nanti, BI-Rate diperkirakan di level 5,25%. Sebelumnya, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro meramal, BI akan memangkas suku bunga acuan lagi sebesar 25 bps pada Oktober 2024. Ia juga mengatakan, pemangkasan BI-Rate akan sejalan dengan arah penurunan suku bunga The Fed, yang juga diperkirakan turun lagi masing-masing 25 bps di November dan Desember berdasarkan konsensus pasar.

Kenaikan Permintaan Jadi Harapan Baru

03 Oct 2024

Kucuran stimulus Pemerintah China untuk mendongkrak ekonomi negaranya berpotensi menggerakkan pasar dan harga komoditas tambang mineral-logam. Ini sekaligus jadi sentimen positif bagi emiten pertambangan nikel di Tanah Air untuk memoles kinerja. Sejumlah emiten nikel sudah berancang-ancang untuk mengoptimalkan peluang efek stimulus ekonomi China. Contoh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). Dua emiten nikel ini melihat stimulus China sebagai katalis tambahan yang bisa mengerek prospek kinerja di sisa tahun ini. Apalagi, berkaca pada kinerja keuangan semester I-2024, performa Grup Merdeka ikut terdongkrak kontribusi yang lebih besar dari MBMA. Sejalan dengan peningkatan produksi di tambang nikel maupun pada hilirisasi, yakni rotary kiln electric furnace (RKEF) dan nikel matte. Head of Corporate Communications MDKA, Tom Malik optimistis, prospek kinerja emiten ini di semester II-2024 akan membaik. "Target produksi MDKA dan MBMA masih on the track. Ditambah dengan outlook harga mineral dan logam yang optimis merespons stimulus ekonomi China," kata Tom Malik kepada KONTAN, Selasa (1/10). Analis Yuanta Sekuritas, Alditya Galih Ramadhan mengamati, performa emiten nikel masih cenderung melemah. Kondisi ini lantaran permintaan stainless steel. Kucuran stimulus ekonomi China diharapkan mendongkrak outlook permintaan stainless steel dan bahan material lain yang berkaitan dengan properti. 

Founder Stocknow.id Hendra Wardana melihat, pasar berharap efek stimulus di China bisa mendongkrak permintaan nikel global. Ini akan kembali mendongkrak harga nikel, yang bakal jadi faktor kunci bagi profitabilitas emiten di sektor ini. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer mencermati, dalam beberapa hari ini sejumlah saham emiten nikel terpapar sentimen positif dari stimulus ekonomi China. Apalagi, dalam beberapa pekan terakhir, harga nikel global sudah menanjak. Analis BCA Sekuritas, Achmad Yaki sepakat, stimulus ekonomi di China akan berimbas positif pada saham sektor komoditas. Hanya saja, Yaki mengingatkan defisit pasokan di China belum cukup mengerek harga komoditas Pelaku pasar juga perlu mencermati potensi kelebihan pasokan di dalam negeri. Ini setelah pemerintah menyetujui sebagian besar kuota produksi pertambangan. Dus, investor perlu selektif memilah saham nikel.

Emiten Bergembira di Tengah Suku Bunga Rendah

03 Oct 2024

Pasca Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menurunkan suku bunga acuan pada September lalu, euforia pasar belum usai. Sebab, BI dan The Fed diproyeksi bakal kembali memangkas bunganya di akhir tahun ini. Pasar memprediksi, BI akan menggunting lagi suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) di rapat dewan gubernur (RDG) Oktober ini. Pemangkasan BI-rate ini sejalan dengan arah penurunan suku bunga The Fed, yang juga diperkirakan kembali turun. Sebelumnya, dalam pertemuan FOMC 18 September 2024, The Fed memangkas suku bunga 50 bps jadi 4,8%. Di waktu bersamaan, dalam RDG 17-18 September 2024, BI juga menurunkan BI Rate 25 bps dari 6,25% menjadi 6%. Founder Stocknow.id Hendra Wardana melihat, dengan suku bunga rendah, biaya pinjaman menjadi lebih terjangkau, mendorong peningkatan konsumsi dan investasi. Sejalan dengan itu, efek pemangkasan suku bunga menjadi sentimen positif bagi prospek sektor emiten tertentu. Di sektor perbankan, misalnya, biaya pinjaman yang lebih rendah akan mendorong pertumbuhan kredit. 

Bank menawarkan pinjaman dengan suku bunga menarik. Hendra juga melihat, sektor properti diuntungkan tren suku bunga rendah. Pembiayaan properti jadi lebih terjangkau bagi konsumen. Sektor ritel juga diuntungkan dari meningkatnya daya beli masyarakat. Ini memacu pertumbuhan penjualan emiten ritel. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer bilang, penurunan suku bunga The Fed bisa menarik aliran modal asing, memperkuat nilai tukar rupiah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menilai, emiten yang akan merasakan dampak penurunan suku bunga, antara lain, perbankan, properti, dan otomotif. Ini tercermin dari harga saham emiten yang diapresiasi pasar.

Inovasi dan Ekspansi Kunci Pertumbuhan

03 Oct 2024

Penurunan suku bunga acuan memberikan efek positif terhadap prospek PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL). Pelonggaran moneter itu bakal memberikan ruang ekspansi yang lebih lebar bagi MTEL. Apalagi manajemen emiten yang juga disebut Mitratel ini telah menyatakan, fokus di semester II ini memonetisasi alat produksi dan memperkuat bisnis di ekosistem menara. Ini guna memastikan pertumbuhan sehat, serta agresif dalam pengembangan portofolio baru di ekosistem menara. Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengatakan, ekspansi dan inovasi yang dilakukan MTEL memberikan peluang untuk memperluas jaringan secara efektif. Namun ekspansi MTEL baru dapat memberikan dampak pertumbuhan pendapatan dalam jangka panjang. Di awal MTEL masih membutuhkan pendanaan cukup besar. Meski begitu, Sukarno melihat saat ini rasio utang MTEL tidak begitu besar dan peluang meningkatkan utang untuk ekspansi masih memungkinkan. Ditambah, penurunan suku bunga menjadi pendorong tambahan untuk prospek MTEL. Analis Sinarmas Sekuritas, Yosua Zisokhi memaparkan, MTEL memiliki debt to equity ratio (DER) sebesar 0,4 kali pada semester I 2024, jauh lebih rendah dari rata-rata industri sebesar 2,4 kali. 

Rasio utang bersih terhadap EBITDA sebesar 1,8 kali dibandingkan dengan rata-rata industri sebesar 4,6 kali. Penurunan suku bunga juga diperkirakan akan berdampak positif terhadap laba bersih MTEL. "Perubahan 100 basis poin pada tingkat suku bunga efektif di tahun 2025 dapat mengakibatkan penyesuaian laba bersih sebesar 4,6% dibandingkan dengan proyeksi awal kami, dengan asumsi sekitar 50,5% dari total utang MTEL memiliki tingkat suku bunga tetap," jelas Yosua. Selain itu, MTEL terus mengembangkan bisnis fiber to the tower (FTTT) sebagai salah satu penopang pertumbuhan pendapatan. Pada semester I 2024, MTEL memiliki 37.600 kilometer (km) kabel serat optik, atau tumbuh 15,6% sejak awal tahun. Ini masih berpotensi tumbuh lebih lanjut di tengah tingginya permintaan dari operator telekomunikasi untuk pengembangan jaringan. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Nico Margaronis memproyeksi, pertumbuhan pendapatan organik MTEL sebesar 7% yoy pada 2024. Pendorongnya, kontribusi yang kuat dari proyek-proyek Telkom, Telkomsel, penyewaan ISAT dan FTTT.