;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Sah, Devisa Hasil Ekspor Wajib Masuk Indonesia

24 Jan 2019
Eksportir SDA wajib membawa pulang devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri resmi seiring berlakunya PP Nomor 1/2019 tanggal 10 Jaanuari 2019. Tak hanya wajib membawa pulang duit hasil ekspor, aturan ini juga disertai sanksi bagi eksportir yang melanggar kewajiban tersebut. Sanksi berupa denda administratif, tidak boleh melakukan ekspor, hingga pencabutan izin usaha.
Sanksi diberikan kepada pelanggar dengan tiga kriteria. Pertama, para eksportir tidak membawa pulang DHE SDA ke dalam sistem keuangan Indonesia. Kedua, eksportir menggunakan DHE SDA di luar ketentuan yang diperbolehkan. Ketiga, eksportir tidak membuat maupun memindahkan escrow account dari luar negeri ke dalam negeri.
Di sisi lain, pemerintah juga akan memberikan insentif PPh final atas bunga deposito DHE. Insentif ini akan diberikan melalui revisi PMK Nomor 26/2016. DHE SDA harus dibawa pulang pada bulan ketiga setelah keluarnya Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Aturan ini diprotes Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) disebabkan beberapa perusahaan sudah terikat perjanjian dengan pembeli untuk menempatkan dana di bank yang sudah disepakati bersama.

Investor Asing Masih Membidik Potensi Indonesia

24 Jan 2019
Di tengah perlambatan ekonomi global, Indonesia tetap masuk dalam radar para investor global. Kabar terakhir, produsen ban asal Perancis, Michelin, mengakuisisi 80% saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA). Michelin juga membeli 20% saham PT Penta Artha Impressi.
Sebelum Michelin, investor besar lainnya juga masuk Indonesia, yakni Pegatron Corporation. Wakil Kadin Bidang Hubungan Internasional menyatakan secara umum Indonesia masih menarik di mata pemodal asing. Hanya saja, perlu diantisipasi agar efek global tak berpengaruh ke investasi yang masuk Indonesia.

Pajak Yakin Raih Penerimaan Lebih Tinggi

24 Jan 2019
IMF memprediksi laju perekonomian global tertekan dari proyeksi awal 3,7% menjadi 3,5%. Kinerja industri pengolahan, pertambangan dan perdagangan diprediksi juga akan melambat. Pemerintah perlu mewaspadai tren penurunan harga komoditas. Penerimaan pajak dipastikan ikut mengalami penurunan karena lemahnya harga komoditas, terutama sawit dan karet. Meskipun demikian, Direktur Jenderal Pajak tidak khawatir penerimaan pajak akan turun. Bahkan, Dirjen Pajak tidak menyiapkan strategi khusus sebagai langkah antisipasi.

Ekonomi Global Melambat, tapi Tidak Akan Menuju Resesi

24 Jan 2019
Pemangkasan target pertumbuhan ekonomi oleh IMF memang menimbulkan kekhawatiran. Namun ekonomi global tahun ini tidak akan sampai jatuh dalam resesi ekonomi. Hal ini diungkapkan sejumlah investor, bankir, dan mantan pembuat kebijakan yang menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Hal ini didasarkan bahwa indikator fundamental ekonomi seperti data pekerjaan, upah, dan pembelian rumah yang masih bagus.
Memang kekhawatiran utama saat ini adalah perlambatan ekonomi China terendah sejak 1990. Ini karena China berusaha mengurangi ketergantungan pada investasi dan utang sambil mengisolasi dampak permintaan yang terancam perand dagang.

Prospek Uang Kripto Saat Tren Bearish

24 Jan 2019
Harga mata uang kripto tak kunjung membaik. Namun, peluang meraih keuntungan dari investasi ini masih ada, asalkan investor memiliki strategi tepat. Sepanjang 2018 lalu, harga bitcoin anjlok hingga 70%. Salah satu penyebab koreksi harga bitcoin karena peran pihak-pihak yang menyerupai bandar atau kerap disebut invincible hand. Pihak tersebut meliputi manajer investasi global, perusahaan hedge fund, hingga spekulan kelas kakap.
Bagi investor berorientasi jangka panjang, strategi akumulasi secara bertahap bisa diterapkan selagi harga mata uang kripto dalam tren koreksi. Investor diharapkan tidak memperlakukan tiap mata uang kripto secara sama, karena masing-masing mata uang digital itu memiliki penurunan yang tidak sama.

Mobil Tiongkok Terus Merangsek Indonesia

24 Jan 2019
Wuling Motors memperkenalkan varian SUV dengan merek Almaz. Almaz menonjolkan konsep smart dan memiliki keunggulan teknologi.
Selain Wuling, pabrikan asal Tiongkok yang ikut meramaikan pasar Indonesia adalah PT Sokonindo Automobile atau DFSK Indonesia. DFSK Indonesia akan terus memperluas jaringan, termasuk pengembangan pabrik. Dalam upaya memperkenalkan produk dan menambah penjualan, DFSK mengeluarkan promo menarik kepada Glory 580 dengan DP spesial dan bunga ringan mulai 0%.

OJK Memperketat Penerbitan MTN Multifinance

23 Jan 2019
Pelaku industri pembiayaan (multifinance) mulai dipusingkan dengan sumber pendanaan. Sejak kasus SNP Finance terkuak , bank-bank lebih ketat menyalurkan kredit ke multifinance. Sementara itu, penerbitan medium term notes juga diperketat sebagaimana diatur dalam POJK nomor 35/2018. Aturan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen likuiditas, risiko pendanaan, dan risiko pembiayaan. Dengan aturan ini, investor akan mendapatkan informasi yang cukup sebelum memutuskan berinvestasi di MTN.

Ekonomi Dunia Tumbuh Melambat

23 Jan 2019
IMF memprediksi perekonomian global akan tumbuh pada laju terlemah dalam tiga tahun pada 2019. Pertumbuhan global akan berada pada level 3,5% di bawah prediksi sebelumnya di angka 3,7%. Hal ini dikuatkan oleh survei PwC terhadap 1.400 kepala eksekutif perusahaan yang meyakini ekonomi global akan tumbuh melambat. Ancaman terhadap perekonomian global antara lain perang tarif perdagangan, kebijakan pengetatan likuiditas, belum adanya kesepakatan Brexit, dan perlambatan ekonomi China.
Revisi terdalam di antara negara maju adalah Jerman. Untuk kawasan negara berkembang, IMF memprediksi akan tumbuh 4,5% atau turun 0.2 poin dari prediksi sebelumnya. Faktor utama adalah resesi yang diperkirakan akan lebih dalam di Turki. Ada juga sentimen negatif dari downgrade besar untuk prospek ekonomi Meksiko.

Peminat Sukuk Mencetak Rekor

23 Jan 2019
Lelang surat berharga syariah negara (SBSN) pada Selasa (22/1) menarik minat investor. Jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 24,47 triliun. Jumlah ini, menurut DJPPR, merupakan yang terbesar untuk lelang sukuk tahun ini. Daya tarik terletak pada yield obligasi pemerintah lebih menarik dari negara emerging market lainnya. Terlebih, kebijakan bank sentral negara maju yang mengerem kenaikan suku bunga acuan semakin membuat investor yakin masuk ke pasar emerging market. Meski berhasil mencetak penawaran tertinggi, pemerintah memilih hanya menyerap lima seri sukuk saja.

Risiko Ekonomi Dunia Meningkat

23 Jan 2019
Kebijakan proteksionisme, pengetatan keuangan, dan peningkatan beban utang di sejumlah negara meningkatkan risiko bagi perekonomian dunia. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan meningkat. Kenaikan tarif juga berdampak pada penurunan volume perdagangan global sehingga harga aset lebih rendah dan volatilitas pasar menjadi tinggi. Terkait prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, menteri PPN Bambang P.S.B., saat ini perekonomian domestik memerlukan stimulus. Stimulus itu diperoleh dari diversifikasi ekspor yang bernilai tambah. Selain itu, risiko tekanan global diantisipasi melalui konsolidasi kebijakan fiskal. Keseimbangan APBN dijaga dengan target defisit di bawah 2 persen PDB dan belanja yang produktif, rasio utang juga terjaga pada 30 persen PDB. Sedangkan ekonom Chatib Basri berpendapat bahwa peningkatan daya beli kelas menengah menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, insentif perpajakan bisa diberikan untuk meningkatkan daya beli tersebut.