Ekonomi
( 40554 )Bulog Buka Kemungkinan Ekspor Beras ke Arab Saudi
Perusahaan Umum Bulog membuka kemungkinan untuk mengekspor beras ke Arab Saudi. Direktur Utama Bulog Budi Waseso alias Buwas mengatakan Arab Saudi pernah meminta Indonesia memasok beras dengan kontrak 100 ribu ton per bulan pada awal 2020 lalu, namun tidak berlanjut lantaran pandemi Covid-19.
Untuk dapat membuka keran ekspor beras, negara disebut-sebut harus lebih dulu mampu memenuhi cadangan bagi konsumsi dalam negeri dan meningkatkan produksi lahan petani. Di samping itu, negara harus meningkatkan kualitas berasnya sesuai dengan permintaan dari negara importir.
Buwas mengatakan Bulog akan menyiapkan pembangunan modern rice milling plant atau RMP atau pabrik penggiling di masing-masing wilayah agar kualitas beras lokal meningkat.
Selain menyiapkan teknologi RMP, kata Buwas, Bulog akan membangun gudang berbentuk selo di 13 titik di wilayah-wilayah sentra produksi beras. Gudang ini diklaim bisa menyimpan dan menjaga kualitas beras dalam waktu yang lama.
BPOM Berdayakan UMKM Pangan Olahan
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemberdayaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pangan olahan melalui Program Program Orang Tua Angkat Pemberdayaan UMK Pangan Olahan.
Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/3) mengatakan, program yang diluncurkan pada 25 Maret 2021 itu bertujuan meningkatkan pengetahuan bagi pelaku UMKM pangan olahan dan masyarakat terkait keamanan pangan.
Setelah peluncuran program tersebut, tambahnya, selanjutnya akan dilakukan seleksi UMKM Anak Angkat untuk diasuh oleh 10 industri pangan olahan yang telah berkomitmen menjadi Orang Tua Angkat bagi UMKM Pangan Olahan pada kesempatan pertama ini.
Dukungan yang dapat diberikan oleh industri sebagai Orang Tua Angkat, antara lain berupa hibah pendanaan, peralatan, atau peningkatan kapasitas bagi UMK yang menjadi anak angkat.
Pasar Domestik Kebagian 35 Persen- Volume Produksi Batu Bara Tetap Bertahan
Pergerakan harga batu bara yang positif di awal 2021 membuat sejumlah perusahaan batu bara memilih untuk menjaga target kinerja di tahun ini.
Sekretaris Perusahaan PT United Tractors Tbk (UNTR). Sara K Loebis mengatakan, volume produksi batu bara hingga Februari 2021 mencapai 17,2 juta ton atau turun tipis dari raihan 2020 yang mencapai 18,2 juta ton.
Sementara, untuk overburden mencapai 120,2 juta bem atau turun 13,27 persen year on year (yoy). Pada Februari 2020 overburden mencapai 138,6 juta bem.
Adapun penjualan batu bara hingga Februari 2021 mencapai 2,60 juta ton atau meningkat 38,55 persen yoy. Pada periode yang sama di tahun sebelumnya penjualan batu bara mencapai 1,87 juta ton.
Dalam catatan tahun sebelumnya. UNTR membukukan volume produksi batu bara sebesar 114,6 juta ton, menurun 12,6 persen dari realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 131,2 juta ton.
Salurkan 75.000 Ton Gula Impor
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI siap menyalurkan sebanyak 75.000 ton gula kristal putih (GKP) secara bertahap ke pasar. Stok itu merupakan penugasan impor kepada RNI oleh pemerintah.
Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi, Senin (29/3), penugasan impor gula ini sejalan dengan peran RNI sebagai Koordinator BUMN Klaster Pangan dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional.
Arief mengatakan, gula yang diimpor RNI didatangkan secara bertahap di sejumlah pelabuhan. Pengiriman pertama sebanyak 6.000 ton sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada 28 Maret 2021.
Kedatangan berikutnya akan terjadi di Pelabuhan Belawan Medan sekitar 15.000 ton dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sekitar 30.000 ton. Kemudian, akan datang lagi di Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 24.000 ton.
Bank BUMN Naikkan Cadangan Kredit
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan mencatat per Februari 2021 posisi NPL gross ada di level 3,17% naik dari periode akhir 2020 sebesar 3,06%. Alhasil, perbankan pun dikabarkan menyiapkan segala amunisi untuk menekan laju NPL. Salah satunya dengan memupuk pencadangan.
Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini. Dia bilang. pembentukan pencadangan juga menjadi kewajiban bagi bank dalam rangka memenuhi ketentuan PSAK 71.
Menurut catatan perseroan untuk posisi Desember 2020 pihaknya telah membentuk CKPN sebesar Rp 16,2 triliun. Dampak dari pembentukan tersebut adalah saldo awal laba ditahan Bank BNI berkurang sebesar Rp 12,9 triliun hingga tahun 2020 dari posisi semula Rp 79,7 triliun menjadi Rp 66,8 triliun.
Integrasi Kawasan Industri Perikanan dan Pelabuhan Butuh Rp 5 Triliun
JAKARTA, KOMPAS — Pembenahan sektor perikanan di Provinsi Maluku akan dimulai dengan pembangunan kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan. Kawasan yang disebut Ambon New Port ini seluas 200 hektar dan memerlukan investasi senilai Rp 5 triliun. Hal ini dibahas dalam rapat tertutup yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Merdeka, Jakarta, Senin(29/3/2021).Pembangunan Ambon New Port ini dilakukan untuk mengembangkan Maluku sebagai kawasan pusat perikanan terpadu.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, untuk pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri, pemerintah akan membebaskan lahan seluas 200 hektar. Di lahan ini, infrastruktur dasar akan disiapkan.Pembangunan akan dilakukan dalam skema kerjasama pemerintah dengan badan usaha. Kerja sama pemerintah dan swasta ini akan memerlukan investasi senilai Rp 5 triliun.”Tahap awal, diperlukan Rp 1,3triliun,” ujar Budi.Menurut Budi, pembangunan infrastruktur dasar di kawasan seluas 200 hektar itu ditargetkan rampung dalam dua ta-hun. Selain itu, swasta bisa mengembangkan kawasan ini sampai 900 hektar. Dalam proses-nya nanti, investor swasta harus membebaskan lahan dan membangun kawasan seluas 700 hektar itu di luar lahan yang sudah disediakan pemerintah.
(Oleh - HR1)
Kemudahan Izin akan Dongkrak Industri Udang
Upaya menggenjot ekspor udang membutuhkan langkah sinergis dan sinkron untuk menopang produksi hingga produksi yang bernilai tambah. Pasar udang masih terbuka luas.
JAKARTA, KOMPAS — Kemudahan perizinan merupakan faktor utama untuk menggenjot produksi udang nasional. Nilai ekspor udang nasional ditargetkan meningkat 250 persen sedara bertahap hingga 2024, seiring rencana pemerintah mendongkrak produksi udang.
Data Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan, total ekspor perikanan pada 2020 sebanyak 1.262.000 ton atau senilai 5,203 miliar dollar AS. Volume ekspor itu meningkat 6,6 persen dibandingkan 2019, sedangkan nilai ekspor tumbuh 5,4 persen. Dari sisi nilai ekspor, kontribusi terbesar berasal dari komoditas udang, yakni 2,04 miliar dollar AS. Adapun volume ekspor udang tercatat 239.230 ton (18,9 persen),
Ketua Umum Asosiasi Produsen, Pengolahan, dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo, Senin (29/3/2021), mengatakan, untuk mencapai target lonjakan nilai ekspor udang sebesar 4,2 milar dollar AS atau 250 persen dalam kurun 4 tahun ke depan dibutuhkan peningkatan produksi dan nilai tambah produk. Volume ekspor udang diproyeksikan naik rata-rata 15,8 persen per tahun, sedangkan nilai ekspor tumbuh 20 persen per tahun.
Pada 2020, ekspor produk udang tepung dari Indonesia ke AS tumbuh hampir 200 persen dibandingkan 2019 sehingga menempatkan Indonesia naik dari peringkat ke-4 menjadi peringkat ke-1 pemasok produk udang tepung ke AS. Ekspor udang olahan rata-rata meningkat 40 persen, dengan kontribusi 30 persen dari total ekspor udang.'(Oleh - HR1)
Produksi Vaksin Bio Farma Naik 25 Juta
PT Bio Farma siap meningkatkan kapasitas produksi vaksin virus korona (Covid-19) dari Sinovac pada April 2021 nanti hingga 25 juta vaksin per bulan. Ini artinya ada peningkatan dua kali lipat lantaran sebelumnya kapasitas produksi vaksin hanya 10 juta-20 juta vaksin per bulan.
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (29/3) mengatakan, peningkatan kapasitas produksi karena ada dua fasilitas produksi yang akan segera dioperasikan.
Bio Farma menyebut sampai minggu terakhir Maret 2021, sudah ada lima kali pengiriman bahan baku dari Sinovac. Total komitmen Sinovac sebanyak 140 juta bulk vaksin yang dikirim ke Indonesia secara bertahap.
Rencananya, pada pekan pertama dan ketiga April, akan kembali datang bulk vaksin Sinovac total sekitar 30 juta bulk. Biofarma optimistis dengan line production baru maka kapasitas produksi bertambah dan bisa memastikan pemenuhan supply vaksin bagi program vaksinasi pemerintah.
Hari Film, ini tiga fokus Kemenparekraf geliatkan industri layar lebar
Direktur Industri Kreatif, Film dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan setidaknya tedapat tiga skema utama yang dijalankan untuk mengembalikan roda industri film.
- Pertama : menyiapkan skema mengembalikan kepercayaan masyararkat untuk kembali menonton, dan bahwa menonton itu save dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan dengan menjalankan kampanye untuk kembali ke bioskop.
- Kedua: menghadirkan sebuah konten bioskop dan program ini diharapkan terwujud paling cepat pada Juli 2021
- Ketiga: menanggung biaya pajak tontonan untuk membangkitkan sektor industri film sama seperti pada industri lainnya yang juga pajaknya ditanggung oleh pemerintah pusat.
Integrasi untuk Menyangga Hulu-Hilir Perikanan
Integrasi BUMN Perikanan, yakni Perum Perikanan Indonesia dan PT Perikanan Nusantara (Persero), diharapkan memperkuat usaha hulu-hilir perikanan dan sistem logistik ikan nasional. Selama ini, distribusi ikan dari sentra produksi ke industri pengolahan dan pasar masih timpang.
Rencana pemerintah menggabungkan Perindo dan Perinus tertuang dalam surat arahan pemegang saham atau pemilik modal tentang pembentukan induk BUMN Industri Pangan Nomor S-1131/MBU/12/2020. Perum Perindo bakal menjadi induk BUMN Perikanan.
penggabungan Perindo dengan Perinus diharapkan memperkuat sektor penangkapan, pengolahan, dan distribusi ikan di Tanah Air. Selain itu, menjadi penyangga hasil tangkapan nelayan.
Persoalan utama perikanan pada serapan dan distribusi ikan. Produksi ikan diwarnai kesenjangan distribusi ikan antardaerah. Peran BUMN Perikanan perlu didorong menjadi operator sistem logistik ikan nasional yang dapat menyerap, mengolah, dan memasarkan hasil perikanan secara optimal sehingga menopang kinerja ekspor perikanan.
Menurut Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti, diperlukan upaya hulu-hilir untuk mendorong daya saing ekspor hasil perikanan. Upaya itu antara lain pemetaan peluang pasar, peningkatan produksi hilir, dan produk bernilai tambah. Peningkatan daya saing mesti ditopang logistik ikan nasional.
Harapannya, Perindo dapat lebih agresif mengubah paradigma sehingga tidak hanya menerima penugasan pemerintah, tetapi juga mengejar keuntungan untuk kinerja perusahaan.
Semua penugasan sejak Perindo berdiri berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9/2013 dapat tetap melekat kendati telah berubah menjadi persero. Penguatan bisnis BUMN akan menghasilkan lini bisnis yang terintegrasi secara horizontal sehingga tidak ada lagi persaingan memperebutkan pasar yang sama.
Perindo menargetkan serapan produksi ikan tahun ini sebanyak 12.917 ton atau meningkat 151,51 persen dari 2020 yang sebanyak 5.143 ton. Peningkatan serapan, antara lain, melalui perluasan lahan dan kemitraan. Pada 2021, Perindo membidik 1.750 mitra perikanan budidaya atau bertambah dari 2020 yang sebanyak 551 mitra.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









